Rich Girl With System

Rich Girl With System
penghalang


__ADS_3

“antar dia ke dapur, pastikan tidak ada lelaki yang menemaninya kecuali para dayang” ujar renan kepada adi “siap laksanakan pangeran” kata adi lalu warti pun di ajaknya ke dapur istana “sepertinya pangeran tertarik kepadamu cah ayu” tentu warti terkejut saat mendengar perkataan adi barusan saat mereka memasuki dapur ini “tuan jangan begitu, saya hanya lah rakyat jelata tidak di sukai oleh pangeran sang mentari negeri ini” elak warti, meski ia tidak bisa memungkiri hatinya selalu berdebar saat dekat dengan renan.


“syukurlah jika engkau menyadarinya cah ayu, sekarang memasak lah dan antar ke kamar raja. Sekitar 1 jam lagi raja akan makan siang” ujar adi.


“akan segera saya laksanakan tuan” setelah mendengar perkataan warti barusan, adi pun segera meninggalkannya di dalam dapur seorang diri karena warti juga tidak ingin di temani oleh para dayang. Kini warti mengambil ponsel ajaibnya yang di sembunyikan di dalam saku bajunya “jadi lah robot” kata warti sehingga SP langsung menjadi robot kecil yang imut “aku butuh bantuan mu” kata warti yang mendapat anggukan kepala SP “katakan lah nona” ujar SP.


“raja itu punya penyakit mag, aku harus memasak apa untuk meringan kan penyakit mag nya?” Tanya warti lalu SP ia letakan di atas meja dan warti menatap bahan makanan, ada daging segar dan berbagai sayuran juga umbi umbian “steak aja nona” jawab SP yang membuat warti cemberut “tapi aku gak tahu cara masaknya, Cuma lihat di youtube aja belum pernah coba masak langsung” keluh warti “coba sekarang, kan anda punya bumbu rahasia” mendengar itu warti langsung sumringah “ah iya benar juga makasih SP” kata warti senang sekali.


Warti pun segera memasak, pertama ia memotong daging sapi menjadi persegi empat ukuran sedang lalu ia memanaskan wajan dan setelah mengupas bawang putih warti langsung memasukan minyak makannya ke wajan dan langsung memasukan dagingnya bersamaan dengan bawang putihnya “anda tidak memberikan bumbu ajaibnya?” Tanya SP yang membuat warti hampir lupa akan hal itu “makasih SP” kata warti senang setelah memasukan bumbunya “nona cepat tiriskan memasak steak itu enak yang medium rare jadi dagingnya empuk dan gak a lot” pinta SP yang langsung di laksanakan oleh tuannya itu lalu warti segera menghidangkannya di atas piring “coba potong geh, a lot gak?” kata SP sehingga warti memotong steak masakannya itu.

__ADS_1


“wah lembut banget, apa ini karena bumbu micin ajaib kita?” Tanya warti setelah mencoba daging steaknya itu “iya nona, jika anda percaya bumbu itu maka hasil masakan anda akan se enak keinginan lidah manusia” jawab SP yang membuat warti tampak berbinar matanya dengan senyuman cerah yang sangat ceria “wah kau memang hebat SP, senjata yang selalu kau berikan sangat keren” selesai mengatakan itu warti langsung memeluk tubuh ponsel ajaibnya itu.


“nona sudahi acara pelukannya, sekarang ayo antar steaknya kepada sang raja” pinta SP yang membuat warti berhenti memeluknya “siap komandan” kata warti lalu SP pun kembali menjadi ponsel ajaib lagi dan setelah meletakannya di sakunya warti bergegas pergi kekamar sang raja, namun saat membuka pintu dapur “aku baru saja ingin memanggilmu” kata adi yang membuat warti tersenyum “tuan saya sudah memasak hidangan lezat, saya ingin mengantarkannya kepada sang raja” sahut warti lalu ia memperlihatkan nampan besar yang di atasnya ada tudung penutup supaya makanannya tetap sehat dan terjaga kebersihannya.


