Rich Girl With System

Rich Girl With System
bercerita


__ADS_3

“ah gitu toh, semalam pantes gelap banget ya..” guma warti namun masih sanggup di dengar SP.


“nona semalam terbangun?” Tanya SP penasaran.


“iya, aku merasa ada seorang yang memelukku dari belakang, membelai rambutku juga menyentuh wajahku. Pokoknya ngeri deh tapi aku terus gak tahu lagi apa yang terjadi karena aku tidur habis itu?” jawab warti, ia merasa juga mendengar suara Justin tadi malam namun ia tidak mengatakannya karena masih ragu “oh begitu, mungkin nona hanya bermimpi” sahut SP santai karena ia tidak menemukan hal yang mengganjal apalagi datang penguntit di rumah ini.


“iya kali ya, tapi di kamera CCTV gak ada maling kan?” Tanya warti tampak panic.


“tidak ada nona, ya mungkin anda hanya bermimpi..” jawab SP.

__ADS_1


“semoga saja lah ya emang mimpi, aku berhasil menyelesaikan misi jadi dapat uang nya ya?” Tanya warti tampak senang terlihat dari matanya yang berbinar “benar anda dapat 500 jt, udah masuk ke rekening anda” jawab SP yang membuat warti tersenyum senang, jika saja ia tidak lumpuh pasti akan memeluk ponsel ajaibnya itu.


“terimakasih SP, hmm kita ada misi lagi?” Tanya warti.


“tentu saja, level 6 kalo anda berhasil dapat 600 jt” jawab SP yang membuat warti tersentak kaget.


“600 jt? Wah itu duit loh. Hmm kapan aku sembuh ya, pingin segera menyelesaikan misi lagi…” kata warti, entah mengapa ia kini merasa tertantang dan senang jika akan menyelesaikan misi “nunggu anda sehat dulu nona, paling sekitar 3 harian” sahut SP sehingga warti tersenyum dan benar saja ia menunggu dengan sabar supaya tubuhnya ini pulih sepenuhnya dan ia kembali sehat juga bugar.


“tidak ada pesan dari ibu anda kok” kata SP, karena selama 3 hari ini warti hanya terbaring lemah tidak berdaya yang kerjanya hanya makan dan minum seperti ratu yang manja “SP kalo udah sembuh mau gak aku ajak pulang kerumah ku?” Tanya warti tiba tiba “lah ini kan rumah anda nona” rasanya jika tubuhnya ini bisa bergerak, warti ingin menampol kepala ponsel ajaibnya ini karena sudah berkata demikian.

__ADS_1


“bukan rumah yang ini. Di desa ku pulang kampong kita, mau gak?” Tanya warti lebih rinci “ah tentu saja aku mau, kemana pun anda pergi aku akan ikut” jawab SP yang membuat hati warti sedikit terhentak karena ia merasa terkejut namun juga senang “makasih” guma warti lirih sehingga SP menatapnya “nona kenapa anda selalu bilang begitu, padahal aku kan memang punya anda?” Tanya SP sehingga mengundang senyum di bibir warti yang seksi itu “tidak ada yang mau berteman dengan ku setulus kau, karena itu saat kau bersikap baik dan perhatian kepadaku, aku akan sangat senang” jawab warti dengan jujur karena sedari dulu pun ia tidak pernah punya teman yang benar benar tulus menyayanginya.


“anda jangan sedih di dunia ini jika anda tidak bermanfaat baginya, maka anda akan terbuang. Itulah hukum alam di dunia ini” tentu perkataan SP barusan berhasil membuat warti tersentak kaget “ais kau sudah seperti manusia saja, padahal kau kan hanya hp canggih” kata warti yang tentu hal itu berhasil membuat SP sedikit kesal “nona aku sudah bilang kepada anda, walaupun aku ini hanyalah sistem tapi di dalam diriku sudah di tanamkan kecerdasan buatan karena itu aku juga bisa bersikap layaknya manusia” kata SP menjelaskan lagi yang membuat warti tersenyum tipis.


“karena itu aku selalu bilang kau itu palsu, tidak nyata dan tidak pantas di sandingkan dengan manusia asli seperti aku atau pun yang lainnya…” sahut warti menolak mentah mentah argument SP “anda benar, sepertinya anda tahu sekali sifat busuknya manusia itu seperti apa?” kata SP sehingga warti menatapnya sekilas “di dunia ini banyak hal yang aku pikirkan, tentang diriku, keluargaku dan orang lain. Tapi satu hal yang selalu aku inginkan yaitu menjadi bermanfaat bagi manusia atau mahluk lainnya” jelas warti ia akhirnya mengeluarkan perasaan yang selalu ia pendam sendirian.


“sekarang bukan kah keinginan anda akan terwujud nona?” Tanya SP hati hati sehingga warti tersenyum “ya kau benar, sekarang aku punya uang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan ku dan membantu perekonomian keluarga ku” jawab warti, namun tiba tiba kepalanya tertunduk “nona berarti anda sangat senang kan?” Tanya SP lagi “senang sekali, sampai aku tidak sanggup tertawa..” tentu perkataan warti berhasil membuat SP terkejut dan langsung menatap wajah tuannya itu “nona anda menangis?” SP terkejut karena warti terisak dalam diam, ia membiarkan begitu saja air asin itu keluar dari kedua matanya “maaf.. karena terlalu bahagia membuatku menangis” kata warti serak, ia mengungkapkan betapa terharunya dirinya kini karena telah sanggup mengubah nasibnya menjadi lebih baik.


“nona tidak apa apa jika anda ingin menangis, lakukan saja supaya hati anda lega” pinta SP.

__ADS_1


“terimakasih kau memang terbaik” kata warti tulus sekali sehingga SP langsung memeluknya dan untuk waktu yang cukup lama mereka terdiam karena warti hanya mau menangis hingga hatinya merasa lebih tenang “SP apa kau pernah berpikir bahwa aku suatu saat akan meninggalkan mu?” tentu SP terkejut sekali mendengar pertanyaan yang monohok itu “nona kenapa berkata begitu, anda mau meninggalkan saya?” Tanya SP merasa heran juga kecewa karena ia mengira tuannya ini tidak menyayanginya.


“dulu aku pernah punya teman, yang sangat aku sayangi tapi dia pergi begitu saja meninggalkan aku dengan kenangan yang masih tertinggal. Aku hamper 2 bulan mengalami depresi dan meski sulit aku terus menjalani hidupku, hingga aku sadar setiap hubungan pasti akan ada perpisahan karena itu aku takut jika suatu saat kau akan pergi seperti dia. Dan aku akan hancur lagi” warti menceritakan betapa ia sangat rapuhnya saat itu, perpisahan yang selalu ia takutkan memang telah terjadi karena itu warti takut luka di masa lalu akan kembali bangkit lalu menyakiti nya lagi dan lagi.


__ADS_2