
Senin pagi keramaian sudah membanjiri Akademi Ares para calon-calon peserta tes masuk yang sudah mendatangi tempat pendaftaran di pintu masuk gerbang Akademi.
Aku setelah sampai langsung mendaftar dengan nomor antrian 2109 dari 3000 peserta pendaftaran. Banyak juga orang yang mendaftar tahun ini. Disini sistem tesnya ada tes Akademik, Fisik, mental dan akar spiritual yang terakhir.
" Semoga tes akademik dan akar spiritual ku melebihi kriteria kelulusan. Soalnya untuk fisik dan metal aku yakin sudah melebihi standar apalagi fisik pasti hasilnya lebih bagus lagi " ujar Almeer yang optimis
" Perhatian perhatian untuk peserta didik semuanya dipersilahkan masuk ruangan untuk melakukan tes Akademik " ujar Instruktur
" Ehem.. Perkenalkan Nama saya Asmi salah satu Instruktur Penguji Perekrutan murid Akademi Ares tahun ini " ucap Ketua penguji di depan
Dia adalah instruktur yang ditugaskan untuk menyeleksi peserta didik untuk tahun ini bernama Asmi salah satu instruktur Akademi ini dan dia juga satu-satunya wanita dari lima orang instruktur Akademi ini.
Semua peserta pendaftar sudah masuk, instruktur sudah mulai membagikan semua kertas untuk ujiannya.
" Ujian Akademik kita mulai dalam kurun waktu 1 jam, bagi peserta calon dipersilahkan dimulai " ujar instruktur
" Baik instruktur " Semuanya menjawab
" Eeh apakah aku bisa menjawabnya. Soalnya aku tidak pernah belajar dari kecil " ujar Almeer
Almeer pusing tujuh keliling karna tidak pernah belajar maupun mempelajari apa yang ada dibenua ini. Karna didesanya yang minim tentang pengetahuan. Walaupun itu setidaknya dia masih bisa membaca dan menulis, soalnya itu salah satu pelajaran yang lumrah di dunia ini.
Seorang gadis cantik dari sisi kananku memberi lembar kertas yang sudah berisi dari pertanyaan soal-soal akademik ini.
" Ini ada semua jawabannya, kulihat kamu bingung " sambil tersenyum mengasih kertas
" Kenalin namaku Anadia dari Provinsi Yesim " ujarnya kepada Almeer
Aku tanpa pikir panjang langsung mengambil jawaban itu dan mengisi ujiannya
" Terima kasih, nama ku Almeer Dragua dari Provinsi Maja " ujar Almeer
" Eeh Dragua ? Kamu seorang bangsawan ? " tanya Anadia terkejut
" Bukan, aku hanya rakyat miskin dari ujung desa Provinsi Maja " ujar Almeer sambil mengisi lembaran kertasnya
Semua peserta sudah menyelesaikan mengisi ujiannya dan mulai mengumpulkan tugasnya. Para instruktur mengarahkan mereka kembali kedalam lapangan untuk tes selanjutnya yaitu untuk tes fisik.
Disini tesnya yaitu mengangkat beban dari yang terkecil sampai yang terbesar. Untuk ukuran pemula tingkat lima setidaknya mereka dapat mengangkat 1000 ton beban.
" untuk tesnya kalian mengangkat beban dari 1000 Ton sampai 10.000 Ton "
__ADS_1
" Selanjutnya mari Kita mulai Tesnya " Ujar instruktur
Semua perserta sudah mulai melakukan tesnya kebanyakan peserta banyak yang mengangkat beban seberat 1000 ton dan 5000 Ton untuk yang diatasnya hanya segelintir orang saja.
Untuk anak-anak bangsawan atau orang kaya mereka bisa mengangkat beban seberat 7000 Ton dan 8000 Ton. Mereka semua dilatih dari kecil dengan ramuan dan obat-obatan yang mahal. Tidak seperti kami yang kekurangan vitamin. Kebanyakkan Para bangsawan yang mengikuti perekrutan kultivator Pemula tingkat Tujuh dan Delapan.
