RAJA DAN RATU

RAJA DAN RATU
Bahagia,Nak!


__ADS_3

Adriano pagi-pagi sekali sudah bangun ketika mendengar ada keributan di luar dan Sebenarnya bukan keributan karena orang bertengkar melainkan mungkin prajurit yang berjaga dari semalam, dirinya hanya ingin memastikan saja Apakah semuanya dalam keadaan baik-baik saja atau mungkin mereka memerlukan sesuatu yang tentu saja dirinya harus bisa menyiapkan semua itu.


Tetapi sebelum itu raja dari kerajaan Felicia itu pergi ke bagian dapur umum untuk menyuruh mereka menyiapkan sarapan untuk semua orang yang berjaga dari tadi malam, karena dirinya yakin mereka pasti membutuhkan hal itu dibagi begini apalagi kalau bisa dibilang semalaman mereka berada di ruangan terbuka jadi otomatis terkena Angin Malam membuat Semua orang pasti akan merasakan yang namanya kelaparan.


" Kalian tolong siapkan sarapan pagi untuk semua prajurit di sana Dan juga Kalau bisa dalam porsi yang besar dan juga jumlah yang banyak, apapun yang hangat berikan saja untuk mereka Jangan mengeluh apalagi mencoba untuk mengeluarkan kata-kata karena mereka itu adalah orang-orang yang berjasa yang bisa memastikan keadaan kalian selalu baik-baik saja," ujar Adriano yang sebenarnya hanya mewaspadai saja takutnya jangan sampai nanti mereka semua bakalan berkomentar Padahal kalau bisa dibilang Tentu saja Ini adalah pekerjaan mereka Ya tentu saja tidak mungkin mereka akan menolak apalagi mencoba untuk banyak berbicara.


Semua orang di sana langsung melakukan seperti yang diperintahkan oleh Adriano tadi soalnya biar bagaimanapun segala macam perintah dari pria itu merupakan suatu hal yang mutlak dilakukan, sebab Ia bagaimanapun tentu saja mereka harus lebih menghormati setiap perkataan yang dikeluarkan karena ini merupakan sebuah hal yang sangat penting.


" Raja selalu seperti itu memperhatikan segala macam kebutuhan rakyatnya tanpa terkecuali, Padahal kalau bisa dibilang masalah kerajaan sekarang itu lebih penting dan juga lebih rumit hanya saja dia memilih untuk sedikit mengabaikan demi kenyamanan seluruh rakyat yang ada di bawah pemerintahannya, " ujar salah satu dari mereka yang ada di tempat itu.


Semua orang menganggukan kepala pertanda bahwa apa yang dikatakan itu memang benar-benar terjadi, hanya saja balik lagi Apapun yang terjadi kedepannya mereka tidak bisa sedikit saja mengakui apa yang sudah dilakukan dan dengan begitu mungkin nantinya tidak akan pernah berpengaruh pada apapun yang ada di sekitar.


Adriano yang melihat Viola duduk bersama dengan prajurit yang lain hanya bisa tersenyum ketika melihat kepedulian anaknya itu, Padahal kalau bisa dibilang ini semua akan merupakan tugas dari para prajurit jadi otomatis Viola bisa beristirahat dengan tenang tanpa harus peduli dengan segala macam urusan di luar yang tidak ada kepentingan dan juga berkaitan dengannya.


Viola menghampiri ayahnya yang entah mengapa membuat dirinya tidak suka ketika melihat pria itu keluar dari istana di pagi-pagi seperti ini, Padahal keadaan di luar istana itu sangat dingin dan otomatis nantinya akan berpengaruh pada kesehatan makanya Viola tidak ingin melihat Adriano mengambil risiko.

__ADS_1


Wanita itu bukan tidak ingin maksudnya ayahnya itu terlalu ikut campur dalam segala hal yang sudah dipegang olehnya, namun dirinya hanya tidak ingin jangan sampai nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan tentu saja akan membuat pria itu bakalan mengalami hal yang merugikan bagi diri sendiri dan juga semua orang yang ada di sekitarnya.


" Ayah, kenapa harus muncul di jam seperti ini? Padahal Tahu sendiri kan, Kalau di luar ini sebenarnya sangat dingin? "tanya Viola dengan nada bicaranya yang sedikit Ketus soalnya mau bagaimana lagi dirinya tidak ingin membiarkan orang-orang terdekatnya itu kenapa-napa hanya karena sikapnya harus tahu dan juga tidak pedulian ditunjukkan.


" ayahmu ini memang kelihatan tua tapi fisiknya masih menjamin dirinya untuk begadang selama satu bulan penuh, jadi tenang saja karena apapun yang terjadi tujuan ayah datang ke sini itu hanya untuk memastikan kalian dalam keadaan baik-baik saja setelah semalaman tidak tidur. "Adriano tahu jika apa yang dikatakan olehnya tentu saja akan membuat Viola merasa emosi hanya saja tidak mungkin kan harus serius terus?


" Jangan berbicara sesuatu hal yang Hanya mengundang emosi, ayolah kembali karena sepertinya tidak lama lagi Bakalan waktu sarapan!" ajak Viola karena sebenarnya dirinya punya sesuatu hal yang penting yang harus ditunjukkan kepada kedua orang tuanya dan juga adiknya itu karena tentunya ini adalah hal yang sama ditunggu Mereka selama bertahun-tahun.


Adriano masih harus bertemu dengan Matteo dan juga penjaga gerbang yang lain karena dirinya harus bisa memastikan apa yang terjadi di luar sana, kalau memang belum ada pergerakan Ya tentu saja dirinya Akan mengirim beberapa mata-mata untuk memantau pergerakan di kerajaan Mariana agar bisa Maksudnya mencari celah biar dapat membawa pulang Fiona.


