
Satu Bulan kemudian, Yufi yang datang ke kota untuk menemui Rama, suaminya. Tidak untuk minta maaf tapi ia langsung masuk ke dalam kamar kontrakan seolah memang seperti tidak ada masalah apa -apa selama satu bulan ini.
Yufi datang siang hari, dan jam segitu Rama masih bekerja sebagai pemgantar jasa paket barang.
Yufi merapikan kembali pakaiannya yang di bawa dari kampung ke dalam lemari pakaian. Sudah satu bulan ini Yufi tidak menstruasi itu tandanya ia pasti sedang hamil. Memang belum di cek secara pasti. Tapi Yufi yakin sekali. Makanya ia kembali ke kota menemui suaminya dan hidup bersama suaminya. Kalau mjnta cerai dalam keadaan hamil juga kan tidak di sarankan dan hukumnya haram bagi yang paham agama.
Kasur lantai sudah di gelar dan Yufi tertidur pulas di sana. Ia tak memiliki uang sepeser pun. Tadi juga, ia ke kota ikut bersama temanya dan di bayari ongkos hingga sampai kontrakan suaminya.
Bapak Yufi tidak mau memberikan uang karean Yufi tidak jadi menceraikan suainya.
Pertimbangan Yufi saat itu selain dirinya hamil, kekasihnya Lexy menghilang begitu saja tanpa ada kabar. Lalu? Nasibnya gimana nanti? Yufi pikir dengan mendapatkan Lexy lalu menikah dengan pengusaha kecil -kecilan itu hidupnya akan lebih baik di bandingkan harus hidup bersama Rama yang miskin.
Tepat jam lima sore, Rama pulang dari tempat kerjanya. Ia curiga, pintu kamarnya terbuka sedikit. Hatinya yakin sekali bahwa Yufi pasri datang.
"Assalamualaikum ..." sapa Rama pelan sambil mengetuk pintu kamar itu.
Tidak ada sahutan dari dalam. Rama pun masuk ke dalam kamar itu dan embatap Yufi yang sedang pulas tertidur. Ia melihat tas besar sudah rapi berada di atas lemari. Itu tandanya Yufi akan tinggal di kamar kontrakan ini lagi.
__ADS_1
Rama mengganti pakaiannya dan duduk bersandar di tembok sambil menyulut rokok.
"Hemmm bau rokok," ucap Yufi kesal lalu berlari ke kamar mandi dan muntah di sana.
Rama biasa saja. Ia pikir Yufi hanya sedang tidak senang mencium bau asap rokok.
Yufi masuk kembali ke dalam kamar itu sambil menutup mulutnya.
"Kayak gak pernah nyium asap rokok aja. Ayah kan sudah biasa begini," ucap Rama ketus.
"Bunda lagi hamil," ucap Yufi santai.
"Hamil?" tanya Rama memastikan.
"Iya. Makanya mau ke bidan," ucap Yufi manja.
"Mau kapan ke bidan?" tanya Rama pelan.
__ADS_1
"Sekarang,"
Skip ...
Itu adalah awal keretakan rumah tangga Yufi dan Rama.
Sejak itu, Rama hanya pasrah pada keadaan dan menjalani takdirnya.
Sekarang kejenuhan Rama kembali teruji. Ia mencintai Dama sepenuh hatinya. Tidak main -main dan tidak setengah hati.
Kisah cinta yang memang ingin di resmikan tapi belum ada restu dari Yufi.
Tapi ... Rama mau nekat untuk menikahi Dama tanpa restu Yufi.
Mulai saat ini Rama akan belajar adil pada dua wanita kesayangannya. Baik kepada Yufi yang notabene memang istri SAH nya dan merupakan ibu dari lima anaknya. Lalu kepada Dama, wanita istimewa kesayangannya.
Rama sudah kembali ke kota besar intuk menari nafkah. Ia membawa motor miliknya. Tanpa ba tuan Dama, semua tidak bisa terselesaikan dengan baik.
__ADS_1
Tapi, Rama tidak pernah tahu ada sesuatu hal yang di sembunyikan oleh Dama selama ini.