
Fiona merasa bahwa kata-kata yang dilontarkan oleh Marvel itu syarat dengan penuh rasa penyesalan kemudian rasa yang benar-benar tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, pokoknya dalam arti bahwa pria itu sekarang bingung harus melakukan apa karena semuanya berjalan tidak pernah sesuai dengan keinginannya kemudian segera sesuatunya terjadi begitu tiba-tiba dan hasil akhir hanya akan membuat dirinya tidak tahu lagi harus yang bagaimana.
semua orang juga berada di posisinya sebenarnya melakukan hal yang sama yaitu tidak bisa menjanjikan sebuah perasaan yang begitu indah yang pada akhirnya mungkin nanti bakalan diingkarinya, sebab Biar bagaimanapun Viona sekarang itu seperti seorang tawanan yang jelas-jelas sedang membutuhkan Apa itu yang namanya kebebasan kemudian Apa itu yang namanya kemerdekaan pokoknya kehidupan yang diatur olehnya sendiri tanpa ada campur tangan dari pihak manapun yang selama ini sebenarnya tidak pernah dikenalnya kemudian tidak pernah bertemu dengannya dan juga tidak pernah menjalin sebuah komitmen Maksudnya saat nanti kembali mereka bakalan kembali bersama ternyata tidak sama sekali.
"Aku sebenarnya tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana dan juga tidak tahu lagi harus berkata apa kalau misalnya Respon yang kamu berikan harus seperti begitu terus-menerus, hanya saja Aku ingin mengingatkan kepada kamu kalau sebenarnya keadaanku itu baik-baik saja dan intinya di mana ada kamu maka aku berharap bahwa kebahagiaan datang menghampiri! " Fiona tidak berani menjanjikan yang namanya sesuatu Takutnya nanti dirinya tidak bakalan bisa menepatinya dan hasil akhirnya akan membuat perasaan orang lain Menjadi Kecewa dengan semua yang terjadi di hadapan mereka saat ini.
apalagi dirinya hanyalah manusia biasa yang otomatis selalu saja terkadang melangkah maju namun kadang kala mengingat hal yang di belakang, jadi seperti begini saja sudah lebih dari cukup di mana hidupnya selalu baik-baik saja tidak terjadi apapun yang membingungkan dan juga tidak terjadi sesuatu hal yang sangat mengecewakan karena pada akhirnya dirinya juga yang akan menjalaninya.
"kita berdua kalau jalan seperti begini layaknya sepasang suami istri yang sedang pergi memeriksa ladang gandumnya Apakah sudah berbuah atau belum Dan sudah bisa dituai apa belum, menurut kamu bagaimana terasa begitu manis kan dan aku juga sangat menyukai jika kita setiap hari seperti begini pasti dunia ini bakalan terasa begitu tentram?" ujar Marvel sambil mendongakkan kepalanya membuat Fiona benar-benar terpesona dengan ciptaan tuhan yang satu ini meskipun wajahnya begitu pucat tidak ada aliran darah sama sekali kemudian genggaman tangannya begitu dingin tetapi intinya hati yang mati itu sudah memberikannya kehangatan yang tidak pernah bisa dirinya tolak.
Fiona tertawa terbahak-bahak ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Marvel barusan tentang status mereka sebagai pasangan suami istri, tidak tahu kau beri hak itu tidak menjadi pasangan suami istri saja mereka sudah menjadi sepasang pemimpin dari kerajaan edelweis yang tidak akan pernah bisa terpisahkan lagi yaitu sebagai raja dan ratu yang selalu memerintah kerajaan itu agar lebih maju lagi agar para rakyatnya lebih sejahtera lagi tidak ada yang namanya kemiskinan tidak ada yang namanya Melarat dibawa kepemimpinan Raja Marvel. Siapapun yang menjadi pria itu ya otomatis akan melakukan hal yang sama dan itulah yang menjadi harapan Fiona selama dirinya masih berada di situ, tidak peduli orang lain mau berbicara apa tidak peduli orang lain mau berpikir yang bagaimana yang pentingnya keinginannya hanya simpel saja tidak terlalu susah.
" Biarpun kita tidak menikah juga kita adalah pasangan dan Biarpun kita tidak terikat oleh komitmen apapun juga kita tetap pasangan jadi Jangan berpikir yang aneh-aneh ya nanti yang ada kamu bakalan merasa kurang hati dan sebagainya seperti kebiasaan kamu selama ini, aku hanya ingin mengingatkan saja kalau aku tetap akan berada di samping kamu sampai kapanpun sampai akhirnya dunia ini menjadi runtuh sekalian tetap kita akan menjadi satu! " jelas Fiona dan akhirnya keduanya tertawa terbahak-bahak dan saat ini sampailah mereka di pinggiran hutan terlarang tampak di sana begitu macam banyak kehidupan yang lebih indah daripada kerajaan edelweis yang hanya ditumbuhi oleh Bunga Edelweis saja selain itu sudah tidak ada lagi.
tempat itu begitu indah tempat itu begitu nyata ada di hadapannya membuat siapa saja pun akan tersenyum dan merasa bahagia karena ternyata Tuhan begitu adil, tidak selamanya sesuatu yang ada di edelweis itu hanyalah bunga keabadian melainkan ada begitu macam banyak pepohonan ada sungai yang membentang begitu indah agar Maksudnya semua makhluk hidup yang berada di situ bisa menerima semua yang ada tanpa terkecuali.
