
Damian adalah orang yang selama ini terkesan begitu tidak peduli tapi sebenarnya dirinya memperhatikan kegiatan Fiona secara diam-diam, Bukan karena tidak bisa mendekati wanita itu dan berbicara dengan secara langsung Namun karena ada Marvel yang selalu berkeliaran di sekeliling Fiona membuat pria itu Ya jelas saja tidak merasa bebas untuk melakukan apapun.
fiona pun juga tidak pernah mencari tahu tentang Siapa itu Damian dan juga apapun yang dilakukan di kerajaan edelweis, karena baginya Apapun yang terjadi di tempat itu tidak ada hubungannya dengannya sama sekali Jadi untuk apa mencari tahu semuanya yang hanya akan membuat dirinya menjadi orang bingung.
" Anda paham dengan apa yang saya katakan tadi yaitu Tidak usah mengganggu Kegiatan saya apapun itu dan juga bagaimanapun caranya, karena di sini Saya tidak punya urusan yang harus dilakukan dengan anda makanya terlalu sibuk dengan segala sesuatu yang saya lakukan! " tegas Fiona yang begitu kasar.
Damian tertawa mendengar apa yang dikatakan oleh wanita yang ada di hadapannya ini, sebab Percayalah dirinya jelas saja merasa lucu dengan apa yang terjadi karena wanita yang ada di hadapannya ini benar-benar sangat berani dan juga sepertinya tidak pernah merasa segan dengan dirinya yang jelas-jelas sangat disegani di tempat itu,
" Wah ternyata selain bisa membuat Tuan Marvel tidak berdaya Anda juga termasuk seorang wanita yang keras kepala dan juga pemberani ya, karena bisa-bisanya membantah apa yang saya katakan tadi dan juga sepertinya tidak menghargai kondisi yang sedang anda lalui saat ini? "Damian Tentu saja tidak terima Jika seorang wanita merendahkan harga dirinya seperti itu kemudian tidak menghargainya sama sekali karena jika sampai hal itu terjadi ya bisa dipastikan harga dirinya sebagai seorang pria benar-benar dipertaruhkan di sini.
fiona memilih untuk pergi begitu saja sebab menurutnya meladeni orang-orang yang tidak punya kerjaan seperti ini rasanya hanya membuang waktunya percuma, Ya jelas saja bangsa vampir itu tidak mengenal yang namanya pekerjaan karena yang ada dalam pikirannya mereka hanyalah mencari perkara dengan orang lain kemudian mencari buruan ya sudah kalau sudah mendapatkan semuanya itu mereka bakalan berhibernasi Sesuka Hati.
Damian merasa harga dirinya benar-benar tertantang karena terbukti saat ini Fiona sudah pergi meninggalkannya begitu saja tanpa peduli dengan apa yang akan ia bicarakan nantinya, pokoknya wanita itu terlihat sepertinya tidak ada rasa takutnya sama sekali terhadap orang di sekitarnya padahal sebenarnya Fiona itu kan hanya bangsa manusia sendirian tidak ada orang lain lagi kenapa sampai terlihat begitu berani Mungkinkah karena ini adalah pengaruh dari Marvel?
" sangat tidak sopan sekali wanita itu sampai-sampai bisa berani membantah apa yang saya katakan tadi dan juga bisa pergi begitu saja padahal pembahasan ini belum selesai dan juga belum berakhir, pokoknya jika suatu saat nanti kami bertemu kembali maka hari itu juga saya akan mengajarkan cara menghormati seseorang yang jelas-jelas memiliki kekuasaan yang lebih tinggi, "protes Damian yang sudah sangat tersinggung dengan apa yang dilakukan oleh Viana kepadanya dan juga jelas-jelas ia merasa bahwa dirinya di sini itu tidak punya harganya sama sekali di hadapan wanita itu.
Amanda yang tadi sengaja bersembunyi menjadi bayangan Ya jelas saja tidak terima ketika melihat ayahnya yang sangat membenci Fiona seperti itu, padahal Bayangkan saja wanita itu selama ini tidak pernah mencari perkara dengan ayahnya kenapa sekarang malah bersikap seperti itu seolah-olah apapun yang mereka lakukan ini hanyalah sebuah hal yang tidak pantas untuk dihargai.
__ADS_1
"Ayah, kita sepertinya perlu Berbicara sebelum Amanda pergi menyusul Ratu Fiona yang hendak pergi ke istananya Raja Marvel!" jelas Amanda membuat Damian benar-benar terkejut ketika sadar bahwa saat ini sebenarnya anak itu Tengah berada di sekitarnya Padahal selama ini ia selalu peka dengan orang Meskipun mereka selalu menyerupai bayangan hanya mungkin sekarang karena fokusnya hanya tertuju kepada Fiona membuat pria itu tidak sadar dengan sekitarnya.
