
Ratu Fiona Tentu saja tidak bisa mengabulkan perkataan dari Marvel tadi karena benar-benar membuat dirinya kebingungan harus mengeluarkan bahasa seperti apa, karena sejatinya dirinya berada di tempat ini atas kemauannya Marvel bukan karena keinginannya sendiri jadi sangat tidak masuk akal kalau misalnya ya begitu terlihat antusias menerima semua yang terjadi.
" Aku tahu kamu pasti bakalan tersinggung ketika aku mengatakan kalau aku ingin pulang, karena keluargaku bukan di sini hidupku bukan di sini dan Intinya kita berbeda tidak akan pernah satu dan juga tidak akan pernah bisa disatukan apapun keadaannya dan apapun nantinya masa yang akan kita lewati ke depannya! Jadi kalau misalnya aku mau minta tolong kepada kamu agar memulangkan aku rasa-rasanya juga Sepertinya kamu tidak akan pernah mau melakukannya, maka dari itu aku mohon tolong jangan mengatakan sesuatu hal yang tidak akan pernah bisa aku tahu akan mampu menepatinya atau tidak! " ujar Viona membuat Marvel terdiam karena memang Sebenarnya ya seperti itu kita tidak mungkin memaksakan kehendak atau orang lain sama pemikiran dengan kita.
Marvel menjauhkan tubuhnya dari Fiona kemudian mengusap pelan wajah wanita itu sambil berusaha untuk tetap tersenyum meskipun ada rasa kecewa di dalamnya, kalaupun sekarang Fiona belum meminta pulang itu merupakan keajaiban baginya maka dari itu ia harus menggunakan kesempatan itu sebaik mungkin.
" Kamu tidak akan pernah meninggalkanku kan jika tahu apa yang aku lakukan di luar sana Dan juga tahu kalau aku sebenarnya merupakan kejahatan yang paling besar di dunia ini, Kamu tidak akan pernah meninggalkan aku ketika tahu bahwa aku sudah melakukan sesuatu yang membuat kamu marah dan juga merasa tidak nyaman serta akhirnya sangat membenciku? "tanya Marvel lirik meskipun dirinya tidak mempunyai hati yang hidup dan juga jantung yang ada namun percayalah dirinya terlihat begitu rapuh ketika berurusan dengan yang namanya Fiona biasa kuat dan juga tidak terpengaruh oleh apapun langsung seketika menjadi seseorang yang benar-benar sepertinya tidak peduli jika dianggap pria janin dan juga tidak punya rasa malu,
Ratu Viona hanya tersenyum saja menanggapi apa yang dikatakan oleh Marvel karena dari awal dirinya tidak ingin memberikan janji yang akhirnya nanti mungkin tidak akan pernah bisa ia tepati, maka dari itu lebih baik seperti ini saja menjalani semuanya dengan rasa aman dan juga nyaman serta nanti kalau memang sudah merasa lelah tidak mampu bertahan lagi maka ia akan memilih untuk pergi.
"aku bukan Tuhan yang bisa saja mengambil satu keputusan dan tidak akan pernah berubah pikiran lagi, aku hanya manusia biasa yang intinya mungkin suatu saat aku bakalan pergi meninggalkan kamu atau mungkin aku bakalan mati lebih dulu karena tahu kan jiwa manusia itu tidak akan pernah Abadi? "jelas Fiona membuat Marvel benar-benar merasa nafasnya itu rasanya begitu sesak di dalam dada seolah-olah Perkataan wanita itu benar-benar akan terjadi saat ini juga.
amanda berusaha untuk tidak menangis karena sejatinya bangsa vampir itu bukanlah sosok yang cengeng yang hanya mengandalkan air mata dibandingkan kekuatan, mereka tidak punya rasa belas kasihan Sebab mereka hidup dari membunuh orang hanya saja bersyukur selama beberapa tahun belakangan ini Marvel selalu membujuk mereka menegaskan kepada mereka agar jangan menghabisi nyawa manusia dan lebih baik melakukan perburuan soalnya kan sama-sama memiliki darah.
" kalian itu kenapa sih dari tadi menciptakan suasana yang melankolis sampai-sampai membuat aku bingung harus meresponnya seperti apa, tolong ya hentikan kebiasaan kalian seperti itu yang hanya membuat orang lain merasa bingung harus menghadapi suasana seperti ini tuh harus kayak bagaimana! " bujuk Amanda membuat Fiona hanya tersenyum.
" Tolong jangan banyak berbicara lagi karena aku sudah tidak mampu untuk mendengarkan setiap perkataan yang kalian lontarkan hari ini, tetapi intinya aku sangat berterima kasih karena kalian selalu ada untukku dan tidak pernah meninggalkanku meskipun Terkadang manusia satu ini selalu saja bersikap kasar yang tidak terduga! "omel Viona sambil menatap sinis ke arah Marvel yang terlihat begitu bahagia karena akhirnya wanita itu mau mulai mengekspresikan dirinya sendiri seperti bagaimana.
