
Amanda kini memilih untuk membuka semua pakaiannya tepat di hadapan Viona membuat wanita itu mengerutkan keningnya karena merasa heran, kira-kira Ada apa gerangan sampai Amanda bertingkah seperti itu padahal mereka berdua kan sama sama wanita masa iya tiba-tiba Amanda menggoda dirinya kan rasa-rasanya sangat tidak etis dan juga sangat berbeda dengan beberapa hari terakhir ini yang tidak begitu nyambung.
"kamu mau berbuat apa sampai-sampai harus menanggalkan semua pakaian kamu itu, ingat ya jangan macam-macam kamu ya jangan sampai nanti Marvel tahu dan juga nanti kamu bakalan diperlakukan sangat buruk seperti kebiasaannya selama ini karena dia itu kan hobinya...
"Fiona aku mohon untuk kali ini Tolong jangan cerewet dan juga jangan banyak membantah karena aku bingung harus bersikap bagaimana biar kamu paham dengan masalah yang ada saat ini, Oke aku akan bilang kalau Tolong kamu pakai pakaian yang aku pakai ini kemudian kamu lepaskan semua pakaian kamu itu kalau memang kamu merasa malu Ya sudah aku bakalan menoleh ke tempat lain!" perintah Amanda begitu terburu-buru sampai lupa dengan embel-embel Ratu untuk Viona seperti kebiasaan mereka selama ini karena memang wanita itu Tengah panik tidak bisa berpikir jernih dan alhasil hanya ada kepikiran sampai di arah sini saja setelah itu tidak tahu lagi.
"Memangnya ada yang salah dengan pakaianku atau bagaimana, sampai-sampai kamu berniat untuk menukarnya seperti ini Padahal perasaanku tidak ada yang salah selama ini karena...
" Ya ampun aku mohon dengan sangat dengan sepenuh hati dengan setulus ikhlas tanpa ada unsur paksaan dari siapapun, untuk sekarang Tolong jangan banyak membantah Apapun yang aku katakan karena ini juga demi keselamatan kamu dan juga kita semua yang ada di sini karena Takutnya nanti Raja Marvel bakalan nekat melakukan hal yang tidak-tidak! "bujuk Amanda lagi yang terlihat begitu frustasi karena Viona dari tadi itu hobinya bertanya dan cukup banyak membantah.
Fiona mau tidak mau menanggalkan pakaian yang dipakainya lalu memberikan itu kepada Amanda yang dari tadi terlihat begitu terburu-buru, dan setelah Amanda memakai pakaiannya Fiona dirinya pun akhirnya menjelaskan kenapa sampai nekat melakukan semua ini ya takutnya nanti Viona bakalan salah paham dan mau mengira dirinya jeruk makan jeruk kan bisa berabe urusannya.
" Aku sengaja menyuruh kita bertukar pakaian karena aku yakin di pakaianku itu ada bau dari seorang vampir yang Tentu saja tidak akan mudah dicium oleh orang lain, takutnya jangan sampai nanti akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan membuat kamu yang bakalan kesusahan Ratu Fiona! "jelas Amanda membuat Fiona hanya menganggukkan kepalanya soalnya masih begitu banyak pertanyaan karena menurutnya aroma tubuhnya Amanda itu tidak beda jauh dengan dirinya sekarang letak perbedaannya itu ada di mana coba.
" kalau misalnya kamu mengatakan hal ini dari tadi Tentu saja aku juga tidak bakalan kebingungan dan bertanya-tanya, Lain kali kalau ada sesuatu hal yang ganjil dan juga sangat mengerikan tinggal beritahukan saja pasti aku juga bakalan paham dengan masalah yang terjadi dan tidak mungkin akan membiarkan kalian berada di dalam kesulitan! "jelas Fiona yang merasa tidak enak hati karena dari tadi sepertinya ia Tengah menyusahkan semua orang yang berada di dekatnya.
__ADS_1
Amanda berlutut tepat di hadapannya Fiona kemudian menatap ke arah wanita itu dengan perasaan yang penuh rasa bersalah, mungkin karena kesannya tadi dirinya begitu galak dan juga terburu-buru serta memaksa membuat wanita itu sepertinya kebingungan dan juga tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana.
"Ratu Fiona adalah seorang Ratu yang sangat kami sayangi dan kami akan melakukan apapun agar membuat posisinya selalu aman dan juga nyaman, maaf jika dari tadi terkesannya sangat tidak sopan tetapi Percayalah tidak ada hal yang lebih penting dari ingin melihat Kalau anda selalu baik-baik saja dan selalu masih ada dalam pantauan kami semua! Meskipun sebenarnya menahan Anda di sini merupakan sebuah keputusan yang sangat sulit karena tentu saja begitu banyak cobaan yang akan datang, namun balik lagi kami juga tidak mungkin membiarkan Anda kenapa-napa sebab nantinya Raja Marvel pasti bakalan murka dan juga sangat marah besar karena mengira bahwa kami itu terlalu mengabaikan tugas yang sudah diberikan! "jelas Amanda berharap agar Viona paham ketika berada di posisi mereka Ya otomatis semuanya itu harus penuh yang namanya kesabaran ketangkasan serta gerak yang begitu cepat supaya maksudnya hidup Fiona tetap aman nyaman dan juga tetap berada dalam kendali mereka.
