RAJA DAN RATU

RAJA DAN RATU
Terpesona


__ADS_3

Fiona sebenarnya tidak menampik kalau ternyata Marvel itu sebenarnya seksi juga, biarpun pria itu wajahnya pucat seperti tidak ada darah sama sekali namun terlihat begitu menyenangkan ketika berada di depan meskipun tubuhnya begitu dingin tetapi ia selalu berusaha agar bisa memberikan kehangatan untuk dirinya.


pria yang dari awal tidak pernah ia kenal sama sekali kini selalu saja mendampingi dirinya tidak pernah ada niatan untuk meninggalkannya walau hanya sedikit saja, padahal seharusnya ia tidak boleh merasakan hal tersebut karena ia sudah mempunyai suami yang bernama Alexander dan juga merupakan seorang raja dari kerajaan Mariana dan itu sebenarnya merupakan kenyataan yang tidak terbantahkan sama sekali.


" Kenapa setiap kali melihatnya Aku merasa sangat nyaman dan juga tidak mungkin akan meninggalkannya seperti itu, dia itu sebenarnya sangat berarti dan Aku mengakui hal itu karena memang harusnya seperti begitu! kalau memang kami harus selalu bersama seperti ini maka aku memilih untuk ikhlas dan tidak mempermasalahkan hal tersebut, karena Percuma saja mau dirinya mengelak seperti apapun jika memang sudah harus seperti begini ya tetap bakalan seperti itu! " gumam Viona menolak ketika melihat Marvel yang sibuk sama kemarin untuk menyiapkan barbeque untuk dirinya Padahal mereka tidak akan pernah memakannya sama sekali namun itu spesial Ya siapkan untuk Fiona.


sebenarnya tahu kalau dari tadi itu Viona menatapnya terus menerus, hanya saja ia memilih untuk tidak peduli karena ya sama-sama saja ketika mendekati wanita itu pasti memilih untuk menjauh.


" maaf Yang Mulia Raja Sepertinya anda sedang diperhatikan oleh Ratu Viona, Apakah tidak ada niatan untuk pergi ke sana dan mendekatinya? Daripada hanya melihat dari jarak jauh seperti begini kan rasa-rasanya sangat tidak etis dan mungkin bisa dibilang sangat sengsara, padahal jarak kalian berdua itu sangat dekat masa iya tidak ada niatan untuk berbicara kemudian mendiskusikan apa yang harus kalian lakukan? " tanya Amanda karena kebetulan Iya sempat melihat ke arah Fiona yang tengah mencuri pandang ke arah Marvel.


Marvel Mendengus kesal ketika mendengar pertanyaan yang diberikan Amanda barusan yang seolah-olah sepertinya Tengah mengerjai dirinya Padahal mereka tahu sendiri bagaimana hubungannya dengan Fiona selama ini,seharusnya mereka tidak perlu mengatakan semua itu karena dari awal hubungannya dengan Fiona tidak sedekat yang bagaimana yang diharapkan dan terlihat begitu besar jurang pemisah di antara mereka berdua..

__ADS_1


" Kamu tidak usah ikut campur dengan urusan kami berdua dan lebih baik kamu diam saja serta tidak perlu banyak bicara,karena setiap kali berbicara hanya akan mengundang emosi saya sehingga melakukan sesuatu yang tidak tidak.


Amanda memilih untuk diam saja daripada saat ia berbicara bakal lebih panjang urusan nantinya ,apalagi jika Marvel sudah marah seperti itu tentunya akan membuat mereka bakal kena masalah.


"Maafkan saya Paduka Raja,jika tadi sudah berbicara sangat lancang dan membuat anda merasa kurang nyaman akan semua itu," jelas Amanda


Fiona dari tadi merasa heran ketika melihat Interaksi yang terjadi antara Amanda dan juga Marvel yang terlihat begitu kaku dan juga Amanda yang membungkukkan badannya seperti Tengah melakukan kesalahan tadi, membuat dirinya mau tidak mau harus mendekati Marvel dan memastikan Apakah semua keadaan aman-aman saja atau tidak karena Biar bagaimanapun Amanda itu satu-satunya teman yang dimiliki Viona ketika berada di tempat itu.


