
Keesokkan harinya Peserta yang sudah lolos keempat Tes masuk diumumkan untuk berkumpul diruangan pelatihan bertepatan tidak jauh dari gerbang masuk Akademi. Para Penguji mengumumkan jumlah Peserta yang lulus bukan 950 Peserta melainkan 900 orang. Sisanya yang berjumlah 50 orang itu mereka melakukan tindakan curang lantaran umur 50 orang tersebut berada di umur 20 tahun keatas sedangkan syarat masuk Akademi umur 15 tahun sampai 19 tahun. Lalu peserta yang ke 50 orang tersebut didikualifikasi oleh pihak Akademi, jadi sisa 900 peserta dinyatakan lulus kualifikasi untuk masuk Akademi Ares tahun ini.
Peserta yang sudah lulus ujian dikumpulkan kembali kedalam ruangan untuk memberi pengumuman hasil ujian yang lulus untuk masuk Akademi ini.
" Untuk 900 orang peserta yang sudah lulus nama-namanya sudah kami tempelkan di papan pengumuman yang berada di depan kalian. Sengaja kami tutupi dengan kain hitam supaya menjadi kejutan untuk kalian " ucap Penguji sambil menarik kain tersebut
" Siapakah yang jadi peringkat pertama aku jadi penasaran. Eh sebelum tau tingkat pertama seharusnya aku mengkhawatirkan posisi aku dulu. " ucap Almeer risau
" Kamu jangan risau Almeer aku yakin kamu pasti lolos dan bisa masuk Akademi. kamu harus optimis Almeer " ucap Anadia kasih semangat
" Iya kamu betul Nadia " ucap Almeer kembali semangat
" Eehh.. " ucap semua orang yang ada diruangan
Setelah papan pengumuman terbuka semua orang terkejut karena yang mendapatkan posisi pertama itu adalah Putri Caira bukannya Almeer, dibawahnya posisi kedua yaitu Almeer selanjutnya yang ketiga sampai kesepuluh ditempati para bangsawan.
Peserta terkejut melihat pengumuman posisi itu, mereka tidak menyangka Almeer yang dari tes kedua sampai keempat peringkat pertama dengan nilai penuh. Tapi pada saat kelulusan dia tidak mendapatkan tempat pertama melainkan tempat kedua. Mereka malah curiga apakah ini karena otoritas dari kerajaan atau keputusan Akademi karena dia seorang putri.
Mereka semua ribut dengan posisi yang Almeer dapatkan tidak sesuai.
" Semuanya diam, akan saya jelaskan kenapa Putri Caira mendapatkan posisi pertama "
" Saat tes Akademik putri caira mendapatkan nilai tertinggi, sedangkan Almeer jauh di bawah Putri Caira nilainya"
" Jadi para instruktur setuju kalau Putri caira mendapatkan posisi pertama, karena setelah tes berikutnya dia mendapatkan posisi kedua " kata instruktur menjelaskan
Mendengarkan penjelasan dari instruktur itu barulah para murid mengerti kenapa Almeer tidak mendapatkan posisi pertama karena kemampuan Akademik Almeer sangat rendah sekali.
__ADS_1
" Yeah aku enggak menyangka berada ditempat kedua dibawah Putri "
" Si Nadia juga lolos dan berada di peringkat ke 15, waah dia sungguh berbakat juga " ucap Almeer takjub
" Almeer selamat ya, aku lolos juga mendapatkan posisi ke 15. yeah orang tuaku pasti bangga dengan hasil ini "
" Aku sungguh bahagia hari ini, semoga aku bisa menjadi kuat setelah masuk Akademi " ucap Anadia bahagia
" Selamat ya Nadia, Kita sekarang bisa terus berjumpa didalam Akademi dan berlatih bersama " kata Almeer
Para bangsawan yang tidak suka dengan Almeer meninggalkan tempat itu. Sang putri menghampiri Almeer tidak merasa enakkan dengan Almeer.
