
Marvel masih berusaha bersikap tenang tidak ingin terlalu menunjukkan rasa antusiasnya saat tahu bahwa senja itu sudah mulai secara perlahan menerima kehadirannya, dan Percayalah ini merupakan sebuah hal yang ditunggunya selama ini Ketika dirinya masih berada dalam keadaan yang terombang-ambing tanpa kejelasan sedangkan Wanita itu sudah mulai memantapkan pemikirannya tidak akan pernah berubah pikiran serta mungkin akan menerima hubungan mereka itu dalam keadaan yang begitu baik.
semua orang tentu saja berpikir yang sama jika Apapun yang terjadi tidak boleh saling mengeluh satu sama lain dan juga lebih memilih untuk peduli dengan keadaan orang lain sampai-sampai keadaan sendiri tidak dipedulikan, Apapun yang terjadi tinggal dibicarakan saja seperti yang dilakukan oleh Viona jika dirinya sudah mengatakan secara langsung kepada kedua orang tuanya tidak ada niatan dalam dirinya untuk pulang kembali ke kerajaan Felicia sebab baginya rumahnya sekarang itu adalah kerajaan edelweis dan tempat dirinya untuk pulang itu adalah bersama dengan Marvel tidak bersama dengan orang lain termasuk dengan pria yang berstatus sebagai suaminya yaitu Alexander.
entah nanti apa yang akan dikatakan oleh Alexander ketika tahu bahwa istrinya lebih memilih bersama dengan pria lain dibandingkan mempertahankan hubungan mereka, karena memang Fiona jelas saja benar melakukan semua itu sebab sampai saat ini belum ada penjelasan yang diberikan oleh Alexander tentang hubungan mereka nanti bakalan berjalan seperti apa dan juga pria itu mungkin sudah melupakannya dan juga sudah menikah lagi mengingat kerajaan Mariana juga terkenal memiliki begitu banyak Putri para menteri yang begitu cantik manis kemudian pandai menggunakan pria yang mungkin salah satu dari mereka akan menjadi jodohnya atau apapun itu dirinya juga tidak peduli sebab baginya Alexander itu sudah lama mati tidak ada lagi yang namanya Alexander dalam hidupnya kalau memang ada Ya tentu saja itu hanya sebuah kenangan di masa lalu yang hanya bisa dijadikan bahan ingatan tetapi bukan untuk mengulang kembali cerita itu.
ketika dirinya sudah memantapkan pilihan terlihat Miranda sebenarnya belum ikhlas karena Biar bagaimanapun Viona itu adalah putrinya dan seharusnya bukan berada di luar negeri yang asing di mana para siluman tinggal yang jelas-jelas siluman itu tidak punya hati nurani sama sekali, dirinya ingin agar anaknya tinggal di tempat yang ada manusianya Jadi kalau misalnya dia sangat merindukan Viona tentu saja bisa berkunjung dengan bebas bukan seperti sekarang harus mematuhi berbagai peraturan yang jelas-jelas tidak boleh dilanggar oleh siapapun meskipun dirinya adalah ratu dari kerajaan Felicia sekalipun tetapi mereka harus tetap tunduk pada peraturan yang sudah diciptakan oleh Marvel.
Adriano dan juga istrinya yaitu Miranda bukan tidak mau menerima kehadiran Marvel di dalam keluarga mereka apalagi tidak menghargai kehadiran pria itu yang sudah menjadi pilihan anak mereka, namun balik lagi ini semua akan tidak seperti yang mereka harapkan jika hasil akhir Fiona hanya akan membuat mereka menjadi bingung dan juga hasil akhir membuat mereka tidak tahu lagi harus bersikap Bagaimana Soalnya ini semua menggantung begitu saja tidak ada kejelasan tidak ada yang namanya sebuah harapan yang paling terbaik dalam hidup dan juga intinya kalaupun nanti mereka bakalan berubah takdir yang sudah ada tentu saja takdir itu bakalan berubah.
" kamu yakin dengan keputusan yang sudah kamu buat barusan dan kamu yakin kalau ini merupakan pilihan yang terbaik kamu, kalau memang kamu berubah pikiran ya sudah kita bakalan berbicara ulang dengan raja dari kerajaan edelweis itu tetapi kalau misalnya ingin memang sudah keputusan final maka kami akan menghormatinya? "tanya Viola yang tidak ikhlas jika adiknya itu harus tinggal di sini sampai kapanpun sebab Biar bagaimanapun Viona itu adalah bangsa manusia dan sesama manusia mereka harus saling hidup berdampingan bukan seorang manusia mulai hidup berdampingan dengan siluman kan Rasanya sangat tidak masuk akal dan juga sangat tidak wajar jika dipikir dengan logika.
Viona menggelengkan kepalanya karena menurutnya dirinya itu bukanlah tipe orang yang plin-plan yang kalau misalnya sudah membuat sebuah keputusan tiba-tiba akan merubahnya begitu saja sesuai dengan apa yang diharapkan olehnya, wanita itu tentu saja tidak akan pernah merasa menjadi orang yang sempurna kalau misalnya terlalu merubah-ubah sesuatu yang sudah dikatakannya dari awal dan alhasil nanti orang-orang sekitarnya tidak akan pernah percaya lagi dengan apapun yang dikatakan olehnya.
