
Ratu Viona bukanlah seorang Dewa yang bisa menahan sakitnya tanpa Banyak mengeluh karena terbukti saat ini tubuh wanita itu panas tinggi dengan wajahnya yang mulai membiru, karena memang pukulan yang diberikan oleh Marvel itu tidak main-main sehingga membuat dirinya tidak mampu bertahan dan Amanda yang bertugas merawatnya pun jadi kelimpungan apalagi Marvel tidak ada di tempat.
" aku harus bilang kepada ayah karena luka di tubuh wanita ini sepertinya tidak main-main dan aku takut dia bakalan kenapa-napa selama Marvel pergi dan dengan begitu, pria itu pasti bakalan marah dan mengira kalau aku yang sudah menyakitinya padahal ini adalah hasil dari perbuatan yang bodoh itu! "gumam Amanda yang sudah kebingungan harus melakukan apa kepada Viona karena segala macam ramuan sudah Ia berikan Tapi tetap saja tidak mempan dan bisa dibilang wanita itu semakin terlihat begitu sengsara.
" Ayah tolong aku selamatkan wanita itu sebab dia sepertinya tidak akan tertolong lagi apalagi suhu tubuhnya begitu tinggi, dan lebih parahnya lagi ini semua yang melakukannya adalah Marvel Oleh karena itu Aku tidak tahu lagi harus berbuat bagaimana? " Damian yang sedang duduk santai di ruangannya kebingungan dengan permintaannya dilontarkan oleh putrinya itu padahal seharusnya jika Marvel yang melakukannya maka pria itu pula yang harus bertanggung jawab dengan sikapnya.
" Memangnya apa yang Marvel lakukan kepadanya, kalau memang tidak sengaja menyakiti wanita itu kirim saja kembali ke kerajaannya? "ujar Damian benar-benar tidak ingin bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan oleh Marvel sebab menurutnya itu sudah sangat keterlaluan menahan seorang wanita yang benar-benar menggugah selera sehingga membuat Demian pun tidak ingin berdekatan dengan Fiona.
Amanda kebingungan dengan perintah yang diberikan oleh ayahnya tadi padahal seharusnya menolong dirinya karena kekuatan Marvel pun tidak kalah juga dari miliknya Demian, Jadi sepertinya untuk menolong Fiona rasanya sangat tidak berat minta tolong dengan orang yang sangat tepat bukan hanya menciptakan sesuatu yang tidak jelas.
" Ayah aku mohon Tolonglah karena kasihan sekali wanita itu, dia begitu kesakitan dengan tubuhnya yang sudah sangat mengerikan Takutnya nanti deh bakalan tidak bisa tertolong!" minta Amanda lagi tetapi Damian tetap ada pendiriannya membuat Anda memilih Kembali ke tempat di mana Fiona berada.
"Ratu aku mohon bertahanlah sampai Raja Marvel kembali karena hanya dia yang bisa menolongmu dan aku memang tidak sanggup melakukannya, kalau misalnya dia tidak kembali juga maka dengan penuh resiko aku bakalan mengirimkan kamu kembali ke kerajaanmu daripada di sini dan menyebabkan kamu kenapa-napa! " ujar Amanda yang memang benar-benar merasa kasihan dengan apa yang sedang dialami oleh Viona.
" Amanda, haus....
perkataan Fiona itu terdengar begitu pelan tetapi Amanda bisa mendengarnya dengan jelas membuat wanita itu kalau manusia haus itu harus diberikan apa, karena dirinya tidak paham sama sekali Merawat Manusia maka dari itu ia menunjukkan semua barang kepada Fiona kalau misalnya wanita itu menggelengkan kepala artinya bukan'
" apakah yang ini atau yang ini soalnya aku bingung? "tanya Amanda sambil membukakan mangkok berisi makanan kemudian tempat-tempat yang berisi bumbu-bumbu dapur dan juga yang terakhir sebuah botol minuman yang entah Marvel dapat tekan dari mana kini terpampang jelas di hadapan wanita itu menganggukkan kepala.
Amanda tertawa lalu memberikan botol tersebut kepada keluarga secara perlahan dan membantunya untuk meminum isi di dalamnya, wanita itu memang terobsesi dengan kehidupan manusia tetapi yang diperhatikannya adalah para pria tampan cara bergaul mereka bukan cara makan minum mereka sebab Ia yakin cara mereka bakalan berbeda dengan orang-orang di kerajaannya.
__ADS_1
" kalian bangsa manusia itu sebenarnya bangsa yang paling mulia di antara bangsa yang lain karena sudah diberikan segala macam kemudahan, tinggal ini ya tinggal dicari pasti langsung ketemu menginginkan itu ya tinggal dicari juga pasti bakalan langsung mendapatkannya bukan seperti kami yang hanya terpaku pada satu bentuk makanan dan makanan! "ujar Amanda sambil tersenyum miris tetapi Fiona sudah tidak bisa lagi berbicara sepanjang lebar maka dari itu wanita itu memilih hanya menganggukan kepalanya.
"Sakit...
