
Viona sebenarnya tidak ada niatan untuk maksudnya membuat semua orang di situ menjadi kesusahan Tetapi entah mengapa kata-kata Amanda tadi terus dengar begitu menyebalkan, karena secara tidak langsung Wanita itu sudah membuat dirinya merasa bersalah karena mungkin selama ini terlalu keras kepala dan juga susah diatur makanya Amanda terlihat begitu capek dan juga tidak suka kalau kali ini dirinya membantah lagi.
hanya saja kalau misalnya berdiam diri terus tidak melakukan apapun ya kesannya sangat keterlaluan padahal maksud dan tujuannya baik yaitu ingin berbicara dengan Marvel secara langsung, kalau memang pria itu tidak suka dengan kehadirannya ataupun merasa tidak suka kalau ia terlalu banyak mengatur Ya sudah ngomong mungkin dengan begitu dirinya bakalan berubah atau dikirim pulang saja agar pria itu merasa lebih puas?
memang dari dulu sampai sekarang itu tidak ada peraturan Ketika bangsa manusia bisa bertahan berdampingan hidup dengan bangsa vampir karena mereka itu memiliki kepribadian yang bertolak belakang dan tidak akan pernah disatukan, namun kali ini terlihat begitu fantastis karena Viona bisa bertahan dengan mereka selalu beberapa bulan sampai-sampai iya lupa bagaimana kehidupan hidupnya manusia namun percayalah wajah adik dan juga kakaknya serta kedua orang tuanya selalu Membekas dalam ingatannya tidak akan pernah IA lupakan meskipun akhir hayatnya dengan begitu tragis.
" Kalau boleh tahu kalian kenapa mengabaikanku seperti tadi malam dan juga sekarang ini seolah-olah aku ini adalah penyusup yang pantasnya diperlakukan tidak baik, kalau memang kalian merasa tidak nyaman dia tidak masalah tetapi intinya tolong hargai Apapun yang aku inginkan karena aku disini pun tidak ada yang memaksa dan juga tidak ada yang terlalu maksudnya heboh supaya Nanti kalian bakalan kesusahan kalau memang kalian tidak memenuhi semua kebutuhanku yang tidak masalah bukan kalau aku bisa melakukan sendirian? "ujar Viona yang begitu kasar kalau habis kesabarannya Ya sudah saat ini lah karena dari kemarin-kemarin orang-orang selalu mengujinya.
Amanda mengusap wajahnya frustasi karena selalu saja dirinya yang menjadi korban kemarahan dari Marvel kemudian kemarahan Dari Amanda seolah-olah dirinya masuk di dalam lingkaran hubungan manusia berdua itu eh maksudnya orang berdua itu, Padahal mereka sendiri yang menciptakan lebih tepatnya Marvel sendiri yang menciptakan hubungan ini jadi seharusnya pria itu yang bertanggung jawab bukan malah melimpahkan semuanya kepadanya seolah-olah Ia yang menyuruh Marvel untuk maksud yang berhubungan dengan Fiona dan juga hasil akhir kalau misalnya mereka lagi bermasalah ya dirinya juga yang bakalan menanggung padahal ini sebenarnya bukanlah keinginannya yang ia inginkan dalam hidup yaitu bisa berburu setelah kenyang istirahat kemudian jalan-jalan sesuai dengan kebiasaannya selama ini bukan malah terpaku pada satu tempat.
" ini semua orang sangat menyebalkan memperlakukanku seperti orang yang tidak berguna sama sekali padahal semua ini kan urusannya mereka bukan Ada urusanku sama sekali, Kalau misalnya mereka mau bertengkar sekalipun Ya sudah terserah mereka mau seperti apa tetapi tolong dong jangan membuat hidupku jadi rusak hancur berantakan dan juga tidak berguna serta bisa dibilang hanya akan membuat aku menjadi orang stress dan juga tidak berguna dan satu lagi lama-lama aku bisa menjadi seseorang yang hanya sebagai perantara saja! " jelas Amanda dalam hati karena Mana berani dirinya berbicara secara langsung yang ada bakalan menimbulkan perkara yang lebih besar lagi.
Fiona yang melihat Amanda bengong seperti itu ya mendadak jadi kesal karena menurutnya seharusnya wanita itu sadar kalau dirinya sekarang itu benar-benar sedang berbicara serius tentang apa yang terjadi antara dirinya dan juga Marvel, namun balik lagi kalau misalnya dirinya terus-menerus memarahi Amanda ya rasa-rasanya Ia Tengah melimpahkan segala macam kekesalannya kepada wanita itu padahal jelas-jelas sama anda itu tidak salah sama sekali dan hanya sebagai pesuruhnya Marvel saja dan di sini yang ia ingin lihat adalah Bagaimana gentlemennya seorang raja dari kerajaan edelweis itu.
