Rich Girl With System

Rich Girl With System
Lest go


__ADS_3

“nona aku janji tidak akan meninggalkan anda” kata SP yang membuat hati warti merasa lega “aku juga berjanji tidak akan membiarkan mu pergi SP, karena itu mari kita jadi patner yang hebat dan tidak terkalahkan hehehe” sahut warti lalu ia tertawa renyah sehingga SP tersenyum lega “iya nona, tapi nona anda memang tidak punya teman lain selain dia?” Tanya SP penasaran sehingga warti berhenti tertawa “dulu di jaman SP hingga SMA aku punya banyak orang yang aku anggap teman, tapi hanya 1, 2 yang akrab dengan ku jadi aku akan merasa sedih jika kehilangan mereka” jawab Warti jujur yang membuat kepala SP manggut manggut.


“nona tidak pacaran?” Tanya SP yang membuat warti tersentak reflek langsung menatapnya.


“aku dilarang pacaran SP” jawab warti lirih yang berbalik membuat SP terkejut.


“eh sama siapa, sayang banget padahal nona cantik loh” sahut SP yang membuat bibir warti berkedut ingin melengkung keatas namun ia tahan “Allah, tuhan kita yang melarangnya karena itu aku tidak berani melanggarnya” SP langsung terdiam saat mendengar jawaban yang di kemukakan oleh tuannya itu “lagi pula pacaran itu gak ada gunanya, Cuma nambah dosa dan beban hidup” kata warti lagi, kini ia tiba tiba merasa teringat oleh teman temannya yang hamil duluan sehingga membuatnya terasa nyeri hatinya karena pacaran adalah hal yang kejam.


“nona terus gimana anda dapat cowok kalo gak pacaran?” celetuk SP yang membuat warti terperanjat “kita bisa ta arupan kok, jadi tenang di dunia ini allah udah ciptakan manusia berpasang pasang jadi kalo udah waktunya ya aku pasti ketemu tuh sama jodoh aku terus kita nikah deh hehehe” jawab warti lalu tertawa kecil yang membuat SP tersenyum senang karena wajah pucat tuannya ini tampak ceria “nona anda sangat keren, semoga anda berjodoh dengan pria yang baik jadi anda akan semakin bahagia” kata SP yang membuat warti ingin memeluknya “ah iya aamiin. Udah lah jangan bahas itu lagi toh aku juga masih muda nanti aja ngurus masalah itu..” pinta warti sehingga giliran SP yang tertawa kecil lalu mereka pun akhirnya bercanda tawa bersama.

__ADS_1


3 hari kemudian kini tubuh warti sudah pulih sepenuhnya sehingga gadis cantik itu tampak bersemangat saat bangun di pagi hari “SP misi kita hari ini apa?” Tanya warti sambil ia sesekali melahap nasi uduknya “level 6 lumayan berbahaya nona” sahut SP yang membuat warti berhenti makan “emang ngapain misinya?” Tanya warti penasaran “buka misi” setelah mengatakan itu muncul di hadapan mereka sebuah gambar peristiwa “itu cowok ganteng banget lah” warti belum belum sudah mengeluarkan pendapatnya saat melihat sosok pria tampan yang sedang duduk di kursi singgah sananya.


“nona dia adalah raja..” kata SP.


“iya tahu, dia tapi ganteng banget Cuma gak nyata hmm kayak sasuke” sahut warti yang membuat SP melongo melihat ekspresi wajah kecewa tuannya itu lalu dengan santainya warti kembali lanjut makan “dasar wibu..” guma SP lirih sekali sehingga warti tidak mendengarnya “terus kita ngapain kok ada raja itu sih?” Tanya warti setelah menelan makanan dimulutnya “dia namanya raja dewangga, dia bengis dan maniak wanita. Misi kita kali ini adalah membunuhnya..” warti langsung tertegun mendengar jawaban SP barusan.


“membunuh raja, hmm aku mencium bau bau kegalalan..” kata warti yang membuat SP menatapnya “anda tahu saja, memang dia sangat kuat dan lebih ngerinya lagi dia punya kemampuan teleportasi” jelas SP yang membuat warti terperanjat “teleportasi? Yang bisa berpindah tempat dengan cepat itu?” Tanya warti yang mendapat anggukan kepala SP “hah.. mati aku” warti langsung panic brutal dan SP tahu hal itu.


“ya udah jelasin apa hebatnya ini senjata?” Tanya warti lagi.

__ADS_1


“senjata kita ini sangat tajam dan beracun anda berhasil melukai raja sedikit saja menggunakan celurit ini dia akan mati, karena racunnya hamper sama dengan racun yang di miliki oleh king kobra” jelas SP namun hal itu tetap tidak bisa membuat warti merasa lega “artinya aku harus bertarung jarak dekat dengannya, tapi apa itu bisa sedang dia punya kemampuan teleportasi?” kata warti, ia tahu betul perbedaan kekuatan antara dirinya sendiri dengan musuhnya.


“jangan kuatir anda akan saya bantu tenang saja..” pinta SP.


“bener ya? Awas kau bohong bisa mati beneran aku!” kata warti yang langsung mendapat anggukan kepala SP “siap nona, mau pergi sekarang?” Tanya SP yang mendapat anggukan kepala warti sehingga mereka pun pergi kesebuah tempat yang amat sepi dan tidak berpenghuni tepatnya di perbatasan daerah kemiling dan teluk “kenapa sih milih tempat yang serem?” keluh warti karena kini mobil sudah berhenti di pinggir jalan yang di penuhi pepohonan besar di pinggirnya sehingga terkesan mencekam “ya gimana lagi nona, ini demi supaya tidak ada orang yang melihat kita” sahut SP apa adanya sehingga warti hanya menghela napas dengan berat lalu keluar dari mobil di susul oleh SP.


“Open” setelah SP mengatakan itu muncul sebuah pintu yang besar lalu terbukalah pintunya sehingga mereka berdua masuk kedalam dystopia 6 “eh tumben kita gak di hutan belantara?” Tanya warti sedikit terkejut karena kini mereka sedang berada di jalan raya yang sepi kerajaan ini “iya karena tempat ini lah yang aman nona, kalo di hutan banyak binatang buas nanti kita mati jadi santapannya. Sekarang sudah berbeda gak semudah level 1 & 5” jawab Sp yang membuat warti cemberut.


“kata siapa level 1 dan 5 mudah, aku loh udah hamper mati berkali kali” keluh hati warti “nona ayo jalan ini kuda udah nunggu nih” tentu warti langsung melongo “eh ini jubbah udah main terpakai aja?” ya warti terkejut saat melihat tubuhnya sudah di selimuti jubbah berwarna putih begitu pun dengan SP lalu mereka pun naik keatas kuda berwarna coklat itu “rencana mu gimana nih?” Tanya warti karena ia tidak tahu harus bagaimana, supaya bisa bertemu dengan raja dewangga lalu membunuhnya.

__ADS_1


“nanti di pusat kota, akan ada seorang selirnya yang akan di eksekusi mati gantung..” jelas SP yang membuat warti terperanjat “maksud mu hukuman gantung diri?” Tanya warti serius “iya nona, karena selir itu di tuduh selingkuh dengan prajurit istana padahal mah enggak” jawab SP yang membuat warti tampak kesal “is bangsat kali itu raja, mentang mentang dia berkuasa jadi se enak jidat membunuh orang lain” umpat warti yang membuat SP menatap wajah tuannya itu, terlihat ekspresi amarah.


__ADS_2