Reinkarnasi Menjadi Putri

Reinkarnasi Menjadi Putri
Chapter 8


__ADS_3

Berbeda dengan Kira yang mendekam di penjara atas perintah Raja Sean,gadis kecil berumur 10 tahun yang bernama Canaya masih tidur di kamarnya. Dirinya bahkan tidak tau kejadian yang menimpa keluarganya,kejadian yang memiliki sangkut paut dengan dirinya.


Gadis kecil itu tidur tepat di depan jendela yang berbentuk kotak - kotak. Canaya berulang kali mengerjap - ngerjapkan mata nya karena silau. Perlahan lahan matanya yang mungil dan kecil mulai terbuka.


“D-dimana aku? Uhuk, ah ternyata di kamar ku..”Lirih nya tipis dengan suara yang agak serak.


Saat gadis itu perlahan duduk,tiba tiba terdengar beberapa kaki tengah berjalan ke arah kamarnya. Hatinya agak takut,dan was - was dengan orang yang akan datang ke kamarnya. Krieet..


Bunyi pintu mulai terdengar terdengar. Ternyata ada dua orang yang datang ke kamarnya. Dan kedua orang itu,adalah orang yang begitu dirinya kenali. Yah, kedua orang tua nya kini berada di hadapan nya.


“Sayang Naya tidak apa apa kan? Bunda takut Naya kenapa - napa.”Tanya ibunda nya khawatir namun tetap dengan nada lembut.


“Tidak apa apa bunda.. ”Balas nya tipis,dan Canaya mulai memaksakan senyum kepada Ratu Miranda. Agar ibundanya senang.


Akan tetapi,tidak biasanya Ratu Miranda terlihat cemas dan khawatir. Raut wajahnya sangat terlihat kecemasan. Berbeda dengan Ratu Miranda yang begitu cemas, ayahnya bukan cemas namun wajahnya terlihat datar. Keduanya tidak menunjukan ekspresi baik - baik saja.


Canaya menyadari ada sesuatu yang tidak beres dengan orang tua nya. Pasti telah terjadi sesuatu pada mereka. Jelas sekali terlihat di wajah ibunda dan ayahanda nya itu.


Tapi mereka tidak mengatakan apapun,hanya hening yang di tunjukan mereka berdua. Jika dia bertanya tentang yang terjadi pada mereka , untuk apa ? Toh, dia juga bukan berasal dari keluarga mereka.


Akan tetapi,mulut dan hati bedar kehendaknya “Bunda dan ayah kenapa?”

__ADS_1


Mendengar suara kecil Canaya,hati Miranda luluh seketika. Tak kuat dirinya menahan ini.


Secara tiba tiba ibunda nya itu Ratu Miranda memeluk nya dengan erat putrinya itu . Seperti orang yang baru kehilangan anak nya setelah ber tahun - tahun. Canaya hanya terdiam merasakan sesuatu dengan gaun nya, dia dapat merasakan air mata ibunda nya menetes membasahi gaun merah muda nya.


“Sudahlah Adinda.. Dia tidak mungkin Canaya putri kita... Dia hanya orang yang ingin menjadi putri bangsawan,tidak perlu di pikirkan dan larut dalam kejadian itu. Dia hanya iri pada kekuasaan Canaya.”Raja Sean yang mengerti alasan Ratu Miranda menangis pun menenangkan.


“Maksud Ibunda dan Ayahanda? Siapa yang ingin menjadi putri bangsawan?”Tanya Canaya yang merasa penasaran karena mendengar percakapan orangtuanya.


Baru saaj ayahanda nya Raja Sean ingin membuka mulut untuk menjawab, namun pertanyaan yang di lontarkan Canaya langsung di balas bunda nya yaitu istrinya sendiri.


“Tidak sayang.. Ibunda hanya menangis karena takut kamu terjadi apa apa.. Ibunda benar - benar cemas saat melihat Naya di bopong oleh Pangeran Rey. Kalau begitu ibunda keluar dul ada yang ingin di bicarakan oleh ibunda dan ayahada.”Canaya hanya mengiyakan ucapan ibundanya dengan menganggukan kepalanya.


