
raja dari kerajaan Felicia sepertinya tidak bisa menunggu lebih lama lagi agar maksudnya raja dari kerajaan edelweis bisa mengembalikan anak mereka yaitu Ratu Viona, Sebab mereka sepertinya tidak bisa terus-menerus hidup dalam ketakutan kemudian dengan sesuatu yang tidak pasti sehingga membiarkan orang lain menyakiti keluarga mereka sampai seperti ini.
Apalagi Raja Adriano sudah tidak sanggup lagi ketika melihat tubuh istri nya yang semakin kesini semakin kurus,karena terlalu banyak memendam beban pikiran akibat merindukan putri nomor duanya dan juga tidak tahu kapan akan kembali pulang.
Sebagai seorang wanita sekaligus orang yang sudah melahirkan Fiona Tentu saja tidak bisa dibilang bahwa keadaannya sekarang itu baik-baik saja, wanita itu tentunya pasti sudah tidak sanggup lagi untuk menjalani semua yang tanpa kepastian seperti begini maka dari itu ia memilih untuk membujuk suaminya maksudnya agar mau menemani dirinya kembali ke kerajaan edelweis agar bisa berbicara dengan Marvel Selain itu ia sudah tidak peduli lagi dengan segala macam konsekuensi yang bakalan didapatkannya nanti.
" suamiku, aku mohon izinkan aku untuk mengikuti kalian kembali ke kerajaan Vampir itu karena aku ingin berbicara secara langsung kepada rajanya supaya mungkin dengan begitu dia mau mengijinkan aku agar bisa melihat anakku walau hanya sebentar saja untuk memastikan keadaannya Apakah baik-baik saja atau tidak? "bujuk Miranda sambil berlutut membuat Adriano benar-benar tidak tega dengan keadaan istrinya saat ini.
Adriano tentu saja merasa bingung harus memberikan jawaban apa untuk istrinya saat ini, maksudnya biar mereka tidak ada kesalahpahaman yang terjadi secara terus-menerus sebab jika tidak mengapa bisa dipastikan ini semua bakalan berakibat fatal karena tidak ada sesuatu yang sangat seimbang sebuah Miranda memang selama beberapa minggu ini terlihat sudah mulai menunjukkan sikap keras kepalanya Dan ini semua dimaklumi oleh siapapun yang ada di tempat itu bahwa Miranda benar-benar sangat menginginkan bertemu dengan putrinya yaitu Ratu Fiona.
" istriku, Maafkan aku bukan tidak ingin membawa kamu ke sana untuk bertemu dengan anak kita, tetapi yang aku inginkan yaitu Kamu paham kalau sebenarnya perjalanan ini nantinya semakin beresiko kalau misalnya dibiarkan terus-menerus! Apapun Yang Terjadi ke depannya dan bagaimanapun masalah yang kita hadapi nantinya, tentu saja kamu harus mengerti bahwa aku sebagai seorang suami juga sedang berusaha agar Bagaimana caranya biar bisa segera bertemu dengan anak kita itu. "Adriano tentu saja tidak ingin mengambil resiko Dengan mengatakan hal-hal yang sangat tidak masuk akal dan berakibat fatal dengan kesehatan yang dialami oleh Miranda nantinya sebab sekarang saja Wanita itu sudah sangat tidak berdaya.
Miranda tertawa saat mendengar jawaban yang diberikan oleh suaminya itu sebab menurutnya kalau jawaban seperti itu terus-menerus yang didengarnya ya sama saja bohong kan, harusnya pria itu sadar dirinya hanya ingin bertemu dengan anaknya tidak lebih dari itu kalau misalnya ia tidak peduli dengan bagaimana untuk apa juga meminta hal seperti ini tetapi sangat tidak masuk akal kalau misalnya seorang ibu yang memilih untuk mengabaikan anak-anak begitu saja ya sama saja dengan dirinya merupakan seorang wanita yang sangat tidak bertanggung jawab dan seorang ibu yang sangat tidak peka dengan perasaan anaknya sendiri pokoknya intinya lah yang sangat tidak bagus.
wanita itu terlihat langsung memalingkan wajahnya ke arah lain apalagi saat suaminya itu memberikan obat yang berasal dari tabib kerajaan yang selama ini sudah dipercaya bisa menyembuhkan segala macam sakit penyakit yang dialami mereka, itu merasa Percuma saja meminum segala macam ramuan jika hasil akhirnya tetap saja dirinya hidup tanpa kepastian untuk bertemu dengan anaknya ya lebih baik tidak usah sama sekali.
__ADS_1
" Sayang, aku mohon tolong minum lah ini karena aku tidak tega kalau melihat kamu terus-menerus sakit seperti ini tanpa ada kepastian untuk Kapan sembuhnya! "bujuk Adriano tetapi Miranda langsung menghempaskan mangkok berisi ramuan itu ke bawah lantai sehingga benda itu pun terpecah menjadi beberapa keping.
