Rumah Kos Sebelah

Rumah Kos Sebelah
EPS 38


__ADS_3

Berlahan tapi pasti Rido meenemui Rizky di kamar.Ia tak ingin jadi pria egois.


Dan mencoba melawan ke inginan hati nya utk memiliki Lala,mungkin itu yg terbaik,dgn memilih mundur.


"Ky gua mau ngomong sama lo"


"Ngomong ya tinggal ngomong aja,gue juga bakal dengerin"Jawab Rizky terlihat pokus bdgn ponsel nya.


"Ini soal Lala"


Kali ini kalimat itu berhasil membuat Rizky menoleh."Lala kenapa?lo mau bilang kalau lo uda jadian?"Fikiran negatif malah memenuhi otak Rizky.


"Bukan "Rido menggeleng.


"Lah trus?"


"Lo ngga ada niatan mau balikan sama dia,minta maaf gitu dan perbaiki semua nya"


Mendengar ungkapan Rido malah membuat Rizky bergelak tawa."Mimpi apa lo bisa ngomong kek gini,baru dapat jakpot?"celetuk nya cekikikan.


"Ya ngga juga"


"Gua cuma...mikirin perasaan nya aja,apa lagi soal kemaren"ucap Rido lirih.


Rizky menggeleng masih dgn senyuman nya dan memilih fokus pada ponsel nya.


"Lo ngga kasian ya,dia cinta bgt loh sama kamu"


Ucapan Rido semakin mengada ngada.""Ya...biar lo anggap gua munafik atau jahat ngga paPa,gua juga uda nyerah,uda pasrah,"ucapan nya terdengar lesu.


"Krna yg gua liat,seberapa kuat pun gua deketin dia, dia tetap aja fokus sama lo,yg di bahas tetap lo,dia sama sekali ngga terlalu mikirin perasaan gue"kali ini Rido mengeluar kan semua uneg uneg di hati nya.

__ADS_1


Rizky masih terlihat cuek dan tak ada jawaban."Atau ngga gini deh,gua janji bakal jauhin dia kalau lo memperbaiki semua nya spt semula"tambah Rido melihat Rizky masih tak bergeming.


Mendengar nya Rizky tersenyum culas,ia kenal betul saudara nya itu.


"Gua malah punya penawaran menarik buat lo"ucap nya tiba tiba lalu menunjuk kan sepasang lensa mata.


Mata Rido kini pokus pada benda itu."Gimana kalau lo jadi gue dan gue jadi lo"


"Lo gila ya,gua ogah jadi casanova kayak lo,menjijik kan"balas Rido ketus.


"waw !!!"


"Lo bilang ogah?menjijik kan?


"Trus lo ngga ogah pas mau rebut cewek gue,dan itu ngga menjijik kan"nada Rizky berubah meninggi.


"Ayolah...sesekali bertukar kegila an itu ngga papa,kita ini kembar masa ngga bisa saling menguntung kan"cetus Rizky normal lagi.


"Lo kan tau gua suka sama fitrah,masa lo ngga mau bantuin gue"lanjut Rizky lagi.


"Lo ngga bakal bnyakitin dia,itu nama nya lo sembuhin luka nya"sela Rizky.


"Lo tau gue kan,gua ngga akan mau masuk ke dlam lubang yg sama,itu pantang bagi gue"


"Lo ngerti kan?jadi seberapa pun lo menghiba sama gua,gue ngga akan ngambil apa yg uda gua buang,dia nikmati aja apa yg uda di minta nya"tutur Rizky panjang kali lebar.


"Lo fikir fikir dulu dech"Rizky menepuk bahu nya meletak kan lensa mata di meja kemudian melangkah keluar.


Pelan pelan Rido meraih benda itu,"Apa ini jalan yg terbaik,tapi...."batin nya masih ragu.


Berlahan ia meraih benda itu dan meletak kan kaca mata nya,benda itu kini sempurna terpasang di mata nya.

__ADS_1


Sesaat ia memperhatikan diri nya di cermin



"Ky buku mata matika gua mana?"Arsya menerobos masuk.


Rido yg merasa dirinya bukan Rizky diam dan tak merespon,ia sibuk dgn fikiran nya.


"Woi...!!!" Arsya berubah membentak.


"Ha !!"Rido tersadar.


"Ya elah pake terkejut segala"gerutu Arsya.


"Lo ngomong ama gue?"sapa Rido masih tak faham.


"Ya ia lah masa ama tembok"jawab nya jengkel.


"Buku? buku apa an?kapan gua minjam?"Rido masih di buat nya bingung.


"wahhh !!!! bener bener lo ya,pura pura amnesia lagi,ngga gua ngga bakalan tertipu lagi spt saat lo minjam duit gua"oceh Arsya semakin jengkel saja.


"Mana gua tau sih,tanya sma Rizky sana"jawab Rido cuek.


"Ya ia ini gua lagi tanya sama Rizky"gerutu nya nyaris menangis yg membuat RIdo semakin bingung.


"Hahahah !!!!!!"


Rizky muncul dgn tawa nya."Tertipu kan lo"celetuk nya.


Raut wajah Arsya berubah memerah."lo liat do ini baru korban pertama"

__ADS_1


"Arsya yg sahabat gua dari orok sja bisa bisa tertipu apa lagi yg lain"lanjut nya kemudian berlari menghindari kejaran Arsya.


🌷🌹🌱


__ADS_2