“tunggu dulu, hidangan apa yang kau buat?” Tanya adi.


“ini adalah hidangan daging yang di masak di tungku yang panas, ada beberapa tambahan bahan seperti kentang rebus yang baik untuk menambah energy dalam tubuh juga sambal yang saya buat sendiri” jawab warti tampak percaya diri namun sang adi tampak keheranan “kau tahu kan sang raja tidak bisa memakan apapun kecuali sayuran?” warti menggelengkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan adi “tuan, sang raja jika hanya memakan sayuran tidak akan membuat tubuhnya berenergi karena fungsi sayuran hanyalah sebagai kebutuhan serat dalam tubuh juga vitamin yang membantu mengolah makanan supaya tidak susah buang hajat dan untuk menyehatkan kulit juga organ tubuh lainnya. Tapi jika raja memakan daging dan umbi umbian seperti kentang ini maka ia akan punya energy untuk bisa beraktivitas dan membantu supaya penyakitnya segera sembuh” jelas warti panjang lebar kali tinggi berharap adi tidak lagi meragukannya dan percaya kepadanya.


“saya memang bukan tabib, tapi saya adalah ahli gizi. Seorang yang tahu kandungan bahan makanan untuk tubuh, karena itu saya paham berbagai macam tanaman obat di hutan..” jelas warti lagi.

__ADS_1


“jika anda ragu, izin kan saya membuktikannya. Seandainya raja bertambah parah penyakitnya karena memakan masakan buatan saya, saya rela di hokum mati dengan ikhlas lapang dada. Tapi jika raja bertambah sehat anda harus memohon maaf kepada saya atas keraguan anda” warti memberinya pilihan yang membuat adi menatapnya, namun warti kali ini tidak berpaling karena ia yakin bahwa ia benar jadi tidak perlu takut pada apapun.


“tidak bisa..” tentu warti langsung melongo saat mendengar perkataan adi barusan.


“maksudnya tidak bisa bagaimana tuan?” Tanya warti tidak percaya akan di buat begini nasibnya.


“raja adalah pemimpin kita seandainya ia semakin sakit karena mu, nyawamu saja tidak akan cukup untuk menebus pertanggung jawabannya” jawab adi yang membuat warti ingin menampol kepalanya beruntung warti masih sanggup menahannya meski ia sangat dongkol “terus mau anda bagaimana? Bukan kah saya adalah juru masaknya?” Tanya warti mulai frustrasi sehingga adi menyeringai yang membuat warti terkejut.


“berikan itu padaku, dan sana kau masak lagi tapi pakai bahan sayuran saja” kata adi yang membuat warti menolaknya mentah mentah “tidak bisa, anda jika mau nanti saya buatkan. Sekarang saya permisi dulu” elak warti lalu ia hendak berjalan namun tiba tiba adi menepuk pundaknya “kau berani melawan ku?” bisiknya di telinga warti yang membuat gadis ini memberontak lalu segera melangkah mundur menjauhi adi “kau bukan perdana mentri..” mata adi langsung membelalak saat warti mengatakan itu namun tiba tiba adi pun tertawa keras “hahaha.. cah ayu kau boleh juga, aku terkejut kau langsung mengenaliku..” kini giliran warti yang terkejut karena perkataan adi barusan.

__ADS_1


“jangan jangan…” baru juga warti ingin menebaknya tiba tiba adi menyerangnya dengan sebilah pedang sehingga warti langsung berlari menghindari tebasan pedang adi “ah gila, kenapa ada hal beginian sih” gerutu warti padahal ia sudah senang misinya akan segera selesai, eh ternyata muncul pengganggu yang tidak ia sangka sangka “kalo kayak gini terus aku bakal mati” pikir warti lalu ia pun menambah kecepatan larinya, dan segera meletakan nampannya itu di bawah kolong meja “gila para prajurit mati di bunuhnya” guma warti saat melihat para prajurit itu tergeletak bersimbah darah.


__ADS_2