Uhukk uhukkk
Srettt
gumpalan Darah segar keluar dari mulutnya Fiona perena memang sepertinya bagian dalam tubuh yaitu sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja, entah apa yang dipikirkan marah sampai-sampainya menyakiti wanita itu dan malah pergi meninggalkannya begitu saja tanpa ada niatan untuk memperbaiki kesalahannya.
" Astaga kamu terluka lagi Kamu muntah lagi sudah tahu bahwa aku tidak bisa tahan dengan bahu yang ditimbulkan itu Karena sangat nikmat, ah apa yang harus aku lakukan untuk membuat kamu kembali normal Soalnya ini dari tadi kamu sudah keluar kan begitu banyak! " ujar Amanda yang benar-benar frustasi karena memang ia tidak tahu harus melakukan apa untuk bisa membantu Viona tetap sehat dan juga tidak kenapa-napa.
Alexander mana tidak bisa bergerak tanpa harus menanyakan kepada para cenayang dan juga orang-orang pintar yang ada di sekitaran istana, bahkan dirinya mengumpulkan mereka semua dalam sebuah Aula yang besar kemudian menyuruh mereka untuk mencari tahu di mana keberadaan Kerajaan edelweis karena dengan begitu ia bisa dengan mudah menyerang kerajaannya sudah menahan istrinya itu.
" maaf Paduka Raja tetapi sepertinya kami tidak bisa membaca Di mana tempat itu berada karena ada aura gelap yang mengikatnya jaraknya pun tidak bisa ditempuh hanya dengan menggunakan Jalan Raya ataupun berkuda Karena tempatnya itu sungguh hanya kaum-kaum sebangsa mereka yang tahu! " sahur Para cenayang itu membuat Alexander menghela nafasnya pasar karena sepertinya sangat sulit untuk menemukan istrinya dalam waktu dekat.
Alexander kebingungan Sebab semua orang pintar di dalam kerajaannya sudah dikumpulkan semuanya di sini, kalau misalnya mereka semua tidak tahu maka pertanyaannya ia harus minta tolong kepada siapa lagi.
" satu saja aku mohon Tolong beritahukan Di mana letak kerajaan itu karena dengan begitu aku akan merasa lebih lega, jika kalian tidak memberitahukan maka bisa dipastikan aku bakalan undur diri dari kerajaan dan akan fokus mencari istriku sendirian entah sampai kapan! " perkataan Alexander itu sebagai pukulan telak yang dirasakan oleh para rakyat di situ sebab terlihat Raja mereka begitu frustasi dan juga sepertinya sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja.
" tetapi sepertinya kami memang tidak sanggup hanya mungkin ada petunjuk di mana kerajaan itu berada di tengah hutan yang lebat dengan hamparan bunga bakung di mana-mana, mentari pagi malu-malu untuk nampak salah menyiratkan dia lebih besar daripada muncul di antara pepohonan terdapat sebuah pohon yang menjulang menyapa lagi menggambarkan kebesarannya melalui batang yang berkilau disambut oleh pengawal yang begitu murah hati tetapi sebenarnya tidak mempunyai hati dalam dadanya!" Alexander terlihat menatap ke arah seseorang penjaja kue di depan kerajaan yang berteriak di depan aula sehingga semua orang menoleh ke arahnya.
__ADS_1
" pergi kamu dari sini Memangnya kamu pikir kami tidak bisa mencari tahu tentang keberadaan tempat kita sampai-sampai harus mendengar semua perkataan aneh kamu tadi, Dasar orang miskin yang hobinya hanya Cari perhatian terhadap orang-orang yang lebih kaya dan begitu diberi uang langsung pergi begitu saja tanpa mengucapkan terima kasih," usir mereka semua di situ membuat Alexander tidak terima Karena ia merasa seperti Tak asing dengan apa yang dikatakan oleh pria itu Dan juga mungkin merupakan jawaban yang tidak terduga.
" katakan lebih jelas lagi tentang apa yang kamu maksud tadi tidak usah berbelok-belok adalah aku bukanlah seorang filosofi yang paham dengan perkataan kamu, dan juga kamu bisa mengatakannya maka hari ini juga kehidupan kamu bakalan berubah drastis karena ini merupakan janji yang sudah saya berikan! "ujar Raja Alexander tepat dihadapan semua orang tetapi pria itu hanya menggelengkan kepalanya karena ia tidak butuh apa-apapun sebagai hidup susah itu terkadang sangat menyenangkan sampai-sampai orang orang lupa akan mencari yang namanya kebahagiaan.
" bunga baku selalu semerbak bahkan wanginya tercium radiasi beberapa meter pohon pengintai selalu ada yang tingginya melebihi pohon yang lain, selalu tersenyum tidak boleh menambahkan wajah marah karena penjaganya adalah orang yang murah hati dan juga Pergilah ke ujung kerajaan Mariana karena tidak memakan sehari-hari perjalanan jauhnya! "setelah mengatakan hal itu pria itu langsung pergi dari harapan Raja Alexander yang sepertinya secara perlahan sudah mulai paham dengan apa yang dibicarakan.
