RAJA DAN RATU

RAJA DAN RATU
Enyah


__ADS_3

Raja Marvel masih menatap tajam ke arah Gideon karena dari tadi hanya menumbuhkan kepalanya padahal yang ia butuhkan itu jawab apa bukanlah kata-kata yang tidak masuk akal, apalagi semua orang di situ bukannya berbicara kepadanya menjelaskan sesuatu yang terjadi malah hanya diam saja seolah-olah dirinya ini memiliki sikap pengertian yang begitu besar kepada semua orang.


Marvel hanya ingin mendengarkan keterangan Lalu setelah itu mereka akan bergerak saat itu juga daripada nantinya terlambat dan alhasil akan membuat semua menjadi sulit, dari ini tidak menginginkan apapun cukup pengertian dari mereka semua dan juga langkah tepat apa yang harus mereka ambil supaya nantinya tidak akan ada penyesalan di kemudian hari.


" sekarang cepat katakan Siapa yang ingin mengakui semuanya atau aku yang bakalan mencari tahu dan membuat mulut kalian semua tidak akan pernah bisa lagi digunakan untuk berbicara, sudah habis kesabaranku sudah habis semuanya hanya karena sikap kalian yang membuat aku terpaksa melakukan semua itu," sarkas Marvel begitu kasar membuat Demian yang tadi ingin protesnya diam saja karena biar bagaimanapun tampak pemerintahan dari kerajaan Edelweiss itu sekarang sudah berada di tangannya Marvel dan ia otomatis tidak bisa berbuat banyak karena jika tidak nantinya bisa berbahaya bagi kelangsungan hubungan mereka berdua yang jelas-jelas tidak akur dari awal.


Brakkk


Gideon yang ingin maju langsung jatuh ketika Marvel melayangkan sebuah pukulan tepat di depan wajahnya, pria itu sudah menduga ini pasti akibat perbuatan dari panglimanya tersebut maka dari itu sudah cukup ia tidak ingin lagi mendengarkan penjelasan apapun karena dirinya akan langsung bergerak saat itu juga.


" Aku berusaha bersikap baik kepada kalian Tetapi kalian tidak pernah menghargai hal itu maka jangan salahkan aku jika kali ini kalian bakalan langsung aku Habisi tanpa terkecuali , Percuma saja mempertahankan kalian jika hasil akhirnya hanya akan menusukku dari belakang dan juga sangat keterlaluan karena bisa-bisanya melakukan semua ini tanpa aku ketahui! " sarkas Marvel begitu kasar bahkan terlihat kini pria itu sepertinya memang tidak bisa diajak kompromi lagi.


" katakan apa yang harus saya lakukan agar bisa dapat menebus kesalahan yang sudah saya lakukan, Maafkan saya juga sudah lancang mengambil keputusan tanpa memberitahukan terlebih dahulu tetapi Intinya saya hanya ingin ke kerajaan ini selalu aman nyaman dan juga terkendali serta tidak ada orang asing yang akan mengganggu keutuhan kita semua, "jelas Gideon sambil menundukkan kepalanya dan bukannya membuat Marvel merasa lega yang ada pria itu benar-benar merasa emosi dan juga tidak terima dengan apa yang dilakukan.


Raja yang sedang murka tersebut benar-benar membuat semua orang tidak dapat berkutik bahkan Mereka terlihat begitu takut, mungkin karena kepribadian Marvel yang selama ini terlihat begitu santai tapi tegas dan kali ini terlihat begitu murka serta tidak mau mendengar apapun yang orang lain katakan membuat semua orang pun menjadi waspada.


" Jadi maksud kamu Ratu Fiona itu merupakan orang asing di sini dan dia itu bukan siapa-siapa yang tidak pantas untuk berada di tempat ini Padahal aku yang menginginkannya, sekarang pertanyaannya hak kamu untuk mengatakan itu apa sebelum aku memberikan perintah kamu tidak pantas mengambil kesimpulan sendiri? "tanya Marvel dengan tatapan matanya yang sedikit heran kok bisa ada orang yang berpikiran seperti itu padahal dirinya tidak pernah memberikan perintah sedikitpun.


Gideon tidak bisa membela diri ketika ada pertanyaan seperti itu karena memang ini semua akibat dari kesalahannya, namun mau menjelaskan yang seperti apapun sepertinya Marvel sebenarnya merasa kecewa kepadanya makanya tidak ingin mendengar apapun yang dikatakannya.

__ADS_1


Demian yang merasa kalau kemarahan Marvel itu hanya membuang-buang waktu dan akan memberikan kesempatan orang asing yang benar-benar akan masuk ke dalam tempat itu , mau tidak mau berbicara kepada pria itu ya Meskipun nantinya ada konsekuensi yang akan dihadapinya seperti yang terjadi beberapa menit yang lalu.


