Reinkarnasi Menjadi Putri

Reinkarnasi Menjadi Putri
Prolog


__ADS_3

 Happy Reading guys*


DIMANA AKU?!


Kerajaan Emerald,


Putri Canaya tengah duduk di kamar-Nya yang dipenuhi warna merah muda,karena merah muda merupakan warna kesukaan diri-nya. Gadis kecil berumur 8 tahun itu,tampak menggemaskan. Gadis itu adalah Canaya. Nama lengkap Putri Canaya adalah Putri Canaya Seania Emerald.


Canaya sedang menatap dirinya di cermin,dan memuji - muji akan kecantikan dirinya.


Beberapa selang waktu yang lalu,Ia tertawa puas mengerjai teman - teman sekolahnya. Ia merasa puas melihat penderitaan di wajah temannya itu. Apalagi selalu bibir Canaya berucap untuk hinaan kepada rakyat jelata di sana.


Bukan hanya rakyat di sana yang di hina. Para putri tetangga juga kadang di ganggu olehnya. Saat orang tuanya Raja Sean dan Ratu Miranda di panggil oleh kepala sekolah kerajaan Kalesta, orang tuanya hanya terdiam. Karena mereka hanya memiliki satu putri yang bisa mereka sayangi. Ratu Miranda tak dapat melahirkan lantaran suatu kutukan. Sudah berkali - kali Raja Sean memanggil tabib bahkan para penyihir,namun tetap saja Ratu Miranda tidak dapat memiliki anak.


Namun,mereka tidak perduli lagi. Cukuplah dewa di atas memberi mereka puteri yang sangat menggemaskan.


Putri Canaya tertawa kecil jahat. “Hemm.. Berani sekali,penyihir itu mencoba untuk mengutuku! Lihat saja akan ku balas kutukannya!”


Malam telah tiba,terlihat jelas di balik tirai balkon luas itu. Putri Canaya segera ke tempat tidur,dan mencoba bermimpi indah.


Akan tetapi, di pagi saat ayam telah berkokok sesuatu terjadi... Gadis itu berada di suatu gubuk kecil yang usang.


Kira menelan salivanya dengan susah payah. Matanya menyapu bersih gubuk tua itu.


“A.. Aku dimana? ”Satu pertanyaan muncul dalam benaknya.


[ Reinkarnasi Menjadi Putri ]


Satu hari sebelum kejadian itu, Fifi seorang yang bernama lengkap Fifi Liona tengah duduk di kursi rodanya menyaksikan semua temannya bermain di lapangan.


Dia menatap sendu melihat teman sebayanya bermain bebas di lapangan terbuka,dia? Dia hanya duduk di kursi rodanya melihat bunga - bunga bermekaran.


“Bunga... Kamu tidak bergerak sama seperti aku.. Tapi,kamu punya banyak teman di sekeliling kamu yang sama dengan mu. Berbeda dengan ku yang cacat seorang diri di sini.”Gumam pilu gadis itu.


Kepala panti bernama Sinta berjalan mendekati Fifi yang sedang bergumam.


“Hei,Fifi lagi ngapain disini?”Tanya Sinta setelah sampai di belakang kursi roda Fifi.


Sinta,Sinta adalah nama kepala panti sekaligus pemilik  panti asuhan tersebut. Wanita berusia 28 tahun itu membuat panti asuhan tersebut ,karena tak memiliki siapapun di dunia ini. Suaminya meninggal saat bertugas. Yah bisa di sebut Sinta adalah seorang janda. Akan tetapi,tak pernah ada di pikirannya untuk menikah karena dia masih begitu mencintai suaminya Richardo Alayka.


Melihat Fifi, Sinta teringat pada dirinya sendiri. Mereka sama - sama sendiri,namun Fifi lebih dari dirinya karena Fifi mengalami kelumpuhan. Sinta hanya bersedih melihat kondisi Fifi,karena kondisi Fifi begitu menyedihkan.


Saat ini,Sinta tengah menghibur hati gadis kecil tersebut agar anak kecil di kursi roda itu tidak bersedih.


Namun,di balik sana berdiri seorang wanita yang umurnya berbeda 3 tahun lebih tua dari  Sinta.  Namanya adalah Farah Arora.


Farah Arora adalah seorang wanita yang ditinggalkan oleh suaminya sendiri. Berbeda dengan Sinta yang suaminya meninggalkan dirinya di dunia ini,Farah ditinggal pergi cerai.


