RAJA DAN RATU

RAJA DAN RATU
Mundur


__ADS_3

Demian dan juga valero benar-benar mengerahkan tenaga mereka untuk bisa mengenyahkan orang-orang dari kerajaan Felicia agar tidak usah masuk sama sekali ke tempat mereka, dan terbukti sekarang keadaan gerbang dari istana kerajaan Edelweiss masih tetap terkunci rapat tidak ada yang masuk ataupun keluar karena mereka bertarung hanya di luar istana tersebut.


semuanya tidak ingin ada yang kalah mereka saling berusaha menjatuhkan lawan walaupun sebenarnya kerajaan Felicia dengan prajuritnya itu begitu kewalahan karena yang mereka hadapi bukanlah manusia yang bisa dipandang secara kasat mata, sebab yang ada di depan mereka ini benar-benar sangat mengerikan sampai-sampai membuat semua orang sedikit ketakutan karena seluruh tubuh dari prajurit kerajaan Edelweiss itu mengeluarkan api yang begitu terang sampai-sampai ketika ada orang yang mendekat pasti bakalan langsung disambar saat itu juga.


" Vallero, tolong jaga gerbang sebelah kiri jangan sampai mereka menggunakan kesempatan itu untuk masuk ke dalam! " perintah Damian sambil terus mengeluarkan suara yang begitu menggelegar membuat semua orang yang mendengar pasti akan merasa langsung bermasalah dengan pendengaran mereka dan terbukti saat ini Saraswati dan juga kakaknya yaitu Saulus begitu tidak mampu menahan semuanya dan akhirnya telinga Mereka pun mengeluarkan darah yang lumayan banyak karena mungkin ada masalah dengan gendang telinga.


Saulus sambil bertarung namun Berusaha tetap menjaga kewarasan maksudnya agar bisa menjaga supaya Viola tetap baik-baik saja karena tidak menutup kemungkinan wanita itu bakalan menjadi incaran selanjutnya, ya Meskipun sangat tidak masuk akal tetapi inilah kewaspadaan yang harus dijaga maka dari itu mereka tidak ingin melakukan sebuah kesalahan yang nantinya akan berakibat fatal.


Vallero melakukan seperti yang diperintahkan oleh Damian yang tadi karena Biar bagaimanapun mereka juga tidak boleh melupakan Sisi penting dari kerajaan itu jika tidak maka bisa ada timbul permasalahan yang lebih besar lagi, dan terlihat pasukan dari kerajaan Felicia yang berjumlah 10.000 orang itu sudah berkurang bukan setengah melainkan sudah 3/4 banyaknya karena memang lawan yang mereka hadapi ini adalah istilahnya seperti siluman yang bisa menjadi bayangan yang bisa menjadi binatang yang bisa menjadi angin dan juga bisa menjadi pohon serta bisa menjadi apapun.


kesulitan Hal itulah yang mereka hadapi dan Percayalah Viola sudah tidak mampu menahan ketika melihat prajuritnya jatuh satu persatu tanpa tahu sebenarnya siapa yang lawannya mereka hadapi, dan lebih parahnya lagi setelah para prajurit itu dihabisi selalu saja ada tanda bekas gigitan di leher mereka membuat wanita itu jelas saja murka karena memang sekarang mereka menghadapi vampir yang haus akan darah setiap saat.


Saulus dan juga Saraswati adiknya masih mencoba untuk bertahan dengan menggunakan setiap insting yang mereka punya untuk melumpuhkan setiap Lawan Mereka, namun balik lagi ketika mereka melukai vampir tersebut dengan kekuatan yang mereka miliki akan kembali luka yang tadi begitu membesar seperti tidak terjadi apapun bahkan tidak terlihat sedikit bekas luka yang baru saja di alami.


" makhluk apa yang sebenarnya sedang kita hadapi sekarang, kenapa mereka tidak bisa kita lihat tetapi setiap orang tiba-tiba di sekitar kita langsung jatuh begitu saja? "ujar saulus yang begitu tidak bisa menahan emosinya Ketika semua yang terjadi di hadapannya ini begini tiba-tiba dan juga sangat tidak masuk akal.

__ADS_1


" kita hadapi saja kalau memang sudah tidak mampu kita memilih untuk bertahan tetapi biar bagaimanapun kita harus bisa menemukan Ratu Viona, karena Percuma saja semua prajurit kita sudah berguguran satu persatu tetapi tidak bisa membawa pulang dirinya dan itu merupakan sebuah kesia-siaan yang pernah kita lakukan dalam hidup ," sahut Saraswati yang tetap pada pendiriannya kalau dirinya tidak akan pernah pergi sebelum bisa membawa pulang Ratu Viona baik dalam keadaan sehat maupun sakit dalam keadaan hidup ataupun mati karena itulah janjinya yang keluarkan saat sebelum dirinya pergi meninggalkan kerajaan Felicia untuk melakukan misi ini.