Damian menghela nafasnya kasar saat mendengar apa yang dikatakan oleh anaknya itu, ya Memang harusnya seperti itu mereka berdua perlu Berbicara dan juga membahas Apa yang harus dilakukan tetapi tidak juga kan harus seperti begini terus menerus yaitu membiarkan orang lain menjadi penghancur dalam hubungan kekeluargaan mereka meskipun entah itu keluarga beneran atau tidak soalnya menjadi bangsa mereka itu sepertinya tidak ada yang namanya keluarga tidak ada yang namanya teman semuanya bisa menjadi musuh hanya bersyukur karena mereka bernaung dalam sebuah kerajaan yang dipimpin oleh raja yang bijaksana dan juga tegas sehingga membuat mereka tidak berani untuk membantah.
"Ayah tidak punya waktu kalau misalnya kamu membahas soal ratu dari kerajaan edelweis itu yang dinobatkan tanpa adanya upacara sakral kerajaan, karena kalau misalnya kamu mau bahas hal itu maka Ayah yakin kalau saat ini kamu sedang membantah orang tua kamu Dan juga tidak mau mendengar apapun yang mereka bicarakan dan alhasil kamu hanya akan mempermalukan ayahmu ini! "tegas Damian yang benar-benar menolak kalau misalnya anaknya itu lebih mengutamakan Fiona dibandingkan dirinya padahal sebagai seorang anak yang jelas saja mereka harus menghargai orang tuanya dan juga memperlakukan orang tuanya dengan begitu baik.
amanda menggelengkan kepala saat mendengar apa yang dikatakan oleh ayahnya itu tadi, karena menurutnya alasan itu terlalu klasik dan juga sudah terus-menerus dilakukan.
" Terserah Ayah mau berbicara apapun itu aku tidak peduli sama sekali karena bagiku yang ku peduli kan adalah Ayah tidak boleh ikut campur dengan urusan orang lain, di sini Pekerjaan ayah itu adalah sebagai seorang penasihat sedangkan dia merupakan ratus dari kerajaan edelweis jadi otomatis yang menjadi posisi tertinggi itu adalah dia dan kalau misalnya dia mempengaruhi Raja Marvel untuk memecat ayah dari posisi penasihat kerajaan edelweis Ya tentu saja Ayah tidak mungkin bisa melawannya kan? "Amanda bukan ingin memprovokasi seseorang ataupun mengubah Jalan pikirannya agar sama dengan yang ada dalam pikirannya tetapi intinya dirinya hanya ingin bermain aman Maksudnya segala sesuatunya bisa diatur segala sesuatu bisa diterima dan intinya tidak merugikan kedua belah pihak.
"Oh tentu saja tidak bisa begitu nak, karena apapun yang salah di dunia ini Dan juga tidak sesuai dengan pemikiran Ayah Pokoknya kita harus bisa mengurusnya dengan begitu baik! kalau misalnya kamu membela dan juga bersikap tidak baik terhadap orang tua kamu sendiri Ya tentu saja itu merupakan sebuah hal yang sangat tidak masuk akal, Soalnya orang yang hanya kamu anggap sebagai Ratu kamu pedulikan tetapi orang yang kamu anggap sebagai ayah tidak pernah Kamu hargai sama sekali, " tolak Demian dengan penuh ketegasan membuat Amanda memilih untuk pergi saja karena sama saja bohong segala sesuatu tidak sesuai dengan keinginannya dan hanya akan membuat dirinya berdebat dengan Damian.
Fiona akhirnya sudah sampai tepat di depan istana utama dari kerajaan Edelweiss, dirinya meratap tanpa ekspresi ke arah bangunan megah tetapi warnanya itu sangat mengerikan karena hitam toh tanpa ada campuran warna lain Yang menyiratkan Kalau orang-orang di dalam sana benar-benar menguasai hal-hal mistis seperti itu.
dirinya tidak perlu menunggu waktu yang lebih lama lagi untuk masuk ke dalam, sebab sudah sampai di situ jalannya juga sudah membutuhkan tenaga untuk apa harus menunggu yang ada itu harus segera diselesaikan biar dirinya bisa tahu titik terangnya harus bagaimana.
amanda dengan segera berlari berjalan langsung tepat di samping Viona karena ia tidak ingin jika wanita itu bertindak ke gabah yang akhirnya Merugikan dirinya sendiri ataupun merugikan Raja Marvel, namun sebelum itu dirinya memberikan kode kepada Gideon yang kebetulan berada di luar untuk jalan di sampingnya membuat pria itu benar-benar tak heran sebab ingin sekali bertanya tetapi melihat wajah Ratu Viona yang tidak bersahabat membuat dirinya juga sedikit segan untuk bertanya ini dan itu.
__ADS_1
"untuk kalian berdua sebentar saat aku berbicara di dalam jangan coba-coba kalian membelanya apalagi membantu, karena kalau misalnya kalian coba-coba untuk membantu maka Aku adalah orang pertama yang menghukum kalian dan membuat kalian akan kesusahan suatu saat nanti dan juga akan berpikir dua kali lagi untuk tetap hidup di kerajaan edelweis ini, "ancam Fiona dengan Tatapan yang begitu tajam membuat Gideon benar-benar kebingungan dengan semuanya sampai-sampai menoleh ke arah Amanda untuk memastikan Sebenarnya apa yang terjadi saat ini.