__ADS_1
" Kamu kenapa malah diam di situ Pergilah menghadap kepada rajamu itu dan katakan kalau aku ingin berbicara dengannya Sekarang juga tidak menunggu sebentar atau nanti dan juga kapan, karena aku juga punya kesibukan yaitu mengurus diriku sendiri dan juga memikirkan masa depanku harus seperti apa kalau misalnya dia tidak mau berbicara tidak masalah kalau begitu biarlah kami tidak usah saling bertemu bertegur sapa dan juga tidak usah berbicara sampai selama-lamanya dan hal itu tidak akan pernah berubah sama sekali sebab aku sudah tetap pada pendirianku! " perintah Viona kali ini dengan tatapan matanya yang benar-benar tersirat penuh emosi dan tidak peduli kalau misalnya orang yang sedang ia marahi itu adalah Amanda sedangkan Gideon mau tidak mau mendekati Ratu Viona kemudian berbicara secara baik-baik dengannya karena menurutnya kemarin itu sebenarnya sangat tidak berdasar karena Amanda hanya menyampaikan perintah.
"Ratu Fiona Maafkan saya jika sedikit maksudnya lancang Dengan mengatakan hal ini tetapi Percayalah nanti juga Raja Marvel pasti akan berbicara dengan anda, mungkin sekarang dia sedang ingin memikirkan semua ya kemudian ingin mengambil keputusan yang bagaimana jadi makanya dirinya minta untuk dihargai bukan malah maksudnya ditegas dan juga ditekan seperti itu! jika ada permasalahan yang terjadi ya tinggal berbicara saja nanti juga pasti ada penyelesaian yang berarti, Tetapi kalau misalnya saling diam kemudian saling menahan ego maka akan tetap seperti itu terus tidak ada perubahan sama sekali! " ujar Gideon yang membela Marvel membuat Fiona jelas saja tidak terima karena masa iya hanya berbicara kepada pria itu saja tidak boleh terus kalau misalnya pria itu mau berbicara dengannya kemudian dirinya tidak menginginkan bakalan dihargai atau malah dibiarkan saja dan mereka akan tetap pada keputusan awal itu tidak akan berubah sama sekali!
" Wah kalian ini egois sekali lebih memikirkan perasaan Raja kalian dibandingkan aku, setidaknya kalian pikirkan keadaanku kalau aku disini tidak punya siapapun tempat untuk berkuasa dan kalau misalnya dia mengabaikanku seperti ini aku rasa-rasanya sudah sangat tidak sanggup sama sekali dan mungkin lebih baik kalian menghabisi nyawaku saja agar nantinya aku tidak usah ada di dunia ini Dan juga tidak melihat ketika semua orang mengabaikanku dengan begitu sengaja! " lirih Viona penuh permohonan tetapi Gideon tidak punya kuasa untuk menjawab ketika sudah ada perkataan seperti itu karena baginya yang pantas melakukannya adalah Marvel karena pria itu pun yang membuat kesalahan Kenapa harus dirinya yang menanggung semuanya seolah-olah pria itu lahir dari kenyataan dan dirinya yang harus menghampiri masalah itu sendiri.
Marvel akhirnya memilih untuk keluar dan menemui Fiona ya mungkin dengan begitu wanita itu bakalan merasa puas dengan apa yang terjadi, karena kalau tidak pasti bakalan meminta permintaan yang sangat tidak akan pernah dikabulkan oleh Gideon dan juga Amanda sampai kapanpun jika dirinya yang belum memberikan perintah secara langsung kepada mereka..
" Eh kamu itu memang sangat keterlaluan Coba saja kalau misalnya kamu lebih tenang kemudian tidak memancing keributan ya pasti aku tidak akan marah-marah seperti tadi kan, dan lihatlah sekarang gara-gara kelakuan Kamu itu memperlakukanku seperti orang bodoh yang tidak berguna dan juga tidak bisa melakukan apapun Jika kamu yang tidak memberikan berita dan menurut kamu Memangnya itu pantas dilakukan? " Viona akan tetap menyalahkan Marvel seperti itu Sampai pria itu mengakui kesalahannya dan berjanji akan merubah segalanya sebab jika tidak maka permasalahan di antara mereka berdua tidak akan pernah keluar sampai kapanpun sampai dirinya puas dan juga sampai mereka sadar kalau perasaan seorang wanita itu tidak bisa diabaikan begitu saja-
Marvel mengusap wajahnya kasar karena selalu saja seperti begini jika Viona tidak pernah menganggap dirinya itu berarti dan jika wanita itu marah ya kan seperti begitu tidak pernah menjaga nada bicaranya harus seperti apa kemudian harus memperlakukan dirinya seperti apa, tidak perlu mengeluarkan kata-kata yang manis tidak perlu mengeluarkan kata-kata pujian yang begitu banyak tetapi cukup menghargai dirinya memperlakukannya layaknya seperti seseorang yang benar-benar berarti dalam hidupnya.
" Jadi ceritanya kamu menyalahkan apa yang sudah aku lakukan kepada kamu semalam Padahal jelas-jelas aku butuh istirahat, hati nurani kamu ada di mana sampai-sampai maunya aku harus selalu memperhatikan kamu padahal diriku sendiri juga perlu diperhatikan? "akhirnya hanya kata-kata menyakitkan itu yang bisa dikeluarkan oleh Marvel meskipun ia akhirnya menyalahkan kebodohannya tetapi karena tidak punya pilihan lain lagi maka mau tidak mau ya harus menjawabnya meskipun membuat Viona terluka tidak masalah yang penting intinya agar wanita itu sadar kalau Marvel juga terkadang punya rasa marah.