__ADS_1
"terima kasih atas semua kasih sayang yang sudah kalian berikan kepadaku dan juga terima kasih atas pengorbanan kalian untuk bertemu denganku di sini, hanya saja aku minta maaf dengan sangat kalau aku tidak bisa menerima semua tawaran kalian untuk kembali Karena bagiku Rumahku di sini kemudian istanaku di sini dan juga tempat aku pulang adalah dia dan aku harap kalian mengerti dengan keputusanku kali ini karena Biar bagaimanapun selama tinggal di sini hanya dialah yang selalu mengerti keadaanku tidak pernah menyakitiku tidak pernah membiarkan air mataku jatuh Satu Tetes pun!" jelas Viona membuat semua orang di situ hanya bisa menghela nafas mereka kasar karena sepertinya keputusan Ratu Viona itu tidak bisa lagi diubah sudah keputusan final sudah keputusan terakhir dan mereka hanya bisa mungkin menghargainya saja.
" Apakah kami boleh berkunjung, karena kami ingin memastikan Bagaimana tempat kamu tinggal Bagaimana pria ini memperlakukan kamu bukan karena kami tidak percaya tetapi intinya hanya ingin memastikan saja? "tanya Miranda penasaran membuat Vion hanya bisa menoleh ke arah Marvel sebab Biar bagaimanapun dirinya tidak punya kekuasaan untuk memberikan izin biarlah Marvel yang menentukan semua itu maksudnya biar posisinya sebagai raja dihormati di sini bukan hanya dirinya saja yang berbicara bukan hanya dirinya saja yang menentukan pilihan tetapi balik lagi ia harus bisa menghargai ketentuan yang diberikan oleh pria itu tidak pernah membantahnya dan mungkin lebih baik menghormatinya saja itu sudah lebih dari cukup.
"maafkan aku karena ini semua bukan harus melalui keputusanku melainkan keputusan dia karena dia adalah pemilik dari istana itu dan dia juga adalah yang mempunyai istana itu, aku hanya tinggal dan juga menetap di sana serta sudah diberikan bagian untukku kalaupun nanti berkunjung lebih baik berkunjung saja di istanaku karena dia sangat megah besarnya juga seperti istana kita di kerajaan Felicia dan aku yakin kalian pasti Betah Ada di sana ! "jelas Fiona antusias sambil menunggu jawaban apa yang akan diberikan oleh Marvel nantinya soalnya pria itu dari tadi terlihat terlalu banyak berpikir sampai-sampai membuat dirinya jadi bosan sendiri.
Marvel terlihat menoleh ke arah Amanda dan juga Gideon maksudnya kedua orang itu bisa membantunya memberikan keputusan soalnya Entah mengapa Jalan pemikirannya tiba-tiba tidak berfungsi sama sekali karena dari tadi itu dirinya hanya fokus dengan apa yang dikatakan oleh Fiona kalau dirinya tidak akan pergi dari Sisinya, makanya ketika ditanya seperti ini jawabannya tidak akan pernah ada lagi karena pria itu terlihat seperti orang bingung dan juga tidak tahu harus bersikap kayak bagaimana lagi dengan menghadapi semua yang tanpa kejelasan seperti ini dan juga intinya hal ini pula yang terkadang membuat dirinya tidak tahu lagi harus bersikap yang bagaimana.
Marvel menganggukan kepala membuat Fiona menatap heran ke arahnya karena orang kalau mengganggukan kepala itu sebenarnya artinya banyak, dan dirinya ini bukanlah seorang yang maksudnya paham dengan apapun yang dikatakan jadi lebih baik dikatakan secara langsung biar dengan begitu masalah semuanya bakalan langsung beres tidak perlu harus membuat cemas.
" Astaga, kenapa hanya mengakukan kepala seperti itu kenapa tidak membuka mulut kamu lewat-lebar terus menjawab pertanyaan yang dilontarkan? "omel Viona dengan tatapan cemberutnya membuat mereka Langsung masuk pada ketika melihat wanita itu sudah mulai memasang tatapan tidak sukanya dirinya bersikap seperti orang gagu dan juga lembek kayak begini.
" Iya boleh kalian boleh berkunjung ke istana edelweis karena pintu gerbang kami bakalan selalu terbuka, katakan apa yang ingin kalian nikmati di sana biar para pelayananku bakalan mencarinya dan maaf jika sambutan Kami memang kurang menyenangkan atau mungkin bisa dibilang tidak sesuai dengan harapan! "jelas Marvel yang setelah sekian waktu Akhirnya bisa membuka mulutnya dan juga berbicara membuat Miranda bernafas lega karena dipikirannya pria itu tadi tidak tahu berbicara sama sekali dan entah Nanti anaknya itu bakalan berbicara dengan Bahasa apa kalau misalnya Hanya mereka berdua saja yang ada.
