Putra Penguasa

Putra Penguasa
Rakyat Jelata


__ADS_3

Semua peserta pada bubar dari tempat ujian dan mencari kesibukan sendiri untuk beristirahat. Almeer yang tidak memiliki uang cuman duduk bersila untuk mengumpulkan Aura disekitar tempat latihan untuk memperbaiki sel-sel yang sudah lelah karna Tes yang sudah dia lalui hari ini. Dia tau kalau dia sedang tidak memiliki uang jadi dia tahan aja laparnya sampai ujian selesai.


" Eeh ngapain Almeer sendirian disana. apakah dia tidak istirahat ? " kata Putri Caira melihat Almeer yang duduk


Lalu Putri Caira menghampiri Almeer yang sendiri disana dengan membawa satu botol minuman dia curiga kalau Almeer tidak memiliki uang untuk dia minum. Karena dia tau Almeer bukan orang yang mampu seperti anak lainnya.


" Apa yang kamu lakukan disini Almeer, orang lain pada mencari tempat makan kamu malah diam sendiri disini " ujar Putri Caira


" Enggak kok banyak orang disini " Sambil menunjuk kearah orang lain yang lagi meditasi


" Kamu ya, ada-ada aja lasannya " sambil melempar minuman


" Aku tau kamu disini lantaran kamu enggak punya uang " ucap Putri Caira


" Kok kamu tau putri, kamu tukang peramal ya " ucap Almeer dengan ketawa


Saat ini uang Almeer masih ada hanya saja untuk kebutuhan satu minggu saja, jadi dia simpan sampai tau keputusan akhir dari ujian ini. Karena jika uang itu digunakan sekarang tidak akan mencukupi makan dia seminggu kedepan dan di sekitar Akademi makanan harganya jauh berbeda dengan tempat penginapan.


" Haha Terima Kasih putri, aku terselamatkan " ucap Almeer sambil minum


" Sama-sama kalau kamu butuh bantuan jangan sungkan untuk memberi tau aku " kata Putri


" Baik putri akan aku ingat itu " kata Almeer


Kami berdua mengobrol selama sampai waktunya Tes selanjutnya dimulai, pembahasan kami tak lain dan tak bukan mengenai musibah yang kami lalui dimasa lalu di hutan Provinsi maja. Sang Putri berterima kasih melulu, padahal saat itu ada keuntungan yang aku dapat dari membantu dia. Almeer juga menjelaskan kalau ibunya sudah meninggal jadi dia tidak memiliki siapa-siapa lagi selain Anka sahabatnya. Putri mendengar kabar itu terkejut dan turut bersedih dengan ingin membantu Almeer menghukum orang yang membuat ibunya Almeer meninggal. Hanya saja Almeer menolak karena dia akan menghancurkan keluarga itu dengan tangannya sendiri.


Tak lama kemudian Anadia datang membawa sebuah Apel untuk Almeer yang membuat Putri cemburu dan kesal terhadap Anadia.


Siapa yang tidak cemburu, karena Almeer juga termasuk pemuda yang gagah dan tampan.


" Almeer tangkap ini " teriak Anadia sambil melempar

__ADS_1


" Plak.. Terima Kasih Anadia untuk Apelnya " ucap Almeer


" Aku kesana dulu ya Almeer " ucap Putri Caira berjalan sambil kesal dan cemburu


" Baik Putri Caira " ucap Almeer


Almeer menikmati sebuah Apel yang diberi oleh Anadia sambil mengobrol dengan santai duduk diruangan itu.


Aku enggak menyangka masih ada orang yang baik dibenua ini. Aku pikir semuanya kejam dan tidak memiliki hati layaknya serangga. Kalau dibilang binatang enggak mungkin binatang masih punya hati. Aduh ada-ada piokiranku ini hahaha


" Perhatian untuk peserta waktunya melanjutkan Tes yang keempat yang itu Tes Akar Spiritual, silahkan kalian berbaris didepan cermin yang ada diatas panggung " " ucap Penguji


Sebuah cermin besar berada diatas panggung atau mimbar yang terbuat dari batu itu adalah sebuah cermin ajaib untuk melihat Akar spiritual para peserta ini. Dengan cara menempelkan tangan menyuntikkan sedikit aura spiritual dari Dantian.


