RESTU ISTRIMU

RESTU ISTRIMU
26


__ADS_3

Yufi sudah berada di kampung. Dia tetap tidak memberi kabar apapun pada Rama, suaminya.


Malahan Bapak Yufi mendukung jika Yufi mau bercerai dengan Rama. Yufi akan di beri warisan besar jika itu sampai terjadi perceraian itu.


Berasa mendapat angin segar dan dukungan dari orang tuanya. Yufi bertekad tetap bulat pada keputusannya untuk bercerai dengan Rama yang di anggap miskin itu.


Yufi membeli nomor baru dan menginstal semua aplikasi yang telah di hapus Rama.


"Beritahu Rama, suami kamu yang miskin itu untuk segera menalak cerai kamu, Yufi," ucap Bapak dengan suara lantang.


"Males. Biarkan saja dulu. Nanti juga, Kak Rama meceraikan Yufi," cicit Yufi pelan.


Yufi mencoba menghubungi kembali Lexy, lelaki yang selama ini memberikan harapan indah untuk Yufi.


Janji Lexy begitu terlihat meyakinkan. Ya, Lexy adalah seorang pemilik konter di ruko dekat tempat Yufi bekerja. Awalnya mereka bertemu saat Lexy sedang mencari baju untuk anak perempuannya yang berusia tiga tahun. Saat itu, Yufi yang menjadi pelayannya. Membantu mencarikan baju yang cocok dengan sangat sabar sekali.


Dari situlah benih -benih cinta Lexy dan Yufi mulai tumbuh kembang.

__ADS_1


Yufi mulai menelepon Lexy tapi nomornya sudah tidak aktif. Yufi membuka media sosialnya untuk mengecek keberadaan Leksi dan ternyata Leksi sudah memposting foto dirinya sendiri dengan perempuan lain.


Rasanya Yufi mau marah saat itu. Ponselnya di banting dengan keras. Ia tak peduli lagi ponsel itu rusak dan pecah berkeping -keping.


Hatinya hancur sehancur -hancurnya. Lelaki yang di anggap dewa asmara itu sudah merusak kebahagiaannya.


"Brengsek kamu, Lexy!! Huftt .. aku sudah pertaruhkan semuanya hingga rumah tangga aku sendiri ku hancurkan karena aku lebih memilih kamu!! Ku pikir ucapanmu yang manis itu bisa kamu pertanggung jawabkan!! Ternyata sama sekali tidak!!" teriak Yufi dengan suara keras.


Bapak Yufi yang kebetulan lewat di sana pun memungut ponsel Yufi yang sudah pecah dan berserakan di lantai.


Yufi melengos begitu saja dan mengambil semua pecahan ponsel itu itu lalu masuk ke dalam kamar tidurnya.


Di dalam kamar semua di hancurkan. Yufi memang kacau saat itu. Perih dan pedih ia merasakan patah hati sampai air matanya menetes di pipi. Yufi kehilangan sosok Lexy yang selama ini memperhatikan dirinya dan menyayanginya dengan baik.


Ternyata Yufi salah menilai lelaki. Memang, Lexy itu banyak uang dan banyak hartanya. Tapi tidak dengan ketulusan, kejujuran dan kesetiaan.


Skip ...

__ADS_1


Seminggu kemudian ...


Rama menjalani kehidupannya biasa saja seperti yang di jalani setiap hari. Ada dan tidak ada Yufi tidak masalah baginya. Toh, semua juga ia lakukan sendiri kecuali mencuci baju saja.


"Jemput Yufi. Mau sampai kalian tidak bersama dan hubungan kalian menggantung begini," titah Emak yang memberikan sepiring nasi uduk untuk Rama.


"Maunya Yufi. Biarkan saja. Lagi males mikirin. Lagi seneng keeja, mau ngumpulin duit buat beli motor biar gak sewa motor orang terus kayak begini?" ucap Rama pelan.


"Emak ambilin motor tapi cicilan bayar sendiri. Bagaimana?" tanya Emak kepada Rama. Apakah Rama menyanggupi atau tidak.


"Serius Mak?" tanya Rama.


"Serius. Tapi Emak gak mau bantu bulanan. Kamu cicil sendiri," ucap Emak serius.


"Mau Mak. Buat mondar mandir kerja?" ucap Rama makin semangat.


Intinya Rama memang tidak peduli dengan Yufi. Karena sudah salah di tambah lagi dengan kabir memninggalkan Rama tanpa pamit. Parahnya, sampai sekarang tidam ada kabar.

__ADS_1


__ADS_2