Putra Penguasa

Putra Penguasa
Membuat Keputusan


__ADS_3

Waktu di pulau ini hanya tinggal 2 bulan lagi.


Akan tetapi aku menemukan tempat yang memiliki aura yang sangat pekat tempat yang bagus untuk berkultivasi.


Kalau hanya 2 bulan rasanya nanggung sekali. Tidak ada berarti rasanya 2 bulan itu.


Jadi maka dari itu sepertinya aku akan menutup diri di pulau ini dulu. Sampai kultivasiku tidak bisa menerobos kembali atau jadi batasan melihat umurku yang masih muda.


" Sepertinya giok jiwa yang aku letakkan di paviliun akan ku hancurkan sebagai bukti kalau aku sudah mati ?! Aku minta maaf Nadia, rahmi dan kawan-kawan yang lain !! Aku melakukan ini karena ada ambisi yang ingin aku tuntaskan ?! " kata Almeer sambil menghancurkan gioknya


Saat gioknya hancur di tangan Almeer, salah satu giok jiwa yang berada di Paviliun juga hancur. Itu salah satu menyatakan kalau Almeer telah mati saat melakukan misi.


" Tusk..takk.. " suara giok pecah dan terjatuh


" Eehh salah satu murid bernama Almeer telah meninggal di luar sana, mungkin saat menjalankan misinya!!"


" Coba cari info keluarga dia, supaya bisa di hubungi ?! " kata petugas paviliun kepada bagian umumnya

__ADS_1


Saat di Hutan Dow Hill sebanyak apa pun membunuh binatang spiritual tetap ada juga binatang tu sebanyak seperti awal datang kepulau.


Saat di perjalanan menuju area tengah pulau. Almeer teringat teman-temannya yang ada di Akademi.


" Aku penasaran selama hampir dua tahun ini gimana ya nasib teman - teman yang lain ?! " kata Almeer sambil menuju ke tengah hutan


Saat sampai di tengah pulau. Banyak binatang spiritual tingkat 9 berkeliaran.


Walaupun mereka tingkat sembilan Almeer cuma bisa bersembunyi. Tingkat Master tidak mampu menang melawannya.


Jadi, maka dari itu hanya bisa bersembunyi saja sampai di tempat area yang ingin di tuju.


Kalau aku tidak salah Goa itu baru muncul ke permukaan tanah dalam 6 bulan belakangan.


" Di luar banyak binatang spiritual level 9 aku berharap di dalamnya tidak ada ?! Jadi untuk memasuki area Goa aku harus berhati-hati dengan binatang penjaganya!! " kata Almeer sambil menuju ke dalam Goa


Setelah Almeer masuk kedalam Goa sudah terasa auranya meresap masuk kedalam dantian membuat energi yang tidak stabil di dalam tubuh menjadi tenang.

__ADS_1


" Aku akan berlatih di sini dulu, setelah mencapai Ranah Grand Master baru aku akan keluar ?! " kata Almeer sambil berjalan masuk kedala Goanya yang gelap


Saat masuk kedalam Almeer twrkejut melihat bangkai binatang spiritual tingkat 10 yang sudah mati dengan pedang yang tertancap di jantungnya.


" Aku tidak menyangka binatang tingkat 10 yang susah di temukan hanya bisa kulihat dengan terbunuh menyisakan tulang saja !! " kata Almeer sambil menarik pedangnya


Saat menarik pedang itu semua tulangnya langsung roboh.


Core dari binatang tingkat 10 itu masih ada di antara tulang belulangnya.


" Kultivator mana ya yang bisa membunuhnya !? " kata Almeer sambil memeriksa sekitar Goa


Tak jauh dari bangkai binatang level 10 itu, ada tengkorak manusia yang lagi tersandar di bagian dinding goa dengan kaki yang terputus.


Melihat tulang itu Almeer langsung memeriksa tubuh tengkorak itu mana tau ada harta berharga.


Saat merogoh kedalam bajunya terdapat satu buah buku teknik andalan dari senior ini.

__ADS_1


Di genggaman tangannya Almeer menemukan secarik kertas tua yang tertulis ??.


__ADS_2