
Fiona yang tadi ingin marah-marah tidak jelas kepada Marvel memilih untuk mengurungkan niatnya saat melihat Amanda menyerahkan barang-barang yang sangat tidak asing di pemandangannya, Bagaimana tidak karena barang-barang itu merupakan milik dari kakaknya yang benar-benar sangat dikenalinya karena cara ukirnya kemudian cara jahitnya dan juga intinya perhiasan yang tergantung di sana itu benar-benar sangat dikenalinya bahkan saat benda itu hanya dilihatnya secara sekilas pun itu benar merupakan milik dari kakaknya.
raut wajah dari Fiona terlihat begitu berbeda mulai dari ada wajah penasaran kemudian begitu banyak pertanyaan dan juga intinya ketika dirinya yang benar-benar ingin tahu segalanya, sebab Bayangkan saja ini semua itu terasa begitu nyata dan juga intinya tidak akan pernah membuat dirinya itu merasa kecewa dengan apa yang terjadi.
" Dari mana kamu dapatkan barang-barang ini, Apakah saat kamu mengambilnya orang pemiliknya ini tahu tentang apa yang ada? soalnya Setahuku orang itu tidak akan sembarang memberikan barang miliknya kepada orang lain, Jadi kalau misalnya kamu mengambilnya tanpa permisi ya pastinya dia bakalan marah dan juga tidak terima karena baginya itu sudah sama dengan yang namanya pencurian padahal ini boleh dipegang itu saat orang-orang tersebut diberikan perintah olehnya secara langsung? " tanya Fiona penasaran membuat Amanda tersenyum sedangkan Marvel benar kebingungan karena ia tidak tahu tentang apapun yang sedang dibahas oleh wanita itu sekarang.
" jangankan marah mengeluarkan suara pun tidak sama sekali karena memang dia malah melakukan ini dengan penuh antusias Padahal aku memintanya hanya satu kali saja, tidak ada yang namanya tatapan permohonan ataupun menginginkan sesuatu karena mungkin dia sangat yakin kalau saya akan memberikan barang ini kepada orang yang sangat istimewa. " Amanda jelas saja tidak bisa mengatakan secara langsung Kalau Viona itu sebenarnya ada orang yang sangat dirindukan oleh Viola karena Takutnya nanti wanita itu pasti bakalan lebih merasa emosi dan juga tidak terima ketika Marvel tidak memberikan izin sama sekali untuk bertemu dengan keluarganya.
__ADS_1
Marvel itu sudah seperti seseorang yang tidak dihargai sama sekali soalnya kedua wanita itu entah Sedang membahas apa Tapi percayalah Dirinya belum menangkap yang namanya ada jawaban dari pertanyaannya sendiri, karena jika seperti begini ya sama saja bohong sebab nantinya bakalan terjadi hal-hal yang sangat tidak diinginkan sama sekali.
" Apakah dia tahu kalau kamu meminta benda ini merupakan perintah dariku secara langsung karena aku yakin pasti dia bakalan mencurigai yang bukan-bukan, apalagi sifatnya yang begitu peka ketika ada sesuatu yang sangat tidak masuk akal dan intinya hanya akan Merugikan dirinya sendiri kalau misalnya ia terus-menerus mengabaikan begitu saja? "tanya Fiona lagi mau memastikan karena kalau misalnya Viola sudah mencurigai keberadaannya di sini ya pastinya wanita itu tentu saja tidak akan tinggal diam.
Marvel yang sebagai seorang pria di situ akhirnya paham siapa dan juga apa yang sedang dibahas oleh Viona dan juga Amanda, maka dari itu ia Tentu saja tidak terima karena baginya jangan sampai ada orang luar yang mencoba untuk mengambil Viona hanya karena mereka tahu bagaimana caranya untuk bisa masuk ke dalam kerajaan edelweis.
" kalian sudah berani melakukan sesuatu tanpa perintah dariku sama sekali dan sekarang malah membahas hal-hal seperti itu, Apakah aku harus diam saja dan juga bersikap biasa saja seolah-olah sikap kalian itu merupakan sebuah hal yang terasa begitu santai? " tanya Marvel tidak terima membuat Amanda hanya menundukkan kepala sedangkan Fiona jelas saja menatap tidak suka ke arahnya karena dari tadi sudah memberikan permintaan tetapi tidak dihiraukan dan Kenapa saat ada pemberian dari keluarganya secara langsung pria itu malah terlalu banyak ikut campur.
__ADS_1
marvel menggelengkan kepala karena menurutnya Terserah mau Fiona itu emosi ataupun marah yang tidak jelas tetapi intinya wanita itu harusnya melakukan sesuatu itu bertanya dulu kepadanya, bukan langsung mengambil keputusan secara singkat dan juga tidak peduli dengan perintah yang diberikan olehnya.
"tidak bisa ada kata Terserah lo Dalam hidup kamu , karena kamu itu merupakan milikku Dan dari dulu sampai sekarang tidak akan pernah mengubah hal itu jadi Harusnya kamu paham kan? "tolak Marvel yang tidak terima kalau ia ingin memberikan sebuah kenyamanan Tetapi malah diperlakukan seperti itu rasanya sangat menyebalkan dan juga intinya membuat dirinya benar-benar tidak suka sama sekali.
Viona bukanlah anak kecil yang mau saja di intimidasi oleh lawan bicaranya Meskipun orang itu merupakan orang yang terpenting dan juga sekaligus sebagai seorang raja yang harusnya dipatuhi perintahnya apapun itu, karena baginya Marvel itu sudah sangat keterlaluan jadi makanya tidak pantas untuk diperlakukan dengan begitu baik soalnya nanti tetap tidak akan ada perubahan sama sekali
"aku tidak peduli dengan apapun keinginan kamu tapi intinya tolong hargai semua perintah yang sudah aku berikan, bukan malah kamu seperti begitu kelakuannya yang hanya ingin mencari perkara Lalu ingin melihat responku kira-kira bagaimana nantinya karena itu sama saja dengan kamu tidak menghargai semua perintah yang sudah aku berikan! " tolak Marvel Lagi dan lagi dan menurutnya kalau misalnya Viona mau keras kepala Ya tidak masalah tetapi intinya nanti Saat itu hanya menyangkut di kerajaannya saja tidak pernah mengarah kepada kerajaan luar karena nantinya tentu saja semua kalian mengambil kesempatan.
__ADS_1
fiona kali ini memilih untuk tidak peduli dan akhirnya berbicara serius dengan Marvel mengenai apa yang ingin dilakukannya nanti, Persetan kalau misalnya pria itu menolak dan juga kesehatan jika pria itu tidak mengizinkan satu orang pun mengikutinya maka Tentu saja tidak bisa melakukannya dengan begitu baik.
" Tentu saja aku akan melakukan apapun yang aku inginkan dan juga intinya tidak akan pernah membuat kamu merasa cemas karena aku bisa menjaga diriku dengan begitu baik, urus saja urusan kamu sendiri dan perhatikan kesejahteraan para rakyat kamu karena aku sudah diperhatikan oleh rajaku dan juga saudara-saudaraku yang lainnya, "ujar Viona yang begitu kasar sampai-sampai kini di wanita itu memilih untuk pergi dari tempat itu.