RAJA DAN RATU

RAJA DAN RATU
Pulanglah


__ADS_3

Raja Marvel tidak banyak berbicara tetapi dirinya lalu mendekati Alexander kemudian menatap ke arah pria itu tanpa ekspresi, dirinya tidak pernah gentar ataupun takut karena menurutnya mereka berdua itu memiliki status yang sama dan juga posisi yang sama.


kalau misalnya Alexander berani bersikap kurang ajar maka saat itu juga akan terjadi peperangan di antara mereka berdua, tetapi jika pria itu masih tetap mempertahankan sopan santunnya maka dirinya akan memberikan rasa yang aman dan juga nyaman pula terhadap pria tersebut supaya sadar kalau sebenarnya apa yang terjadi kedepannya itu bukanlah atas keinginan dirinya melainkan memang sudah ditakdirkan harus seperti itu.


" pulanglah, lebih baik perintah kerajaanmu dengan begitu baik jangan mencari sesuatu yang sudah pergi! Oh iya satu lagi jarang sekali orang bisa melewati hutan terlarang itu untuk bisa tembus sampai ke pohon kehidupan dan jika kamu sudah berhasil melewatinya pertanda bahwa sebenarnya hidupmu itu berarti, jadi jangan sia-siakan kehidupanmu itu hanya untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan hanya untuk mendapatkan apa yang kamu harapkan dalam hidup ini, " ujar Marvel dengan tatapan matanya yang begitu tajam menusuk Siapa saja yang berani mendekatinya karena dirinya sudah merasa terlalu banyak menyimpan rasa kecewa terlalu banyak menyimpan rasa yang bisa dibilang tidak akan pernah ada habisnya.


" Aku datang ke sini untuk mengambil milikku bukan untuk mengambil miliknya orang lain ataupun mencoba untuk mengganggu sesuatu yang bukan merupakan milikku, Jadi kalau aku pulang maka aku harus membawanya ikut serta dan tidak akan pernah membiarkan dia sendirian di negeri yang bisa dibilang dipenuhi oleh orang-orang yang tidak punya hati nurani dan juga orang-orang yang maunya melihat Manusia musnah di dunia ini, "ujar Alexander sebab biar bagaimanapun sudah jauh-jauh berusaha datang ke tempat ini terus tidak mendapatkan apa yang ia inginkan rasa-rasanya sudah sangat keterlaluan dan juga bisa dibilang itu hanya sama saja membuat dirinya terlihat tidak berharga.


"Pulang Lah!" perintah Marvel sekali lagi.


Alexander kebingungan dengan sikap pria yang ada di hadapannya saat ini karena dari tadi hanya mengeluarkan kata-kata itu saja tidak ada perubahan sama sekali dalam sikapnya, setidaknya menghargai apa yang ia katakan dan juga bisa dibilang bukan malah membuat semangat yang langsung patah seperti yang terjadi saat ini.


Elvis juga merasakan hal yang sama ya itu tidak suka dengan apa yang dikatakan oleh Marvel yang menurut mereka sudah sangat keterlaluan karena bisa-bisanya tidak menghargai orang yang sudah datang dan bersusah payah ke tempat ini, setidaknya hargai apa yang mereka inginkan dan juga apa yang mereka mau mungkin dengan begitu masalah bakalan lebih beres dan juga tidak ada yang mengganjal di dalam pikiran.


" sudah kami katakan dari awal kalau Kami tidak akan pergi dari sini sebelum mendapatkan kepastian Di mana keberadaan Ratu Viona , jika anda menyuruh kami pulang dengan tangan kosong Maka jangan harapannya akan melakukan itu bila perlu dengan berperang sekarang juga pun kita akan melakukannya karena kami punya Batas kesabaran! "jelas Elvis dengan tatapan matanya yang menolong karena Panglima itu sudah merasa tersinggung jika dari tadi perkataan Alexander tidak dihiraukan sama sekali oleh Marvel yang terlihat begitu santai saat mengatakan semuanya.