Saulus hanya bisa mengikuti apa yang diinginkan oleh adiknya itu karena memang sebagai seorang Panglima mereka pantang pulang sebelum menang, namun balik lagi terkadang tidak selamanya peperangan yang dilakukan harus mereka yang memenangkannya sekali-kali mereka akan Terpukul mundur seperti saat ini apalagi lawan yang mereka temukan bisa dibilang bukanlah lawan yang mudah.


Alexander dan juga Elvis kali ini berusaha untuk menemukan titik persembunyian dari Fiona sampai-sampai mereka tidak peduli dengan suara keributan di luar, sebab menurut Alexander dirinya harus bisa menemukan istrinya itu bagaimanapun caranya mungkin dengan begitu ia bakalan bisa memiliki kekuatan untuk bisa segera pergi dari tempat itu.


Alexander yang sudah tidak tahu lagi harus bagaimana akhirnya memilih untuk bermeditasi tepat di sebuah ruangan dan mulai membaca pergerakan di tempat itu, tubuhnya benar-benar merasa amarah yang amat sangat ketika tahu bahwa Marvel sudah membawa pergi Ratu Viona entah ke mana yang dirinya tahu kalau pria itu hanya pergi berdua dengan wanita itu dan setelah itu semuanya hilang lenyap seolah-olah ada portal yang sengaja malah menutup penglihatannya itu.


Alexander segera membuka matanya kemudian menatap lemas ke arah Elvis, dirinya berdiri begitu sempoyongan antara kecewa kemudian percaya dan tidak kalau dirinya sudah sedikit lagi akan bertemu dengan istrinya dan ternyata ruangan tempat dirinya duduk saat ini yang berhadapan langsung dengan sebuah pintu yang berwarna emas adalah tempat di mana istrinya pernah disekap di dalam situ.


" kita pergi dari sini karena Percuma saja kita berjuang dan juga bertarung jika hasil akhirnya istriku tetap sudah dibawa pergi oleh orang itu, Aku tidak akan pernah membiarkan dia lolos begitu saja dan membawa jantung hatiku karena aku akan menemukan kembali milikku sebab kami sudah merupakan satu kesatuan yang tidak akan pernah bisa terpisahkan lagi, " jelas Alexander lalu segera bangkit dan ketika sampai di depan dirinya langsung mengangkat pedangnya tinggi-tinggi memberikan kode kepada semua orang agar berhenti berkelahi karena menurutnya untuk aku berkelahi jika hasil akhirnya untuk bunuh diri dan orang yang ingin mereka cari pun sudah tidak ada di tempat.


" Berhenti! Jangan lakukan Apapun yang hanya akan membuat kalian Mati sia-sia di tempat ini di tengah tangannya para iblis, mereka sudah membawa pergi Viona dan lebih baik kita kembali untuk mencari jalan keluar yang paling baik untuk masalah ini! "perintah Alexander lalu segera pergi tetapi Viola langsung mencegah dirinya karena ia paling tidak suka ketika Alexander sudah berada di dalam Kenapa tidak mencari Fiona dan kenapa harus keluar setelah adiknya itu sudah dibawa pergi oleh siapapun yang dirinya tidak tahu sama sekali dan tidak pernah jumpai sebelum atau sesudahnya.


"Raja macam apa kamu ini sampai-sampai ketika sudah berada di dalam dan sedikit lagi menemukan istri kamu tetapi dilepaskan begitu saja dan membiarkan orang-orang itu membawanya, kamu harus sadar kalau Sebenarnya kamu suaminya itu yang harus lebih bertanggung jawab dengan keadaannya tetapi lihatlah sekarang kamu hidup sedangkan semua prajuritku mati hanya karena ingin mempertahankan apa yang sudah mereka yakini pantas untuk dipertahankan? jika tahu seperti begini Dari awal aku tidak akan pernah mengizinkan adikku menikah dengan pria pecundang seperti kamu, yang hanya bangga duduk di istana megahmu di atas hingga sana-mu tetapi orang lain dan dibuat menderita! "sarkas Viola yang begitu kasar dan dirinya juga tidak peduli kalau saat ini ia Tengah berbicara dengan orang yang paling penting di dunia dan juga paling penting di kerajaan Mariana yang rakyatnya berjumlah jutaan orang dan memiliki wilayah yang paling terluas mengalahkan Felicia yang sebenarnya merupakan kerajaan yang besar tetapi tidak terlalu luas wilayahnya.

__ADS_1


Elvis merasa tidak terima ketika rajanya diperlakukan seperti itu maka dari itu ia ingin Menghadang perkataan Viola yang sambil menunjuk ke arah Alexander itu, dirinya sudah berjuang dan juga bagaimana perjuangan dari Alexander ia sudah melihatnya dengan begitu baik tetapi bukannya mendapat penghargaan atau ucapan apalah yang bisa membuat dirinya kuat Tetapi malah mencaci makinya seperti manusia yang tidak berguna.