__ADS_1
Jika ditanya Bagaimana perasaan Viona saat ini maka jawabannya wanita itu begitu bahagia dan juga tidak pernah percaya jika ciptaan tuhan itu begitu indah sampai-sampai tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata dan juga sampai-sampai tidak bisa dibicarakan lagi, semua yang ada di hadapannya ini begitu nyata begitu indah begitu mempesona membuat seseorang yang memiliki jiwa seni sepertinya otomatis merasa betah ada di tempat itu tidak ingin pergi kemanapun tidak ingin menjauh dari yang bagaimana Karena menurutnya yang ada di hadapannya ini harus dijaga tidak boleh dipermainkan Apalagi coba untuk ditinggalkan demi sesuatu hal yang tidak jelas.
" kamu baik-baik saja kan Atau mungkin ada terjadi hal-hal yang sangat tidak kamu inginkan Ya silakan katakan saja kepadaku karena nanti aku pasti akan membantumu, Soalnya dari tadi aku lihat mulutmu itu terbuka lebar loh Takutnya nanti ada sesuatu hewan yang masuk ke dalam karena saking terpesonanya kamu? "ejek Marvel membuat Viona mendengus kesal karena dirinya adalah mode serius sekarang pria itu malah mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal dan otomatis membuat dirinya jelas saja merasa tidak terima dan juga merasa yakin jika pria itu sedang mempermainkannya saat ini dan mungkin Tengah mengejek dirinya.
wanita itu yang tadinya cerewet langsung terdiam membuat Marvel mengacak gemas rambutnya karena kebetulan wanita itu tidak memakai hiasan apapun di kepalanya ,kini Viona hanya menghela nafasnya kasar sebab menurutnya Marvel itu menyebalkan tapi manis sekali dan juga membuat ia makin sayang..
" untung juga aku sayang coba kalau tidak sudah kuhajar kamu! "ancam Fiona dengan tatapan seriusnya membuat Marvel langsung menghentikan kegiatannya itu karena dirinya benar-benar merasa tidak percaya jika Fiona mengatakan semua itu dengan penuh rasa percaya diri bahkan sepertinya tidak ada unsur paksaan di dalamnya dan siapa saja yang berada di posisinya pasti akan merasa bahwa ini adalah sebuah keajaiban yang tidak pernah disangka sebelumnya.
Marvel adalah seorang pria yang selama ini selalu berharap jika perasaannya itu bisa terbalaskan bukan dengan cara secara langsung melainkan biar secara perlahan juga tidak masalah yang penting intinya rasa itu tetap ada kepada pasangannya, maka dari itu ketika mendengar semua yang begitu tiba-tiba Terkadang ada seperti jutaan kupu-kupu yang tengah terbang di atas wajahnya kini dan juga Tengah tersenyum dan mengatakan selamat perjuangan anda sudah mulai membuahkan hasil Tinggal bagaimana caranya agar anda terus melakukannya tidak pernah patah semangat dan juga mau tetap berjuang bahwa Apapun yang terjadi kedepannya tetap sudah berada di dalam genggaman tinggal menjaganya dengan baik kemudian mengasahnya lebih halus lagi.
Marvel menatap Fiona dengan penuh permohonan berharap agar pertanyaan yang dilontarkan olehnya tadi itu benar-benar tidak mengambang begitu saja di udara, sebab orang kalau kasih pertanyaan ya Otomatis butuh jawaban Bukan butuh sebuah janji yang tidak jelas Bukan butuh sebuah harapan yang tidak masuk akal.
" Memangnya kamu benar-benar membutuhkan jawaban yang harus aku berikan sekarang juga sampai-sampai Kamu tidak mau mengajakku untuk lanjut pergi melihat hutan yang paling terindah di hadapanku saat ini, Ah kamu memang sangat keterlaluan pokoknya jangan sampai aku berbicara salah sedikit Intinya kamu akan menuntut supaya harus ada penjelasan yang tidak jelas kemudian harus menuntut jawaban padahal kan hari esoknya masih ada hanya kamunya saja yang tidak pernah sabar dan selalu saja memaksaku untuk bisa berbicara dengan jujur? "omel Viona yang tidak terima kalau Marvel itu selalu saja mengganggu kegiatannya di saat dirinya sedang serius seperti begini.
Marvel tersenyum ketika mendengar jawaban dari wanita itu karena baginya sepertinya Fiona itu Tengah malu Makanya selalu saja mengalihkan pembicaraan ketika dirinya bertanya mengenai hal-hal yang serius, padahal sebenarnya kan tidak ada yang salah juga kan dengan pertanyaannya itu kecuali Memang dari awal Viona tidak ingin berkata jujur dan hanya ingin mempermainkan perasaannya saja soalnya wanita itu pasti tahu kalau dirinya itu merupakan seorang pria yang cepat sekali dibawa perasaan ketika ada orang yang mengucapkan kata-kata yang begitu manis yang begitu romantis dan juga yang begitu membuat akal Sehatnya terkadang tidak berfungsi dengan benar.
