
“dia berhasil lagi, tapi kali ini hamper mati tidak sekarat lagi” kata SP saat ia melihat leher warti yang masih mengelurkan darah itu dan kini warti benar benar telah kehilangan kesadaran sepenuhnya “obat regenerasi” setelah mengatakan itu muncul lah sebuah botol kecil berwarna hitam lalu SP membukanya dan segera membuka mulut tuannya itu “glug..” warti menelannya perlahan sehingga tuannya itu mulai membuka matanya perlahan “apa aku sudah di surga?” SP langsung melongo mendengarnya “nona anda masih hidup, kita lagi di perjalanan menuju goa tempat darma jaka bertapa” sahut SP yang membuat warti tersenyum senang.
“berarti kita berhasil?” kepala SP langsung mengangguk untuk menjawabnya “hore.. alhamdulilah” kata warti terlampau senang lalu ia meleluk tubuh SP “deg” namun tiba tiba jantung warti berdebar kencang yang membuatnya langsung berhenti memeluk ponsel ajaibnya itu “SP..” panggil warti lirih yang membuat SP juga terkejut karena ia melihat darah segar keluar dari mulut tuannya itu “nona anda tidak apa apa?” Tanya SP tampak panic yang membuat warti tersenyum kecil “aku tidka tahu hanya saja.. aku..” warti kembali tergletak, ia tidak sanggup berkata lagi karena tubuhnya sangat lemah.
“jangan jangan anda terluka karena keris ini ya?” kata SP, sial. Ia baru menyadari efek samping jika tersayat keris ajian sakti ini membuat warti akan lumpuh total untuk waktu yang tidak menentu karena butuh banyak waktu untuknya bisa pulih membersihkan semua racun di dalam tubuhnya “nona bersabar lah, anda hanya perlu beristirahat” kata SP yang memang di dengar oleh warti hanya saja warti tidak bisa memberikan respon apapun.
Kini seluncur sudah masuk kedalam goa yang amat gelap karena kurangnya penhacayaan yang hanya mengandalkan terangnya rembulan di malam ini, SP kemudian langsung berjalan kearah sang darma jaka yang sedang bertapa lalu ia meletakan kerisnya ke tangan darma jaka yang mengadah “terimakasih” setelah mengatakan itu darma jaka pun mulai menghilang yang bertanda misi kali ini telah selesai.
“akhirnya bisa pulang, nona saatnya istirahat” kata SP saat ia menghampiri tuannya itu lalu seluncur pun kembali terbang keatas gunung karena SP ingin segera kembali ke realita kehidupan dunia yang sebenarnya.
__ADS_1
Kini warti sudah terbaring di tempat tidurnya karena SP telah membawanya kembali pulang ke rumah, “aku harus menunggunya sampai dia terbangun” ya itulah yang SP katakan dalam pikirannya dan karena malam semakin larut membuat SP pun kembali menjadi ponsel yang tergletak di samping bantal warti. Malam yang semakin dingin membuat warti terlelap begitu pulas sampai ia tidak menyadari ada seseorang pria yang membuka pintu kamarnya.
“tap tap tap” suara langkah kaki itu mendekati tempat tidur dan kini ia sudah duduk di samping warti matanya yang menyala biru menatap tajam leher warti yang masih terlihat jelas luka sayatannya itu “ternyata kau tangguh juga” kata nya begitu lirih, lalu tangannya menyentuh wajah warti yang membuat gadis itu seketika terbangun karena begitu dinginnya tangan pria tersebut “deg” jantung warti serasa ingin lompat dari tubuhnya saat ia menatap kesamping tidak ada siapa siapa “ha ah kenapa juga ini badan sudah banget di gerakin sih, mana gelap banget. Mati lampu kah?” Tanya hati warti karena tubuhnya benar benar mati rasa sehingga ia hanya bisa mengedip kedipkan kedua matanya yang cerah itu.
Dan tiba tiba warti merasakan seorang sedang memeluknya dari belakang yang membuat hati warti terperanjat ketakutan “is siapa yang meluk ak..” baru juga hatinya ingin bicara tiba tiba ada tangan yang mengusap lembut rambutnya “tidur lah, aku akan menjagamu..” warti seperti tidak asing dengan suara itu namun kini ia merasakan rasa kantuk yang teramat sangat sehingga ia mulai tertidur kembali dan lebih nyenyak dari yang tadi.
“aku senang akhirnya ada seorang yang berhasil menyelesaikan misi di sistem pemandu kekayaan, tetap berjuang warti. Aku akan selalu ada di sisimu dan membantumu di saat sulit begini” setelah mengatakan itu tiba tiba ia menggigit tangannya sendiri sehingga darah segar itu keluar dari tangannya yang terluka lalu darahnya itu langsung di oleskan ke kulit leher warti yang terluka “ini mungkin tidak secepat itu, namun dengan darah ku ini akan membuatmu cepat pulih dari pada mengandalkan imun tubuhmu” ya pria itu langsung pergi begitu saja saat ia merasa sudah tidak perlu mengawasi warti lagi.
Dan saat itu lah warti mencoba duduk namun ia tidak mampu “ah masih lemes banget” keluh warti ia sebenarnya kesal karena tidak bisa melakukan apapun sekarang kecuali hanya terbaring lemah di kasur empuk ini “nona minum lah” pinta SP saat sudah kembali, ia membawa sebotol air mineral “aku gak bisa duduk” sahut warti yang membuat SP segera membuat robot yang bisa membantu warti untuk duduk sehingga kini tuannya itu bisa minum air yang melegakan tenggorokannya yang terasa kering.
__ADS_1
“makasih banyak. Sekarang aku mau ganti baju nih, amis banget tubuhku” kata warti selesai minum yang membuat SP mengerti sehingga ia membuat robot itu menjadi asisten warti dan kini warti sudah di bersihkan tubuhnya lalu berganti pakaian yang lebih santai.
“kau hebat banget sih, buat robot bermacam macam dan bermanfaat pula?” sanjung warti.
“karena aku ini sistem nona, jadi wajar aku canggih banget. Tapi anda masih merasa sakit?” Tanya SP.
“sakit sih dikit di leher tapi tubuh ku kenapa jadi lumpuh gini?” Tanya warti berkeluh kesah “itu karena keris ajian sakti ada racunnya nona. Seperti bisa ular black mamba yang mematikan, untuknya anda sudah meminum obatnya jadi racunnya keluar saat anda kemarin muntah darah dan sekarang karena tubuh anda kehabisan tenaga menjadi lumpuh sementara” jawab SP sehingga kini warti mengerti namun ia tiba tiba teringat kejadian horor semalam.
“eh SP emang semalam mati lampu ya?” Tanya warti penasaran.
__ADS_1
“iya nona, karena itu aku tidak hidup. Sebenarnya karena adanya energy listrik di sekitarku membuatku bisa menjadi seperti sekarang..” jawab SP yang membuat warti terkejut “eh maksudmu kau akan mati jika tidak ada energy listrik di sekitarmu?” Tanya warti lebih jelas “iya nona, karena itu aku selalu membawa mobil kita karena mobil itu aku cas dulu” jawab SP yang membuat warti melongo tidak percaya.