__ADS_1
" ceritanya aku salah di sini dan juga tidak sepatunya aku hanyalah rakyat biasa memang memperlakukan kamu seperti itu, sebenarnya yang harus aku tanyakan yaitu Kamu kenapa sampai menahan rakyat biasa ini sampai berbulan-bulan di sini? kalau aku berharga Ya setidaknya perlakukan aku seperti pemikiran kamu itu bukan hanya ngomong doang, aku juga punya hati yang terkadang tentu saja akan merasa kecewa ketika diperlakukan seperti itu dan juga terkadang merasa tidak suka ketika ada yang berani beraninya mengatur kehidupanku tanpa aku kehendaki sama sekali! " tegas Fiona membuat Amanda dan juga Gideon hanya bisa menundukkan kepala mereka karena ia mau tidak mau harus seperti ini menyaksikan duanya bertengkar hebat.
" Aku minta maaf kalau sampai sudah membuat kamu merasa tidak nyaman hanya saja aku tidak suka ketika kamu lebih mengingat orang lain dibandingkan aku, meskipun itu adalah keluarga kamu sendiri ataupun meskipun itu adalah suami kamu sendiri karena bagi diriku kamu itu adalah segalanya dalam hidupku dan tidak akan pernah tergantikan oleh apapun meskipun aku harus menggadaikan kerajaan edelweis untuk orang lain itu pun aku tidak pernah mempermasalahkannya dan aku harus menjadi budak dari kerajaan Felicia pun aku tidak masalah yang penting Intinya kita selalu bersama! " ujar Marvel yang terlihat menundukkan kepalanya membuat Viona langsung lemas seketika begitupun dengan Amanda dan juga Gideon yang benar-benar tidak percaya jika raja mereka benar-benar menurunkan egonya dan terlihat tidak mau menang sendiri serta memilih untuk mengalah dan juga agar nantinya Viona puas dan juga merasa senang karena keluhannya didengar.
" kamu marah karena aku yang tadi marah-marah kepada para Panglima dan juga rakyat kamu ini, kalau begitu ya sudah aku minta maaf Soalnya kamu itu menyebalkan ketika semalam aku mau berbicara dengan kamu tetapi malah meninggalkanku begitu saja dan kamu tahu tidak diabaikan itu rasanya sangat menyakitkan! " jelas Viona membuat Marvel tersenyum.
Amanda dan juga Gideon terlihat begitu lega ketika melihat akhirnya pasangan itu berdamai dengan cara yang baik tidak ada yang namanya cakar-cakaran ataupun SmackDown Gaya Baru atau apalah itu, karena dengan begitu Artinya mereka tidak perlu harus menjadi pendengar yang setia untuk masalah mereka dan juga tidak perlu harus maksudnya berpura-pura menuliskan telinga supaya kalau misalnya Marvel marah yang mereka dengar terus Viona marah pun mereka dengar tetapi tidak saling mengadu domba keduanya satu sama lain Soalnya ini hanya tinggal menunggu waktu kira-kira kapan pasangan itu bisa bersatu dan juga kapan pasangan itu bakalan bisa mengerti satu sama lain.
" Kamu mau makan apa, memangnya mau kelaparan seharian sampai-sampai Amanda yang menawarkan diri menjadi koki dadakan pun kamu tolak? "tanya Marvel yang sudah tersenyum karena menurutnya Fiona itu kan hanya mengingat suaminya saja terlepas dari hal itu wanita tersebut sekarang masih bersamanya dan tidak pergi kemanapun Jadi untuk apa ya memikirkan sesuatu yang tidak perlu dipikirkan.
" nah seperti begini kan keren ketika kamu sendiri yang menanyakan kebutuhanku langsung , bukan malah menyuruh orang lain yang melakukannya karena aku rasa-rasanya seperti tidak diperhatikan sama sekali oleh kamu," Omel Viona yang tidak terima sedangkan Marvel hanya menggaruk kepalanya yang tak gatal.
" Tetaplah seperti ini jangan pernah mengeluh kalau ingin meninggalkanku sendirian dan juga Jangan pernah merasa bosan dengan sikapku yang terkadang berubah-ubah, aku ingin yang terbaik dan juga tidak ingin ada yang namanya saling menjauhi satu sama lain maka dari itu ketika mendengar Apapun Yang kamu bahas Entah dengan siapapun terkadang membuat aku merasa tidak terima dan hasil akhir Ya seperti tadi aku bakalan memilih untuk menghindar tidak ingin untuk berbicara karena nantinya pasti bakalan terjadi perdebatan lagi kan? " Marvel terlihat lebih tertawa lepas ketika bersama dengan Fiona dibandingkan dengan orang-orang yang selama ini sudah selalu bersamanya.
__ADS_1