__ADS_1
" aku sangat menyayangimu Raja Marvel edelweis dari sekarang sampai nanti tapi tergantung Bagaimana kamu tetap menjaga perasaan sayangku itu supaya tidak lari pergi kemanapun dan juga kalau misalnya kamu mengerti dengan semua keinginanku yaitu mungkin masuk akal, Tetapi kalau misalnya perasaanku tidak pernah kamu jaga tidak pernah Kamu hargai dan memilih harus aku yang menghargai kamu lebih baik tidak usah sama sekali dan akhirnya kita akan berpisah suatu saat nanti karena keegoisan kamu yang tidak jelas itu yang hobinya setiap kali bertanya hanya jawabannya iya begitulah! " emosi Fiona tidak bisa terbendung lagi sehingga dirinya memilih untuk mengeluarkan uneg unegnya.
" Astaga Ratuku sayang, pertanyaanku tadi itu mudah saja untuk dijawab kenapa kamu malah memberikan jawaban yang terlalu panjang yang terkadang membuat aku bingung Sebenarnya kamu sedang membaca pidato untuk memarahiku atau apa ya? "tanya Marvel.
Suasana ditempat itu yang biasanya sunyi mendadak jadi ramai padahal hanya kedua orang itu saja berbicara sedangkan Gideon dan juga Amanda hanya menjadi penonton saja membuat mereka berdua hanya bisa Saling pandang dan tidak tahu lagi harus bersikap bagaimana, sebab biasanya Marvel itu sangat menyukai yang namanya ketenangan kemudian Kesunyian pokoknya intinya tidak ada suara yang berisik tetapi sekarang lebih parah dari itu pria itu yang malah menciptakan dunia yang lebih ribut berbanding terbalik dengan kebiasaannya selama ini.
" Aku paling suka ketika Raja Marvel dan juga Ratu Fiona berbicara secara damai tidak ada namanya perdebatan dan juga peperangan perlahan tapi pasti di antara mereka berdua, Bila perlu sampai mereka memiliki keturunan nantinya selalu saja ada kedamaian seperti begini karena jika mereka berdua berdamai maka kita juga tidak akan terkena dampak yang begitu buruk seperti selama ini Ketika mereka berdua bertengkar Pasti orang yang akan menjadi sasaran utamanya adalah kita maka dari itu semoga saja semua dalam keadaan baik-baik saja! "ujar Amanda yang penuh pengharapan karena Biar bagaimanapun dirinya merupakan saksi hidup dari apa yang terjadi antara Viona dan juga Marvel yang selama ini tidak pernah nyambung.
Gideon menganggukan kepala pertanda setuju dengan apa yang dikatakan oleh Amanda barusan jika melihat Marvel dan juga Viona selalu akur maka itu pertanda bahwa kedua manusia itu sudah saling menerima satu sama lain, kalau misalnya mereka saling membenci ya pekerjaan rumah antara dirinya dan juga Amanda masih panjang lagi ke depannya soalnya Bagaimana caranya mereka harus berusaha agar kedua orang itu tidak bertengkar dan juga tidak ada yang namanya pertumpahan darah pokoknya semuanya dalam keadaan baik-baik saja.
marvel mulai menajamkan pendengarannya saat mendengar begitu banyak Langkah kaki yang semakin mendekat ke arah hutan terlarang, dirinya menatap ke arah Viona Yang sepertinya tidak menyadari apapun karena wanita itu malah kini sibuk merangkai bunga edelweis kemudian bunga bougenvil serta berbagai macam bunga yang tumbuh di hutan terlarang itu.
wanita itu bahkan bersenandung kecil tidak peduli dengan apapun yang ada di sekitarnya saat ini karena baginya tidak tahu apapun, namun berbeda dengan Gideon dan juga Amanda yang mendekati Marvel kemudian memberikan isyarat kalau sebenarnya Ada orang banyak yang sedang menuju ke hutan terlarang.
"Maaf Paduka Raja, apakah Anda mendengar suara dari langkah kaki yang begitu banyak ? "tanya Amanda setengah berbisik dan Marvel menganggukan kepalanya karena ia sudah menyadari ketika tadi dirinya dan juga Viona saling bercanda satu sama lain namun ia masih merasa biasa saja mungkin pikirannya langkah kaki itu menuju ke arah lain namun Lihatlah sekarang mereka bahkan semakin mendekat.
__ADS_1
marvel menatap ke arah Fiona bingung bagaimana caranya agar membawa wanita itu kembali ke kerajaan edelweis, Karena sekarang perasaan Fiona itu sepertinya lagi senang dan tidak mungkin kesenangan wanita itu harus diganggu oleh keegoisannya lagi kali ini.