RAJA DAN RATU

RAJA DAN RATU
Murka


__ADS_3

Raja Alexander yang sudah tiba di kerajaan Mariana benar-benar tidak bisa menahan emosinya untuk tidak memarahi kedua orang tuanya, terlihat Alexis dan juga Angela hanya bisa menundukkan kepala mereka karena tidak menyangka jika apa yang mereka lakukan sudah ketahuan oleh anak mereka itu sendiri.


Alexander sebenarnya berusaha untuk tetap waras dan juga tidak ingin menyakiti siapapun tetapi ya sama saja bohong ketika semua orang di sekitarnya malah menyakitinya secara diam-diam, Setidaknya kalau memang mereka mempunyai masalah diberitahukan saja kepada dirinya apalagi ini menyangkut istri kesayangannya yaitu Viona.


Elvis berusaha untuk tetap tenang tidak ingin membela Alexis ataupun Angela karena menurutnya mereka berdua juga salah karena sudah melakukan hal itu tanpa berunding lebih dulu, dan sekarang Lihatlah ratu dari kerajaan Mariana sudah pergi tidak ada yang mengetahui keberadaannya soalnya kerajaan edelweis itu sangat misterius dan juga tidak bisa digapai oleh manusia normal.


" sudah Puaskah kalian melakukan semua ini padaku atau kalian masih ingin menambahkannya lagi biar semuanya terasa begitu nyaman dan kalian akan menyukainya, dia itu Istriku yang berhak menentukan dia tetap tinggal di sini atau tidak adalah aku bukan kalian yang jelas rasanya adalah rakyat biasa! dan satu lagi yang sebagai raja kerajaan Mariana adalah aku Alexander, tetapi apa yang kalian lakukan malah mengambil keputusan yang harusnya aku berikan dan asal kalian tahu saja ini sama saja kita sudah mencari masalah dengan kerajaan Felicia! " ujar Alexander dengan suaranya yang menggelegar di dalam istana membuat kedua orang tuanya yaitu Alexis dan juga Angela serta para dayang-dayang dan juga prajurit yang terjaga di situ hanya bisa menundukkan kepala mereka karena tidak berani menatap ke arah Raja mereka yang terlihat begitu murka.


" Jadi ceritanya perjanjian konyol itu memang benar-benar ada dan kalian malah memberikan istriku untuk hal itu, Siapa yang membuat perjanjian dialah yang menempatinya bukan aku dan juga bukan istriku karena aku tidak akan pernah mengizinkan hal itu terjadi! "sambung Alexander lagi.


Angela menatap ke arah anaknya itu ya sebenarnya dirinya juga merasa bersalah karena melakukan sesuatu tanpa bicara lebih dahulu, hanya saja Alexander adalah anak satu-satunya yang mereka punya jika anaknya itu kenapa-napa pertanyaannya siapa yang akan mengurus kerajaan Mariana selanjutnya?


" maafkan Ayahanda dan Ibunda anakku karena sudah melakukan sesuatu tanpa berkompromi dulu kepadamu, tetapi Percayalah Anakku kalau ini semua sangat mendadak tidak ada yang bisa menghitung kapan datangnya dan hanya ini langkah yang bisa kami ambil karena juga tidak maka rakyat dari kerajaan Mariana yang akan menjadi korban ya! " jelas Angela sambil menundukkan kepalanya.


" Iya aku tahu kalau kalian mementingkan rakyat dari kerajaan Mariana Tetapi dia itu istriku ratu dari kerajaan Mariana yang otomatis harus kalian hormati dan juga kalian jaga bukan malah kalian jauhkan dari kerajaan seperti ini, terus pertanyaannya aku bagaimana kedepannya aku hanya begini saja Ya tentu saja tidak karena aku akan mencari istriku dan menumpas kerajaan edelweis sampai habis," ujar Alexander membuat Alexis menatap para anaknya sebab menurutnya edelweis itu adalah kerajaan yang sangat susah untuk ditakutkan karena mereka memakai ilmu hitam yang sangat memiliki kekuatan dan tidak bisa ditandingi oleh siapapun.


