
Viona langsung berhenti melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang dipinta oleh Amanda soalnya kasihan juga sih wanita itu, Bayangkan saja dirinya selama ini sudah berusaha melakukan yang terbaik terus tiba-tiba ada orang yang membuatnya kecewakan rasanya kayak gimana gitu pasti sangat tidak menyenangkan.
Viona pasti saja ada perasaan marah dalam dirinya tapi balik lagi mau bagaimanapun keadaannya ya tetap harus menghargai pendapat dan juga keinginan orang lain, dirinya tidak bisa menjadi seseorang yang egois yang lebih mementingkan diri sendiri dibandingkan kepentingan semuanya yang jelas-jelas sudah membantunya sejauh ini dan tentu saja tidak pernah membuat dirinya merasa kecewa.
semua yang terjadi itu rasanya sangat menyebalkan jika dipikir dengan begitu baik namun balik lagi tidak bisa kan harus terpaku pada suatu keadaan saja tentu saja mereka ada niatan untuk berubah kemudian menjalani sesuatu dengan sebaik mungkin dan juga intinya tetap saja harus seperti begini saja, apapun yang terjadi yang diinginkan oleh wanita itu hanyalah maksudnya berkumpul dan juga bahagia bersama keluarganya apalagi mendengar Ayahnya sakit ya semuanya jelas dirinya mempermasalahkan hal ini kepada Marvel karena kalau pria itu selama ini tidak mengurungnya tidak membuat dirinya menjadi tahanan Ya tentu pasti ia bisa merawat kemudian menjaga serta membuat hal ini terminimalisir paling tidak ayahnya baik-baik saja.
Amanda sebenarnya merasa bersalah namun mau tidak mau ya dirinya harus menjanjikan hal ini yaitu akan membawa kembali Fiona ke kerajaan Felicia tapi hanya sementara mungkin hanya satu jam atau 2 jam begitu, karena Biar bagaimanapun masuk akal Jika seorang anak sangat merindukan ayahnya Begitupun sebaliknya maka dari itu akan sangat baik jika memang Viona bisa memastikan keadaan ayahnya itu secara langsung.
" lakukan saja seperti apa yang kamu lakukan karena intinya aku hanya ingin Maksudnya kamu tidak pernah berbuat sesuatu yang sangat menyebalkan dan juga sangat tidak masuk akal, Apapun yang aku lakukan itu sebenarnya ingin bertemu dengan Marvel kemudian memperbaiki semuanya Sebab aku benar-benar merasa kecewa dengan apa yang dilakukan olehnya selama ini, " ujar Viona karena memang masuk akal jika dirinya merasa hal itu.
Amanda terlihat menghela nafasnya secara perlahan karena memang sih siapapun berada di posisi Fiona pasti akan melakukan hal yang sama, yaitu berusaha mencari orang yang sudah membuat keluarganya hancur berantakan seperti ini tidak berbentuk dan juga intinya seperti tidak punya warna sama sekali.
coba saja kalau misalnya Marvel selalu memberikan pengertian ataupun coba saja kalau misalnya Marvel selalu memberikan pengertian ataupun mengakui kesalahan yang sudah dilakukan Ya mungkin masuk akal, lah sampai bertahun-tahun pun sepertinya tidak ada niatan untuk berubah dan juga tidak ada niatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
kalau semuanya masih aman terkendali seperti kemarin-kemarin ya mungkin wanita itu juga tidak terlalu ngotot seperti begini, tapi kalau misalnya semuanya sudah seperti begini yang ada ya pasti rasa penyesalan kemudian rasa emosi dan juga tidak nyaman pasti akan bersarang di dalam benaknya.
" antarkan saya bertemu dengan Marvel sekarang dan kamu tenang saja karena kamu tidak akan pernah mengalami hal ini Bahkan kamu yang sudah membantu saya untuk membuat semua kejadian yang benar-benar tidak saya pahami ini menjadi terlihat begitu jelas, coba bayangkan saja kalau misalnya tidak ada kamu yang mencoba untuk membantu masalah saya tentu saja hal ini masih belum bisa saya ketahui lagi dan selalu saja dibohongi karena merasa bahwa saya ini merupakan seseorang yang tidak tahu apapun tentang segala sesuatunya.
__ADS_1
Amanda bingung harus bersikap bagaimana ketika mendengar kalau Viona terus memberikan perintah jika dirinya ingin bertemu dengan Marvel saat itu juga, wanita itu berada pada posisi serba salah kalau mengindahkan kemauan Fiona entah nanti bagaimana Respon yang diberikan oleh Marvel kemudian kalau menolak keinginan dari Viona yang ada nanti dirinya yang bakalan disalahkan terus-menerus.