" Maafkan hamba yang mulia, hanya saja bisakah untuk langsung bergerak dan memastikan kira-kira penyusup itu sudah sampai di bagian mana dari kerajaan edelweis ini? kalau misalnya kita Hanya berdiam diri ya jangan menyesal kalau Beberapa jam lagi mereka sudah berada tepat di depan kita tanpa ada persiapan yang kita lakukan, meskipun kedatangan mereka ini memiliki maksud yang lain tetapi mereka juga punya persiapan karena Biar bagaimanapun mereka otomatis tidak mau mati sia-sia hanya karena melihat bangsa kita yang modal seperti ini, "bujuk Demian membuat Marvel hanya bisa menghela nafasnya kasar karena dirinya memang dari tadi sudah berpikiran ke arah sana hanya Entah mengapa egonya terlalu tinggi untuk tidak memarahi semua orang.


" valero dan juga Gideon sekarang cepat bergerak jika Valero menjaga di sisi Barat Maka Gideon kamu aku tugaskan langsung menjaga tempat di depan penyusup yang datang itu, kalian harus bagaimanapun caranya membawa pasukan kita yang terlatih agar bisa membuat mereka Terpukul mundur dan tidak melangkah lebih dari sejengkal pun dari tempat yang kalian jaga! "perintah Marvel geram karena ini hanya akan menambah pekerjaannya sedangkan tadi dirinya sedang mendiamkan Fiona dan ia yakin wanita itu pasti bakal merasa kecewa lagi terhadap sikapnya yang selalu saja berubah-ubah.


" Maafkan saya tuan tetap kali ini saya tidak akan melakukan kesalahan yang kedua kali dan saya akan menjaga keutuhan kerajaan ini serta tidak akan membiarkan satu orang rakyat kita pun tewas di tangan mereka, Kemarin saya hanya berpikir untuk melakukan sesuatu yang mereka inginkan tetap Hari ini saya akhirnya berpikir kalau sebenarnya Raja tanpa seorang permaisuri itu rasa-rasanya tidak mungkin! " jelas Gideon lalu segera pergi dari situ menyerupai kelelawar begitu banyak begitu pula dengan temannya yaitu valero yang memang dari awal sudah diganti-wanti oleh Ratu Viona kalau harus menjaga jarak kira-kira beberapa radius meter dari dirinya akibat kesalahan yang pernah ia lakukan.


Marvel menatap ke arah semua orang yang ada dalam ruangan itu yang sepertinya Tengah menunggu perintah darinya, terlihat helaan nafas darinya yang memang benar-benar bingung harus mengambil langkah yang seperti ketika semua orang sedang berharap perintah darinya secara langsung karena memang ini terlalu mendadak dan juga dirinya harus dituntut untuk selalu waspada.


" siapkan diri kalian karena beberapa jam ke depan tenaga kalian akan dibutuhkan dan kelincahan serta kewaspadaan, Semua orang menjadi benteng bagi dirinya sendiri dia juga bagi orang disekitarnya serta aman dan semua anak-anak kalian tanpa terkecuali karena kita harus tetap menjaga keutuhan tempat ini! " perintah Marvel lalu segera kembali menuju ke ruangan di mana Viona berada sedangkan Amanda masih berusaha untuk menyembuhkan dirinya sendiri karena ternyata Apa yang dilakukan oleh Marvel tadi lumayan cukup berpengaruh untuk kekuatannya .


Amanda menggelengkan kepalanya karena menurutnya keutuhan kerajaan itu juga adalah tanggung jawabnya sebagai seorang rakyat di dalamnya, sebab Biar bagaimanapun Apa yang dilakukan oleh Marvel kepadanya tadi adalah bukti refleks dari kekecewaan yang telah dihadapi karena dikhianati oleh orang-orang di sekitarnya.


" aku tetap akan berjuang sebisaku dan juga akan melawan orang yang sudah ingin mengambil sahabatku dari sini, Ratu Fiona tidak akan pergi kemanapun karena aku tidak pernah menginginkan hal itu terjadi Sebab Dia sudah ada di sini dan kami satupun tidak ada yang akan pernah mengizinkan dia untuk kembali! "tegas Amanda yang menolak tawaran yang diberikan oleh Ayahnya tadi.


Damian hanya bisa terdiam ketika melihat anaknya itu yang begitu keras kepala dan susah sekali untuk diatur, padahal ia mengatakan semua itu karena bentuk perhatiannya terhadap anaknya dan juga tidak ingin wanita itu kenapa-napa.


" Ya sudah terserah dari kamu saja yang penting tadi sudah diingatkan kalau kamu sebenarnya tidak boleh dulu untuk memakai tenaga kamu secara berlebihan, dan satu lagi apapun nantinya yang akan dikatakan oleh raja Marvel usahakan hanya mendengarkan tanpa membantah dan juga usahakan langsung mengerjakannya tanpa menunggu serta membuang-buang waktu untuk suatu hal yang Percuma saja," saran damaian sebab menurutnya anaknya itu bakalan terus saja terkena jika susah sekali untuk diatur.

__ADS_1


Amanda menganggukkan kepala ini pertanda paham dengan apa yang dikatakan oleh ayahnya tadi ya Meskipun jiwa pembangkangnya pasti akan selalu ada, karena wanita itu memang selalu merasa apa yang ia lakukan merupakan sebuah hal yang benar dan ketika ada orang lain yang menasehati Ya jelas saja dirinya tidak terima.