Prang...
semua orang yang ada dalam ruangan itu benar-benar terkejut ketika melihat ratu mereka tiba-tiba berubah menjadi pribadi yang sangat berbeda dibandingkan sebelumnya, karena sebelumnya Miranda itu merupakan seorang wanita sekaligus ratu dan juga pendamping dari Raja mereka yang bersikap sangat baik kemudian manis serta tidak pernah maksudnya memusuhi orang lain apalagi mencoba bersikap kasar sehingga terkesan seperti tidak menghormati suaminya sendiri yang selama ini dikenal sebagai seorang raja yang sangat Setia berbeda dengan raja-raja yang lain yang memiliki begitu banyak gundik kemudian selir.
" Aku tidak ingin minuman apapun baik untuk mengobatiku baik untuk menyegarkanku ataupun membuat aku tetap bertahan hidup, kalian itu tidak ada yang mengerti keadaanku tidak pernah mengerti dengan keinginanku padahal yang aku inginkan itu hanya sederhana saja yaitu bertemu dengan anakku secara langsung. "Miranda berteriak histeris membuat suaminya sudah tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana karena ya respon wanita itu semakin hari semakin sedikit berbeda daripada awal-awal ketika Fiona pergi karena waktu itu terlihat Miranda lebih berusaha untuk tetap tegar karena mungkin ada Viola dan juga Yola yang selalu mendampinginya tetapi sekarang kan begitu berbeda sebab Viola sedang menemani Saraswati dan juga saulus untuk menghancurkan Kerajaan Valeria yang mencari masalah lagi.
" Bisakah kalian semua yang ada di sini keluar sebentar karena ada hal penting yang ingin aku dan istriku bicarakan sekarang, usahakan apapun yang kalian lihat di dalam sini tidak boleh terbocor sampai keluar karena kalian akan tahu sendiri akibat yang dihasilkan kalau sampai mencoba untuk membantah dan juga tetap melanggar perintah yang sudah aku berikan secara langsung! "perintah Raja Adriano sebab dirinya tidak ingin nantinya istrinya itu dicap sebagai seorang Ratu yang arogan serta tidak pernah maksudnya berterima kasih dengan apa yang sudah didapatkannya di kerajaan Felicia.
" istriku, katakan semua yang kamu inginkan tanpa terkecuali Lalu setelah itu kita berdua juga yang harus memikirkan jalan keluar yang terbaik untuk masalah ini! "perintah Raja Adriano dengan raut wajahnya yang serius karena Biar bagaimanapun masalah ini serius tidak boleh dianggap bercanda kemudian tidak boleh dianggap main-main karena segala sesuatu dalam kehidupan itu ada dibagi menjadi beberapa bagian.
ketika kita ditempatkan pada dua pilihan ya Otomatis kita harus tahu mana yang menjadi prioritas dan mana yang bisa dilakukan setelah prioritas itu sudah didahulukan, tetapi jangan lupakan juga bahwa sesuatu yang hanya perlu dilakukan itu juga merupakan sebuah hal yang saling berkesinambungan agar hidup tetap berjalan sesuai dengan keinginan.
Miranda menghela nafasnya kasar ketika mendengar permintaan yang dilontarkan oleh suaminya itu karena sebenarnya tidak ada yang salah juga sih, bahwa dirinya juga harus lebih mengedepankan Yang namanya perasaan orang lain dibandingkan perasaanmu sendiri namun balik lagi ketika perasaan itu sudah sedikit menipis karena kegalauan serta kegelisahan hatinya membuat wanita itu sudah lupa Bagaimana caranya untuk bahagia kemudian Bagaimana caranya agar tetap baik-baik saja serta mungkin tidak terlalu terpaku pada sebuah masalah yang tidak akan pernah ada ujungnya jika dirinya terus-menerus egois serta tidak mencerna sebuah kehidupan dengan begitu baik.
__ADS_1
" Aku hanya ingin bertemu dengan anakku selebihnya tidak ada lagi, kalau memang kalian tidak sanggup melakukannya Ya sudah aku bakalan pergi sendiri Setelah menunggu Viola kembali karena dia adalah orang yang tahu jalan menuju ke kerajaan edelweis! jika Paduka Raja berpikir bahwa aku adalah seorang istri pembangkang maka aku minta maaf karena dari awal aku tidak pernah berpikiran ke arah situ, Ini murni aku lakukan hanya untuk maksudnya bisa melihat kembali anakku bisa memeluk dan menggapainya lagi karena sebagai seorang ibu aku tidak ikhlas ketika dia ditahan seperti itu hanya karena sebuah perjanjian yang tidak pernah aku lakukan dengan siapapun sebelumnya! "jelas Miranda dengan air mata yang terus mengalir namun wanita itu membiarkannya begitu saja tidak ada isak tangis di mulutnya karena menurutnya sudah capek harus menangis jika air matanya tidak bisa membuat dirinya bisa bertemu dengan anaknya kembali.