" Alexander meskipun kamu seorang raja tetapi aku adalah seseorang yang pernah memerintah kerajaan ini dan juga pernah menduduki Singgasana sebagai seorang raja, jangan memakai emosi dan jangan berteriak kepada siapapun Jika kamu ingin dihormati Berbicaralah dengan kata-kata yang begitu baik...


" aku akan menjadi pemimpin yang disegani dan juga menyayangi rakyatku serta kedua orang tuaku jika mereka juga melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan, tetapi juga sikap kalian seperti begini hilang sudah rasa hormatku kepada kalian sampai kapanpun dan aku jamin apapun keputusan yang aku ambil tidak akan pernah melibatkan kalian! " tegas Alexander dengan tatapan nyalangnya.

__ADS_1


Angela hanya menundukkan kepalanya karena seumur hidupnya selama melahirkan dan juga membesarkan Alexander anaknya tidak pernah marah itu, dan kali ini terlihat begitu parah sampai-sampai semua orang yang harus di tempat itu tidak ada yang berani berkutik sedikitpun apalagi berbicara!


" Elvis kedua orang ini ketahanan kerajaan dan tempatkan beberapa penjaga di sana, aku takut kalau mereka ada di sini maka aku bisa melakukan sebuah hal yang sangat tidak diinginkan jadi lebih baik biarkan saja mereka berada di tempat itu tetapi apapun kebutuhan harus dipenuhi! " Alexander yang benar-benar kecewa terhadap kedua orang tuanya dan akhirnya memilih melakukan hal itu sebab jika tidak kelihatan tentu saja dirinya bakalan tidak terlalu mengingat apa yang sudah mereka lakukan terhadap rumah tangganya.


Angela dan juga Alexis menatap tak percaya ke arah Putra mereka atau lebih tepatnya raja dari kerajaan Mariana itu, meskipun kecewa tetapi setidaknya Janganlah membiarkan mereka masuk ke dalam sesuatu yang sangat menjijikan bagi seseorang kalangan biru seperti mereka.


" Apa yang kamu lakukan? Memangnya kamu pikir keputusan yang kamu ambil itu sudah benar dengan menahan orang tua kamu sendiri, Pokoknya Ayah tidak mengizinkan hal itu terjadi dan juga tidak ada yang boleh menyentuh serta membawa kami ke tempat itu! " tegas Alexis menolak Apa yang diperintahkan oleh anaknya itu karena ini menyangkut dirinya dan juga sang istri tetapi terlihat Alexander tidak peduli sama sekali karena mereka memang sudah sangat membuat dirinya merasa kecewa.


" tidak ada yang menerima pendapat saat ini karena apa yang aku katakan itu mutlak harus diikuti oleh siapapun, dan satu lagi kalau ada yang mencoba untuk membela maka dia akan aku kandangkan di dalam tempatnya harimau agar mereka bisa bersahabat di sana! "tolak Alexander tegas dan akhirnya keluar dari tempat itu sementara kedua orang tuanya diseret masuk oleh Elvis saat itu juga ya Meskipun pria itu sedikit merasa waspada tetapi Bukankah perintah Alexander itu mutlak.


" Elvis Tolong jangan melakukan hal itu kepada kami karena biar bagaimanapun kami ini dulu pernah menjadi raja dan juga ratunya kamu dan kamu juga sangat tidak sopan Ketika Harus menyentuh tubuh dari ibu suri, karena itu sama saja kamu merupakan Panglima istana yang tidak punya sopan santun dan juga tidak punya yang namanya hati nurani!" Angela masih berusaha membujuk Elvis agar tidak melakukan semua perintah dari Alexander tadi tetapi Panglima dari kerajaan Mariana itu tetap ada pendiriannya kalau ia bakalan menumpas siapapun yang sudah mengganggu pekerjaannya hari ini.