Fiona mengganggukan kepala pertanda paham dengan alasan yang diberikan oleh Amanda tadi, bahkan dirinya pun merasa bersalah karena gara-gara sikapnya yang terlalu egois dan juga terlalu banyak cari tahu ya Sampai akhirnya membuat semua orang yang berada di sekelilingnya harus bekerja ekstra untuk bisa melindunginya padahal dirinya saja tidak bisa melindungi dirinya sendiri.
"Kalau boleh tahu apa yang terjadi di luar sana, Kenapa kalian buru-buru sekali dan terlihat begitu panik? "tanya Fiona lagi karena memang sungguh siapapun juga akan penasaran ketika posisi mereka yang tadi begitu aman dan juga damai dan juga Tengah menikmati suasana yang begitu tenang tiba-tiba langsung menjadi kocar-kacir seketika.
" Menurut pengamatan Gideon tadi kalau ada raja dari bangsa vampir yang berasal dari kerajaan yang begitu jauh Tengah akan lewat di daerah ini, kalau misalnya mereka hanya lewat saja tidak masalah tetapi kalau misalnya mereka melihat ada sesama bangsanya dan membawa seorang manusia yang pastinya mereka akan datang dan akhirnya mencari masalah serta menimbulkan yang namanya perpecahan! kalau misalnya jumlah mereka masih dalam ranah yang masuk akal tidak apa-apa tetapi kalau misalnya mereka bawa ribuan prajurit Ya tentu saja kita kalah jumlah, ketika Kami bertiga melawan mereka ia kami juga tidak memastikan keadaan anda itu bagaimana nantinya Mungkinkah tetap selamat dan juga berada dalam pantauan?" jelas Amanda lagi dan akhirnya membuat Fiona paham semua ternyata mereka melakukan semua ini bukan karena takut melainkan semata hanya ingin melindungi dirinya.
"hal inilah yang membuat aku selalu menginginkan agar Raja Marvel memulangkanku kepada kerajaan Felicia atau Mariana sekalipun tidak masalah, karena nantinya kalian yang juga kena masalah soalnya menyimpan seorang manusia di tengah-tengah bangsa yang haus akan darah itu merupakan sebuah ujian yang paling berat dan Kalian juga harus bekerja ekstra untuk bisa menjagaku! " jelas Fiona tetapi Amanda tidak punya kekuatan untuk menjawabnya karena Takutnya nanti salah berbicara maka Marvel yang akan marah besar dan mengira bahwa dirinya sudah lancang mengatakan sesuatu tanpa izinnya.
kini pria itu bahkan terlihat sangat mencemaskan keadaan seorang wanita yang jelas-jelas bukan apa-apa bagi kehidupannya, mereka tidak punya hubungan sama sekali bahkan terikat dengan hubungan yang jelas tidak pernah dan hal itulah yang kadang membuat Amanda merasa miris dengan keadaan Fiona yang terpaksa harus berada di tempat ini karena menjadi tumbal dari kebohongan mertuanya sendiri.
" Raja Marvel itu merupakan seseorang yang sangat susah untuk bergaul, dirinya sedikit saja mungkin dari 100% hanya 5% saja ia bakalan mengatakan sedikit kejujuran kepada Gideon dan setelah itu tidak ada sama sekali! barulah setelah Ratu Viona datang ke tempat ini dia mulai berubah menjadi pribadi yang lebih cair kemudian bisa diajak berkompromi, yang penting intinya dia mau ketika kita memberikan saran dan juga pendapat pasti akan didengar lalu ditanggapi sesuai dengan versinya dia!" jelas Amanda membuat Fiona hanya menganggukan kepala karena memang sebelum wanita itu berbicara pun dirinya sudah tahu bagaimana kebiasaannya Marvel dari dulu sampai saat ini karena terlihat jelas dari gerak-gerik dan juga cara berbicaranya yang benar-benar terasa begitu irit.
__ADS_1
Sedangkan di luar terlihat Marvel dan juga Gideon Tengah bersiap-siap menunggu kedatangan tamu tak diundang milik mereka itu, keduanya bahkan terlihat duduk begitu santai di depan teras rumah sambil menikmati pemandangan di mana Fiona tadi yang sudah memperbaiki taman bunga milik Dari mamanya Marvel waktu dulu ketika dirinya masih menjadi seorang manusia dan hidup di tempat itu Bersama dengan mereka.
" Saya harap anda punya jawaban yang terbaik Tuan untuk menghadapi manusia-manusia seperti itu, kalau misalnya nanti mereka melawan maka kita juga tidak boleh tinggal diam dan membiarkan mereka menang menghadapi semuanya! " ujar Gideon dan Marcel hanya menganggukan kepalanya karena sebenarnya bukan para penyusup itu yang ya takutkan melainkan memikirkan Bagaimana kalau sampai Fiona tahu dan juga panik ketika sadar bahwa sebenarnya kondisi mereka dalam keadaan yang tidak baik-baik saja.
