
"Napa diam? sana!!!! " terlihat Asrul masih mendesak.
Rizky terlihat mulai berfikir.Pelan-pelan ia meraih jaket dan keluar.
"Sssttt.....!"Rizky menyeru dari kamar.Silvia yg dari tadi santai baca novel langsung menoleh.
"Panggilin Lala please..."ucap nya.
"Lala ?ada angin apaan lo"desis silvia hampir tak terdengar.
"Lala !!!! "walau sedikit kebingungan akhir nya Silvia menerobos masuk dan hampir menabrak pintu.
"E--eh !!!" Silvia jadi malu sendiri melihat Rizky menertawa i nya.
"Jarang -jarang tuh si soak senyum"ucap nya bicara dgn diri sendiri.
"Lala...!"seru nya masuk ke dlam kamar.
"Apa?"Lala yg sedari tadi menyembunyikan wajah nya di atas bantal langsung mendongak.
"Rizky....! Rizky nungguin li di luar"ujar Silvia gugup bercampur bahagia.
"Apa ???" Lala langsung melompat dari tempat tidur.
"Uda buruan jgn lama-lama ntar keburu pergi"desak silvia.
Buru-buru Lala merapikan penampilan nya."Uda cantik blum?"sapa nya kearah Silvia.
"Uda...buruan keluar..! "Silvia masih mendesak.
Dgn cepat Lala keluar."Ck...."Fitrah geleng-geleng meliahat ulah sahabat nya itu.
"Lala yg mau ketemu lo yg kebakaran jenggot"celetuk Fitrah meledek.
"Jarang tau itu kan impian nya "balas Silvia menatap kepergian Lala dgn bertumpu pada kedua tangan nya.
Dgn wajah menunduk Lala keluar dari rumah.Ia jelas melihat Rizky bersandar di pagar dgn gaya cool nya.
__ADS_1
"Jalan yuk"ucap Rizky dgn senyuman nya.
"Aku"balas Lala menunjuk diri nya sendiri."Ck...ia siapa lagi"balas Rizky menahan tawa.
Buru-buru Lala meraih sandal nya dan mengikuti Rizky.Kedua nya meluncur menerobos kota.
"Aduh !!! gua mau di bawa kemana sih,mana deg-degan lagi.."batin nya.
Rizky mengehentikan sepeda motor nya di taman kota."Ayo"Rizky menarik nya dan duduk di salah satu bangku hingga kembali melepaskan tangan nya.
"Kenapa tiba-tiba baik bgt"sapa Lala duduk berlahan.
"Kenapa ya"balas Rizky malah tertawa yg membuat Lala semakin gugup.
Berlahan ia meraih tangan Lala ke dlam genggaman nya."Tenang Lala jgn panik,jgn malu-maluin,lo harus tenang"batin nya merutuki diri sendiri.
"Pacaran yukk"ucap Rizky tiba-tiba."Wajah Lala memerah,suhu badan nya meningkat spt kena aliran listrik 100 watt.
"Tenang..ngga usah gugup,ngga ada tante Lela kok"sambung Rizky.
"Bukan apa -apa cuma mau balas perasaan kamu aja"tambah nya.
"Hehe !!!" kali ini Lala menyengir memperlihat kan gigi kelinci nya krna ternyata selama ini Rizky tau soal perasaan nya.
"Kok diam aja sih"ucap Rizky heran.Kembali Lala memperlihat kan gigi kelinci nya utk kedua kali nya.
"Kamu mau kan?sapa Rizky lagi.
"A--Aku..."Lala kian gugup.
"Kmu nembak aku krna bu Lela kan"Lala tiba-tiba melotot.
Rizky menatap nya dgn heran.walau dlam keadaan gugup gadis itu masih bisa menutupi nya.
"Hei tenang sayang,bukan krna dia,tapi krna perasaan kita"
"Aku juga sebenar nya ragu soal kejadian di kamar itu"Rizky berlahan berdiri.
__ADS_1
"Kita dlam keadaan ngga sadar kena ulah Arsya danAsrul,aku ngga tau apa yg sudah terjadi"
"Lagi-lagi dia berbohong"batin Lala lagi.
"Jadi maksudmu kita sudah melakukan nya?"
"Aku sudah sadar sebeluma kamu menyalakan kipas angin"Lala kembali melotot dan berkacak pinggang.Ia tdk mau trus di bodoh-bodohi dan pura-pura polos.
"Oh ya...kau fikir aku ngga tau kalau kau juga memaksa menutup mata mu"balas Rizky mendekat kan wajah nya.
"Kau tak bisa menipuku sayang"lanjut nya dgn nada berbisik yg membuat Lala menjauh kan wajah nya.
"Jadi kau mau bilang kalau kita sudah melakukan nya"lanjut Lala lagi.
"bukan kita,tapi aku"Rizky menatap nya dgn tatapan yg menusuk.
"Dan apa kau sadar aku lebih dulu sadar dari mu,dan kalau pun kau berbohonh dan pura-pura pingsan tapi kebohongan ku tdk sebanding dgn mu,krna aku tdk pingsan sama sekali"tutur Rizky pula.
"Ya tuhan apa dia benar-benar melakukan nya"batin Lala menjadi ragu.
"maka nya aku harus menjaga mu utk menyelamat kan mu,jadi lah pacar ku"sambung Rizky dgn nada lembut lagi.
Gadis itu belum bereaksi ada rasa perih dan bahagia bercampur di hati nya.
"Tdk usah takut,kalau memang kamu tak ingin menjalin hubungan apa pun dgn ku,nanti kalau sudah terbukti kita tak melakukan nya kamu boleh meninggalkan aku"ujar Rizky tiba-tiba.
"Jangan...! "ucap Lala tiba-tiba.
"A-aku mau kok,dan aku tdk akan mengakhiri hubungan ini"tambah nya akhir nya menyerah.
"Makasih ya,I know you won't rejec me"ucap Rizky memeluk nya.
"Ya tuhan dia memeluk ku,OMG..."batin Lala histeris.
Berlahan senyum semringah muncul di bibir Rizky,senyuman yg sulit di artikan.
πΊπ»πΈ
__ADS_1