" tidak ada yang menyuruh kalian datang ke tempat ini dari awal kan dan itu semua atas keinginan kalian jadi Sepertinya kalau pulang pun tidak masalah Anggap saja Kalian sedang berjalan-jalan, saya akui kalian memang hebat karena sudah bisa melewati hutan Terlarang tetapi intinya hidup dan juga kembali itu merupakan pilihan yang utama maka dari itu saya memberikan pilihan hanya itu saja tidak ada yang lain! "sahut Marvel lagi bahkan kali ini dirinya sedang ingin berbalik untuk pergi tetapi terdengar Alexander melepaskan Pedang dari balik sarungnya lalu kemudian menodongkan tempat di lehernya Marvel membuat pria itu hanya menggelengkan kepalanya saja karena menurutnya aksi Alexander itu terlalu nekat.


Marvel paling tidak suka ketika ada yang mengganggu kegiatannya Padahal dari tadi ia sudah memberitahukan agar Alexander pulang dan beristirahat dengan tenang di kerajaan Mariana bukan Malah mengganggunya seperti saat ini, kalau misalnya ingin mengganggunya Ya setidaknya Tunggu dulu sampai dirinya benar-benar mau untuk diganggu Tetapi kalau tidak seperti begini ya Otomatis pasti nantinya bakalan terjadi keributan yang tidak diharapkan oleh siapapun.


" Ya sudah kalau kamu mau agar kita berperang siapkan semua prajuritmu dan aku akan menyiapkan semua prajurit dari kerajaan edelweis, kita akan menentukan siapa yang menang dan dengan begitu bisa memiliki Ratu Viona seutuhnya tanpa ada yang berani ikut campur sedikitpun, " Marvel sudah capek harus berdiam diri dan diperlakukan dengan sangat tidak baik oleh Alexander padahal dirinya dari tadi sudah berbicara secara baik dan juga berusaha untuk tidak menghirup aroma mereka yang begitu menyenangkan membuat dirinya tiba-tiba merasakan kehausan.

__ADS_1


Alexander menurunkan pedangnya kemudian menatap ke arah pria yang malah menantang dirinya balik, padahal seharusnya pria itu sadar diri dan tidak berani macam-macam dengannya jika tidak ingin nantinya ia bakalan melakukan sesuatu hal yang tidak diinginkan.


" siapa sebenarnya kamu dan kenapa punya rasa percaya diri untuk melawanku, apa yang kamu yang merupakan raja dari kerajaan edelweis ini dan merupakan orang yang sudah menahan istriku? Kalau memang kamu adalah orangnya maka hari ini juga tidak boleh melibatkan orang lain Tetapi hanya Antara Aku dan juga kamu, Kita berdua lah yang harus saling berduel untuk menentukan Siapa kira-kira Yang Pantas namun intinya aku tidak akan pernah mengalah karena Fiona itu merupakan istri sahku yang sudah resmi aku persunting yang akhirnya kamu ambil dan membawa dia pergi dariku, "sarkas Alexander dengan tatapan mata yang begitu tajam membuat Marvel ingin sekali tertawa tetapi Percayalah itu bukanlah stylenya.


" Apakah kamu bisa mengembalikan Magdalena yang sudah diambil oleh raja Philip, kalau Ia memang bisa maka aku juga akan mengembalikan Ratu vionaku dengan 10 jari tanpa kekurangan satupun," ucap Marvel dengan penuh ketegasan membuat Alexander menghela nafasnya kasar karena sebenarnya soal masalah ini dirinya tidak tahu sama sekali.


Marvel yang melihat Alexander terdiam dirinya yakin kalau memang pria itu tidak tahu apapun, Hanya saja kalau ia hanya diam kemudian tidak membicarakan sesuatu yang merupakan kebenarannya ya Otomatis pria itu tidak akan pernah sadar kalau keturunannya yang salah karena sudah mengutak-atik kenyamanan dan juga keamanan keluarga mereka.