" Aku tidak mau kalah dari mereka " ujar Almeer
" Peserta Caira Aslan , eeh Tuan Putri dipersilahkan ketempat penguji " panggilan dari penguji
" Wah itu Tuan Putri kita " ujar peserta cewek yang ada di lapangan
" Putri sungguh cantik " ujar peserta cowok
" Eehh Tuan Putri " Almeer yang heran
Sontak saat itu Almeer terkejut. Ternyata cewek yang dia tolong waktu itu adalah seorang Putri Tertua kerajaan ini. Dari situ Almeer merasa mulai enggak enakan sama sang Putri karna waktu itu dia bersikap biasa saja sama dia.
Putri Caira lulus dengan mengangkat beban seberat 8000 Ton peserta lain dan para bangsawan terkejut dengan kekuatan Sang Putri padahal dia adalah seorang wanita.
" Putri Caira lulus dengan beban 8000 Ton, selamat Tuan Putri " ujar instruktur
" Terima Kasih " ucap Putri
" Siap " kata Mizhir sambil naik
" Ayo Bos Ayo, kamu pasti bisa " teriakan kawannya yang berdua
" Eeh ternyata dia juga mengikuti tes masuk " kata Almeer
Saat tes berlangsung Mizhir dapat mengangkat beban 5000 Ton dan dia lulus bisa mengikuti tes selanjutnya.
Semua peserta tes sudah banyak yang tes ada yang gugur sebagiannya dan tiba waktunya untuk giliran Almeer untuk menguji kekuatan fisiknya.
" Peserta Almeer Dragua silahkan naik ke atas " panggil penguji
" Eeh ternyata dia sudah disini, kupikir aku tidak bertemu dengan dia lagi " kata Sang Putri yang terkejut
" Baik instruktur " kata Almeer sambil naik
" Beban ini kamu angkat dengan semua kekuatan yang kamu milikki dan kamu tidak perlu memaksakkan diri untuk lulus " ujar penguji
__ADS_1
Almeer berjalan sambil melewati beban dari yang kecil sampai yang terbesar dan berhenti di beban yang Terakhir yaitu 10.000 Ton sambil mengambil aba-aba.
" kamu yakin dengan pilihanmu " ucap penguji
" Iya, aku percaya dengan kekuatanku " ujar Almeer
" Dasar rakyat jelata sok kuat didepan kami para bangsawan " ucap Khaan Sltaf
Semua peserta dan penguji terkejut melihat Almeer mengangkat Beban dengan berat 10.000 Ton dengan basis kultivasi tingkat enam yang seharusnya cuman bisa diangkat pemula tingkat puncak.
" Tidak mungkin, rakyat jelata itu " ujar Khaan Altaf dan Baheela Temar
" Eeh dia bisa mengangkatnya dengan basis kultivasi segitu, sungguh anak yang berbakat " ujar penguji
" Nampaknya Tahun ini kita kedatangan orang yang jenius " ujar penguji yang lain
" Dia sudah menjadi kuat semenjak sebulan yang lalu " ucap Sang Putri
" Peserta Almeer Dragua Lulus dengan Nilai terbaik, Selamat " ucap penguji
" Terima kasih penguji " ucap Almeer
Saat turun dari panggung sang Putri menghampiri Almeer dengan senyuman rindu dan kagum. Almeer yang melihatnya medatangi dia terkejut.
" Almeer, akhirnya kamu datang juga "
" Kupikir kamu tidak mengikuti perekrutan Akademi Ares " ucap Sang Putri
" Hmmm Putri Caira, maaf putri saya enggak sopan terhadap anda " ucap Almeer dengan bungkuk
" Kamu tidak perlu sehormat itu kamu sudah menyelamatkan ku saat itu dan sekarang kita adalah teman, aku tidak suka kamu perlakukan seperti seorang putri " ujar Sang Putri
" Tapi Putri, kamu kan " ucap Almeer
" Tidak apa-apa panggil saja Caira " ucap putri
" Baik Caira " kata Almeer sambil tersenyum
Semua orang terkejut dengan kedekatan Putri Caira dengan Almeer yang seperti seorang teman, apalagi Sang Putri yang menghampiri Almeer.
Semua peserta dan Bangsawan laki-laki yang menyukai Sang Putri kesal dengan Almeer yang Akrab dengan Putri.
__ADS_1
Seluruh peserta yang mengikuti tes sudah selesai. Tidak Almeer saja yang berbakat masih banyak yang berbakat setidaknya peserta yang bisa mengangkat beban dengan berat 9000 Ton. Sekarang lanjut ke tes Mental yang akan diadakan di lapangan latihan.