Adriano merasa telah gagal menjadi seorang raja karena tidak bisa melindungi rakyatnya kemudian merasa gagal menjadi seorang ayah karena tidak bisa melindungi putrinya dan juga gagal menjadi seorang suami karena tidak bisa melindungi serta membahagiakan istrinya sendiri, wanita yang dulu terlihat begitu sehat dengan wajah cantik dan juga Lesung pipinya itu serta tingkahnya yang begitu agresif terlihat sudah berbeda dalam satu tahun terakhir ini saat anak mereka mulai diambil oleh orang lain.
Adriano tentu saja tidak menampik bahwa dirinya juga sebenarnya sangat merindukan anaknya itu dengan amat sangat, karena setiap anaknya itu memiliki karakter yang sangat berbeda, jika Viola merupakan seorang pribadi yang lebih memilih cuek tetapi peduli maka berbeda dengan Yola yang jelas-jelas merupakan seorang gadis manja dan hobinya Ya hanya menikmati dunianya yaitu belajar seni kemudian menata istana tersebut agar lebih indah dan berbeda juga dengan Fiona yang merupakan seorang rekan bicara yang sangat pas untuk diajak berkomunikasi serta mencari sebuah solusi dalam sebuah masalah yang dihadapi oleh kerajaan karena Fiona itu memiliki Pemikiran yang sangat luas kemudian otak yang sangat cerdas serta gaya pemilihan bahasanya yang tidak terlalu berat serta tidak terlalu menyinggung perasaan orang lain.
" Maafkan aku istriku karena tidak sanggup melindungi kalian semua sehingga membuat masalah ini langsung menghadapi keluarga kita, coba saja dulu kalau aku tidak menerima pinangan dari keluarga Kerajaan Mariana tentu saja anak kita itu masih tetap berada di sini hanya karena aku egois ingin membesarkan nama Felicia makanya mau tidak mau mengorbankan kebahagiaan anak yang tidak tahu apapun yang tidak tahu bahwa dirinya dan juga kebahagiaannya serta segalanya sedang digadai oleh kerajaan Mariana itu, "ujar Adriano yang benar-benar merasa bersalah dengan apa yang menimpa anaknya kini namun balik lagi tidak mungkin kan harus memperbaiki semuanya jika semua sudah terjadi maka lebih baik ya seperti begini saja berusaha untuk tetap tenang namun tetap mengambil tindakan yang paling tepat.
miranda tidak menyahut apalagi membantah karena menurutnya ini semua perkataan itu sudah berulang kali terjadi dan menurutnya sudah tidak mempan dan juga tidak ada bagusnya lagi dan juga percuma bisa dibilang, jadi lebih baik ya seperti begini saja menjalani semuanya dengan begitu baik tanpa ada kendala dan juga tanpa ada rasa bersalah.
" Apakah kita benar-benar tidak bisa pergi ke kerajaan itu, sekedar hanya untuk memastikan keadaan anakku Apakah dia baik-baik saja atau tidak? "tanya Miranda lagi sekedar memastikan Apakah suaminya itu sudah berubah pikiran dibandingkan pembicaraan mereka tadi.
Adriano menganggukan kepala pertanda dirinya mengiyakan keinginan istrinya sebab menurutnya tidak ada yang salah juga kan, kalau misalnya mengikuti kemauannya sekedar untuk memastikan keadaan anak mereka ya memang harus dilakukan jika tidak bisa dipastikan nantinya istrinya itu tidak akan tetap tenang dalam hidupnya dan takutnya jangan sampai dirinya yang akan menyesal suatu saat nanti ketika terlambat mengikuti keinginan dari wanita itu.
Miranda tersenyum samar ketika akhirnya suaminya itu mengikuti keinginannya mungkin dengan begini kerinduannya serta pemikirannya dan cemasnya itu bakalan tergantikan dengan sesuatu yang berbeda, namun balik lagi itu juga tergantung dari rasa belas kasih dari Marvel yang jelas-jelas merupakan keturunan vampir dan Percayalah kalau Vampir itu sudah tidak punya yang namanya hati nurani serta belas kasihan maka dari itu berdoa saja semoga anak mereka dalam keadaan baik-baik saja tidak terjadi apapun serta tidak terjadi hal-hal yang merugikan Fiona karena Biar bagaimanapun hidup di tengah para iblis itu tidak menjamin bahwa hidup seseorang itu bakalan tetap ada di dalam jiwanya.
__ADS_1
" hanya saja permintaan dariku kalau misalnya sampai di sana dan melihat sesuatu yang berbeda Tolong jangan banyak membantah, apalagi mencoba untuk bersikap yang tidak-tidak yang pada akhirnya akan membuat kamu kenapa-napa soalnya ini semakin ke sini masalahnya semakin rumit ketika orang Vampir itu susah diajak kompromi maka di saat itu pula kesabaran kita bakalan selalu diuji! "bujuk Adriano sebab Biar bagaimanapun dirinya tidak ingin mengambil resiko yang begitu besar dalam hidupnya kemudian tidak ingin terjadi hal-hal yang sangat merugikan hanya karena apa yang terjadi ini sudah sangat tidak jelas dan hanya akan merugikan siapapun yang selalu saja mencoba mendapatkan keadilan.