__ADS_1
"ternyata kamu bisa bicara juga ya soalnya aku pikir kamu tidak bisa bicara dari tadi makanya aku bertanya hanya melalui Viona saja, tapi Baguslah kalau kamu ternyata sempurna nanti kamu tenang saja pokoknya kalau misalnya kamu melewati ujian sebagai cara menantu ini lulos Maka jangan takut karena kami otomatis akan Merestui Pernikahan kalian ini tanpa banyak membantah ! "jelas Miranda antusias membuat Marvel tersenyum sambil menganggukkan kepala karena dirinya itu adalah seseorang yang sangat kaku yang tidak tahu lagi harus mengekspresikan rasa bahagianya itu yang kayak gimana.
Viola terlihat menghela nafasnya kasar dan saat dirinya beranjak Saat itu pula ia bertabrakan langsung dengan Gideon membuat wanita itu mendengar kesal karena menurutnya sepertinya Gideon itu sengaja mencari perkara dengannya, atau tidak tahukah pria itu jika suasana hatinya sedang tidak baik-baik saja akibat keputusan yang diambil oleh adiknya eh sekarang malah menciptakan drama baru ia jelas saja dirinya yang merupakan orang yang tidak punya kesabaran marah dan juga merasa tersinggung dengan semuanya.
" kamu jangan cari perkara dengan saya ya, Memangnya kamu pikir sekarang ini suasana hati saya sedang baik-baik saja begitu? pokoknya Lain kali kalau sampai kamu menyentuh Saya lagi maka jangan harap kamu bakalan bernafas dengan tenang, Saya tidak peduli Mau kamu adalah vampir atau siluman apa sekalipun karena sekali kamu mencari perkara saat itulah kamu akan menjadi musuh saya! "sarkas Viola begitu kasar membuat semua orang hanya bisa menggelengkan kepala apalagi ketika melihat wajah Gideon yang menaikkan alisnya sebelah soalnya pria itu bingung letak kesalahannya di mana coba sampai-sampai diperlakukan sama tidak ada seperti begini tapi balik lagi wanita itu merupakan saudara dari ratunya maka otomatis ia tidak mungkin dong bertindak anarkis apalagi membalas semua perkataan yang dilontarkan.
Amanda hanya tersenyum ketika melihat Viola yang memarahi Gideon seperti itu dan dirinya mengacungkan kedua jempolnya ke arah wanita itu membuat Viola juga ikutan tersenyum, sebab Viola sebenarnya sudah bertemu dengan Amanda kemarin-kemarin dan juga wanita itulah yang sudah membantu saat kerajaan Valeria yang mencari perkara dengan cara menyakiti Adriano maka dari itu ketika sekarang bertemu lagi terlihat hubungan mereka biasa-biasa saja seperti orang yang pernah saling bertemu sebelumnya bukan layaknya orang asing yang tidak tahu apapun tentang satu sama lain.
kini semuanya sudah melewati hutan terlarang dan mereka pun membulatkan matanya sempurna saat melihat bangunan yang begitu megah begitu indah meskipun nuansanya serba hitam namun begitu cantik sebab dikelilingi oleh hamparan Bunga Edelweis yang tidak ada lainnya karena semuanya terlihat begitu subur, semua orang selama hidup mereka Baru kali ini menginjakkan kaki di tempat ini dan Viola yang sudah dua kali datang pun baru kali ini bisa masuk dan ingin merupakan sebuah hal yang sangat langka tetapi yang satu membuat mereka sedikit was-was karena satu pun dari rakyat kerajaan edelweis itu tidak ada yang muncul menyambut mereka.
Fiona sepertinya merasakan apa yang dirasakan oleh para prajuritnya kemudian orang tuanya dan juga keluarganya yang lain termasuk kakaknya, pastinya mereka bertanya-tanya itu adalah sebuah kerajaan yang besar Kenapa tidak ada rakyat yang berlalu-lalang kesana kemari kenapa tidak ada orang yang berjualan di pinggir jalan atau anak kecil yang bermain-main seperti yang selama ini mereka temukan ketika berkunjung dari satu kerajaan ke kerajaan yang lainnya.
" kalian jangan bertanya-tanya ya Atau mungkin berprasangka jika mereka setengah menyiapkan sesuatu untuk menyerang kalian semua yang ada di sini, mereka memang tidak bisa berteman dengan yang namanya siang hari karena matahari itu merupakan musuh mereka namun satu yang aku minta tolong kalian jangan menjadikan Hal ini sebagai senjata untuk melawan mereka karena disaat kalian menggunakan hal itu maka kalian tidak pernah memikirkan perasaanku! "Viona tentu saja harus lebih mewaspadai sebab keluarganya memang tulus menerima dirinya dan juga Marvel tetapi pertanyaannya orang lain kira-kira Mereka bakalan terima atau tidak saat Sebuah kerajaan besar seperti Felicia itu malah berhubungan dengan kerajaan siluman Seperti kerajaan edelweis di mana ada dirinya di dalam situ tentu saja ada orang yang mengakui bahwa itu baik-baik saja dan tentu saja ada banyak provokator yang selalu saja mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal.
__ADS_1