" kenapa kamu diam saja seperti itu, jangan bilang kalau kamu benar-benar tidak ada niatan untuk melakukan apa yang saya perintahkan tadi? ya sudah tidak masalah kalau memang kamu tidak mau pergi bertemu dengan raja kebanggaan kalian itu maka aku sendiri yang bakalan pergi bertemu dengannya, itu orang memang sangat menyebalkan dan juga sangat membuat kesabaranku lama-lama bisa habis karena sikapnya yang selalu saja mengundang masalah dan juga menguji kesabaran orang lain yang tidak ada hentinya. " jelas Viona yang melihat Amanda itu tingkahnya terlalu mengulur-ngulur waktu padahal dirinya sudah tidak punya waktu lagi untuk menunggu lebih lama.
" Apakah saya bisa minta kesediaan anda maksudnya nanti sampai di sana tidak melakukan keributan karena kasihan nanti Raja Marvel bakalan bingung harus melakukan apa, kalau memang Anda ingin marah ya sudah biarkan ini hanya berdua saja karena dia juga pasti capek karena tadi Saya dengar katanya dia baru pulang mencari buruan untuk menyiapkan persediaan bekal Makanan Anda selama 1 bulan ke depan? "tawar Amanda meskipun terdengar begitu tidak sopan tapi mau bagaimana lagi karena ia tidak ingin semua orang bakalan salah paham dan mengira dirinya itu sudah terlalu banyak ikut campur di dalam urusan antara Raja dan juga Ratu itu.
Fiona menghela nafasnya kasar karena sejatinya dirinya tidak bisa menjanjikan sebuah hal yang mustahil karena tentunya Siapa sih yang bakalan bersikap baik-baik saja seperti begini, kalau misalnya merasa dirinya dipermainkan dan juga tidak dipedulikan sama sekali tentang apapun yang diinginkan olehnya.
"Ya saya tahu dan juga paham kalau dia itu merupakan raja kamu yang pantasnya Kamu hargai bukan malah diperlakukan dengan begitu tidak baik atas semua kesalahan yang tidak pernah dia lakukan ya itu menurut kalian sih, Tetapi menurut versiku dia memang benar-benar pria yang sangat menyebalkan dan tentu saja aku tidak bisa tinggal dia membiarkan semua masalah ini berlarut-larut hanya akan merugikan diriku sendiri. " Viona tentu saya tidak bisa menjanjikan semuanya itu karena memang kesalahan ya harus dipertanggungjawabkan penyelesaiannya bukan hanya menggantung begitu saja dan besok lusa bakalan mengulangi hal yang sama.
Amanda langsung Segera mengejar langkah kaki ratunya tersebut karena tidak mungkin kan membiarkan Fiona sendirian pergi menghadap Marvel, kurang dan lebihnya apapun yang akan dilakukan oleh wanita itu Ya tentu saja dirinya harus bertanggung jawab dan juga tidak mungkin membiarkannya sendirian tanpa melakukan apapun dan juga intinya harus ada yang mendampinginya takut di tengah jalan pasti bakalan ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang akan menyakiti wanita itu.
Amanda sedikit was-was Takutnya nanti akan ada permasalahan yang begitu besar jika nantinya Fiona bertemu dengan Marvel, ini semua itu bukan letak kesalahan siapa dan juga permasalahannya itu dari mananya hanya saja dirinya tidak mungkin menciptakan banyak drama jika hasil akhir akan ada orang yang tersakiti dengan semua yang terjadi ini.
Viona selama beberapa saat ini sudah tertekan terlalu banyak dengan permasalahan yang ada Dan kalau misalnya sekarang wanita itu merespon dengan begitu berlebihan sebenarnya tidak ada yang masalah sama sekali sih karena memang harusnya ya seperti itu, namun balik lagi kalau misalnya sekarang terasa begitu berlebih ya terlihat sangat membuat wanita itu mungkin tidak nyaman maka dari itu kebanyakan memilih untuk meluapkannya melalui emosi yang tidak bisa terbendung.
Marvel sebenarnya tahu kalau Viona pasti sedikit lagi Bakalan datang ke tempat itu dan entah nanti bagaimana yang dilakukannya yang penting intinya pria itu sedang menunggu dengan begitu sabar tanpa Banyak mengeluh, karena dirinya tahu jika Viona benar-benar sedang marah besar kali ini dan tentu saja tidak bisa bersikap dengan tenang ketika tahu orang tuanya sedang terlibat dalam masalah.
__ADS_1
Fiona melangkahkan kakinya dengan begitu cepat sampai-sampai tidak sadar kalau sebenarnya ada Demian yang tengah menghalangi jalannya, karena memang pria itu merasa heran sebab Fiona jalan dengan begitu terburu-buru sampai tidak menyadari jika saat ini ada begitu banyak pasang mata yang tengah menatap penuh curiga dan juga penuh minat ke arah wanita itu.
Damian tentu saja selama ini jarang sekali berbicara dengan Fiona karena Wanita itu selain selalu saja dijaga oleh Marvel kemanapun Wanita itu pergi dan juga selalu saja ada Amanda yang tidak membiarkan wanita itu sendiri maka sekarang sepertinya adalah hal yang paling baik, sedangkan Amanda yang kebetulan tadi berjalan secara bayangan di belakang Viona langsung menghela nafasnya kasar sambil menggelengkan kepalanya ketika tahu bahwa ayahnya pasti akan membicarakan sebuah hal yang sangat tidak menyenangkan kepada Fiona sebab terlihat dari raut wajahnya Damian yang benar-benar sedang tidak bersahabat dan juga seperti Tengah menyimpan sebuah dendam yang sudah sangat lama.