" gunakan insting pendengaran kamu dengan begitu baik bukan untuk mendengarkan orang-orang yang datang melainkan untuk mengetahui Bagaimana reaksi Fiona nanti, aku tidak ingin dia panik apalagi sampai mungkin histeris bahkan merasa tidak nyaman dengan situasi yang ada saat ini! " perintah Marvel dan Gideon malah menatap tak percaya ke arah rajanya itu karena bisa-bisanya malah memikirkan kondisi Fiona yang jelas-jelas saat ini aman karena berada dengan Amanda dan juga di dalam rumah yang harus mereka pikirkan adalah kondisi keduanya di luar sini yang jelas-jelas sudah tidak punya siapapun lagi karena prajurit lagi dipakai oleh Damian untuk mempertahankan kerajaan edelweis bersama dengan valero yang entah bagaimana keadaan mereka di sana dirinya pun tidak tahu sama sekali tetapi Satu yang pasti kalau kedua pria itu merupakan para Ksatria yang pantas untuk diacungi jempol.
" jangan menatapku seperti itu karena aku tetap tidak akan pernah berubah pikiran, bagiku kondisi Fiona lebih penting dibandingkan kondisiku sendiri karena kalau misalnya aku lenyap di dunia ini ada Fiona yang bakalan memerintah kalian bukan siapapun itu yang jelas-jelas tidak pernah aku tunjuk dari awal! " Marvel terlihat tidak suka ketika Gideon Tengah menatap Intens ke arahnya padahal sejatinya bahasanya tadi itu begitu sederhana dan juga bisa dipahami Jadi sekarang pertanyaannya apalagi yang sedang dibingungkan oleh Gideon sampai-sampai terlihat begitu penasaran dengan lanjutan dari perkataannya tadi itu.
" Maafkan saya yang mulia jika sudah lancang dan mengatakan sesuatu yang membuat anda merasa tidak suka, tetapi yang saya harapkan sampai kapanpun kerajaan edelweis tetap dipegang oleh raja Marvel Edelweiss Meskipun begitu banyak orang-orang di luar sana yang tidak suka tetapi Percayalah kalau Raja edelweis tetap akan berada di posisi tangan anda tidak akan pernah tergantikan oleh siapapun meskipun itu adalah orang yang anda tunjuk secara langsung! " ujar Gideon yang tidak mau maksudnya mengatakan sesuatu yang nanti akhirnya hanya akan ada penyesalan karena menurutnya semua sudah seperti ini Jadi untuk apa lagi harus terlalu pusing memikirkan segalanya yang pada dasarnya hanya akan membuat semua rakyat menjadi kebingungan harus mengambil langkah yang seperti apa..
Marvel tidak ingin menanggapi apa yang dikatakan oleh panglimanya itu sebab menurutnya sudah terlalu biasa dan juga setiap hari mendengarkan hal tersebut, Jadi untuk apa harus mengulanginya kembali jika hasil akhirnya hanya membuang-buang waktu untuk sesuatu hal yang sangat percuma dan juga tidak ada kepentingan sama sekali.
"Tuan, mereka sedang bersembunyi di balik pohon sambil menatap ke arah sekeliling kita! anda tenang saja karena saya sudah mengunci Aura di dalam rumah ini dan juga di sekitarnya supaya yang mereka lihat hanya kita berdua saja tidak ada orang lain lagi, dan saya harap anda pun tidak terprovokasi dengan menyiratkan kalau sebenarnya ada seorang manusia di tengah-tengah kita saat ini! " Gideon bertelepati dengan Marvel dan pria itu hanya tersenyum samar karena sebelum Gideon mengatakan hal itu dirinya sudah memikirkannya dari awal.
" silakan tampakan wajah kalian, Jangan bersembunyi seperti itu karena yang ada hanya membuat kami muak! Kalau memang kalian hanya Numpang lewat ya sudah Silakan lewat saja dan jangan mengganggu ketenangan kami yang sedang berlibur, tetapi kalau kalian ingin mencari perkara Ya sudah Katakan saja apa kesalahan yang pernah kami lakukan sampai-sampai kalian harus mengajak kami ribut! " perintah Gideon yang sudah Jengah ketika dari tadi orang-orang yang ada di balik pohon itu tidak menampakkan wajah hidung mereka sama sekali seolah-olah bayangan itu merupakan sebuah pilihan yang paling tepat yang harus diambil untuk saat ini.
__ADS_1
Syuttt
" halo calon kakak ipar, ah lebih tepatnya sudah mantan calon kakak ipar ya soalnya kan Kakakku sudah meninggal bertahun-tahun yang lalu sedangkan kamu tidak pernah meninggal lagi Begitu pun dengan diriku, "sapa Goliath yang kebetulan merupakan orang yang pernah dikenal oleh Marvel ketika dirinya masih menjadi manusia dulu dan entah ada angin apa sampai-sampai pria itu sekarang sudah di hadapannya dan menyapa dirinya dengan sapaan yang sangat menjengkelkan itu.