
sebagai seseorang yang tidak dihargai ya Otomatis Viona merasa tidak terima sama sekali, karena menurutnya permintaannya itu sebenarnya tidak terlalu aneh ataupun memaksa karena memang harusnya seperti itu.
apalagi saat melihat Respon yang diberikan Marvel terlihat begitu menyebalkan dan juga sangat tidak masuk akal serta membuat dirinya benar-benar tidak terima, karena menurutnya setiap orang itu kalau berbicara butuh jawaban bukan malah diabaikan seperti itu dan rasanya seperti tidak dianggap sama sekali.
" Kenapa kamu selalu seperti begitu saat aku berbicara penting, bisa kamu mengerti Kalau Sebenarnya aku itu benar benar ingin mencari tahu tentang semua yang harus aku lakukan ke depannya? "tanya Viola penasaran karena pria itu selalu saja mempersulit dirinya untuk bertemu dengan kedua orang tuanya dan setidaknya hormati apapun yang diinginkan olehnya kemudian hormati apapun yang akan dilakukannya nanti.
Marvel masih saja tetap tersenyum karena menurutnya tidak ada yang salah dengan pertanyaan Fiona, sebab yang salah di sini adalah respon yang akan diberikan olehnya nanti kalau misalnya wanita itu terus-menerus seperti begitu perubahannya.
Bayangkan saja dirinya itu kan ingin membahas sesuatu yang masuk akal dan juga tidak menyinggung perasaan siapapun, Tetapi kalau misalnya semuanya seperti ini Ya nantinya tentu saja akan membuat dirinya juga dalam posisi yang serba salah Dan juga kebingungan harus merespon Yang bagaimana.
__ADS_1
amanda pun kebingungan harus membuat Viona berpikir dengan cara apalagi agar berhenti bertanya yang bukan bukan terhadap Raja mereka yang dari tadi terlihat begitu sampai kemudian tidak ada niatan untuk marah-marah apalagi merespon secara berlebihan dengan kata-kata yang begitu kasar, sebab Biar bagaimanapun ini semua itu bukan masuk di dalam keinginannya karena apapun yang terjadi kedepannya harapan dalam hidupnya hanya satu yaitu semua orang selalu memikirkan perasaannya.
gideon sudah tidak tahu lagi harus bersikap yang bagaimana Karena kalau masalah menyangkut raja dan juga ratu di kerajaan edelweis Ya jelas saja dirinya sebagai seorang Panglima tidak bisa ikut campur di dalamnya, karena dirinya itu hanya sebatas seorang Panglima kalau untuk melindungi keamanan dan juga kenyamanan rakyat dan juga Raja serta Ratu yaitu merupakan tugasnya Tetapi kalau misalnya untuk menyelesaikan permasalahan diantara kedua orang itu Ya tentu saja dirinya tidak punya hak untuk melakukannya.
" terserah kamu mau melakukan apa seperti yang Aku perintahkan tadi tetapi Intinya kamu jangan coba-coba untuk berusaha kabur dari hadapanku atau mungkin mencoba untuk pergi menghilang begitu saja, karena jika sampai hal itu terjadi maka Aku pastikan kamu tidak akan pernah melihat lagi kerajaan Felicia dan juga Kerajaan Mariana berdiri dengan kokoh karena aku akan meruntuhkan mereka saat itu juga. "Marvel sebenarnya bersungguh-sungguh dengan ucapannya karena Biar bagaimanapun memperjuangkan dan juga mempertahankan Viona agar tetap di sisinya itu bukan perkara mudah karena wanita itu memiliki sikap yang begitu keras kepala dan juga susah sekali untuk diatur dan juga intinya terkadang membuat dirinya yang harus rela berkorban lebih banyak dan juga rela mengalah padahal sebenarnya dirinya itu merupakan seseorang yang egonya sangat tinggi dibandingkan orang lain di tempat itu.
" Oh jadi ceritanya dari tadi kamu diam saja karena mau membiarkan aku Bicara begitu saja Terus setelah itu ya begini saja tidak ada respon sama sekali, kamu keterlaluan sekali ya sampai-sampai memperlakukanku seperti itu seolah-olah Aku ini adalah seseorang yang tidak pantas untuk dihargai sama sekali ketika melayangkan protes? " omel Viona yang tidak terima ketika pria yang ada di hadapannya ini benar-benar terlihat begitu santai padahal keinginannya hanya satu saja yaitu untuk bertemu dengan orang tuanya kemudian memastikan keadaan mereka baik-baik saja ya sudah tidak lebih dari itu.