Elvis sedang berada pada posisi yang dilema ketika dirinya ingin menyelamatkan Alexander namun terlihat tuannya itu menggelengkan kepala karena Mungkin ia ingin menghadapi semua ini sendirian, namun balik lagi Elvis adalah seorang panglima dirinya tidak mungkin membiarkan sang raja sendirian mengalami semuanya dan hasil akhir akan Merugikan dirinya sendiri.


" Sudah aku katakan lebih baik pulang tidak usah ikut campur lagi dengan semua yang terjadi dan Anggap saja kamu tidak pernah tahu hal itu, dan kalau misalnya kamu mengetahuinya Anggap saja itu tidak pernah terjadi dan kamu tidak pernah mendengarkan dan juga bisa dibilang lebih baik cari saja pengganti Fiona karena dia tidak akan pernah aku keluarkan dari kerajaan Edelweiss, " tegas Marvel yang penuh dengan tatapan intimidasi dan juga dirinya benar-benar sedang tidak ingin meladeni siapapun hari ini karena dipikirannya ia hanya ingin pulang memastikan Apakah keadaan Fiona baik-baik saja atau tidak.


Prangg


" Brakk...


Marvel menjatuhkan Alexander saat itu juga hanya menggunakan tatapannya saja membuat pria itu terpental ke belakang Lalu membentur tubuh Elvis yang kebetulan tidak jauh dari situ, dan tidak berselang lama dari mulutnya Alexander keluar cairan yang berwarna merah pekat membuat pria itu sedikit merasakan pusing namun ditahannya saja karena menurutnya seorang pria sejati tidak mungkin kalah hanya akan karena hal ini.


" kamu...


Alexander menahan Elvis agar tidak bergerak sama sekali karena menurutnya yang harus menghadapi pria tidak tahu diri seperti Marvel itu adalah dirinya sendiri tidak usah ada orang lain yang ikut campur, apalagi ini menyangkut Fiona maka dari itu sangat masuk akal jika Alexander merasa harga dirinya sedikit tersentil.

__ADS_1


" Aku sudah berbicara secara baik tetapi sepertinya kamu memang tidak bisa mendengarkan apa yang aku katakan, jadi apapun yang terjadi kedepannya jangan harap aku bakalan tinggal diam dan membiarkan kamu keluar masuk ke dalam wilayahku dengan Sesuka Hati, "Marvel sudah mulai berubah bentuk tubuhnya tadi yang terlihat begitu tampan tapi pucat sekarang lebih parah dari itu yaitu kuku-kukunya sudah mulai memanjang kemudian taringnya sudah mulai keluar dan juga matanya sudah mulai menampakan merah darah pertanda bahwa pria itu benar-benar tidak suka ketika area privasinya ada yang mengganggu.


Alexander berusaha mengeluarkan seluruh tenaga dalam yang ia punya karena jika dirinya mati sia-sia di tempat ini sekarang yang menjadi pertanyaannya siapa yang akan menolong Viona dan siapa yang akan membawa istrinya itu kembali, pria itu tadi memang benar-benar terkejut dan tidak menyangka jika Marvel menyerangnya secara membagi buta Padahal tadi awalnya dirinya hanya menggertak saja kira-kira sampai di mana Batas kesabaran pria itu Namun sepertinya manusia siluman seperti mereka itu tidak punya kesabaran sama sekali dalam hidup.


" kumpulkan semua prajurit tanpa terkecuali dan kirim pulang kembali ke kerajaan Mariana 5 orang prajurit untuk membawa kembali semua prajurit yang kita punya untuk datang dan menghabiskan tempat ini, bawalah berbagai macam jimat yang paling dibenci oleh bangsa ini dan usahakan setelah menyelamatkan Ratu Fiona bakar tanpa sisa satu orang pun karena makhluk seperti mereka itu tidak pantas untuk dibiarkan hidup! " Alexander sudah habis kesabarannya karena ketika ia berbicara baik sepertinya tidak dihargai sama sekali oleh Marvel sebab terbukti pria itu malah melakukan kekerasan sesuai dengan keinginannya.


