RAJA DAN RATU

RAJA DAN RATU
Nikmat


__ADS_3

Viona yang mendengarkan saran dari Amanda tadi Tentu saja tidak mau dong kalau sampai wanita itu melakukan seperti yang ia katakan tadi, sebab biar bagaimanapun mau sejelek apapun rasanya tetapi yang dipikirkan adalah bagaimana cara Marvel berusaha untuk menyesuaikan semua rasa padahal sebenarnya lidah pria itu kan sudah tidak berfungsi sama sekali.


dirinya tidak peduli Mau rasanya hambar sekalipun atau sedingin es di Kutub Utara karena baginya apapun yang Marvel kasih Tentu saja itu merupakan hal yang paling terbaik, maka dari itu ia tentu saja harus menghormati kemudian tidak membuat pria itu terus merasa kekecewaan di dalam hidupnya hanya karena apa yang ia lakukan itu.


" Eh kamu kalau bicara jangan sembarangan ya Siapa yang menyuruh kamu menggantikan barang itu tanpa sepengetahuan dariku, pokoknya Apapun yang terjadi aku tetap bakalan makan apapun yang sudah Marvel Kasih tanpa terkecuali! Mau rasanya tidak enak atau mungkin mati rasa sekalian tidak masalah yang penting intinya Jangan coba-coba membuang apalagi mengganti sesuatu yang sudah ada, kalau memang kamu mau memasak yang baru lagi ya sudah terserah kamu saja kasihkan saja kepada orang lain jangan mengganggu apa yang sudah menjadi milikku! " perintah Fiona emosi sebab dirinya tidak suka ketika hak miliknya malah diambil orang lain dengan begitu saja seolah-olah tidak memikirkan Perasaannya sama sekali.


Marvel Tersenyum Dalam hati tetapi hanya samar saja sebab Ia tidak boleh terlalu percaya diri Takutnya nanti Viona bakalan tersinggung, tapi intinya dirinya bersyukur karena dengan menolak keinginan dari Amanda maka bisa dipastikan kalau wanita itu sebenarnya menghargai apa yang ia lakukan selama ini kepadanya.


" tidak masalah kalau seperti itu karena tadi hanya memberikan saran saja Tetapi kalau memang harusnya ya tetap seperti begitu tidak masalah juga kan, maaf tadi saya sudah berbicara sangat Lancang dan juga tidak sopan sampai-sampai mungkin anda bakalan tersinggung! "jelas Amanda Tidak enak hati sebab memang tadi itu dirinya saja mengalihkan pembicaraan Ya maksudnya supaya tidak ada yang berdebat lagi.


Ratu yang cantik dan juga kesayangannya dari kerajaan Felicia itu serta kesayangan dari Raja Marvel serta sumber rasa bersalah dari Raja Alexander itu kini tengah menikmati santapan yang disediakan oleh raja dari kerajaan edelweis yaitu Marvel, pria yang mati rasa itu tidak bisa membedakan mana asin mana pahit dan juga mana yang manis ternyata benar-benar memanjakan lidahnya Fiona karena terbukti apapun yang disajikan di hadapannya habis ludes tidak bekerja sama sekali Lagian dirinya juga tidak mungkin kan berbagi kepada yang lain sedangkan mereka itu bukanlah pemakan segalanya seperti dirinya melainkan hanya cairan berwarna merah itu.


"kalian yakin lidah kalian memang tidak ingin merasakan makanan ini, pada aku Percayalah Sumpah Ini enak sekali dan aku saja merasa sangat kekurangan ingin menambah hanya satu kali lagi? " tanya Fiona memastikan Ya siapa tahu mungkin karena mereka bergaul dengan bangsa manusia akhirnya indera pengecap rasa dan juga yang lainnya berfungsi dengan benar ya ini kan hanya maksudnya perkiraan saja kalau memang ia syukur kalau tidak juga mau bagaimana lagi.


Marvel langsung mengecup kepala Viona dengan penuh kehangatan membuat Amanda dan juga Gideon langsung mengalihkan pandangan ke arah lain, Entah mengapa kedua pipi mereka itu tiba-tiba rasanya begitu memanas tetapi Percayalah tidak ada Rona kemerahan ya soalnya mereka kan wajahnya pucat pasti tidak memiliki darah jadi apa sih yang bisa menunjukkan kalau mereka sedang merasakan perasaan malu.


Fiona langsung menundukkan wajahnya ke bawah sambil tersenyum diam-diam soalnya malu sih ketika diperlakukan seromantis itu, dan lebih parahnya lagi ada obat nyamuk di tempat itu yaitu Gideon dan juga Amanda Ya jelas aja rasa malunya Fiona itu berlipat ganda dan ia tidak mungkin protes doang semuanya sudah terjadi dan juga kejadiannya begitu tiba-tiba tanpa bisa diprediksi.


