Putra Penguasa

Putra Penguasa
Pangeran Denis


__ADS_3

Seperti biasa kegiatan belajar diakademi dia mulai jam 8 pagi dan selesai jam 2 siang. Semua materi pembelajaran dimentori Karim Zyan untuk tahun pertama. Setiap selesai pembelajaran dari karim zyan waktu yang tersisa akan selalu diisi untuk melatih tekniknya Almeer supaya bisa menjadi kuat.


Almeer yang sekarang sudag menjadi kultivator tingkat tujuh efek dari selesainya level satu dari buku teknik tusukan yang membuat Almeer kagum. Teknik pedang yang bukan penguatan tubuh bisa menyempurnakan kekurangan yang dia alami selama ini sungguh teknik yang spesial.


Hari ini hari terakhir aku untuk menyelesaiakan pelatihanku semenjak empat hari yang lalu. Semuanya sudah aku pahami malah teknik level satunya sudah kupertajam dengan uji coba yang sering ku lakukan kepada bonek kayu yang ada diruangan ini. Hanya saja aku harus membayar denda atas kerusakkan yang aku sebabkan selama lima hari ini. Jadi untuk bisa membayar denda aku disuruh pengawas untuk mengambil Quis berhadiah dipavilion pasar dalam tiga hari kedepan.


" Almeer kamu disini " sapaan dari Putri Caira


" Putri Caira, ngapain kamu disini. Kabarku baik Putri " jawab Almeer


" Gimana aku sekarang Almeer ? " tanya Putri


" Gimana apanya. eeh..eeeh.. Putri. Sebenarnya kamu sudah tingkat tujuh wah.. luar biasa " ucap Almeer kaget


" Ehh malah kultivasi yang dibahas. Aku pikir dibilang cantik " ucap Caira sambil cemberut


" Kamu kan udah cantik memang ngapin juga dibilang lagi " ucap Almeer dengan santainya


" Ahh kamu dasar cowok yang gak peka " ucap Caira

__ADS_1


" Hahaha aku tidak paham soal yang begituan " ujar Almeer


Putri Caira dia termasuk orang yang berbakat dan memiliki sifat dan hati lembut selembut sutra


" Aku naik tingkat sejam yang lalu setelah menyelesaikan pelatihanku selama tiga hari belakangan " ucap Caira


" Eeh tiga hari saja sudah selesai. sungguh jenius " ucap Almeer sambil mengacungi jempol


Perbincangan mereka berdua mulai asik tiba-tiba Pangeran Denis datang menghampiri mereka berdua atas instruksi dari Altaf yang menginformasikkan hal-hal yang tidak baik tentang Almeer kepada pangeran.


" Apa yang kamu lakukan disini Caira ? " ucap Denis kepada Caira


" Teman lama ? sejak kapan kamu punya teman kamu saja hanya berdiam diri didalam istana " ucap Denis


" Dia teman yang aku temukan saat diprovinsi maja sebulan yang lalu " ucap caira


" Diam dan pulang " sambil menarik tangan Caira


Dia adalah kandidat menjadi Raja masa depan putra pertama dari Raja kerajaan ini bernama Denis Aslan berumur 21 tahun dengan tingkat kultivasi penempaan tulang tahap lima. Dia termasuk murid terkuat diakademi ini, posisi dia berada di peringkat ke enam dari sepuluh orang teratas di Akademi ini.

__ADS_1


" Eeh jadi itu dia Pangeran kerajaan ini. Sombong sekali dia berbanding terbaling dengan adiknya yang lembut seperti sutera " ucap Almeer


" Hahaha mampus lo anak kampung, makanya jangan dekat-dekat dengan wanita yang aku suka " ucap Altaf dari sudut pintu


Apa yang dilakukan kakaknya Caira kepada Almeer barusan tidak ada rasa benci sedikitpun. Karena dia tau seorang bangsawan dan orang kuat akan memperlakukan adiknya apabila bergaul dengan orang miskin seperti aku. Aku enggak perduli dengan mereka yang harus aku lakukan sekarang menjadi kuat dan membalaskan dendam ibuku yang sudah meninggal sebulan yang lalu.


Pangeran Denis dan Putri Caira mereka tinggal di sebuah asrama yang khusus disediakan oleh Akademi untuk anggota keluarga kerajaan sebagai menghormati Raja.


" Mulai kedepannya kamu jangan berhubungan dengan anak bernama Almeer itu " ucap Denis kepada Caira


" Baik kakak " kata Caira sedih mendengar ucapan kakaknya


Almeer tidak mempermasalahkan siapa yang mau berteman atau tidak sama dia. Dia hanya berfokus untuk menjadi kuat dan menuju alam atas yang di ceritakan oleh ibunya sebelum meninggal.


" Hmmm capek juga. Besok tinggal menguasai tenik penguatan tubuh saja, setelah itu baru mencari poin untuk membayar denda " ucap Almeer


" Growl..growl..( suara perut) eeh nampanya perutku butuh nutrisi untuk bertenaga kembali "


Langit sudah tengah malam Almeer beranjak pergi keluar menuju Asrama untuk istirahat sekalian makan malam. Karena sebelum latihan dia sudah mengambil bekal makan malam dikantin supaya tidak ketinggalan makan malam. Kantin Akademi setiap jam 10 malam sudah tutup, sedangkan Almeer latihan selesai tengah malam sudah melewati waktunya makan malam.

__ADS_1


__ADS_2