Gideon dan valero yang kebetulan berdiri tidak jauh langsung tanpa banyak berbicara berlari ke arah para prajurit yang tersisa dan menumbangkan mereka satu persatu Tanpa mereka sadari sama sekali, soalnya yang tadi terlihat di hadapan mereka itu hanyalah hanyalah Marvel sendiri tidak ada orang lain membuat mereka tidak punya persiapan sama sekali untuk melawan.


alexander benar-benar terkejut ketika melihat para prajuritnya satu persatu sudah tidak bernyawa bahkan Kini lebih parahnya lagi di leher mereka hanya ada bekas gigitan dari para Vampir itu, dan tidak berselang lama muncullah begitu banyak kelelawar yang melesat begitu kencang mengejar kelima prajurit dari kerajaan Mariana itu yang hendak pergi melaporkan semua ini dan juga meminta bala bantuan agar bisa datang segera ke tempat itu tanpa menunggu lama lagi.


Crashhh..


kelima prajurit itu Tumbang satu persatu membuat mereka benar-benar tidak percaya jika kelelawar yang tadi berjumlah ribuan ternyata adalah dua orang makhluk siluman yang satu terlihat begitu cantik dan yang satu lagi terlihat begitu gagah namun berwajah pucat tengah menyeringai ke arah mereka berdua, Amanda begitu bahagia karena akhirnya rasa sakitnya itu bisa berganti dengan mendapat makanan yang begitu lezat.


" kalau bisa selesaikan mereka Dalam waktu 5 menit sebelum mereka menggiring kita ke arah di mana ada sinar mataharinya, setelah melenyapkan mereka segera kembali ke kerajaan edelweis jangan sampai di sana Marvel benar-benar sedang membutuhkan bantuan kita berdua, "perintah Demian setengah berbisik ke arah putrinya itu dan Amanda menganggukkan kepalanya.


" Halo bangsa manusia, Kenapa kalian bisa berpikir untuk datang ke tempat ini dan juga bisa keluar dengan selamat? Bukankah semua orang mengatakan Kalau kami itu merupakan bangsa siluman yang sukanya mengambil nyawa orang lain daripada menjaganya , tetapi kenapa kalian bukannya menjaga diri sendiri tetapi malah mengantarkan Nyawa ke sini?" tanya Amanda yang benar-benar merasa lucu dengan pola pemikiran manusia


semua orang yang berada di situ berteriak histeris karena memang benar-benar tidak menyangka jika akhirnya mitos yang selama ini beredar benar adanya jika di dunia ini manusia hidup berdampingan dengan bangsa vampir, memohon pun rasanya sudah tidak bisa ketika kulit leher mereka sudah dicabik oleh hewan apakah itu mereka pun sudah tidak bisa lagi menggambarkannya dengan kata-kata apalagi ini merupakan pengalaman pertama.


setelah puas memangsa para buruan mereka kini damaian dan juga Amanda kembali menemui Marvel dan juga yang lain, terlihat Alexander dan juga Elvis sudah ditahan dengan cara dilumpuhkan kesadaran mereka agar nantinya ketika dibawa ke kerajaan edelweis mereka tidak tahu jalan mana yang sudah mereka lewati.

__ADS_1


Damian sebenarnya tidak disuka akan cara kerjanya Marvel namun balik lagi kalau dirinya tidak punya kekuasaan untuk melawan apalagi melakukan sesuatu tanpa izin dari pria itu, karena yang ia inginkan hanya Fiona saja yang berada di tempat itu selain itu dipulangkan saja dengan catatan mereka tidak akan pernah mengganggu lagi ketenangan dari kerajaan edelweis.


__ADS_2