" ikhlas kalau kamu mau menghukumku dengan cara apapun dan juga ikhlas Jika kamu ingin memarahiku dari sekarang sampai selama-lamanya, Bahkan aku akan melatih telingaku untuk selalu siap mendengar omelan kamu setiap saat Dan juga mungkin dengan begitu akan membuat kamu merasa puas dan juga nyaman tetap tinggal di sini? "jelas Marvel Sambil tertawa membuat Fiona memilih untuk pergi duduk kembali di tempat tidur yang sudah disediakan oleh pria yaitu.
__ADS_1
" Oh ya Amanda kamu kemarin seharian menghilang Memangnya kamu udah di mana, dan hari ini juga lebih parahnya lagi suasana yang biasanya ramai oleh suara burung kelelawar kok tiba-tiba menghilang begitu saja? "tanya Viona yang akhirnya sadar tentang perubahan di tempat itu ketika dirinya sedang sendirian dalam ruangan sebab Marcel sengaja menguncinya.
Marvel dan juga Amanda Saling pandang karena mereka sebenarnya tahu kenapa sampai semua orang menghilang yaitu mereka sedang membasmi para prajurit dari kerajaan Mariana dan juga sekalian menangkap Raja serta panglimanya, sekarang pun kedua orang tersebut sedang ditahan di penjara bawah tanah yang ada di kerajaan itu yang tidak sedikitpun diketahui oleh ulama keren mereka bersikap biasa saja dan juga tidak ada satupun yang berani membocorkan rahasia tersebut.
" ah itu masa perburuan kami makanya semuanya pergi soalnya kalau misalnya mereka tinggal di sini Memangnya mau mati kelaparan, pokoknya kamu tenang saja semua keadaan baik-baik saja aman dan juga nyaman terkendali serta tidak ada masalah yang berarti! "jelas Amanda yang tersenyum kikuk karena dirinya dari dulu sampai sekarang sebenarnya tidak pandai berbohong hanya demi Viona dan juga Marvel membuat dirinya mau tidak mau melakukan hal itu tetapi ia tidak masalah Bukankah jiwa iblis seperti itu.
Fiona hanya tertawa sambil menggelengkan kepala karena menurutnya apa yang dikatakan oleh Amanda itu sangat tidak masuk akal, Padahal tadi dirinya hanya ingin mencari tahu mereka semua itu hilang di mana Kalau misalnya berburu ya dirinya sudah bayangkan apa yang mereka lakukan dan intinya ia sangat merasa tidak nyaman.
"apa kamu ingin memakan sesuatu mungkin yang terasa begitu enak atau yang merupakan makanan kesukaan kamu karena aku bakalan mencarinya untuk kamu sekarang juga, jangan terlihat menjadi kurus dan juga membuat orang-orang berpikir kalau aku tidak mengurus kamu dengan begitu baik di tempat ini?" tawar Marvel karena memang selama datang ke sini dia selalu berusaha menyediakan kebutuhan daging kemudian ikan dan juga sayuran serta buah-buahan yang lebih dari cukup untuk Viona dan dirinya takut jangan sampai Wanita itu sudah bosan dan ingin yang lain.
viona melihat ketulusan di mata Marvel ketika mengatakan semua itu dan juga sepertinya pria itu memang benar-benar ingin memastikan kalau semua keperluannya tercukupi tanpa harus dirinya merasa kekurangan, Jika saja kehidupan mereka sama tidak ada perbedaan yang mungkin saja Fiona sudah merasa begitu bahagia Tetapi mereka terlihat begitu berbeda dari segi manapun tidak perlu harus dijabarkan satu persatu karena memang tidak akan pernah bisa ada habisnya.
Amanda yang melihat Marvel kebingungan harus menjawab apa dari pertanyaan dan juga protes yang dilayangkan oleh Viona tadi memilih untuk mengambil Jalan Tengah, karena memang dirinya sudah tahu kenapa sampai Marvel memilih untuk mengurangi wanita itu di tempat ini karena memang ada satu dan lain hal yang tidak bisa dijabarkan dengan kata-kata dan memang harus dilakukan.
" ya Kamu sendiri kan tahu kalau kamu itu berbeda dengan kamu kalau misalnya nanti kamu keliaran Memangnya kamu mau keselamatan kamu bakalan terancam, Ayolah menurut aku di sini merupakan tempat ternyaman dan juga kamu harus berbangga diri karena raja Marvel tidak pernah mengajak orang lain untuk datang ke sini selain kamu, "jelas Amanda berharap agar wanita itu paham.
Ratu Viona hanya bisa pasrah dengan keadaannya sekarang karena ingin melayangkan protes pun tidak ada yang bakalan bisa mendengarkan kemauannya itu, meskipun terasa begitu terkekang padahal dirinya ingin hanya kebebasan Seperti Dulu ketika masih berada di kerajaan Felicia di mana raja Adrianus selalu membiarkan anaknya melakukan apapun yang diinginkan di luar sana.