Marvel hanya mengusap pelan pipinya kemudian gantian mengusap pelan-pelan pipi Viona yang dari tadi terlihat begitu emosi kepadanya, dirinya pun tidak ada niatan untuk memarahi atas perbuatan yang dilakukan oleh Viona kemudian kemarahan yang sedang berusaha ditampilkan oleh wanita itu karena baginya semua itu baik apa adanya kemudian tidak ada yang salah sama sekali dan juga wajar sih kalau misalnya Fiona sedang mengekspresikan perasaan tidak nyaman di dalam dirinya saat ini.
__ADS_1
" Bagaimana perasaan kamu saat ini , kalau masih mau marah ya sudah silakan saja kalau misalnya masih mau bicara pun silakan saja aku tidak akan pernah melarangnya, " saran Marvel membuat Fiona tambah emosi sebab menurutnya pria itu terlalu berlebihan dan juga sangat ampuh terlihat seperti orang yang tidak kesakitan dengan apa yang dilakukannya tadi.
Fiona akhirnya sadar apapun sikap yang ditunjukkannya mau bagaimanapun reaksinya terhadap pria itu tetap saja bakalan seperti begini jadinya, percuma mau marah tidak jelas kemudian mau berubah jadi Mak Lampir sekalian kemudian menghancurkan satu isi istana pun tidak akan mengubah pemikiran Marvel yang sudah terbentuk dari awal tentang dirinya.
pria itu sudah mungkin berjanji dalam dirinya bahwa Apapun yang terjadi kedepannya bahwa mau bagaimanapun sikap Fiona dirinya tetap tidak akan memulangkan wanita itu kepada keluarganya, karena bagi Marvel wanitanya itu hanya satu dan itu pun bakalan sampai berakhir entah kapan dirinya bakalan di binasakan dari muka bumi ini!
" Aku mohon dengan sangat dan juga dari dalam lubuk hatiku yang paling dalam, pulangkan aku kepada kedua orang tuaku karena hanya itu yang ada dalam pikiranku selama ini dan aku pun tidak akan tenang kalau misalnya belum memastikan keadaan mereka secara langsung! oke aku berjanji tidak akan pernah kembali kepada suamiku maksudnya raja dari kerajaan Mariana karena dia pun selama ini tidak pernah ada niatan untuk menjemputku, dan status kami juga baru menikah hanya satu hari saja masa iya status sebagai seorang Ratu Masih tersemat pada diriku kan tidak mungkin? " pinta Fiona lagi bahkan kali ini dengan tatapannya yang begitu memelas sebab ini merupakan harapan satu-satunya untuk bisa mendapatkan apa yang menjadi keinginannya nanti.
Amanda yang sudah terlalu jenuh dengan segala permasalahan yang tiap hari muncul dengan hal-hal yang tetap sama tidak pernah berubah setiap harinya membuat wanita itu langsung mengeluarkan Selendang Biru milik Putri Viola dan juga anak panahnya untuk diserahkan kepada Ratu Viona, dirinya yakin mungkin dengan begitu wanita cantik itu tidak akan pernah meminta lagi yang namanya untuk bertemu dengan keluarganya karena keadaan mereka sebenarnya baik-baik saja tidak terjadi apapun yang perlu untuk dikhawatirkan.
__ADS_1
"Maafkan hamba yang mulia Ratu karena hamba hanya ingin menyerahkan pemberian dari Putri Viola tadi, dan Saya yakin anda pasti tahu kan keadaannya bagaimana setelah melihat barang-barang ini dan Percayalah kalau mereka tidak akan pernah melupakan anda sampai kapanpun! hanya saja saya mohon Tolong jangan memberikan perintah ataupun permintaan yang sama tidak bisa dilakukan oleh raja Marvel, karena kalau sampai memberikan Anda kepada orang tua anda kembali maka itu sama saja anda membuat dia menjadi seseorang raja yang benar-benar terpuruk!" bujuk Amanda penuh permohonan.