
Marvel tidak sadar jika saat ini terlihat Viona sedang menatap tajam kearahnya ,padahal wanita itu sedang tidak ingin marah-marah kepada seseorang saat ini Namun karena sikap Marvel yang selalu saja mengundang dirinya untuk marah ya hasil akhir mau tidak mau seperti saat ini yang terjadi.
kalau saja Marvel paham jika dirinya paling tidak suka ketika pria itu memarahi orang lain hanya karena kehadirannya di tempat itu, memangnya ada yang salah kalau misalnya Amanda kemudian Gideon mengunjungi tempat di mana Dirinya berada Bukankah mereka sudah saling kenal selama ini dan juga Biar dirinya juga punya teman ngobrol tidak sendirian terus menerus.
Amanda itu adalah teman ngobrol untuk dirinya satu-satunya yang dirinya punya di tempat ini selain itu tidak ada lagi, tetapi tetap saja ketika melakukan apapun selalu saja Marvel mempermasalahkannya dengan begitu hebat dan hasil akhir wanita itu akan selalu menjaga jarak darinya.
"Kamu kenapa menyuruh mereka untuk pergi? Apakah ini memang kebiasaan kamu melihat aku mati sendirian karena kesepian sebab tidak punya teman buat berbicara, kalau tahu seperti begini Ya sudah kamu saja yang tidak usah pergi kemanapun dan temani aku saja tidak usah beranjak kemanapun kapanpun dan juga intinya tidak usah mengerjakan pekerjaan yang hanya membuat aku harus sendirian! " Fiona terpaksa mengatakan hal itu soalnya capek juga sih kalau misalnya dibiarkan menunggu tanpa kepastian sudah begitu dirinya diperlakukan seperti seseorang yang tengah ditahan dan tidak boleh bergerak bebas sedikitpun.
marvel menghela nafasnya kasar karena harus saja seperti itu yaitu dirinya terus-menerus disalahkan tanpa mau mendengarkan alasan yang diberikan, tetapi ya balik lagi bukan ke Fiona itu gampang marah karena dirinya juga yang selalu mencari perkara dengan wanita itu Dan juga mungkin membuat Viona sedikit merasa risih ketika apapun yang berkaitan dengan dirinya maka pria itu akan benar-benar seleksi sampai-sampai mau bernafas pun harus izin dari Marvel dulu.
" Terserah kamu saja mau melakukan apapun karena aku juga tidak peduli dan dari itu hanya bertanya saja, bukan ke mereka itu merupakan rakyat kamu jadi kalau mau melakukan apapun tidak harus melalui izin ku kan? " setelah mengatakan hal itu Viona pun memilih untuk menutup pintu dari istana barat tersebut Padahal di sana ada penjaga tetapi dirinya yang menyuruh Marvel untuk menarik mereka ke tempat lain karena ia ingin berada sendiri yang di tempat seperti itu tidak dikelilingi makhluk yang benar-benar sangat mengerikan tetapi karena merasa segan dengannya makanya Sikap mereka biasa saja.
Marvel menghembuskan nafasnya kasar ketika Lagi Dan Lagi Viona merasa kecewa dengan sikap yang ditunjukkan olehnya, padahal dirinya selalu menganggap kehadirannya akan berguna bagi Fiona tetapi lihatlah Sepertinya itu semua tidak terjadi sama sekali.
__ADS_1
" Maafkan saya yang mulia Raja karena gara-gara apa yang sudah saya lakukan tadi membuat anda dan juga Ratu Viona harus bermasalah, Percayalah saya bakalan bertanggung jawab agar bisa membuat pemikiran Ratu Viona berubah dan tidak terus-menerus menyalahkan Anda! "ujar Amanda yang benar-benar merasa tidak enak hati kepada Marvel Sebab karena kelakuannya itu membuat pria itu harus Lagi Dan Lagi menelan kekecewaan ketika Fiona kembali dingin dan tidak mempedulikan kehadirannya.
" tidak perlu kamu bahas sesuatu hal yang sudah terjadi yang penting intinya nanti ketika ingin melakukan sesuatu harusnya sadar dan juga bertanya lebih dahulu, Aku selama ini bukan tidak bisa menyiapkan semua itu baginya tetapi karena nanti bakalan berdampak seperti ini Makanya lebih baik memilih untuk Tenang saja dan juga bersikap seolah tidak tahu apapun! "Marvel mau tidak mau harus berusaha kembali baik kan dengan Viona dengan upayanya yaitu mengetuk istana tersebut meskipun sebenarnya sangat tidak masuk akal karena istana itu sangat besar belum tentu Fiona sedang berada di dekat situ jangan sampai sekarang wanita itu berada di kamarnya.
" Apakah perlu bantuan saya untuk bisa membuat pintu ini terbuka Tuan, Soalnya kalau hanya mengetuknya dari luar sepertinya tidak akan mempan sama sekali? "tawar Gideon yang benar-benar tidak tega ketika melihat Marvel bersikap seperti itu'
Marvel jelas aja menggelengkan kepalanya namun Ia juga tidak bisa menyuruh Gideon untuk pergi karena sepertinya bantuan dari pria itu benar-benar sangat diharapkan olehnya, berusaha untuk mendapatkan hati Viona kembali itu merupakan sebuah perkara yang sulit maka dari itu dirinya membutuhkan dukungan berupa tenaga agar maksudnya bisa membuka pintu yang sedang dikunci itu ya Meskipun tidak sopan karena istana Barat sekarang merupakan miliknya Fiona.
"apa yang kalian lakukan di sini, Mungkinkah ada sesuatu hal yang penting yang harus dibicarakan dengan Ratu Viona saat ini? "tanya Demian penasaran membuat Marvel menghela nafasnya kasar karena sepertinya semakin orang yang datang itu banyak maka akan semakin membuat suasana menjadi sedikit heboh.
