
Sore harinya setelah teleportasi ke kota Hard kami berdua langsung mengantar Mahsa kerumahnya untuk menyelesaikan misi kami.
Kedua orang tua Mahsa berterima kasih kepada kami berdua karena telah menyelamatkan anaknya. Mereka termasuk orang terpandang di kota Hard, alasan bandit itu menculik anak mereka untuk memeras kekayaan keluarga itu.
Salah satu bawahannya orang tua Mahsa adalah seorang bandit yang menyamar cukup lama dan menjadi orang terpecaya di keluarga Mahsa.
Bincangan kami cukup lama sampai malam menjelaskan situasi saat mereka menyelamatkan Mahsa. Rahmi juga sekalian menyodorkan surat tugas bukti kami telah menyelesaikan misi yang kami ambil.
Orang tua Mahsa juga menambahkan nilai poin prestasi kami dengan membuat surat yang akan kami serahkan kepada petugas penerimaan misi.
Saat sampai di Akademi Ares kami berdua langsung menyerahkan hasil dari misi ke paviliun perdagangan.
" Permisi senior kami ingin meverifikasi hasil dari misi yang telah kami berdua selesaikan " Rahmi menyodorkan bukti surat selesainya misi
" Baik, token kalian sudah saya verifikasi "
" Misi penyelamatan Mahsa Arzo telah di selesaikan oleh Almeer dan Rahmi. Anak yang bernama Mahsa sudah di antar kerumah orang tuanya dengan bukti surat misi selesai di tanda tangani oleh si pengaju " kata petugas yang berada di tempat resepsionis
" Iya senior. Ini juga ada surat yang dititipkan oleh pihak pengaju misi " kata Almeer menyerahkannya kepada petugas
" Baik, di dalam surat dibunyikan pihak pengaju menginginkan kalian reward sebesar 1000 poin prestasi "
__ADS_1
" Poin misi yang kalian berdua ambil sebanyak 5000 poin di tambah reward 1000 poin, jika dibagi kalian mendapatkan masing-masing 3000 poin prestasi " kata petugas menyerahkan kartu pengenal mereka yang sudah di isi kan poin prestasi
" Terima kasih senior atas bantuannya " kata mereka berdua sambil meninggalkan paviliun
Semua petugas dan senior-senior yang berada di paviliun terkejut dengan misi yang mereka ambil, padahal misi itu sudah lama tapi tidak pernah ada yang berhasil menyelesaikannya.
" Tunggu !! " kata Altaf sambil menghadang Almeer untuk meninggalkan ruangannya
" Tunggu senior, bukti mereka untuk menyelesaikan misi tidak ada. kalau hanya sekedar suratnyan di cap bisa mereka palsukan. Akan tetapi bukti yang konkrit tidak ada mereka tunjukkan selain surat tugas selesai "
" Bisa jadi mereka memalsukan keberhasilan misi mereka senior " kata Altaf menjelaskan
" Betuk juga bisa jadi mereka menipu " kata murid yang berada di situ
" Kamu!! " sambil mengeluarkan pedangnya tapi ditahan oleh Almeer
Melihat situasi di paviliun memanas karena ucapan dari Altaf yang memojokkan mereka berdua berbuat curang. Para murid banyak mempercayai perkataan dari Altaf lantaran mereka masih baru masuk. Rasanya mustahil untuk mereka berdua menyelesaikan misi tersebut soalnya murid di atas mereka tidak ada yang berhasil menyelesaikan misi itu, jadi diragukan keberhasilan mereka berdua saat ini juga.
" Ooh bentar senior aku kelupaan menyerahkan ini sama senior " kata Almeer sambil mengeluarkan karung besar dari cincin penyimpanan di letakkan di atas meja
Mereka semua pada penasaran dengan isi yang ada dalam karung yang basah itu, mereka jadi banyak mendekat untuk melihat apa yang ada didalamnya.
__ADS_1
" Gaah, jadi kami permisi dulu senior sudah ngantu " kata Almeer sambil menarik Rahmi
" Eeh iya silahkan " kata petugas
Altaf yang melihat sikap Almeer yang serasa sombong menjadi kesal sambil melihat dan membuka si dalam karung itu.
" Aaaaahhh a-apa apaan ini " teriakan dari Altaf sampai terjatuh kelantai
" Itu adalah kepala ketua dan wakil ketua bandit gurun, ternyata misi mereka berdua benar-benar berhasil dengan sempurna " ujar oleh petugas sambil menyimpan kepala bandit itu
Serasa diruangan itu terkejut dengan kehadiran kepala bandit gurun itu, mereka sontak kagum dan merasa terlampaui. Sedangkan Altaf masih merasakan kekesalan di hatinya karena dibuat malu oleh Almeer.
" Apa yang ada di karung itu ? " ditanyain Rahmi
" Itu kepala dari bandit yang aku bunuh " kata Almeer sambil berhenti di depan kantin tempat makan para murid
" Gaah sejak kapan pula kamu membawanya " kata Rahmi terkejut sampai tersedak
" Saat kalian berkeliling mencari harta yang berharga, jadi aku bawa aja sebagai bukti kuat atas misi kita " kata Almeer
" Syukurlah, kalau begitu kita berpisah disini aku akan pulang keasrama " kata Rahmi meninggalkan Almeer
__ADS_1
Misi aku masih ada sepertinya waktuku sebelum ujian masih ada, aku akan berangkat lagi besok menyelesaikan misi selanjutnya. Jadi setelah makan malam aku langsung tidur dan beristirahat saja untuk keberangkatan besok lagi.