" Almeer aku minta maaf sudah mengambil posisimu " ucap Putri Caira
" Eeh Putri Caira tidak punya salah kenapa minta maaf, aku sudah beruntung bisa lolos. Mulai sekarang aku memiliki tujuan dan makin sibuk kedepannya "
" Iyah kamu betul hanya orang-orang kerajaan dan bangsawan yang bisa mendapatkan pengetahuan itu, selain itu mereka belajar dari pendahulu dan orang-orang sekitar yang paham tentang Benua ini "
" Tapi kamu sungguh luar biasa Almeer bisa mendapatkan peringkat kedua dengan hanya satu bulan lebih terbangkitkan. Kamu sungguh berbakat Almeer, malah yang berbakat dari kami semua " ujar Putri Caira
" Terima Kasih Putri, untuk kedepannya mohon bimbingannya ya " ucap Almeer
" Iya, ayo kita pergi keruang guru untuk mengambil seragam dan tanda pengenal kita " ucap putri
" Iya putri aku sudah tidak sabar ingin berlatih " kata Almeer bersemangat
Lalu peserta yang dinyatakan lulus mereka diarahkan menuju keruangan Guru pengurus perlengkapan murid Akademi. Disini murid yang baru masuk di beri seragam dan kartu pengenal bahwa murid tersebut berasal dari Akademi Ares. Tidak itu saja kartu pengenal itu juga bisa menyimpan poin prestasi yang mereka gunakan untuk beli makanan, pinjam buku dan dipergunakan untuk pertukaran diakademi ini.
__ADS_1
Bagi murid yang baru mereka di kasih poin sebanyak 100 poin. Berbeda dengan peringkat pertama Poinnya 300, peringkat kedua 200 poin dan yang peringkat ketiga 150 poin prestasi. Hanya saja untuk peringkat pertama mendapatkan Core binatang buas tingkat 5 hadiahnya.
" Sekarang aku adalah murid dari Akademi terbesar dibenua ini "
" Baju nya sungguh bagus dan poinnya juga banyak " ucap Almeer senang
" Almeer ini untukmu " Putri Caira melempar core tingkat 5 kepada Almeer
" Tapi tuan Putri ini adalah hadiah milikmu dan hasil kerja kerasmu " ucap Almeer sambil menyodorkan kembali Corenya
" Kamu kan tau aku seorang Putri, itu untukmu sebagai hadiah " ucap Putri
" Eeh aku lupa kamu kan seorang Putri Kerajaan Core kecil begini rasanya enggak layak dimatamu "
" Terima Kasih Putri Caira " ucap Almeer
" Sama-sama Almeer semoga berguna untukmu "
" Kita akan berpisah Almeer, seminggu lagi kita akan bertemu di dalam Akademi "
" Kamu kan tinggal di Akademi, jika kamu bosan kamu datang saja keistana. Tunjukkan saja token yang aku berikan ke kamu saat di hutan dulu " kata putri pergi meninggalkan Almeer
Sebelum Putri Caira pergi Anadia udah pamit duluan pulang kekampung halamannya.
Setelah semuanya yang sudah mendapatkan seragam dan kartu pengenal. Kami diizinkan dalam waktu satu minggu untuk pulang sebagai pertemuan memberi tahu bahwa kami sudah diterima sebagai murid Akademi Ares. Pulang ini sebagai hari terakhir mereka bersama kerabat dimana mereka yang menjadi murid belajar dan berkultivasi di Akademi menetap sampai mereka lulus nanti. Waktu seminggu yang diberikan oleh Akademi cukup lama juga. Mereka tau muridnya pasti ada tinggal di ujung kerajaan ini makanya diberi tenggang waktu yang lama. Sebelum pulang para murid sudah diarahkan ke asramanya masing-masing. Jadi bagi murid yang tidak pulang bisa langsung tinggal di Asramanya.
Aku yang tidak memiliki siapa-siapa cuman bisa menetap di Asrama yang sudah disiapkan. Asramanya sungguh bagus setiap orang satu kamar walaupun ukurannya enggak terlalu besar. Tapi aku senang fasilitasnya yang bagus dan nyaman untuk ditinggali. Tidak risau lagi masalah makan karena sudah disediakan kantin untuk makan tiga kali sehari. Jadi selama seminggu ini aku akan berlatih dulu di Akademi sampai waktunya masuk untuk belajar.
__ADS_1