" Terima kasih karena kamu memilih untuk bertahan dan terima kasih juga karena menghargai Apapun yang aku lakukan untuk kamu, percayalah aku akan tetap menjaga kamu dan tidak akan pernah membiarkan kita terpisahkan semua orang yang datang mengganggu kamu maka mereka merupakan musuh dan juga musuh kerajaan edelweis! "ujar Marvel membuat Fiona menatap tanpa ekspresi ke arahnya karena sebenarnya wanita itu sedikit tidak terima dengan perkataan setiap orang yang datang merupakan musuh kerajaan edelweis karena itu artinya ketika rakyat dari kerajaan Mariana datang dan juga Felicia datang untuk menolongnya Ya tentu saja Marvel akan menghabisi mereka soalnya kan mereka bukan masyarakat dari kerajaan Edelweiss.


namun Lagi Dan Lagi wanita itu memilih untuk diam saja karena ia tidak berani membantah sedikitpun sebab nanti pasti bakalan salah lagi, namun percayalah ia paling tidak suka ketika Marcel lebih dominan dan juga tidak peduli dengan perasaan sama sekali seolah-olah dirinya memang merupakan bangsa vampir yang pantasnya ya bergabung dengan mereka semua.

__ADS_1


amanda sebenarnya merasakan apa yang dirasakan oleh Viona hanya saja balik lagi dirinya tidak bisa menolong wanita itu sebab melawan Marvel ya sama saja dengan cari mati, maka dari itu biarlah seperti ini saja pasti suatu saat ada keajaiban dan kalau memang Viona tetap bertahan di situ ya otomatis dia merupakan jodohnya Marvel meskipun status dan juga kondisi mereka begitu berbeda.


" karena kamu sudah kenyang sekarang beristirahatlah aku bakalan menjaga kamu dan biarkan Amanda serta Gideon pergi mencari buruan untuk mereka, karena sudah seharian lebih kami tidak mendapatkan makanan sama sekali! "setelah mengatakan hal itu Amanda dan Gideon pun segera pergi karena mereka memang sudah tidak bisa tahan lagi dengan hasrat berburu apalagi ada sosok manusia yang darahnya benar-benar sangat menggugah selera tetapi Percayalah mereka akan tetap menghormati Viona Meskipun mereka kelaparan sekalipun lebih baik memilih mati daripada mengorbankan wanita yang begitu baik itu.


Fiona mengikat rambutnya tinggi-tinggi kemudian menurunkan sedikit bajunya itu sehingga lehernya terekspos sempurna, kemudian dirinya menunjukkan lehernya ke arah Marvel memberi tanda kalau memang pria itu ingin makan Ya tidak masalah dirinya bisa berbagi.


"Marvel! Aku ikhlas kamu melakukannya dan aku tidak masalah jika bisa membantu kamu, tetapi aku mohon tolong kali ini jangan pernah pergi dan jangan pernah memakan sesuatu yang sangat menjijikan itu! "ujar Viona membuat Marvel benar-benar menatap wanita itu tanpa ekspresi antara merasa terharu dan kemudian merasa bersalah dan juga kecewa menjadi satu karena dari dulu sampai sekarang perasaan cinta itu adalah saling menjaga tidak boleh menyakiti satu sama lain Dan intinya saling menguntungkan tetapi lihatlah sekarang Viona malah rela berkorban untuknya.


" lepaskan ikatan rambutmu karena aku tidak suka, kalau memang aku harus mati kelaparan tidak masalah yang penting Tolong jangan pernah menyuruh aku untuk menyakiti kamu karena Sumpah itu rasanya sangat tidak aku sukai! aku menahanmu di sini awalnya memang untuk dijadikan bahan sumber makanan untukku, tapi semakin ke sini aku tidak ada niatan untuk melakukannya apalagi sampai-sampai menyakiti kamu dan membuat kamu terluka! "ujar Marvel sambil mengusap pelan pipi Viona membuat wanita itu langsung menitikkan air mata dan langsung memeluk tubuh Marvel begitu erat tidak peduli dengan status mereka yang sebenarnya tidak boleh melakukan hal itu karena Fiona merupakan wanita bersuami.


Fiona beruntung karena bisa bertemu dengan Marvel dan juga beruntung karena pria itu sangat menghargai dirinya, coba saja kalau Marvel berbeda entah sekarang Mungkin ia sudah menjadi debu sekalipun atau mungkin sudah sama-sama sebangsa dengan mereka semua.


" Bukankah aku dengar kalau misalnya bangsa vampir menggigit seorang manusia Maka manusia tersebut langsung berubah menjadi vampir juga, dan kenapa kamu tidak melakukan hal itu kepadaku maksudnya biar kita sama dan Dengan begitu kita tidak akan pernah terpisahkan lagi? "tanya Fiona perlahan tetapi Marvel menggelengkan kepala karena sejatinya ia tidak pernah terpikirkan ingin menjadikan wanita itu abadi karena baginya Abadi itu sangat tidak menyenangkan Dan intinya bosan ketika melihat dunia yang seperti itu itu saja tidak ada perubahan sama sekali.


" Apa aku boleh tanya sesuatu lagi? "tanya Fiona perlahan meskipun wajahnya memerah karena malu karena Percayalah pertanyaan itu sepertinya bersifat sangat sensitif dan kalau misalnya ada cermin besar saat ini di hadapannya akan terlihat begitu memerah wajahnya hanya karena membayangkan apa yang akan ia tanyakan nanti kemudian Bagaimana Respon yang diberikan oleh Marvel.