" Biarkan saja dan jangan mengganggu kami alvis, di sini aku yang salah dan aku pantas diperlakukan seperti itu kalau saja aku tidak tertipu dan bisa menjaga istriku dengan baik mungkin semua orang sekarang tidak mungkin mati sia-sia begini pasti mereka Tengah bergembira dengan anak serta istri mereka di rumah! "ujar Alexander yang menatap nanar kehamparan manusia yang terkena dampak bernyawa dengan wajah mereka yang sudah menghitam semuanya seperti baru saja menjadi korban kebakaran padahal sebenarnya bukan itu karena kelakuan para siluman vampir yang tidak punya hati nurani itu.


"kamu sadar diri dan lebih baik kamu pergi dari sini serta Jangan menghalangi kami untuk bisa menembus gerbang itu dan juga menemui Viona serta membawanya kembali ke kerajaan Felicia, tidak peduli Mau kamu adalah suaminya atau bukan tetapi bagi kami yang terpenting adalah Putri kerajaan kami itu selamat dan juga tidak pernah berhubungan dengan orang pecundang seperti kalian, "Viola masih tetap pada pendiriannya dan tetap seperti itu Sampai kapanpun Terserah mau mengetahui dirinya sebagai wanita yang keras kepala pun suka-suka mereka.


" aku sudah katakan kalau dia tidak ada di dalam sebab sudah dibawa pergi oleh siluman itu, lebih baik aku minta dengan sangat Tolong kembalilah karena aku sebagai suaminya rela datang ke sini menyerahkan nyawaku hanya untuk bertemu dengan istriku Tetapi dia memang tidak ada di dalam kalau tidak percaya silakan memastikan secara langsung! "perintah Alexander.


Saulus segera berlari ke arah Viola karena memang mereka sudah tidak mampu bertahan lagi sebab tersisa pasukan mereka hanya 100 orang dan itu pun sudah kehabisan tenaga, maka dari itu Viola memberikan instruksi agar mereka mundur karena sepertinya apa yang dikatakan oleh Alexander itu juga tidak ada yang salah Soalnya pria itu kan dari dalam kalau misalnya ada Fiona pasti dia bakalan membawa pulang.


"dasar pria tidak berguna datang ke tempat ini jauh-jauh bukannya menyelamatkan istri sendiri malah menjadi tahanan, kalau tahu seperti begini lebih baik kamu tidak usah datang sama sekali pergi Pimpin kerajaan kamu dan kumpul para pecundang lebih banyak lagi supaya mereka rela memberikan istri mereka sebagai jaminan demi kerajaan mereka tetap aman dan juga nyaman! "sinis Viola lalu segera pergi dari situ didampingi oleh saulus dan juga Saraswati serta para prajurit yang tersisa begitu pula dengan Alexander dan juga Elvis yang mengikuti mereka dari belakang karena saulus juga menyediakan kereta kuda bagi mereka berdua soalnya Biar bagaimanapun Alexander itu adalah seorang raja yang patutnya dihormati kalau soal perkaranya dengan Viola yaitu urusan mereka berdua.


Alexander menatap ke arah Istana Kerajaan Edelweiss yang begitu megah di mana beberapa saat lamanya istrinya ditahan di tempat itu, dan beberapa minggu ya ditahan di situ ternyata istrinya juga berada di tempat yang sama namun berbeda ruangan serta melihat langit yang sama bangunan yang sama Dan intinya mereka sama-sama diperintah oleh orang yang menurut Alexander sangat menyebalkan dan juga ia benar-benar berjanji akan menghabisi pria itu ketika bertemu dengannya suatu saat nanti.


" Maafkan saya yang mulia Raja, karena tidak bisa membawa Ratu Viona pulang bersama kita hari ini! akan tetapi saya berjanji suatu saat nanti akan kembali ke sini dan juga akan memastikan kalau dia pulang dalam keadaan selamat tanpa kekurangan apapun, ini adalah perjalanan terburuk selama Saya mengabdi menjadi panglima dari kerajaan Mariana karena pulang dengan membawa malu dan juga kekalahan serta tidak ada satu prajuritmu yang tersisa! "ujar Elvis sambil menundukkan kepalanya sebab dirinya benar-benar merasa bersalah hanya bersyukur karena Alexander dalam keadaan baik-baik saja kalau tidak antarasa bersalahnya bakalan di bawahnya Sampai kapan karena akan Membekas dan juga tidak akan pernah lupa dari ingatannya.

__ADS_1


" kamu sabar saja dan Tunggu saja sampai kita siap karena aku pasti akan kembali untuk menemukan istriku dan tidak akan pernah membiarkan dia berada di tempat ini sampai kapanpun, mulai besok siapkan tenaga kalian per dalam kan ilmu pedang serta ilmu telepati yang kalian miliki karena lawan yang kita hadapi ini adalah makhluk tak kasat mata yang bisa merubah bentuk sesuai dengan keinginan mereka tanpa kita sadari sama sekali! "perintah Alexander yang memilih untuk memejamkan matanya berharap Ketika nanti ia tertidur dalam mimpinya istrinya datang kemudian tersenyum kepadanya serta dirinya bisa memegang pipi wanita itu dan memastikan kalau keadaannya baik-baik saja serta tidak terjadi apapun yang tidak diinginkan.


__ADS_2