
"Bo-boleh pak." ucap Ayu.
"Terimakasih!" ucap Angga,ia pun langsung meminum minuman yang ada di depan nya.
Angga hanya tidak mau ada hal yang tidak ia inginkan nantinya,maka dari itu ia sedikit menghindar dari Ayu.
("Sepertinya pria ini agak susah untuk di dekati,eemm tapi aku akan memikirkan cara untuk membuat rencana nya berhasil.") batin Ayu.
Selesai menyepakati kontrak nya, mereka pun langsung keluar dari ruangan tersebut, sepertinya saat ini Ayu akan menjalankan rencana nya.
Ayu berjalan berdampingan dengan Angga saat keluar,namun baru saja sampai depan restoran tiba-tiba tubuh Ayu terjatuh ke tanah.
"Aw." ucap Ayu,ia terduduk di tanah.
"Anda tidak apa-apa?" Angga terkejut melihat Ayu terjatuh.
"Kaki saya sakit pak, sepertinya terkilir." Ayu memegang kaki nya.
Angga terlihat bingung harus bagaimana, awalnya ia ingin jaga jarak dengan Ayu,tapi melihat Ayu yang kesakitan dengan terpaksa ia harus menolong nya.
__ADS_1
"Biar saya lihat!" Angga memegang kaki Ayu,dan memeriksa nya. "Sepertinya tidak terlalu parah,coba jalan pelan pelan!" Angga membantu Ayu berdiri.
"Aw,sakit pak,sepertinya saya tidak kuat jalan sendiri." Ayu mencoba untuk berjalan,namun ia tak bisa.
"Kamu tadi kesini naik apa?" tanya Angga.
"Naik taksi pak." jawab Ayu.
"Kalau begitu biar saya antar,ayo saya bantu kamu berjalan." Angga membantu memapahnya.
("Rencana ku sepertinya akan berhasil.") batin Ayu,ia tersenyum licik saat Angga pokus memapah nya.
Tak butuh waktu lama, mereka pun sampai di hotel,Angga membantu Ayu untuk berjalan ke arah kamar nya.
Kini mereka sampai di kamar Ayu,Angga membantu Ayu untuk duduk di sofa kamar tersebut. "Apa kamu punya minyak oles?" tanya Angga.
"I-iyah saya punya,tapi untuk apa pak?" tanya Ayu.
"Biar aku bantu urut kaki mu supaya tidak bengkak nanti nya." ucap Angga.
__ADS_1
"Minyak nya ada di laci pak!" ucap Ayu.
"Sebentar,biar saya ambil!" Angga pun langsung mengambil minyak oles di dalam laci, setelah itu ia langsung mengurut kaki Ayu.
("Ternyata pria ini sangat tampan,sayang sekali aku hanya di minta untuk menggoda nya saja, padahal jika pak Leo menyuruh ku untuk mendapat nya aku pun tak akan menolak.") batin Ayu.
Yah,Ayu adalah orang suruhan Leo, Ayu juga bekerja sebagai sekertaris nya Leo,Leo tau kalau ia sendiri yang bertindak,ia pasti akan ketahuan karena Angga sudah hapal wajah nya,namun jika ia memakai sekertaris nya,Angga pasti tidak akan curiga.
"Sudah selesai,jangan terlalu banyak gerak dulu,buat cepat pulih,eemm sepertinya saya harus kembali ke kamar, beristirahat lah, supaya cepat sembuh!" ucap Angga.
Angga langsung berdiri,ia pun berjalan keluar,namun Ayu memanggil nya.
"Pak Angga..." panggil ayu pelan.
"Iyah." Angga menghentikan langkahnya.
"Terimakasih." Ayu tersenyum.
"Sama-sama." Angga pun langsung melanjutkan langkahnya.
__ADS_1
Setelah Angga keluar dari kamarnya,Ayu pun tersenyum,Ayu sengaja memesan kamar hotel yang sama,karena sebelum ia bertemu dengan Angga,ia menyelidiki tentang Angga terlebih dahulu, sehingga ia tau di mana tempat Angga menginap.