" Halo Yang Mulia Ratu entah pantas aku memanggil kamu dengan sebutan itu atau tidak tetapi intinya Ya bersyukur karena raja Marvel sudah memberikan gelar itu, meskipun tanpa penobatan secara resmi yang dihadiri oleh semua orang di kerajaan edelweis tapi tidak masalah karena bagiku selama tidak mengganggu keamanan dan juga kenyamanan kerajaan ini maka semua orang yang dipilih akan baik apa adanya."Damian terlihat sengaja menjeda ucapannya karena ingin melihat kira-kira Respon yang diberikan oleh Fiona itu seperti apa Dan mungkin wanita itu akan terlihat biasa saja atau sangat luar biasa pokoknya setelah beberapa saat dirinya mengatakan hal itu.
Fiona jelas aja sedikit mengenali pria yang ada di hadapannya ini tapi untuk namanya kemudian statusnya di kerajaan edelweis itu apa ya jelas aja ya tidak tahu menahu, selain karena dirinya tidak pernah bertanya dan juga tidak pernah mencari tahu dan juga tidak pernah mau berurusan dengan orang lain maka dari itu ia memilih untuk biasa saja tidak terlalu banyak berpikir dan juga tidak terlalu banyak sibuk dengan urusan yang nantinya tentu tidak akan membawa perubahan dalam hidupnya.
" katakan saja Apa yang ingin kau katakan kalau memang tidak punya urusan lain ya aku juga punya urusan pribadi yang tidak bisa terlalu sibuk dengan segala macam urusanmu itu, dan satu lagi kalau anda tidak punya sesuatu penting yang untuk dibahas kalau begitu saya permisi dulu dan Lain kali kalau bertemu Mungkin kita bisa membahasnya di suatu tempat yang berbeda. " Viona bukannya seseorang yang sangat kurang ajar dan juga tidak menghargai orang yang lebih tua tapi menurutnya sebenarnya Demian itu kalau bangsa manusia ya mungkin meninggal sudah menjadi tulang belulang hanya karena menjadi bangsa vampir makanya tetap bertahan seperti itu Jadi untuk apa dirinya ikut campur dengan segala macam urusan mereka karena masalahnya saja sudah rumit saat berada di tempat ini Jadi sepertinya untuk berhubungan dan juga mencari tahu yang lebih jelasnya lagi hanya akan membuang waktu percuma, " ujar Amanda membuat Damian menatap heran ke arah wanita itu karena berani sekali loh bisa-bisanya secara tidak langsung mengusir keberadaannya di situ padahal jelas-jelas ini kan tempat umum siapa saja bisa lewat dong.
"wah ternyata posisi Ratu membuat Anda semakin ke sini semakin berani ya dengan saya, tapi tidak masalah karena Intinya saya akan menyampaikan sesuatu seperti yang apa saya pikirkan selama ini dan juga intinya pasti akan membuat anda merasa diuntungkan. "Damian terlihat begitu antusias mengatakan semua ini seolah-olah hal ini memang sudah dipikirkannya dari lama.
" tolong tuan Katakan saja apa yang ingin anda katakan kalau tidak ya sudah pergi saja dari hadapanku, masak hal ini saja harus saya ulang berkali-kali?" tanya Fiona yang benar-benar sudah tersulit emosinya sampai-sampai rasanya otaknya itu sudah tidak bisa berpikir dengan jernih dan juga orang-orang di situ sangat menyebalkan karena mereka itu terlihat begitu egois dan maunya didengarkan tapi tidak mau mendengarkan orang lain.
" anda itu terlalu percaya diri menjadi seorang Ratu sampai-sampai tidak pernah menghargai keberadaan Raja Marvel di tempat ini, dan saya sebagai penasihat kerajaan Tentu saja tidak terima karena bertahun-tahun Saya mengabdi di sini tidak pernah berkata kasar kepadanya atau mungkin melakukan sesuatu yang membuat dirinya merasa tersinggung. "ujar Damian membuat Viona menganggukkan kepala karena sepertinya terjadi kesalahpahaman di sini yang membuat pria tua itu mulai mencurigainya yang bukan-bukan.
Viona menggelengkan kepala karena menurutnya sepertinya Damian itu Tengah memprovokasi dirinya agar mungkin ya bisa terprovokasi Dan akhirnya akan mengajak ribut pria tua itu, Namun karena Fiona sudah terbiasa menghadapi segala masalah ini makanya ia memilih untuk biasa saja dan memilih pergi segala dari tempat itu daripada terus-menerus Melani orang yang tidak jelas yang ada membuat emosinya bakalan tidak stabil.
__ADS_1