
Sungguh banyak koin emasnya dan core binatang spiritual tingkat lima yang mereka temukan didalam cincin penyimpanan para bandit itu. Didalam cincin penyimpanan Almeer menemukan satu buah buku kecil yang menjelaskan tentang apa yang telah mereka lakukan selama ini.
Mereka adalah sebuah geng yang terdiri dari seratus orang anggota. Mempunyai pimpinan dengan tingkat kultivasi Penempaan tulang tingkat tiga. Geng mereka ini Bernama Pasir Panas yang markasnya di dalam gurun pasir
sejauh 1 km jaraknya dari sini.
“ Pimpinan mereka termasuk orang yang kuat dengan tingkat kultivasinya lima tingkatan jaraknya dengan kita berdua “ kata Almeer kepada Rahmi
“ Kalau tingkat kultivasinya setinggi itu kita harus menerobos dulu dihutan ini kalau mau melawan mereka “ kata Rahmi
Saat mereka menjelaskan situasi orang yang akan mereka hadapi di situ pula mereka mengurung niat dulu untuk tidak menyerang markas dan tinggal didalam hutan ini hingga sampai menerobos.
Mereka menemukan sebuah gua yang tidak jauh dari lokasi itu, sebelum mereka menyerang markas Pasir Panas harus melakukan terobosan tingkatan dulu untuk Rahmi yang sudah di ambang batas tingkat tujuh mau menuju tingkat delapan.
__ADS_1
Saat Rahmi melakukan pelatihan penutupan untuk naik tingkat didalam gua Almeer menjaganya di bibir gua itu sampai Rahmi selesai naik tingkat.
Melihat core tingkat lima banyak didalam cincin Almeer mencoba menelan satu untuk mencoba menerobos tingkat.
“ Aku akan mencoba menelan satu buah Core dulu mana tau ada keajaiban yang ku dapat “ kata Almeer menelan Corenya
Saat menelan core nya energi panas bergejolak di dalam tubuh Almeer sampai-sampai dia memuntahkan darah.
“ Rasanya badanku mau meledak karena energi yang bergejolak didalam tubuhku ini. Aahhhh… “ teriakan Almeer kesakitan sambil berguling-guling
Setelah sebatang rokok akhirnya Almeer naik tingkat lagi menuju tingkat Sembilan. Jadi dalam satu hari ini Almeer sudah naik tingkat sebanyak dua kali dengan mudahnya
“ Akhirnya aku naik tingkat Kembali, setidaknya aku bisa menyerang pejuang tingkat Penempaan tulang tahap satu “ kata Almeer
__ADS_1
Saat menunggu Rahmi menyelesaikan penerobosannya aku membuat persiapan untuk menyerang markas geng Pasir Panas dengan membuat jarum racun dari kayu. Karena bahan yang terbatas jadi aku membuat jarum dari belahan kayu saja. Jika di aliri aura jarum kayu ini akan mudah diterbang dan diarahkan.
Untung saja saat diakademi aku sudah mempelajari berbagai racun mematikan, seharusnya aku bisa membuat jarum beracun.
Semua bahan racun sudah terkumpul bahan jarumnya juga sudah di bentuk, saat aku mempelajari racun ini. Racun ini bisa membuat seorang cultivator lumpuh dan tidak bisa menggunakan auranya selama setengah jam. Racun ini akan mempermudah kami untuk menyerbu pasukan pasir panas dan menyelamatkan para tahanan.
“ Aku khawatir apakah bisa kami menghadapi pimpinan mereka, soalnya jarak kami terlalu besar “ kata Almeer sambil menelusuri goa
“ Aku harap didalam goa ini ada barang-barang berharga “
Di dalam goa ini tidak ada sesuatu yang berharga Cuma ada satu buah tombak saja. Almeer membawa tombak itu karena saat itu pedangnya udah mau hancur saat menyerang hasad. Untuk sekarang nampaknya Teknik tusukkannya mau naik ketingkat kedua. Jadi dia membutuhkan senjata yang baru, nampaknya tombak itu terasa berguna buatnya.
Nampaknya Rahmi sudah naik ketingkat delapan, jadi saatnya kami merancang strategi untuk menyerang markas bandit tersebut.
__ADS_1