RAJA DAN RATU

RAJA DAN RATU
Sayang...


__ADS_3

Semua orang merasakan kehancuran seperti yang dirasakan oleh Viola saat ini di mana ada dan juga memang nyata seorang kakak menangisi adiknya yang tidak bisa digapainya dan hanya bisa dilihatnya saja, kakak yang selama ini ingin sekali bertemu dengan adiknya memeluknya kembali kemudian memastikan keadaannya baik-baik saja atau tidak Ternyata sekarang tengah tertawa begitu bahagia.


bukan marah apalagi kecewa ketika mereka Tengah bingung dan juga tidak tahu harus menentukan arah ke mana melainkan mereka begitu bahagia juga karena ternyata orang yang sangat penting bagi mereka dalam keadaan baik-baik saja, tertawa Fiona sangat begitu lepas dan Intinya bisa membuat pikiran mereka menjadi lega namun Satu yang Pasti sedikit menyesali ketika ternyata tidak bisa digapai dan juga tidak bisa dibawa pulang seperti harapan semuanya.


viola membiarkan air matanya jatuh begitu saja karena kini tatapannya hanya fokus kepada sosok yang sangat dirindukan sosok yang membuat dirinya harus berjuang mati-matian agar bisa kembali memeluknya bercerita dengannya kemudian mendengarkan suaranya, Apapun yang terjadi kedepannya seorang kakak tentu saja ingin agar adiknya selalu baik-baik saja dan juga selalu ada di sampingnya dan Intinya bisa menghabiskan waktu menjaga orang tua mereka membangun rumah tangga yang indah kemudian melihat anak cucu mereka besar nanti bukan seperti ini terpisahkan oleh jarak yang entah tidak diketahui terletaknya di mana.


viola bahkan berkali-kali memukul dadanya karena terasa begitu sesak sampai-sampai nafasnya itu keluar terasa begitu terpaksa, beruntung Saraswati selalu Sigap dengan mengusap pelan bahu serta belakang dari Putri Raja itu maksudnya agar bisa kembali rileks kemudian bisa mengambil langkah yang paling terbaik saat ini.


" dia baik-baik saja Putri dan doakan semoga dia selalu tersenyum seperti itu dan lihatlah tawanya begitu lepas, Harapan Kita harapan semua orang adalah bisa berkumpul kembali tetapi mungkin bukan sekarang tapi hari itu pasti selalu ada! " jelas Saraswati setengah berbisik membuat Viola makin bertambah hancur hatinya.


adik yang dulu selalu dijaganya yang ketika terjatuh pasti dirinya akan merawatnya sampai sembuh, Adik yang dulu selalu saja dilihatnya membawa makanan untuk para pengemis karena tidak tega ketika dirinya kenyang sedangkan orang lain kelaparan kini pergi dan Tengah karena tidak tega ketika dirinya kenyang sedangkan orang lain kelaparan kini pergi dan Tengah memberi makan untuk dirinya sendiri karena orang-orang di sekitarnya adalah bangsa siluman yang Tentu saja tidak pernah merasakan yang namanya kelaparan makanan manusia.


" Aku ingin dia kembali dan ingin agar dia bisa tertawa di hadapanku bukan di hadapan orang lain seperti itu, dia adalah kesayangan ayah dan juga ibunda serta semua rakyat kerajaan Felicia karena dia merupakan terang ketika langit gelap dan penyejuk ketika matahari yang Begitu terik! Aku tidak mau minta banyak Aku hanya ingin dia namun Lihatlah mereka tidak pernah mengindahkan apapun yang kami inginkan, hati kami hancur ketika milik kami diambil dengan begitu paksa di depan mata kami namun Lihatlah Kami tetap tidak bisa mendapatkannya! "lirih Viola yang merasa hancur hatinya semangatnya pun sirna entah kali ini ia masih bisa menunjukkan wajahnya di depan rakyat Felicia atau tidak karena semuanya seperti begini pasti orang-orang akan merasa hancur seperti yang dirasakannya.


Damian tidak bisa berbuat banyak dan juga tidak mungkin mengatakan di mana Viona sekarang, karena itu bukan merupakan haknya melakukan semua itu dan juga bukan merupakan kekuasaannya untuk memaksa agar bisa melakukannya karena hidupnya diatur oleh seseorang raja yang tidak bisa dibantah.


Viola menangis di hadapannya membuat hatinya yang sebenarnya lama mati sedikit tergerak karena ia pun dulu merupakan manusia yang punya hati nurani, di mana terlihat seorang kakak yang begitu Terpukul di mana seorang kakak yang begitu Sedih ketika harus kehilangan kesayangannya namun balik lagi dirinya bisa apa ketika tidak punya kekuasaan sama sekali.