" Saya harap Ayah juga selalu begitu yaitu dalam keadaan selalu baik-baik saja untuk membantu kelangsungan dari kerajaan Edelweiss, usahakan selalu baik-baik saja tidak akan terjadi apapun ke depannya nanti, " Amanda menimpali apa yang dikatakan oleh ayahnya barusan Lalu setelah itu memilih untuk kembali ke kamarnya dan beristirahat sejenak selagi belum ada kepastian dari Valero dan juga Gideon.


kedua pria dewasa itu kini tengah berhadapan langsung dengan prajurit dari kerajaan Mariana serta Raja mereka yang tengah berhenti tempat di bawah pohon kehidupan, keduanya tidak bisa bergerak hanya bisa memantau saja karena tadi saat Valero kembali ke bagian barat misalnya tidak ada apapun makanya dirinya memutuskan untuk ke tempat ini guna menemani Gideon.


" Apakah kita harus bergerak sekarang supaya mereka bisa kembali karena jika tidak bisa dipastikan jika Raja Marvel yang datang maka kita juga yang akan kena masalah, jadi lebih baik kita bergerak lebih dahulu mungkin dengan begitu keputusan yang paling tepat kita ambil ?" tanya valero ketika dari tadi melihat Gideon hanya diam saja.


" kita lihat saja pergerakan mereka kalau memang mereka tidak berniat untuk menghancurkan tempat ini maka Kita sesuaikan saja, Tetapi kalau misalnya maksud dan tujuan mereka adalah mengganggu kenyamanan kita semua maka saat itulah kita harus bergerak menumpas mereka tanpa tersisa! " ujar Gideon yang penuh perhitungan karena dirinya tidak mungkin salah mengambil langkah lagi sebab yang ada nantinya Marvel bakalan lebih kecewa terhadapnya dan bisa dipastikan dia bakalan diasingkan saat itu juga.


valero tidak mungkin membantah apa yang dikatakan oleh Gideon maka dari itu ia memilih untuk menyesuaikan saja dengan langkah apa yang akan diambil oleh pria itu, meskipun terlihat dengan jelas kalau Raja Alexander dan juga para prajurit yang sedang berusaha untuk menembus benteng pertahanan terakhir di kerajaan itu yaitu tepat di bawah pohon kehidupan.


karena tempat itu sengaja ditutupi oleh sebuah kabut yang begitu pekat yang tentunya akan menghalangi pandangan semua orang dan mengira bahwa tempat itu sudah ada di ujung dunia, jadi memilih untuk kembali dan tidak akan pernah untuk masuk ke dalam sana sebab nantinya hanya akan mengambil resiko yang begitu besar.


" maaf Yang Mulia Raja kira-kira apakah kita harus masuk ke dalam atau menunggu saja di sini setelah kabut ini hilang, karena sepertinya kabut itu akan menghalangi pemandangan kita dan takutnya Jangan sampai kita salah mengambil langkah? " tanya Elvis memastikan karena apapun keputusan yang diberikan oleh rajanya itu dirinya akan mengikutinya tanpa banyak membantah dan intinya yang penting mereka harus bisa membawa pulang Viona saat itu juga tidak peduli dengan segala macam Resiko yang akan ditemukan nanti sebab Fiona merupakan milik dari kerajaan Mariana dan tidak akan pernah membiarkan orang lain mengekang apalagi menahan dirinya.


" Baiklah kita akan menunggu selama 1 jam kalau memang kabut ini tidak pernah pergi juga maka kita yang akan menerobos masuk apapun risiko yang akan dihadapi, dan selama waktu 1 jam itu beristirahatlah dengan begitu baik jangan sampai nanti tenaga kalian terbuang percuma dan ketika dibutuhkan benar-benar tidak bisa diandalkan, "perintah Raja Alexander yang memang ia tidak bisa egois harus mementingkan dirinya sendiri sedangkan ada ratusan prajurit yang benar-benar terlihat begitu kelelahan karena perjalanan yang mereka tempuh itu sangat melelahkan dan juga bisa dibilang pikiran mereka benar-benar terganggu karena mereka bukan bertemu dengan manusia melainkan vampir yang begitu sangat menakutkan yang tampaknya harus dijauhi bukan untuk dicari.


" Baiklah semuanya istirahat dulu nanti setelah beberapa jam saya akan memberikan komando untuk kita bergerak, gunakan kesempatan istirahat ini dengan baik dan Jangan melakukan hal konyol serta jangan menyentuh apapun yang ada di hadapan kalian!" perintah Elvis dan semua orang di situ menganggukan kepalanya pertanda mereka paham apa yang dikatakan oleh panglima tersebut.

__ADS_1


Raja Alexander sedikit pun tidak beristirahat dirinya masih berusaha mencari celah agar mungkin pasukannya bergerak masuk tanpa harus terganggu dengan kabar tersebut, tetapi meskipun dirinya mengamati di tempat itu secara seksama tetap saja tidak bisa menemukan Celah yang begitu baik agar mereka semua bisa menyusup masuk tanpa ada gangguan.


__ADS_2