Mereka melangkah kan kaki nya , keluar dari kamar Canaya. Gadis itu masih mencerna perkataan ayahandanya itu. Bahkan saat ini Canaya hanya mematung saat teringat ucapan ayahanda nya itu. Keringat mulai bercucuran di wajahnya yang kecil.


Gadis yang memikiki umur sepuluh tahun itu turun dari ranjang nya dan berjalan ke pintu.


Ia tau kalau itu salah , tapi kejadian ini ada sangkut pautnya antara dia, dan gadis itu. Canaay benar - benar ingin mengetahui apa yang terjadi,saat dirinya itu pingsan.


Namun sia - sia saat dirinya ke dekat pintu, tidak ada satu suara pun terdengar. Canaya putus asa , memang seharusnya ia tidak boleh menguping. Itu adalah tindakan yang salah.


Sepertinya Ayahanda nya memasang sebuah kekuatan yang meredup suara mereka berdua,Ratu Miranda dan Raja Sean . Jadi, hanya mereka berdua yang akan mendengar nya. Bagaimana Canaya tau? Dia pernah membaca buku tentang hal itu,dirinya mulai mahir dalam membaca buku.

__ADS_1


Di balik pintu kamar Canaya. Entah kenapa, Ratu Miranda terisak isak. Saat mengingat pelayan yang memeluk kaki nya itu pingsan, rasa nya bukan pelayan itu yang pingsan tapi dia nya. Tidak.. Dia terus menekuni dan di dalam hati nya terus berkata “Dia bukan Canaya ”.


Ooo


Penjara,


Disisi lain seorang gadis yang memiliki rambut sehitam arang, dan memiliki rambut terurai lebat tengah tertidur di penjara. Dia perlahan lahan membuka mata nya. Matanya sembab karena terlalu banyak menangis. Bahkan,saat gadis itu tersadar di jeruji besi, gadis itu hanya menangis lagi dan lagi.


“Aku Canaya... Aku Canaya.. Aku putri kalian,putri kesayangan kalian. Ku mohon percayalah pada ku.”Terus berulang kali ia katakan kata - kata itu dengan nada lemah.


Penjaga yang berjaga di depan jeruji besi nya terlihat kesal. Karena terlalu kesal tak tertahankan karena mendengar suara Kira terus menerus, salah satu dari ke dua penjaga itu membentak nya dengan suara keras.


“Dasar kau gadis ngeyel! Siapa yang mengajar kan kamu untuk berbohong? Sadar kah kau? Kau ini hanya pelayan dari negeri seberang , dan heh kau berharap mau menjadi putri Canaya . Wajah saja,sudah kalah telak.”Sindir salah satu penjaga.


Kehampaan yang dia rasakan, kesedihan.Dia sedih bukan karena perkataan penjaga itu .Tetapi dia kecewa. Selalu ada di benaknya,dan telinganya selalu mendengar bahwa ikatan ibu dan anak adalah ikatan batin yang tidak di miliki seorang ayah. Sudah jauh dia datang untuk bertemu bunda kesayangan nya, dia malah mendapatkan hianaan,cercaaan dan masuk penjara lagi. Ini hukuman untuk nya, karena sudah jahat pada semua orang.


“Hei bodoh! Tidak ada gunanya menangis , hanya membuat sesak saja. Kau menangis saja tidak akan membawa apa - apa.”Kata salah seorang tahanan.


“Pintar anak muda. Nasihati tahanan itu! Benar - benar berisik!”Titah penjaga kedua sembari berjalan ke luar karena jengah.


Air mata di pipi nya berhenti. Kira menatap lamat lamat orang itu dengan tatapan kebencian, bisa terlihat mata Kira berwarna merah.

__ADS_1


Pria itu hanya bisa mengeluarkan raut terkejut, melihat sebuah benda yang menarik. Bisa bisanya seorang rakyat jelata memiliki mata seperti itu, jelas itu keajaiban. Tapi , dia sadar kalau wanita di depan nya itu terlalu menarik untuk nya. Bulu mata nya yang indah menghiasi pinggir mata nya, melihat postur tubuh nya pria itu menebak umur mereka hanya berbeda 2 tahun saja. Akan tetapi, dia tidak tau tubuh yang berbeda 2 tahun tersimpan anak 10 tahun.


__ADS_2