Mengapa Farah bercerai? Farah melihat dengan kedua bola matanya sendiri,suaminya selingkuh di sebuah taman. Bahkan, saat Farah marah kepada suaminya itu. Suaminya hanya berkata dengan santai,bahwa Farah tidak memiliki anak sehingga dia bosan dengan Farah.


Farah sedih,sakit begitu mengena dalam lubuk hatinya . Akan tetapi, Farah bukan orang yang hanya bisa diam saja. Wanita itu berjanji pada dirinya sendiri membunuh wanita yang mendekati suaminya,dan menyebabkan dia bercerai.


Namun dalam hatinya bergejolak rasa tidak puas. Entah mengapa, saat dia berlibur dia melihat banyak orang bahagia di depan matanya. Rasa iri,marah,kesal,sedih,kecewa semuanya bercampur menjadi ke tidak warasan.


Setelah Ia puas membuat selingkuhan suaminya itu menderita. Dia juga ingin membuat semua orang yang ada di sekitar ikut merasakan kepedihan dari suatu penderitaan.

__ADS_1


Banyak kejadian pembunuhan,namun sampai saat ini belum di ketahui oleh polisi yang sedang melacak.


Sampai suatu ketika Farah bertemu dengan sebuah keluarga bahagia ke sekian kalinya. Dia mencari semua data mengenai keluarga Dion dan Laras.


Sampai waktu yang di tentukan tiba,Farah meluncurkan aksinya ke sekian kalinya. Tawa bahagia meliputi diri-Nya,namun tawa itu berhenti saat suruhannya itu memberi tahukan  bahwa putri dari keluarga itu selamat.


Ingin marah,namun Farah terpikirkan sesuatu. Dia berpikir akan bekerja di tempat dimana anak kecil itu tinggal. Wanita itu memberikan banyak uang kepada lelaki itu.


Sedangkan Fifi, anak kecil itu tidak dapat melihat pemakaman sang bunda dan ayah lantaran masih koma. Dia memang tidak tau menahu mengenai meninggal,namun saat  Ia bangun dan tidak melihat kedua orang tuanya Ia baru menyadari sesuatu tentang 'Meninggalkan'


Kembali ke percakapan dengan Sinta dan Fifi.


“Sayang... Tante punya kabar baik sekali untuk kamu.”Kata Sinta sumringah.


“Apa tante?”Tanya Fifi sambil mendongakan kepalanya.


“Kamu akan... Bisa berjalan lagiii!”Sinta bersemangat.


Terlihat mata Fifi berbinar - binar. “Lihat bunga! Fifi akan bisa berjalan lagi!”Fifi mencoba menjalankan rodanya. “Teman - teman! Fifi akan bisa bermain dengan kalian,Fifi senang sekali.”


‘Wah benarkah,pasti akan menyenangkan jika Fifi bermain bersama kita ’


‘Kita akan satu sekolah Fi..’


Banyak orang yang ikut hadir dalam kebahagiaan Fifi , kecuali Farah.


Apa?! Kenapa ini bisa terjadi? Bukankah aku sudah mengambil sebagian uang di brankas Sinta. Tidak mungkin kan? Cukup untuk operasi? Dari mana Sinta bisa mendapatkan uang sebanyak itu? Apa ada pendonasi yang memberikan -Kejut Farah dalam hatinya.


Maafkan aku Farah,selama ini aku ketahui kamu mengambil uang kas. Walaupun aku tidak tau alasan kamu mengambil itu,tapi aku tidak tahan melihat Fifi menderita. Maka dari itu,setiap bulan ku sisihkan sedikit demi sedikit uang kas panti asuhan-batin Farah.


[ Reinkarnasi Menjadi Putri ]


“Tante Sinta ceritain lagi dong,cerita Putri Canaya dengan Pangeran Rey!”Pinta Fifi sambil berbaring di pangkuan Sinta.


“Baik, tante akan jelaskan cerita itu.”Balas Sinta.


Sinta pun meneruskan bab demi bab,sampai jarum panjang sudah terlihat pukul 09 : 00. Tepat jam itu cerita itu pun berakhir.


“......Jadi, tamatnya Putri Canaya berubah menjadi permaisuri yang baik karena Pangeran Rey.”Jelas Sinta.


“Wah,ceritanya menarik. Tante dapat dari mana cerita itu?”Tanya Fifi sambil salah satu telunjuknya berada di dagunya.


“Dari seorang nenek - nenek di jalanan. Pernah sih tante ingin membeli cerita lain,tapi.. Nenek itu sudah tidak ada lagi.”Jelas Sinta. “Sudah,ini sudah malam ayo sayang tidur.”