" Apa yang ingin kamu tanyakan, meskipun yang tidak bisa aku jawab pun bakalan aku usahakan mencarikan jawaban agar kamu puas? "tanya Marvel balik sebab dirinya juga sebenarnya penasaran.


" What do you want making love with me?" ( yang mau tidak mau harus menggunakan bahasa ini soalnya kalau tidak Percayalah nggak bakalan lolos guys)


Marvel menegang bahkan pelukannya Fiona itu rasa-rasanya sudah membuat dirinya melayang sekarang malah memberikan pertanyaan itu lagi, orang normal mana sih yang tidak akan pernah bisa menjawab karena yang ada jantungnya sekarang itu mau lepas dari tempatnya antara percaya atau tidak jika wanita itu sekarang memberikan pertanyaan yang begitu intim dan Hanya mereka berdua saja yang ada di tempat itu.

__ADS_1


" aku kurang paham dengan pertanyaan kamu tadi, Maksudnya apa ya mungkin bisa kamu perjelas lagi soalnya kamu tahu kan di saat seperti begini pikiranku rasanya tidak berfungsi dengan benar? " tanya Marvel yang memilih untuk maksudnya membiarkan Fiona menjelaskan lagi soalnya jangan sampai tadi Mungkin dirinya salah dengar atau mungkin khayalannya terlalu tinggi sampai-sampai mengira jika Fiona sedang mengajaknya untuk ML.


Fiona tersenyum kikuk karena sepertinya dirinya sudah salah bertanya dan kali ini percayalah wajahnya itu ingin sekali disembunyikannya di bawah kolong meja, agar maksudnya tidak ada yang melihatnya kalau ia benar-benar dilanda yang namanya rasa malu mendadak.


"ah sepertinya aku ingin ke toilet sekarang jadi permisi ya anggap saja tidak ada yang pernah kita bahas sebelumnya, Terus kalau kamu mengingatnya Anggap saja bahwa itu aku sedang membacakan puisi untuk membuat kamu tidur! kalau misalnya kamu mau pergi ya sudah pergi saja Pokoknya tenang saja aku bakalan bisa menjaga diriku dengan baik dan tidak akan pernah membuat diriku sendiri celaka, Maaf ya anggap saja tadi itu sungguh-sungguh aku benar-benar tidak sengaja mengatakan semuanya! "ujar Viona sambil berlari menuju ke toilet padahal sebenarnya tidak ada perasaan apapun yang mengharuskan dirinya masuk ke dalam ruangan yang berukuran 3 * 4 itu.


Marvel termangu di tempat ketika melihat Apa yang dilakukan oleh Viona saat ini, wanita itu tadi perasaan bertanya sesuatu yang sangat intim tetapi kenapa harus pergi ketika pembahasan mereka belum selesai sampai mendapatkan titik terangnya?


"apa tadi dia mengajak untuk berbuat sesuatu yang lebih jauh lagi, atau apa ya sebab otakku Kenapa yang biasanya Cemerlang gini menjadi kosong tidak ada isinya sama sekali? "Marvel terlihat seperti orang linglung sampai-sampai raja dari sebuah kerajaan yang sangat besar yang ditakutkan oleh semua orang itu jadi kebingungan harus bersikap bagaimana ketika nanti bertemu dengan Fiona.


Fiona yang berada di dalam kamar mandi hanya bisa memukul kepalanya pelan karena bisa-bisanya tadi keceplosan mengatakan hal-hal yang seperti itu, kalau mau disuruh menghilang saat ini juga Oh tentu saja ia bakalan melakukan hal itu tetapi sayang di zaman tersebut belum ada kantongnya Paman Doraemon Makanya belum ada yang bisa membantunya agar bisa berpindah ke dimensi dunia yang lain.


"viona , karena apa kamu bisa mengatakan hal itu tepat dihadapannya? kalau misalnya dia berpikir jika kamu itu selalu kegeeran akibat perhatian yang diberikan dia selama ini, mau taruh di mana coba mukaku nanti saat bertemu dengannya? "ujar Viona yang benar-benar frustasi sampai-sampai tidak tahu lagi harus keluar dari kamar mandi atau mendekam di dalam situ sampai Marvel menghilang barang beberapa jam begitu?


30 menit


40 menit


satu jam


tetap saja tidak ada perubahan sama sekali karena Viona masih memilih untuk tetap berada di dalam kamar mandi, membuat Marvel benar-benar cemas jangan sampai wanita itu pingsan karena terlalu panik atau mungkin terkena serangan kecemasan secara mendadak?

__ADS_1


"Ratu Viona , Apakah kamu baik-baik saja di dalam? Apakah pintu ini sedang rusak dan tidak berfungsi dengan benar Makanya kamu tidak bisa keluar, katakan saja biar aku segera mau perbaikinya sekarang juga? "ujar Marvel yang malah mengatakan pertanyaan yang begitu konyol membuat Fiona lebih lagi frustasi yang amat sangat di dalam sana.


__ADS_2