
sebenarnya Berada di posisi Marvel itu gampang-gampang sulit hanya saja dirinya bukanlah anak kecil yang tidak bisa melakukan apapun karena pada akhirnya hanya akan membuat semuanya menjadi rumit, kalau semuanya baik-baik saja sih tidak masalah tetapi apa yang terjadi di depan matanya membuat dirinya Terkadang ada sedikit penyesalan soalnya sudah harus memakai kekuatan padahal kemarin-kemarin dirinya sudah berjanji kepada Viona untuk tidak akan pernah menggunakan kekuatannya lagi dalam keadaan apapun.
Apalagi saat ini ketika melihat keadaan Alexander yang bisa dibilang sedang tidak baik-baik saja karena pria itu terlihat sedikit waspada dengan perubahan sikapnya, habisnya Siapa suruh pria itu yang mencari perkara lebih dahulu Kalau misalnya memilih untuk hidup dengan tenang Ya mungkin sekarang dalam keadaaan baik baik saja.
Goliath dari tadi merasa bahwa kesabarannya sudah habis kalau misalnya seperti begini terus apalagi melihat Elvis yang masih berdiri dengan santainya seolah-olah Apa yang dilakukannya tadi itu bukanlah sebuah perkelahi yang sulit, coba saja kalau pria itu sedikit mengaku kalau dirinya sudah melakukan kesalahan ya mungkin lebih bagus, namun yang ada pria itu malah terkesan tidak peduli dan juga tidak menyadari dengan keadaan yang sudah begitu rumit yang terjadi di sekitarnya saat ini apalagi salju yang diturunkan oleh Marvel itu bisa dibilang bukanlah perkara yang mudah.
salju turun di musim panas jelas aja rasa-rasanya sangat berbeda karena mereka memang tidak mempersiapkan segala sesuatu kebutuhan dari awal, mungkin sudah merasa menang ketika berhasil mengelabui Marvel saat membawa pergi Fiona atau apalah itu yang ada dalam pikiran mereka saat ini.
Viona itu kalau bisa dibilang bukanlah Barang Taruhan yang bisa saja dipermainkan kesana kemari oleh orang-orang yang selama ini tidak pernah bertanggung jawab,, karena Viona itu adalah manusia yang jelas saja punya perasaan yang jelas saja punya sesuatu harapan yang paling berbeda di dalam hidupnya sampai kapanpun.
__ADS_1
kalau ditanya Bagaimana perasaan Marvel saat melihat Viona sudah tidak ada di depan matanya lagi Ya jelas aja hancur, karena selama ini wanita itu yang selalu menemaninya melakukan apapun dan tiba-tiba menghilang pergi begitu saja sebagai seorang pria normal pasti ada rasa kehilangan kemudian ada rasa tidak nyaman dan merasa bahwa orang yang membawa pergi Fiona itu sudah mencoba untuk adu kekuatan dengannya.
" apa Masih sanggup menahan seranganku atau masih mau mencoba untuk melawan, kalau memang iya lakukan saja kalau memang tidak lebih baik mulai dari sekarang sadar diri dan jangan pernah melakukan hal yang tidak jelas ," ujar Marvel Sambil tertawa meskipun dirinya yakin kalau Alexander itu tidak akan pernah mengakui jika sebenarnya dirinya sudah kalah.
Alexander sebenarnya mengakui jika apa yang dikatakan itu memang benar apa adanya, namun balik lagi dirinya tidak mungkin langsung mengakui kekalahan begitu saja dengan tanpa melakukan pertimbangan lebih dahulu dan tentunya mereka datang di sini juga sudah ada persiapan untuk melawan dan juga untuk tetap mempertahankan posisi Fiona atau tidak pergi ke manapun.