" maaf Yang Mulia kedua tahanan itu mengamuk di dalam ruangan, dan kami kesulitan untuk menenangkan mereka menjadikan memohon Anda datang ke sini," batin Gideon yang berusaha untuk bertelepati dengan rajanya karena tidak mungkin ia muncul di depan Marvel dan mengatakan semuanya nantinya akan membuat Ratu Fiona merasa curiga.
__ADS_1
" kalian tunggu di sini saja dulu nanti aku bakalan kembali lagi, karena ada suatu hal yang harus diurus dan kamu kalau mau beristirahat istirahat saja tetapi jangan coba-coba meninggal karena Ratuku sendirian di sini! "perintah Marvel keras terhadap Amanda dan wanita itu hanya bisa membungkukan badan pertanda tidak masalah dengan perintah yang diberikan'
Amanda tidak mungkin melawan jika semuanya bisa diatur olehnya dan juga bisa dibilang tidak ada yang masalah sama sekali dengan semua yang terjadi, namun hal ini jugalah yang membuat dirinya merasa begitu nyaman kemudian menganggap Ratu Fiona itu sudah seperti saudaranya Dulu ketika dirinya Sebelum menjadi vampir.
Fiona menatap penuh keheranan ke arah Amanda yang terlihat dari tadi semenjak Marvel pergi meninggalkan mereka wanita itu kebanyakan diam ya, Mungkinkah karena merasa tidak suka jika selama ini mah selalu menemaninya ketika Marvel tidak sempat untuk menjaga dirinya.
" kamu ada masalah atau gimana ya sampai-sampai aku lihat Kok tiba-tiba kamu diam Padahal dari tadi Kamu banyak bicara , apa kamu merasa capek kalau menemaniku terus di sini atau mungkin kamu merasa tidak nyaman? " tanya Fiona perlahan membuat Amanda terkejut dengan pertanyaan yang dilontarkan itu.
" Ya ampun Ratu Viona Maafkan aku jika tadi mungkin sudah membuat anda merasa tidak nyaman, Percayalah kalau hamba tidak sedang merasa marah atau'...
" Sudah aku bilang jangan pernah menyebut diri kamu dengan sebutan hamba karena tidak ada yang ingin menjadi majikan di sini, aku tidak suka kalau kamu sampai mengatakan semua itu dan lebih baik kita seperti ini saja biar maksudnya tidak ada kecanggungan serta Kamu mungkin lebih nyaman berada denganku? " tolak Fiona ketika Amanda selalu saja menggunakan rasa hormat Dan menganggap dirinya merupakan pemimpin dari tempat itu maka dari itu ia memilih untuk lebih baik bungkam.
Amanda hanya menundukkan kepalanya membuat Fiona benar-benar merasa gemas dan akhirnya memilih untuk memeluk wanita itu, membuat tubuh Amanda langsung menegang bukan karena takut tetapi Percayalah aroma dari tubuh Viona itu sangat mengenyangkan dan juga enak membuat dirinya tidak bisa meredam iblis yang tiba-tiba muncul ke permukaan.
" aku mohon tolong jangan menyentuhku seperti ini karena Takutnya nanti aku tidak bisa menahan diri, Tolong jangan melakukan ini semua yang pada akhirnya hanya akan membuat kamu bakalan celaka karena berhubungan dengan manusia yang tidak punya hati nurani seperti kami! "ujar Amanda membuat Fiona langsung melepaskan pelukannya itu karena tidak percaya jika wanita itu masih berusaha untuk menjaga jarak.
" kamu Jangan berpikiran seperti itu karena aku yakin kamu tulus dan juga tidak punya niatan untuk menyakitiku, Aku hanya ingin mengenal dekat dan juga berhubungan baik dengan kamu karena kamu tahu sendiri kan kalau aku di sini itu sendiri yang tidak punya siapa-siapa dan yang lebih mengerti aku ya hanya kamu dan juga Marvel! "jelas Fiona lirih karena Percayalah terkadang di tempat ini membuat kadang-kadang hati nuraninya itu tidak bisa berfungsi dengan benar.
" Maafkan aku sungguh Ratu Viona Maafkan Aku, lebih baik kita seperti begini saja aku menjaga dan juga menjalankan Tugasku seperti yang dikatakan oleh raja Marvel! Aku bakalan selalu ada dan juga selalu menjaga tidak akan membiarkan orang-orang menyakiti apalagi menggunakan kesempatan yang ada, karena Percayalah Raja Marga tidak akan segan-segan menyakitiku jika sampai melakukan kesalahan bahwa hanya sedikit saja! "ujar Amanda yang tiba-tiba entah mengapa seperti ada bisikan yang datang kalau dirinya harus menghormati Viona kapan saja meskipun Hanya mereka berdua saja dan wanita itu paling tidak suka ketika Amanda terformal dan juga menganggap kalau dirinya merupakan orang terpenting di dalam kerajaan itu adalah sejatinya Fiona itu hanyalah tawanan yang akan dibuang ketika Marbel sudah tidak membutuhkannya lagi.
__ADS_1