" jika anda tidak ingin disakiti oleh raja maka lebih baik beritahukan saja di mana kerajaan edelweis berada sebab dengan begitu saya yakin segala sesuatunya pasti bisa diatur, dan maafkan saya jika sudah lancang dan juga memilih menahan Raja Alexis dan juga Ratu Angela di sini karena saya tidak mungkin membantah raja yang sedang memerintah! "jelas Elvis sambil menundukkan kepalanya dan akhirnya pergi dari tempat itu meninggalkan Angela dan juga Alexis yang tengah merenung Sebab mereka tidak percaya kehidupan glamor kerajaan harus mereka tinggalkan akibat keteledoran mereka yang mengambil keputusan tanpa berkompromi dulu kepada Alexander dan lebih parahnya lagi yang harus melakukan eksekusi adalah istri dari pria itu.


" Ratu Fiona adalah anak dari kerajaan Ratu Felicia dan itu menjadi tugas mereka untuk mencari putri kerajaan mereka, sebab tugas kita sudah selesai setelah bertemu dengan Alexander dalam keadaan sehat walafiat karena biar bagaimanapun kerajaan ini harus tetap berjalan Meskipun tidak adanya kehadiran seorang ratu di dalamnya! "sahur Alexis yang tetap pada pendiriannya jika ini semua mereka lakukan demi keselamatan Alexander tanpa memikirkan Perasaan dari Fiona.


Sementara itu di kerajaan Felicia terlihat Raja Adriano sedang memberikan perintah kepada para pengawal dan juga anggota kerajaan yang bisa berperang, karena ia ingin langsung bergerak sendiri menemukan keberadaan putrinya Lalu setelah itu membawanya pulang ke Kerajaan Felicia sebab kepercayaannya kepada kerajaan Mariana sudah selesai dan ia tidak ingin Mengulangi kesalahan yang sama.


" jika ada di antara kalian yang memiliki istri yang hendak melahirkan atau anak yang sedang sakit keras lebih baik tidak usah ikut pergi, tetapi jika kalian semua anggota keluarga dalam keadaan baik-baik saja maka kalian diwajibkan untuk pergi dan membawa pulang putriku kembali ke sini! "ujar Adriano dengan tatapan matanya yang kosong seolah-olah tubuhnya berada di situ tetapi pikirannya sedang melalang Buana ke arah lain.

__ADS_1


" kami akan melakukan apapun demi bisa membawa pulang Putri Fiona ke tempat ini lagi dan juga akan menumpas Siapa saja yang akan menghalangi jalan kamu, tugas kami adalah mengabdi kepada kerajaan dan tugas kami adalah membuat kerajaan dalam keadaan aman damai dan juga Sentosa kami tidak peduli dengan kehidupan pribadi Kami yang selama ini sudah tenang karena dipimpin oleh raja Adriano! "jelas mereka membuat Adriana tersenyum karena adanya perkataan seperti itu membuat dirinya yakin anaknya akan bisa ditemukannya meski sedikit kesulitan karena Medan untuk sampai ke kerajaan edelweis itu sangat susah dan juga menyeramkan serta dikelilingi oleh pegunungan dan juga hutan yang lebat.


"para tabib kerajaan Apakah kalian sudah siap untuk selalu berada di dekat prajurit yang akan menyelamatkan putriku, agar nanti saat berada di tengah jalan jika ada prajurit yang sakit kalian harus langsung bisa mengobati mereka dan jumlah 1000 orang pulangnya pun harus 1000 orang tanpa kurang satu! " perintah Raja Adrian dan semua orang menundukkan kepalanya pertanda mereka tidak akan pernah membuat Raja mereka itu merasa kecewa.


sementara itu Fiona hanya bisa tertidur ketika Amanda datang mendekat ke arahnya dengan keadaan hidung dan mulutnya tertutup rapat, dan dirinya tahu apa yang membuat wanita itu melakukannya karena saat ini darahnya Tengah memenuhi seluruh ruangan itu ia meskipun setetes demi setetes tetapi dikumpulkan bisa lumayan.