" dia adalah istriku dan aku tidak akan pernah menyerahkan kepada siapapun itu meskipun dia sendiri sudah merasa nyaman dengan kamu, seharusnya di sini yang sadar dan memilih untuk pergi itu adalah kamu karena kamu itu bukanlah siapa-siapa, " tegas Alexander yang secara tidak langsung menyiratkan kalau dirinya tidak akan gentar dengan apapun yang terjadi meskipun pada akhirnya mungkin nanti dirinya bakalan kalah ia tidak masalah soalnya dalam sebuah pertempuran Ya tentu saja ada pihak yang kalah dan juga menang kalau misalnya nanti tidak ada yang kalah ya Otomatis pertempuran itu tidak bakalan pernah selesai.
" saya tidak pernah peduli dengan status kalian karena yang saya pedulikan itu hanyalah tanggapan dari Fiona, mungkin kamu merasa ini tidak adil atau mungkin kamu merasa bahwa apa yang saya katakan terlalu berlebihan namun itu adalah kenyataan yang tidak pernah bisa terbantahkan sampai kapanpun. " Marvel harus mengatakan semua itu meskipun nantinya hanya akan membuat dirinya merasa tidak nyaman dan juga seperti seseorang yang tidak punya malu Ya tidak masalah Bukankah demi apapun dirinya lakukan hanya untuk Fiona.
__ADS_1
alexander memberikan kode kepada para prajurit yang mengikutinya untuk segera melakukan perlawanan Soalnya kalau Elvis rasanya sudah sangat tidak mungkin, karena pria itu sudah seperti patung yang tidak tahu apapun yang harus dilakukan soalnya Indra pendengarannya memang benar-benar sudah sangat tidak berfungsi dengan begitu baik.
Goliath memilih untuk tiba-tiba muncul tepat di hadapan Elvis kemudian menyeret pria itu menuju ke sungai villani yang ada di hadapan mereka lalu tanpa banyak berbicara dirinya membuang Elvis masuk ke dalam Sungai itu tanpa bisa menyelamatkan diri membuat Alexander benar-benar terkejut dan juga tidak percaya dengan apa yang dilihatnya barusan.
" menyala dari muka bumi dan jangan pernah muncul lagi jika tidak ingin keturunanmu dan siapapun yang berhubungan denganmu bakalan aku Habisi, kesabaran setiap orang itu ada batasnya dan Percayalah kalau selama ini kamu selalu menguji kesabaranku itu sampai habis, " jelas Goliath sambil tersenyum.
Alexander tanpa banyak berbicara langsung turun ke bawah untuk mencari tubuh Elvis ,Siapa tahu mungkin dirinya tersangkut ranting pohon sampai-sampai tidak sadar jika aksi yang dilakukannya itu begitu ekstrem dan juga tidak peduli dengan keselamatannya sendiri karena Biar bagaimanapun selama ini Elvis adalah orang yang paling berjasa di dalam kehidupannya.
semua prajurit dari kerajaan Mariana begitu terkejut dengan apa yang terjadi kepada Panglima Mereka kemudian Respon yang diberikan oleh raja mereka itu sendiri, ada yang mencoba untuk mendekati dan berusaha membentuk dan ada pula yang melakukan perlawanan bertemu dengan prajurit dari kerajaan Edelweiss .
__ADS_1
semua pria sejati itu tidak akan pernah mundur ketika ada tantangan di depan mata apalagi belum mencoba sudah berhenti ya sama saja bohong kan, lebih baik tidur temani istri di rumah kemudian tidak melakukan apapun mungkin itu malah lebih bagus daripada katanya pergi berperang tetapi sampai di medan perang lari.
Marvel memilih beberapa prajurit bayangan yang biasa dibawanya ketika dalam keadaan Genting untuk menemaninya pergi ke kerajaan Mariana, di sana tidak ada hal lain yang ingin dilakukan selain menjemput Viona untuk pulang karena baginya sudah cukup segala macam keributan yang terjadi yang penting dalam kehidupannya sekarang adalah memastikan keadaan Fiona itu baik-baik saja.