"maafkan saya Tuan Putri tidak bisa membantu Anda saat ini dan juga sampai nanti, hanya ini yang bisa saya lakukan agar Tuan Putri bisa merasa sedikit tenang karena adik anda yaitu Ratu Viona dalam keadaan baik-baik saja! kami tidak pernah mengganggu dirinya tidak pernah ada niatan untuk menyakitinya Bahkan dia kami jaga seperti berlian yang takut nanti bakalan hancur, Dia adalah orang yang paling kami hormati dan dia juga merupakan cahaya di kerajaan edelweis dan Percayalah hanya dia yang paling kami muliakan serta hanya dialah yang paling kami hormati diantara semua bangsa manusia! " jelas Demian membuat semua rakyat baik dari kerajaan Mariana maupun kerajaan Felicia benar-benar sedikit merasa lega ketika apa yang dikatakan oleh Damian tadi.

__ADS_1


hilang lenyap itulah yang terjadi di hadapan Viola padahal dirinya masih ingin menatap adiknya lebih lama lagi agar bisa mengingat jelas Bagaimana bentuk wajahnya Bagaimana caranya tersenyum dan juga bagaimana ketika dirinya mengeluarkan suara, Namun ia bisa apa ketika portal yang menghubungkan antara Viola dan juga Viona harus tertutup karena Damian tidak ingin rakyat dari kerajaan itu lebih lama lagi berada di tempat ini.


" apakah suatu saat aku bisa kembali melihat adikku seperti tadi, di hadapanku saja biarlah yang lain tidak juga tidak masalah karena aku pasti akan merindukannya kembali? "tanya Viola karena ingin masih melihat Fiona tapi tidak bisa melakukannya lagi karena ia tidak punya kekuatan untuk melakukan hal itu.


damian menggelengkan kepalanya karena sebenarnya saat ia melakukan ini saja tanpa perintah dari Marvel sebenarnya sudah melanggar, maka dari itu untuk kedua kalinya sepertinya tidak mungkin harus melalui persetujuan dari pria itu jika tidak maka Damian juga yang bakalan kesusahan nantinya.


" Maafkan saya Tuan Putri karena saya tidak bisa lagi membantu anda untuk kesekian kalinya, tetapi Percayalah selalu ada keajaiban di langit yang tanpa kalian duga akan muncul maka dari itu tetaplah hidup berdampingan dengan bangsa manusia dan biarkan Kami bangsa vampir sendiri menentukan jalan hidup kami seperti apa! "setelah mengatakan hal itu Demian pun memilih pergi dirinya bahkan tidak menoleh sedikitpun ke arah Alexander sebab Ia pun sebenarnya merasa bersalah kepada pria itu.


alexander berlutut sambil menundukkan wajahnya karena ada penyesalan ada rasa kecewa dan juga ada rasa malu, penyesalan ketika tidak dapat membawa pulang istrinya kecewa ketika dirinya harus berpisah dari istrinya karena perbuatan orang terdekatnya dan malu karena sebagai seorang raja besar ia tidak bisa mempertahankan Ratu yang seharusnya selalu ada di sampingnya ketika dirinya memerintah kerajaan Mariana.


Viola memilih untuk berlapang hati meskipun ada sakit tapi tak berdarah meskipun ada luka tapi tak terlihat, dirinya mendekati Alexander kemudian menyuruh Elvis untuk membangunkan rajanya itu meskipun Panglima dari kerajaan Mariana itu begitu enggan melakukannya karena ia paling tidak suka ketika Viola tidak menghormati rajanya.


Saulus sebenarnya tidak merasa nyaman dengan tatapan Elvis yang begitu menusuk ke arah Viola maka dari itu ia memilih mendekati pria itu tepat di hadapan rajanya yaitu Alexander, kedua Panglima dari kerajaan besar itu saling berhadapan terlihat ada aura permusuhan di antara mereka berdua entah nanti bagaimana kelangsungan dari hubungan kekerabatan yang terjadi di antara Kerajaan Mariana dan juga Kerajaan Felicia.


"tuan Putri Viona adalah junjungan kami dan juga orang yang paling kami sayangi serta kami hormati, begitu pula dengan Tuan Putri Viola maka dari itu ketika ada yang memusuhi dirinya maka mereka juga merupakan musuhnya kami jadi Saya harap anda berpikir segala macam tindak yang dilakukan karena kami juga tidak akan pernah tinggal diam!" setelah mengatakan hal itu pria itu pun pergi menyusul putri raja yang sudah pergi lebih dahulu didampingi oleh Saraswati Lalu setelah itu para prajurit lainnya yang terlihat sepanjang perjalanan hanya menundukkan kepalanya bahkan satu kata pun tidak keluar dari mulut mereka sama sekali karena merasa Apa yang dilakukan kali ini benar-benar sia-sia dan mereka tidak berguna karena tidak berhasil membawa pulang Viona.


Elvis menepuk pelan pundak rajanya ya Meskipun terkesan tidak sopan tetapi tidak mungkin juga kan Alexander menghukum diri terus seperti itu, apapun yang akan ia lakukan meskipun sampai mati di situ pun tidak akan pernah kembali jadi lebih baik berpikir rasional saja dengan memilih untuk pulang Lakukan yang terbaik kemudian tetap menjadi raja yang menjadi panutan bagi semua rakyatnya dan berikan kenyamanan maka mereka pun akan tetap menghormatinya.