" tidak usah terlalu menampakan diri di sini dan bersikap seolah-olah aku tidak bisa menyelesaikan masalahku sendiri, dan satu lagi Tolong jangan mengganggu ketenanganku di saat aku sedang ingin membahas urusanku dengan Viona! "sarkas Marvel begitu kasar sebab menurutnya pria yang ada di hadapannya ini tidak pantas mencampuri urusan pribadinya dan juga satu lagi tidak pantas juga mencari tahu apapun yang dilakukannya karena seharusnya mereka lebih menghormati dirinya dan juga Fiona serta tidak melakukan sesuatu yang dikira nanti mereka itu lebih penting.
" Maafkan saya Paduka raja sebab maksud dan tujuan saya bukan seperti itu hanya ingin memastikan saja, kalau memang merasa saya tidak sopan Oke Baik saya minta maaf dan kalau begitu saya permisi dulu soalnya masih punya banyak urusan yang harus dikerjakan! "pamit Damian sambil memberikan kode kepada anaknya itu agar segera ikut dengannya Soalnya biar bagaimanapun Amanda itu juga punya kehidupan pribadinya yang harus diurus tidak melulu harus menemani Fiona setiap saat dan juga lebih parahnya lagi wanita itu bahkan tidak beranjak dari sisi warna walau hanya sedetik pun seolah-olah wanita itu adalah persoalan yang paling berharga yang tidak pantas untuk diabaikan dan lebih pantas untuk dijaga serta diperlakukan layaknya berlian yang begitu berharga di dunia ini.
__ADS_1
" Ayah pergi lebih dahulu saja soalnya saya masih ada urusan dengan Ratu Viona dan sepertinya tidak bisa meninggalkannya sekarang juga, apalagi keadaannya juga sedang tidak baik-baik saja dan saya mohon Tolong pengertiannya karena jika tidak maka kasihan Raja Marvel yang akan menanggung akibatnya!" Amanda benar-benar menolak keinginan dari ayahnya tadi sebab menurutnya urusannya dengan Fiona belum selesai dan masalah yang sudah ditimbulkan olehnya harus dirinya pula yang menyelesaikannya maksudnya biar semua orang tahu kalau dirinya itu bisa menyelesaikan masalah bukan malah lari dari tanggung jawab dan juga tidak ada niatan untuk memperbaiki semuanya.
marvel berada dalam posisi yang serba salah karena kalau misalnya membiarkan Amanda pergi Nanti pertanyaannya jika Viona tidak mau berbicara dengannya terus nanti siapa yang bakalan membujuk wanita itu juga bukan Amanda, Memang sih selama ini dirinya selalu merepotkan wanita itu Tetapi kan ia sudah membayar dengan upah yang setimpal jadi seharusnya tidak ada masalah yang lebih besar lagi dong?
amanda juga merasa harus bertanggung jawab dengan semuanya karena akibat kelakuannya membuat hubungan antara Marvel dan juga Viona jadi berantakan, padahal itu sebenarnya bisa dibilang bukan dari sebuah kesengajaan yang memang untuk membuat Fiona Terpukul tetapi ini semata hanya ingin mengobati rasa rindu wanita itu.
" kamu sudah dengarkan apa yang dikatakan oleh Amanda tadi jadi setidaknya kamu tolong pergi ya jangan mengganggu urusan kami di sini, dan satu lagi Apapun yang kamu lihat tolong dengan pernah menceritakan kepada siapapun karena aku bisa menyelesaikannya dengan caraku sendiri! "Damian benar-benar merasa tidak bisa berbicara lagi ketika seorang Marvel yang begitu angkuh dan juga tidak tahu mengucapkan kata terima kasih kemudian maaf dan juga tolong kini sudah dua kali mengucapkan minta tolong kepadanya dan itu semua karena kehadiran Viona di tempat itu yang benar-benar membawa begitu banyak perubahan bagi hidup raja muda tersebut.
" Maafkan saya jika sudah sangat keterlaluan dan juga mengatakan hal yang tidak tidak kepada anda tetapi Percayalah Saya hanya ingin membuat anda merasa lebih tenang sekarang, kalau begitu saya permisi dulu dan jika ada apa-apa tinggal kabari saja karena tentu saja saya bakalan bertanggung jawab dengan kerajaan ini dan juga tidak akan pernah membiarkan dia terkena masalah! "Damian yang merasa tidak enak hati langsung pergi dari tempat itu dan membiarkan Amanda serta Gideon dan juga Marvel menyelesaikan masalah yang entah karena apa sampai bisa berselisih paham dengan Fiona yang selama ini terlihat begitu anteng ketika berada di sekitar Ketiga orang tersebut .
Amanda yang sudah capek dari tadi menunggu memilih untuk menembus pintu kayu yang penuh dengan ukiran ada di hadapannya ini untuk masuk dan menemui Fiona, padahal Marvel sudah melarang Takutnya nanti jika mereka melakukan hal yang membuat wanita itu merasa tidak suka ya hasil akhir pasti bakalan marah-marah tidak jelas dan dirinya pula yang akan disalahkan.
" Siapa yang mengizinkan kamu untuk masuk ke dalam? semua ini harus melalui perintah dari saya kalau memang kamu tidak paham apapun lebih baik duduk tenang, kalau misalnya kamu terus-menerus mengambil keputusan sendiri maka saya yang merupakan pemimpin kamu ya jelas-jelas tidak dihargai sama sekali! "sarkas Marvel begitu kasar namun Amanda tidak peduli karena sekarang Wanita itu sudah masuk ke dalam ruangan di mana tempat Fiona berada dan dirinya sedikit tersenyum ketika wanita itu ternyata sedang melukis.
__ADS_1