" Elvis siapkan semuanya dan kita pergi sekarang, Karena sekarang aku benar-benar yakin dengan apa yang harus aku lakukan! " Sebenarnya tadi Alexander sudah pergi tetapi ia merasa bahwa persiapannya kurang matang maka dari itu dirinya Memilih Untuk membatalkan dan juga mempersiapkan secara baik kira-kira keperluan apa yang harus mereka siapkan untuk pergi jauh.
" maaf aja kalau boleh saya sarankan di tepi sungai Felina yang sangat jauh itu yang harus ditempuh dengan menyeberanginya menggunakan perahu, pada hamparan bunga bakung yang sangat luas dan juga ada pohon Mauritius yang merupakan pohon paling tinggi dan juga besar di antara para pepohonan yang lain adalah tempat yang sangat berbahaya karena masuk di dalam hutan terlarang dan kita tidak boleh masuk ke dalam? " tanya Elvis karena memang jika sesuai dengan keterangan yang diberikan oleh penjual kue tadi maka yang sesuai dengan tempat itu yang disebut dengan hutan terlarang yang dilarang Bagi siapapun untuk masuk karena ketika sudah masuk ke dalam maka tidak akan pernah bisa ada yang namanya untuk keluar.
Raja Alexander tertawa ketika mendengar permintaan yang dilontarkan oleh panglimanya barusan, demi menyelamatkan Fiona Apapun akan dia berikan termasuknya dan juga rakyatnya pun tidak masalah yang penting intinya wanita itu bisa kembali dan kemudian ia bisa mendengarkan suaranya lagi tidak harus merasa terpuruk dan juga Terpukul serta bersalah seperti yang setiap malam ia merasa kan.
"kalau memang kamu merasa keberatan untuk pergi ke sana Baiklah kamu tinggal dan memimpin kerajaan ini, Tetapi kalau memang kamu merasa bahwa menyelamatkan ratu kerajaan Mariana adalah sebuah hal yang paling penting Ayo sekarang kita pergi! " perintah raja Alexander sambil tersenyum karena menurutnya Percuma saja menggunakan emosi jika akhirnya mereka semua lah yang akan membantu dirinya karena ia tidak akan pernah bisa melakukan hal ini sendirian.
Elvis tidak bisa lagi membantah apa yang dikatakan oleh rajanya itu ya Meskipun sebenarnya ia merasa keberatan, maka dari itu lebih baik yang menyarankan sesuatu yang benar-benar tidak disukai oleh Alexander seolah-olah dirinya tidak bisa bertanggung jawab dengan keadaan yang tengah menimpa istrinya saat ini padahal semua itu akibat dari ulah orang tuanya yang benar-benar tidak membaca situasi.
" karena tempat itu berbahaya maka lebih baik Paduka Raja tinggal saja di kerajaan dan juga Pimpin saja semua rakyat yang tersisa di sini, karena biarlah kami yang bakalan pergi dan membawa kembali Ratu Viona dengan selamat serta kamilah yang akan berperang jika memang ada musuh yang tidak terduga akan kami temui ketika pergi ke sana! "tawar Elvis tetapi Alexander menjalankan kepalanya sebab menurutnya yang merupakan seorang pria sejati maka dari itu dirinya harus melakukannya sendiri.
" aku yakin rakyatku bakalan baik-baik saja ketika aku tinggal karena mereka tahu maksud dan tujuanku meninggalkan tempat ini adalah untuk membawa kembali Ratu mereka, jadi jangan menghalang-halangi perjalanan ini dan lebih baik kita pergi sekarang juga karena aku yakin kita akan menemukan apa yang kita cari!" setelah mengatakan hal itu Alexander pun memimpin perjalanan untuk menyelamatkan istrinya.
semua rakyat di situ tidak ada yang mengeluh karena mereka juga sangat Terpukul dan juga kehilangan sosok Ratu yang sangat berwibawa yang sangat cocok bersanding dengan raja mereka saat ini, mereka pun membenci kerajaan edelweis yang selama ini selalu menculik ternak Mereka kemudian anak-anak mereka ketika mereka lengah dan juga tidak sadar jika ada bahaya yang sedang mengintai kehidupan mereka.
__ADS_1
" Ayo kita pergi kita perangi orang-orang yang sudah menghancurkan kehidupan kita selama ini agar tidak ada ketakutan yang ada dan kita juga bisa bergerak dengan bebas, kalau ada yang takut silakan pulang kalau ada yang tetap berani maka lebih baik tinggallah di sini dan temani aku untuk mencari Ratu!" ujar Alexander.
pasukan yang berjumlah 1000 orang itu sudah mulai berkurang jumlahnya ketika mendengar perintah yang diberikan oleh Alexander tadi, 500 orang dan menurut Alexander ini sudah lebih dari cukup untuk bisa memerangi keturunan yang sangat jahatin muka bumi dan juga kalau bisa dibilang sungguh sangat tega karena hanya untuk mendapatkan makanan mereka harus menghabisi nyawa orang lain dulu.