REINKARNASI SERIGALA PUTIH

REINKARNASI SERIGALA PUTIH
Serigala pelindung


__ADS_3

Jam istirahat tiba, dimana Anggin dan Nesa berjalan menuju taman dengan sebungkus cemilan yang mereka bawa. Bingung Nesa melihat Anggin yang terdiam tak mengeluarkan sepatah katapun.


" Lo kenapa sih gin dari tadi diem aja?, biasanya mulut lo nggak berenti nerocos" ejek Nesa sambil memakan cemilan.


Anggin mendorong lirik pundak Nesa, "Ihh lo, gue tu lagi bingung. Soalnya (terhenti). Eh, kayaknya nggak perlu gue ceritain ke Nesa deh. Ntar dia bikin heboh satu sekolahan lagi (batinnya)."


Senggol Nesa, kembali bertanya apa yang sebenarnya ingin ia ceritakan. Gugup Anggin menjawab kalau ia hanya lelah saja, sipit mata Nesa melirik curiga memainkan bibir.


"Lo nggak bohong kan?"


"E-nggak lah, ngapain gue bohong."

__ADS_1


Cio dan Kana bergegas pergi menghampiri Riko, tanya Riko pada mereka apa yang sebenarnya terjadi. Cio langsung menceritakan tentang manusia serigala itu, kaget Riko apakah yang ia ceritakan itu benar. Angguk Cio mengiyakan dan mengatakan kalau mereka tidak bisa terus-menerus mengambil langkah aman untuk mencari gadis serigala itu.


"Apa maksud lo, apa lo mau membunuh semua manusia yang ada disini?. Jangan gila lo!" kata Kana.


"Gue nggak bilang kalo kita harus membunuh manusia, tapi sepertinya kita harus mengeluarkan tenaga untuk membius mereka. Karena jika ada salah satu manusia serigala disini, sudah pasti dia nggak akan bereaksi dengan kekuatan yang kita miliki. Tapi kalau dia pingsan itu justru bagus" ucap Cio.


Angguk Riko dan Kana, tanpa berlama-lama merekapun segera melancarkan aksinya. Seluruh manusia yang ada di sekolah itu jatuh pingsan, kecuali dengan Anggin. Bingung Anggin yang cemas mencoba membangunkan mereka, seketika ada yang membawanya melesat ke hutan dan beberapa temannya yang jatuh pingsan.


Kaget Anggin mengetahui kalau dirinya sampai dihutan dengan secepat itu, Anggin kembali dikejutkan dengan 3 orang laki-laki yang membawanya dan teman-temannya. Ketakutan Anggin bertanya gemetar pada laki-laki itu kenapa mereka membawanya kehutan ini.


3 laki-laki itu mencoba mendekati Anggin dan menenangkannya, namun semakin ia mendekat Anggin malah menjauhi mereka.

__ADS_1


"Kamu nggak perlu takut, kita saudara dan kita nggak akan nyakitin kamu. Kita cuma mau melindungi kamu dari bangsa vampir yang mau membunuhmu" kata salah satu laki-laki itu.


(Note: 3 laki-laki itu adalah bangsa serigala yang berhasil melarikan diri saat peperangan 17 tahun lalu terjadi (Laga, Data dan Stiv). Mereka diutus oleh Bunda Astra untuk menjaga calon ratu mereka dari bangsa vampir saat ia jauh dari saudara-saudaranya.)


"Apa maksud kalian?. Kalian bukan saudara gue, dan bangsa vampir apa?. Gue nggak ngerti maksud kalian. Atau ini cuma akal-akalan kalian mau culik kita, dan temen-temen gue pingsan juga karena ulah kalian!"


Laga mencoba menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, namun kedua saudaranya menahan dengan berkata lirih kalau ini bukan waktunya untuk Anggin tahu.


"Seiring berjalan waktu dia akan tau jati dirinya, tapi bukan sekarang saatnya untuk dia tau jati dirinya. Karena itu akan membahayakan nyawanya, sekarang cukup kita pantau dia" bisik Stiv.


Data membenarkan ucapan Stiv, Laga yang sudah paham maksud kedua saudaranya hanya mengangguk. Mengatakan pada Anggin kalau mereka berjanji tidak akan menyakitinya dan menyuruh Anggin menunggu sejenak saja sampai situasi aman.

__ADS_1


Hmm, kira-kira kapan nih waktu yang tepat untuk Anggin tau jati diri yang sebenarnya ya?๐Ÿค”.


Jangan lupa berikan dukungan, like, komen dan vote kalian๐Ÿ‘Œ๐Ÿ˜‰.


__ADS_2