
" Kau mabuk."
"Omong kosong!"
Kedua pria itu terus mengawasinya sampai Mo Mo sampai di asrama perempuan. Fu Pei mendadak menuntut penjelasan bak cowok yang lagi cemburu, apa sebenarnya hubungan antara Mo Mo dan Wei Yi?
Maka Wei Yi pun menjelaskan kronologi kejadian waktu itu, saat dia mengantarkan Mo Mo interview kerja dan mereka tak sengaja bertemu Prof Xu di bis. Demi menghindari Prof Xu, dia terpaksa berbohong ke Prof Xu kalau dia lagi kencan dengan Mo Mo biar Prof Xu berhenti mengganggunya.
"Tapi kau kan sudah menyelesaikan ujianmu, kenapa berbohong lagi?"
"Aku hanya ingin memberimu pelajaran."
Apa maksudmu?"
"Kau berusaha menghindari perasaan Si Tu Mo."
"Kami cuma teman."
Benarkah? Lalu kenapa kau menginterogasiku sekarang?"
__ADS_1
"Aku tidak masalah. Kau harusnya tanya pada dirimu sendiri. Bisakah kau mengontrolku?"
Fu Pei benar-benar galau memikirkan masa lalunya di SMA dengan Mo Mo.
Flashback *:
Hari itu, ada seorang cewek teman sekelas mereka yang ngambek dan menangis setelah mendengar kalau Mo Mo dan Fu Pei akan bersama setelah lulus nanti.
Mo Mo mau bicara, tapi Fu Pei dengan cepat mendorongnya duduk kembali lalu meyakinkan gadis itu kalau dia dan Mo Mo TIDAK AKAN bersama setelah lulus.
Jelas saja ucapannya itu membuat Mo Mo marah. Fu Pei berusaha menjelaskan ke Mo Mo bahwa dia melakukan hal itu hanya untuk menyudahi masalah ini.
" Tidak."
Aku tidak takut."
"Mo Mo!"
"Sudahlah, lupakan saja. Aku mengatakannya hanya sebagai candaan. "
__ADS_1
Pertengkaran mereka jadi pusat perhatian para murid perempuan yang lewat dan mereka bahkan menggosip nyinyir, menuduh Mo Mo sedang berusaha menggaet Fu Pei.
Mo Mo jadi makin kesal mendengarnya. Dia tahu kalau janjinya Fu Pei itu cuma candaan karena dia tidak pernah melakukan apapun dengan serius, tapi dia kira kalau dia berhasil mengubah Fu Pei, ternyata dia terlalu kepedean. Lupakan saja janji mereka. Fu Pei jadi kesal mendengarnya, baiklah kalau begitu.
"Kalau begitu kita sepakat!"
"Kalau begitu kita cuma teman di masa depan!"
"Apa kau sungguh kekurangan teman?" Mo Mo sakit hati dan langsung pergi.
Flashback end. *:
Video yang digunakan Fu Pei untuk mengancam Wei Yi itu ternyata video saat Wei Yi memakai baju seragam tentara saat dia sedang mabuk, beda banget dari image Wei Yi yang biasanya cool.
Waktu itu, Fu Pei yang merekamnya sambil pura-pura jadi profesor jenius yang sangat Wei Yi kagumi... dan Wei Yi nyerocos mabuk memuji-muji sang profesor dan kehebatannya yang luar biasa bagi perkembangan umat manusia.
Karena kau mengagumiku sebesar itu, apa kau tahu siapa namaku?"
Wei Yi mendadak hormat grak. "Yang terhebat... Albert Einstein!"
__ADS_1