" maaf Yang Mulia Ratu sebenarnya tidak ada masalah yang terjadi antara kami berdua, semuanya baik-baik saja hanya mungkin tadi itu ada sedikit kesalahan yang sudah saya lakukan jadi membuat Paduka Raja menjadi marah! " jelas Amanda sambil membungkukkan badannya karena dirinya tidak mau kalau misalnya Marvel dan juga Fiona harus bertengkar hanya karena mempermasalahkan tentang apa yang sudah ia katakan tadi padahal sebenarnya meskipun tanpa menatap dengan jeli dirinya sangat tahu tentang apa yang tadi dilakukan oleh Marvel dan juga Viona yaitu keduanya saling diam-diam memandang satu sama lain tanpa ada niatan untuk mendekat apalagi berbicara Empat Mata.


Viona terlihat menghembuskan nafasnya kasar karena dirinya yakin Amanda pasti takut berkata jujur dan juga sepertinya wanita itu Tengah menyembunyikan sesuatu yang ia tidak tahu apa itu, namun Intinya kalau dirinya paling tidak suka ketika Marvel itu lebih banyak memberikan perintah tanpa melakukan sesuatu yang maksudnya bisa menghargai perasaan orang lain harus seperti apa Dan juga mungkin bisa dibilang tidak harus maksudnya kata-katanya itu mutlak dengan oleh orang.

__ADS_1


" Ya sudah terserah kalian saja mau berbicara seperti apa yang penting Intinya jangan bertengkar soalnya di sini itu hanya kita berempat saja, kalau Kalian bertiga itu jagoannya tidak masalah tetapi aku bisa apa untuk diandalkan agar bisa menjaga diriku?" Tanya Fiona yang berharap Maksudnya semua orang di sekitarnya itu saling menjaga satu sama lain kemudian tidak usah saling bermusuhan yang penting intinya mereka itu selalu merasa diri paling benar dan juga paling bisa serta tidak boleh membuat orang-orang di sekitar menjadi tidak nyaman.


Tidak ada yang perlu Disangkal oleh Marvel karena memang dirinya itu sangat otoriter dan juga tukang marah ketika apa yang ia inginkan tidak didengar oleh siapapun ,padahal seharusnya mereka saling mendengar satu sama lain supaya tetap aman dan juga terkendali serta bahagia selalu.


Gideon yang dari tadi berada tidak jauh dari mereka akhirnya melaporkan sesuatu yang tidak terduga kepada Marvel sebab memang pria itu dari tadi Tengah fokus untuk menatap ke arah sekitar mereka, dan sepertinya ada vampir dari bangsa lain yang datang menyusul mereka entah apa maksud dan tujuan yang penting intinya sepertinya mereka harus lebih waspada lagi.


Marvel langsung mematikan api dimana tadi dirinya sudah membakar sesuatu hasil buruannya untuk diberikan kepada Fiona lalu memberikan kode kepada Amanda agar segera membawa masuk wanita itu beserta semuanya, karena Biar bagaimanapun mereka harus lebih waspada bukan karena takut melainkan sekarang ada bangsa manusia yang ikut ya Otomatis harumnya bakalan tercium beberapa ratus kilometer jauhnya.


Fiona sebenarnya ingin bertanya ketika dirinya dipaksa masuk oleh Amanda ke dalam sebuah kamar dengan pintu dikunci rapat lalu hanya dinyalakan lilin saja padahal jelas-jelas rumah Semoga itu begitu banyak lampu yang dipasang , tetapi kenapa kali ini malah Amanda melakukan hal yang lebih gila yaitu mematikan lampu lalu menyalahkan lilin yang sebenarnya bisa dibilang penerangannya itu tidak seberapa dan kalau misalnya Amanda tidak nyaman ya rasa-rasanya.


"sebenarnya apa yang terjadi sampai-sampai Kalian semua terlihat begitu panik, kalau memang mereka berasal dari bangsa manusia ya sudah Biar aku saja yang berbicara soalnya kan kami sama! "tawar Viona dengan penuh keyakinan.

__ADS_1


__ADS_2