Fifi menganggukan kepala tanda mengiyakan


[ Reinkarnasi Menjadi Putri ]


Hari yang di nantikan Fifi tiba. Yaitu,menjelang operasi kaki Fifi. Terlihat wajah bahagia Fifi dan wajah cemberut Farah  yang bertolak belakang dari wajah Fifi.


Setelah menunggu berjam - jam ,Fifi pun di masukan ke ruang operasi dan semua tampak gugup menunggu hasil operasi tiba.


Ooo


“Hooamm...”Kantuk Canaya.

__ADS_1


Canaya duduk di tempat tidurnya berwarna merah muda. Berkali - kali Ia kedipkan matanya berulang kali,namun saat  penglihatannya sudah jelas Ia terkejut.


Canaya terkejut saat Ia bangun di suatu kerajaan yang sangat mewah.


“Hah!? Dimana aku!”Tanya Canaya.


“Permisi...”Sopan santun pelayan baru bernama Sarah,ketika memasuki kamar Canaya.


“Dimana aku?”Tanya Canaya cepat - cepat.


“Yah,di kerajaan Putri.. Dimana lagi,ini kan tempat tinggal putri.”Sahut Sarah bingung dengan pertanyaan Canaya.


Wajahnya semakin ling lung ketika mengetahui bahwa seorang pelayan


memanggilnya 'Putri'


“Ada apa putri? Kenapa anda seperti terkejut?”Tanya sang pelayan.


“Putri!? Nama ku adalah Fifi tante.”Jelas Canaya.


“Maaf putri,anda adalah putri Canaya. Putri dari anak Raja Sean dan Ratu Miranda.”Balas Sarah.


“Aku Fifi! Aku FIFI.”Canaya mencoba untuk menjelaskan, namun sepertinya pelayan itu tak percaya.


Sarah berjalan ke arah pintu,Canaya bingung dengan apa yang di lakukan sang pelayan.


Namun,saat pelayan itu datang ke hadapannya. Pelayan itu tak seorang diri,Ia bersama seorang wanita cantik,nan anggun,hampir persis dengan model yang ada di majalah tante-Nya Farah,namun wanita yanga da di hadapan nya terkesan berwibawa. Wanita yang memiliki rambut berwarna kuning keemasan. Rambutnya yang bergelombang, disertai suatu tiara yang berlapiskan permata


“Ada apa?”Tanya Ratu Miranda setelah sampai di kamar Putri Canaya.


“Ratu,Putri Canaya tiba - tiba,mengigau tidak jelas...”Balas Sarah menjelaskan.


Miranda terkejut mendengar itu. Wanita itu berjalan ke arah putrinya dan meyakinkan apa yang di katakan pelayannya. Ternyata benar adanya.


“Tante... Aku Fifi! Aku Fifi!”Canaya mencoba menjelaskan ke dua orang tersebut,dengan menatap mereka secara bergantian.


Namun,usaha Canaya terbilang sia - sia. Mereka malah menyuruh tabib datang ke sana untuk mengobati Canaya. Alhasil yang di katakan tabib itu adalah “Ini adalah sebuah kutukan dari seseorang ,yang sulit untuk di cabut!”


Raut wajah Miranda mendadak khawatir dengan kondisi putrinya. Ia takut akan kehilangan putri semata wayangnya,sudah sudah Ia di kutuk, putrinya juga di kutuk. Malang keluarga kerajaan mereka.


Ratu Miranda mencoba menenangkan pikirannya,dengan keluar dari kamar Canaya. Sedangkan Sarah keluar dari kamar Canaya setelah tubuh Ratu Miranda sudah tak terlihat.


Canaya masih sedih akan hal itu. Benar - benar Ia ingat,kalau nama-Nya adalah FIFI. Akan tetapi,dia hanya bisa menuruti apa yang di tuliskan takdir untuknya.


Huhu... Tante Sinta,tante Farah , dan teman teman... Kalian dimana -Batin Canaya.


#REUPLOAD DONE#


AN :


**Thanks yang sudah mau mampir ke karya ini,karya yang saya tau,banyak sekali kekurangan. Author masih pemula,kalau ada kesalahan kata mohon di maafkan,dan bisa di kritik di kolom komentar.


Mengenai cerita ini,saya tegaskan cerita ini murni fiksi,jadi kalau ada yang tidak kejadian di dunia nyata mohon di maklumi.


THANKZ FOR READING💞

__ADS_1


NEXT CAPT**!


__ADS_2