Seperdelapan peserta sudah mengecek Akar spiritualnya Ada berbentuk binatang buas, serangga, tumbuhan dan senjata. Tapi dari seperdelapan itu kebanyakkan tingkat rendah lantaran mereka rakyat jelata, walupun rakyat jelata niat untuk bangkit dari diri mereka sungguh tinggi.


" Peserta selanjutnya dipersilahkan Tuan Putri " ucap Penguji


Aura yang kuat memancar keatas cermin membentuk seekor Singa perkasa yang merah Api, membuat orang-orang pada terkejut.


Bagi Penguji dan para anak bangsawan mereka tidak heran dengan Akar spiritual putri. Karna para keturunan kerajaan jiwa beladiri mereka adalah Singa.


" Waah sungguh Aura yang kuat. Jiwa kepimpinan yang berwibawa " ucap Almeer kagum


" Terima kasih Tuan Putri " Ucap Penguji


Sang Putri turun dan masuk kembali kebarisan, peserta yang lain sudah pada memunculkan jiwa beladiri yang kuat seperti anak bangsawan ada jiwa beladiri berbentuk Harimau, gajah, serigala, dan ular.


" Kamu lihat itu anak jelata jiwa beladiri kami para bangsawan yang terkuat " ucap sindiran Altaf terhadap Almeer


" Wah kalian keren juga " Ucap Almeer kagum

__ADS_1


" kau " ucap Altaf marah karena merasa diejek


Para bangsawan yang dengar ucapan Almeer jadi kesal padahal ucapan Almeer yang polos nampak kagum itu memang dari hati bukan hinaan. Selanjutnya tiba giliran Almeer untuk menguji Akar Spiritualnya.


" Selanjutnya Almeer untuk naik dan menguji Akar Spiritualnya " Ucap Penguji


Semua penguji dan peserta penasaran dengan Jiwa beladirinya Almeer, karna mereka tau kalau Almeer orang yang kuat.


" Baik akan ku lakukan " ucap Almeer sambil menyuntikkan Auranya


Tidak ada terbentuk Aura di atas cermin, karna Jiwa Beladiri Almeer sudah rusak sewaktu dia kecil dulu yang membuatnya cacat sebelum dia terbangkitkan.


" Kok enggak ada " ucap Almeer heran


" Sudah turun aja rakyat jelata kamu tidak lulus " ucap para bangsawan yang kesal sama Almeer


Almeer yang tidak puas dengan apa yang terjadi dia menyuntikkan Auranya dengan konsentrasi yang baik membuat kristal yang ada didantiannya mengeluarkan Auranya mengalir kearah letak Jiwa Beladiri yang hancur membuat Jiwa itubangkit kembali dengan kehendak kuat dan rasa dendam bangkit lalu membentu seekor Naga dalam 20 detik lalu menghilang.


" I-itu seekor Naga " ucap Penguji terkejut


" Apakah dia anak seorang bangsawan sampai memiliki Jiwa Beladiri tingkat MitosĀ  " ucap Putri caira


Yang melihat kejadian itu terkejut dan kagum karna baru kali ini ada Jiwa Beladiri Mitos selain Kepala Akademi Ares. Para bangsawan itu juga terkejut keheranan enggak menyangka kalau seorang rakyat jelata memiliki Jiwa beladiri tingkat Mitos.


" Eeh sudah selesai yang, cuman sebentar saja, enggak seperti peserta lain yang lama " ucap Almeer


Semua penguji terkejut keheranan dan peserta lain pun enggak merasa menyangka dengan kejadian itu. Tapi orang yang lebih terkejut lagi adalah kepala Akademi Ares yang melihat Tes Jiwa Beladiri Almeer dari jauh. Dia enggak menyangka orang yang dia temukan bukan hanya jenius tapi juga sangat berbakat.


" Selama ini aku hidup belum ada Jiwa beladiri tingkat Mitos dibenua ini, selain Alam atas " ucap Hazeem kagum dengan Almeer


Almeer lulus dengan Akar Spiritual yang kuat diatas Tuan Putri. Lalu semua peserta sudah mengikuti tesnya yang lulus berjumlah 950 orang peserta.

__ADS_1


Bagi peserta yang lulus diarahkan ke Asrama mereka masing-masing. Di Akademi ada aturan bagi yang belajar disini tidak diperbolehkan menginap dirumah melainkan wajib menginap di Akademi walupun rumah mereka enggak jauh dari Akademi.


__ADS_2