" itu semua sudah diurus nanti tinggal didengar keputusannya Seperti apa dan lebih baik sekarang kita kembali karena aku yakin ibunda pasti sedang menunggu, lagian aku yakin apa yang akan aku tunjukkan nantinya akan membuat Ayah berubah pikiran dan tidak akan repot dengan urusan orang-orang di luar selagi kita masih bisa bertahan dan juga para prajurit masih mendukung kenyamanan dan juga keamanan para rakyat dari kerajaan Felicia ini." Viola mengatakan semua itu secara ambigu membuat pria yang berstatus sebagai ayahnya itu menatap heran ke arah anaknya namun tetap saja tidak mendapatkan jawaban.


Saraswati hanya menggelengkan kepalanya ketika melihat Sikap yang ditunjukkan oleh Viona yang terkesan menutupi keberadaan Viona di tempat itu, padahal dirinya sebagai rakyat biasa sebelum berani melakukan hal itu namun lain cerita kalau soal Viola sebab dirinya merupakan orang yang pantas dan juga masuk akal kalau sampai mengerjai dan juga menipu kedua orang tuanya.


" Terserah kamu saja yang penting Intinya jangan sampai membuat kita terlalu terlena dengan keadaan sampai lupa kalau sebenarnya Ada hal penting yang sedang menunggu, nanti kalau masuk ke dalam terus ibundamu bertanya-tanya kamu yang harus menjelaskan kepadanya karena Ayah tidak bertanggung jawab dengan semuanya, " jelas Adriano dan Viola mengacungkan kedua jempolnya pertanda dirinya tidak masalah jika harus adu argumen dengan orang tuanya itu yang penting intinya mereka harus tetap ada di dalam istana dan juga dalam keadaan sehat walafiat serta tidak kekurangan apapun.

__ADS_1


pagi ini semua orang sudah berkumpul di meja makan di mana ada Raja dan Ratu, Putri Nomor 1 dan juga nomor 3 dari kerajaan Felicia serta para menteri juga ikut hadir di tempat itu dan Viola juga menyuruh Juru Masak dari istana untuk menyiapkan semua makanan kesukaan Viona tanpa terkecuali membuat Miranda benar-benar merasa sesak di dadanya ketika melihat semua makanan yang ada di hadapannya ini.


Adriano juga sedikit merasa tidak nyaman ketika melihat apa yang tersajikan sebab tentunya orang yang sengaja menyajikan ini ingin mengingatkan mereka kepada Viona , kalau anaknya itu dalam keadaan baik-baik saja tidak masalah tapi kalau misalnya keadaannya seperti ini yang ada itu bakalan menimbulkan begitu banyak masalah sebab orang tentu saja bakal berpikir yang tidak-tidak.


" Siapa yang menyuruh kalian menyiapkan semua makanan ini? selama ini sudah saya katakan berulang kali jangan pernah melakukan hal ini karena anakku itu masih dalam keadaan baik-baik saja di luar sana, kita bukan sedang mengenangnya ataupun mencoba untuk selalu mengingatnya jadi otomatis hanya akan membuat dia kesulitan nantinya, " protes Miranda dengan wajahnya penuh kekecewaan membuat Viola menghela nafasnya kasar karena seperti inilah yang paling tidak disukai dari Miranda selalu saja mengambil sebuah kesimpulan dengan apa yang dilakukannya tanpa bertanya dulu kemudian tanpa memastikan dulu ada apa-apa selalu saja langsung menggunakan perasaan dan juga langsung bersedih seolah-olah dirinya merupakan anak yang paling tega dengan orang tuanya.


" ya Bunda, aku mohon jangan berlebihan begini responnya karena ini semua juga demi menyambut yang paling penting yang sedang kalian Tunggu selama ini! " ujar Viola yang sudah merasa capek jika nanti hasil akhirnya dirinya harus selalu saja disalahkan dengan apa yang dilakukan olehnya.


Adriano menghembuskan nafasnya kasar saat mendengar penjelasan yang diberikan oleh Viola tadi, pada seharusnya Gadis itu sadar mau bagaimanapun yang terjadi tetap saja saat ini Viona tidak berada di tempat.


" Kamu tahu kan Viona sekarang ada di mana , jadi jangan mengatakan sesuatu hal yang tidak masuk akal! Kalau Adik kamu sudah kembali dan kita merayakannya Ya tidak masalah, tetapi sekarang keadaannya bagaimana saja kita tidak tahu dan juga...


" Ya ampun Astaga kalian menyiapkan semua ini untukku? Wah Kakak kamu memang paling terbaik, dan aku akui ini semua sangat aku rindukan selama berada di tempatnya orang, " teriak Viona antusias sampai-sampai tidak peduli kalau semua orang telah berkumpul di tempat itu dan juga menatap tak percaya ke arahnya.


Adriano dan juga Miranda langsung berdiri menghampiri Putri mereka itu sebab ini benar-benar hal yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya, dan tentu saja mereka ingin memastikan secara langsung Apakah benar orang yang ada di hadapan mereka ini merupakan Fiona dan bukannya orang lain yang hanya mirip atau mungkin karena terlalu saking merindukan anak mereka itu sampai saudara sesuatu yang berada di dekat mereka pun rasa-rasanya begitu sama.

__ADS_1


" ini kamu Fiona, anakku? kalau memang kamu artinya kebahagiaan ibunda sudah kembali, karena selama ini Bunda benar-benar tidak tahu lagi harus bagaimana agar kamu kembali dan juga tidak usah pergi lagi? "ujar Miranda sambil tersenyum sekaligus menangis karena bahagia jika sampai yang ada di hadapannya ini bukanlah ilusi.


__ADS_2