"percayalah kepada saya Tuan jika Ratu Viona merupakan jodoh terakhir anda maka apapun caranya pasti Tuhan akan mengembalikannya kepada orang yang benar-benar merupakan pemiliknya, tetapi jika semesta berkehendak lain bagaimanapun cara kita berusaha tetap tidak akan pernah bisa karena itu sama saja dengan melawan hukum alam! "jelas Elvis membuat Alexander hanya bisa menghela nafasnya kasar dan akhirnya diam tanpa suara dan memilih untuk pergi Meskipun rasanya begitu hancur ketika istri yang baru saja sehari dinikahinya harus pergi kalau meninggal Ya tidak masalah ada Pusara yang bisa ia kunjungi tetapi ini diambil dan tidak pernah kembali lagi.

__ADS_1


sepanjang perjalanan tidak ada sorak-sorai seperti orang yang baru pulang dari medan perang dan menang, karena semua orang tanpa terkecuali hanya menundukkan kepala mereka ke bawah sebab kali ini bukan karena mendapatkan malu tetapi benar-benar mendapatkan rasa yang begitu tidak bisa dijabarkan dengan kata-kata.


perjalanan mereka tidak memakan waktu lama karena seharian saja mereka sudah langsung sampai di kerajaan masing-masing, tidak ada salam perpisahan antara Kerajaan Mariana dan juga Felicia Padahal mereka pulang dari hutan terlarang itu jalannya beriringan di mana rakyat kerajaan Felicia lebih dahulu barulah kerajaan Mariana menyusul.


viola pun memilih untuk tidak mempedulikan keberadaan Alexander sama sekali karena baginya dengan tidak adanya Fiona maka Hubungan kekerabatan mereka juga sudah berakhir, kalaupun nanti mereka bertemu kembali pastinya itu hanya tentang kerjasama antara kedua kerajaan entah mau dilanjutkan atau tidak karena sepertinya tetap akan ada kecanggungan yang terjadi.


lain suasana hati para prajurit dan juga kakaknya lain pula dengan suasana hati Viona saat ini yang begitu terhibur, karena Marvel yang kemarin menghindarinya ternyata hari ini lebih cerewet bahkan kata-katanya kemudian gombalannya kepada Fiona itu membuat wanita itu wajahnya memerah menahan malu.


" Kamu kenapa ya harus hidup di masa saat aku menjadi vampir Kenapa tidak dulu hidup saat aku masih menjadi manusia, karena aku yakin saat itu pasti anak-anak kita sudah besar dan juga mungkin sekarang kita sudah punya cucu ah aku yakin cucuku itu pasti seimut diriku! "ujar Marvel membuat Fiona tersenyum sambil menundukkan kepalanya karena boro-boro mau menghasilkan anak orang kemarin Fiona mengajaknya untuk tidur bersama saja Marvel Langsung kabur.


gideon dan Amanda merasa diri seperti obat nyamuk yang tidak berguna dan juga tidak terlihat yang bisanya hanya disingkirkan saja, karena terbukti Raja mereka itu sepertinya tidak menganggap kehadiran mereka sama sekali sampai-sampai ketika menggoda Ratu Viona pun tidak merasa malu ketika nantinya kalau mereka juga akan mendengarkannya.


keduanya ingin menyingkir tetapi Percayalah itu hanya akan mencari masalah soalnya mereka tidak boleh pergi kemanapun tanpa perintah dari Marvel, maka dari itu Mereka memilih untuk menulikan telinga melakukan apapun yang ingin dilakukan Dan berharap agar hari cepat malam supaya mereka segera beristirahat namun pertanyaannya Kapan mau malam coba Orang ini saja masih pukul 10.00 pagi.


" Kamu jangan terlalu cerewet cepat sediakan api agar aku segera memanggang makanan ini soalnya perutku sudah keroncongan, dan kalau kamu ingin melihat aku tetap hidup Ya makanya cepat bekerja jangan banyak berbicara karena setiap Apa yang kamu bicarakan tidak akan pernah terjadi Soalnya kemarin aku mengajak kamu tidur bersama saja kamu tidak mau! "omel Viona yang akhirnya menutup mulutnya karena sadar dengan apa yang ia katakan barusan.


Marvel yang tadi hendak membalik makanan karena takutnya gosong langsung menghentikan kegiatannya dan menatap ke arah wanita yang ada di samping ini dengan Tatapan yang tak percaya, Karena bisa-bisanya mengatakan hal itu dan sepertinya Tengah menantang jiwa ke lelakiannya harus bertindak saat itu juga padahal Percayalah ketika vampir dan manusia bersatu maka saat itu pula bakalan terjadi sebuah bencana yang besar.


bencana kalau yang akan menghadapinya Marvel sendiri tidak masalah takutnya jangan sampai bencana itu mengenai Fiona maka dirinya tidak yakin wanita itu bahkan sanggup untuk menjalaninya, maka dari itu ia memilih untuk tidak peduli sama sekali dan membiarkan wanita itu mau bicara apa pasti juga bakalan capek sendiri.

__ADS_1


__ADS_2