Qiaraa 2

Qiaraa 2
22.Bertemu Leo


__ADS_3

Dinda terkejut saat Marsel menempelkan jari telunjuk ke bibir nya,ia hanya membulatkan matanya.


"Aku mencintaimu,dan akan tetap seperti itu." Marsel memegang tangan Dinda sambil menatap nya.


"A-aku mau ambil minum dulu ke dalam." ucap Dinda gugup,ia berdiri dan langsung ke dalam, tampak ia salah tingkah,Marsel hanya tersenyum melihat tingkah Dinda.


Namun ternyata,ada seseorang yang memperhatikan keduanya, nampak nya ia merasa tak suka menyaksikan pemandangan itu.


"Kenapa mereka bisa baikan secepat itu, padahal aku sudah sangat senang mereka bertengkar tadi,hmm bagaimana ini, sepertinya aku harus turun tangan sendiri,ini tidak bisa di biarkan begitu saja,kak Marsel harus jadi milik ku." wanita tersebut memukul stir mobil nya.


Yah,dia adalah Tasya,ia sengaja membuntuti mobil Marsel saat tadi tak sengaja bertemu nya di jalan,ia tak menyangka kalau Marsel ternyata menemui Dinda, padahal ia tahu sendiri jika tadi sore, mereka bertengkar hebat.


("Aku harus mencari rencana lain untuk memisahkan mereka,jika memang Marsel tidak bisa meninggalkan Dinda,aku yang akan membuat Dinda meninggalkan Marsel.") batin Tasya.


Karena terlalu kesal,ia pun langsung pergi dari tempat tersebut dengan mengendarai mobil nya.

__ADS_1


***


Sementara di tempat lain, terlihat seorang wanita sedang memasuki sebuah tempat penginapan,tak sengaja ia bertemu dengan seseorang yang ia kenal di tempat tersebut.


"Hai, apakah kau masih mengenali ku?" tanya wanita tersebut.


"Eemm Citra,kenapa kau ada di sini?" pria itu tampak kebingungan.


Yah wanita itu Citra,ia Baru saja sampai di Bali,ia sengaja kabur ke Bali agar ia bisa sedikit bebas karena kini ia telah di tetapkan sebagai Buronan.


"Kebetulan sekali ada kau di sini,aku ingin meminta bantuan mu!" Citra menarik tangan pria tersebut ke dalam kamar yang sudah ia pesan.


"Ada apa?" Leo menghempas kan tangan nya saat mereka sudah tiba di kamar.


"Aku butuh bantuan mu?" ucap Citra.

__ADS_1


"Aku sudah tak mau lagi berurusan dengan pacar mu itu,dia sudah membuat pekerjaan ku hancur di Jakarta." ucap Leo.


"Tapi aku mohon, sekarang aku sangat butuh kamu,dan juga aku sudah tidak ada hubungan lagi dengan nya,dia lebih memilih Qiaraa di banding aku." ucap Citra.


("Qiaraa,eemm aku sebenarnya sangat ingin bertemu dengan nya lagi.") batin Leo.


"Aku tau, pasti kau juga masih penasaran bukan dengan Qiaraa,karena aku tau kau pasti ingin mendapatkan nya?" Citra tersenyum licik.


Leo terdiam sejenak, mendengar perkataan Citra,ia pun tau jika memang ia sangat tertarik dengan Qiaraa, seseorang yang pernah dekat dengan nya.


"Dia sudah menjadi milik Angga,aku tak bisa berbuat apa-apa lagi." Leo menghempas kan tubuhnya di sofa.


"Hahaha, kau itu seorang laki-laki seharusnya kau bisa memperjuangkan nya,apa kau tak ingin mendapatkan nya, apakah kau tak panas melihatnya hidup bahagia sedangkan kau kehilangan pekerjaan mu di sana,coba kau pikirkan lagi!." Citra memprovokasi Leo.


"Aku tidak mau berurusan lagi dengan nya,biarkan dia bahagia dengan pilihan nya." Leo memijit pelipisnya yang terasa pusing.

__ADS_1


"Tapi, sepertinya perkataan mu tidak sesuai dengan hati mu?" Citra mendekat.


__ADS_2