" maaf Yang Mulia Ratu kalau boleh saya tahu sebenarnya ada masalah apa ya sampai-sampai Anda mengatakan semua yang tidak masuk akal seperti itu, kalau memang ada masalah yang begitu penting silakan sampaikan kepada saya saja mungkin saya bisa membantu mencari jalan keluarnya dan tidak perlu harus menghadap ke Raja Marvel kan? "tawar Gideon membuat Fiona mendengus kesal karena menurutnya pria itu sudah terlalu banyak mengganggu waktunya padahal sudah capek-capek datang ke sini ya setidaknya dihargai dulu lah dan biarkan dirinya berbicara dengan Marvel untuk menyelesaikan masalah mereka.
Viona memilih untuk mengabaikan pertanyaan yang dilontarkan oleh Gideon karena menurutnya itu hanya akan membuang tenaganya percuma, Bayangkan saja perjalanan dari istana Barat ke sini itu lumayan jauh dan juga membutuhkan tenaga yang ekstra serta kesabaran karena di tengah jalan tadi harus bertemu dengan Damian yang mengoceh tidak jelas tetapi sampai di tempat ini Gideon malah mengatakan hal-hal yang lebih tidak jelas lagi Ya itu semua sudah membuat emosinya tidak bisa lagi dibendung.
"lain kali kalau tidak ada apapun dan juga tidak mengetahui jalan ceritanya Lebih baik diam dan juga jangan banyak pertanyaan, karena setiap kali kamu bertanya itu hanya akan mengundang masalah dan saya paling tidak suka ketika harus bekerja ekstra untuk menjelaskan semuanya!" sarkas Fiona begitu kasar membuat Gideon memilih untuk diam saja tidak berani membantah apalagi mencoba untuk berkomentar karena kalau misalnya berani berkomentar yang ada pria itu hanyalah akan mencari masalah yang lebih panjang dan tidak pernah ada ujungnya.
fiona berada pada titik yang sangat temperamen dan juga frustasi karena pikirannya itu sebenarnya sedang berbagi antara memikirkan keselamatan ayahnya dan juga sikap Marvel kepadanya selama ini, Bayangkan saja ketika dirinya meminta kembali pasti pria itu bakalan marah-marah dan memperlakukannya dengan begitu buruk dan ketika dirinya diam saja Lihatlah sekarang keluarganya yang kenapa-napa dan ia sebagai anak itu hanya mengetahuinya tapi tidak bisa menolong sedikitpun.
Marvel sedang duduk di atas hingga sananya dengan menggunakan mahkota kerajaan edelweis yang terdiri dari bunga keabadian tersebut dan juga permata serta berlian yang begitu indah, pria itu bahkan tersenyum saat melihat Fiona sudah datang dan menyuruh orang untuk menyiapkan satu lagi Singgasana untuk ratunya tersebut padahal sebenarnya dirinya sudah tahu maksud dan tujuan kedatangan Fiona di tempat itu untuk melakukan apa.
"selamat datang Ratuku dan duduklah disampingku serta temani aku untuk memerintah rakyat kita, kalau ada yang ingin kamu bicarakan Tolong ditunda dulu karena sebentar lagi ada tamu penting yang bakalan datang dan aku tidak ingin Mereka melihat kita dalam keadaan yang tidak menyenangkan untuk dilihat." Marvel Tentu saja tidak akan pernah membiarkan Fiona marah-marah tidak jelas dan alhasil membuat wanita itu pasti akan memilih untuk meninggalkannya maka dari itu ia sudah mengatur semuanya yaitu Di mana para tamu kerajaan yang tiba-tiba harus diundang saat itu juga untuk datang ke tempat ini dan juga merekalah yang nantinya akan bisa membuat pikiran wanita itu terbagi antara harus bertengkar dengan Marvel atau memilih untuk membiarkan saja masalah ini.
viona mengerutkan keningnya karena sebenarnya Ini semua tidak sesuai dengan keinginannya, karena kedatangannya ke sini itu untuk menyelesaikan permasalahan di antara mereka berdua bukan malah membahas sesuatu hal yang menurutnya hanya akan membuat emosinya jadi benar-benar tidak stabil.
" tapi saya ingin berbicara tentang sesuatu yang sangat penting dan juga...
__ADS_1
"biarkan saja yang mulia Ratu seperti apa yang dikatakan oleh raja Marvel soalnya kasihan kan para tamu undangan sebentar lagi Bakalan Datang, Dan kalau misalnya kita tidak menghargai mereka sama sekali itu pertanda bahwa kita ini memang benar-benar orang yang tidak punya sopan santun terhadap orang yang datang!" Gideon mau tidak mau mengatakan hal itu sebab dilihatnya Marvel sudah kebingungan harus merespon apa Dan juga bagaimana perubahan sikap dari Fiona.