" ini kamu minum dulu ramuan penawar racun yang sudah aku buat pokoknya kamu bakalan langsung sembuh ketika meminumnya, kamu jangan takut kalau merasa jika apa yang aku berikan ini bukanlah sesuatu yang baik tetapi malah ingin mencelakai kamu! "ujar Mama ada sambil menyerahkan sebuah mangkuk keramik kecil yang didalamnya isi cairan berwarna biru kental yang baunya sangat menyengat.


Viona mengerutkan keningnya ketika merasa kebingungan dengan apa yang diberikan Amanda kepadanya saat ini, terlihat sorot mata wanita itu yang berwarna merah ada ketulusan di dalamnya dan juga menyiratkan bahwa dirinya tidak ingin membuat wanita itu salah paham dan mengira bahwa ia sedang mencurigainya saat ini.


" Terima kasih tetapi Bisakah kamu pergi menjaga pintu soalnya aku merasa ada yang sedang mengintip kita sekarang, dan orang itu bukanlah merupakan orang yang baik yang suka menyakiti orang lain dan yang suka melakukan sesuatu sekehendak hatinya dan merasa bahwa orang itu tidak ada harganya sama sekali! "Fiona sengaja mengatakan hal itu Karena ia merasa yakin yang tengah mengintip saat ini pasti Marvel yang sangat kepo dengan keadaannya dan juga memastikannya secara langsung tetapi tidak berani mendekat karena mungkin merasa bersalah dengan apa yang sudah ia lakukan?


Amanda menghela nafas ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Viona tadi sebab Ia yakin ini semua ada kelakuannya Abangnya itu, maka dari itu Ia pun segera menghilang dan langsung berdiri tepat dihadapan Marvel yang telah menatap ke dalam ruangan itu.


" Makanya jangan terlalu berlebihan dalam bersikap dan kalau bisa emosi itu ditahan jika tidak ingin menyakiti orang terdekat dan juga wanita kamu sendiri, Percuma saja kamu sudah membawa dia sampai sejauh ini Lalu setelah itu kamu mau membunuhnya dia lebih baik tinggalkan saja dari keluarganya Dan Lupakan perjanjian konyol dan tidak berguna itu! "omel Amanda yang tidak suka dengan kelakuan Marvel yang menurutnya selalu saja menggunakan kekuatannya tanpa sadar bahkan harus menyerang wanita lemah seperti itu dengan tidak punya perasaan sama sekali.


Marvel menghela nafasnya kasar Karena tanpa Amanda katakan pun dirinya sudah merasa bersalah sama sekali karena melihat Fiona yang lemah tidak berdaya seperti itu, yang meskipun ini juga Karena Wanita itu yang terlalu menyebut suaminya setiap saat membuat dirinya tidak mampu lagi mengontrol emosi dan akhirnya langsung menyakitinya.


" lebih baik kamu fokus dengan merawat dia Dan Jaga Dia Untukku karena aku bakalan pergi, Sebab aku yakin ada sesuatu kejadian yang akan terjadi di kerajaan ini maka dari itu aku harus bisa memastikannya secara langsung! "pamit Marvel membuat Amanda mendengus kesal karena menurutnya gara-gara kelakuan pria itu akhirnya membuat dirinya tidak bisa berduaan dengan Valero .

__ADS_1


" Kenapa sih punya pemimpin yang keras kepala seperti itu yang lebih mementingkan egonya dibandingkan perasaan orang lain, aku sumpahin ya nanti bakalan jatuh cinta minta ampun kepada Ratu Viona baru Saat itu pula kamu bakalan merasakan sakit hati yang begitu mendalam! "batin Amanda.


" Jangan mendikte ku karena aku tahu segalanya! " entah bagaimana Marvel tahu isi hatinya Amanda dan akhirnya balik mengancam wanita itu.


__ADS_2