
"Yakin La lo mau kerja?"sapa Tia melihat sahabat nya itu siap siap.
"Mm...da lama ntar gua di pecat"jawab nya meyakin kan.
"Tapi..."
Tia masih terlihat ragu krna ia tau kondisi hati sahabat nya itu masih cuaca mendung karna prihal cinta nya yg kandas di tengah jalan.
"Aku berangkat ya"ia melangkah meninggalkan tia.
"Ya alloh ,semoga"batin Tia berdoa.
Lala kini terlihat menunggu angkot di depan pagar rumah kos nya.
"Duh...lama bgt sih"gerutu nya lirih.
Hahaaaha !!!!
Lala spt mengenal suara tawa itu.Ingin rasa nya ia menoleh tapi di elak kan nya."Ayo dong sayang"
Lala tak bisa menghindar lagi,suara itu membuat suhu tubuh nya meningkat.Ia memaksa kan diri utk menoleh dan benar itu Bu Lela dan Rizky yg akan masuk pagar rumah kos sebelah.
Seperti nya ke dua nya baru saja selesai belanja.
Lala menatap ke dua nya dgn tajam.nerta ke dua nya ber temu tapi Rizky spt mengacuh kan nya dan tak mengenal nya.
"Ayo ah..! disini panas"Bu Lela spt mencibir saat menyadari ke beradaan Lala, Ia menarik Rizky masuk ke dlam rumah.
Lala memperhatikan itu dgn rasa perih di hati nya.Apa lagi saat melihat pria itu merangkul pundak bu Lela saat masuk ke dalam rumah.
"Jadi dia benar benar uda mem buka hati utk wanita itu"ingin rasa nya Lala menjerit.
__ADS_1
"Apa salah ku ? apa kurang nya aku ?"
"Ini ngga adil ! bukan nya dia yg bilang aku bisa menghukum nya kalau dia menyakiti ku tapi kenapa ? bukan kah ini hukuman yg tepat utk nya ? kenapa rasa nya sakit ya alloh"batin nya spt meronta ronta.
Berlahan ia menghapus butiran bening dari sudut mata nya dan memanggil angkot yg ke betulan lewat di hadapan nya.
🌸
"Ciehhh !!! yg baru belanja ! lo borong ngga 1 mall nya"goda Asrul saat Rizky mendekat dgn beberapa paper bak di tangan nya.
Rizky duduk berlahan dgn wajah di tekuk.Pertemuan singkat nya tadi dgn Lala berhasil membuat nya bad mood.
"Kenapa lo? kurang bagus servis an bu Lela?"goda Asrul kian menjadi.
"Bukan dodol !! dasar mesum"balas nya memukul kepala sahabat nya itu dgn majalah di meja.
"Lah !! kalau bukan dia apa?bukan nya lo abis sama dia?"tambah Asrul heran.
"
"Kenapa? lo ketemu dia?"kali ini Arsya bicara seolah sudah faham.
"Dimana?"
"Ck....orang kayak lo rupa nya bisa galau juga ya"celetuk Asrul tertawa garing.
"Hancur gua sya"ucap nya menunduk.
"Gua uda ngga berarti di mata nya"
__ADS_1
"Lo beneran galau?"celetuk Asrul kembali bergelak tawa.
"bukan ! gua lagi baca puisi"balas nya berdiri dan melangkah ke dapur saat Rido muncul dan ikut bergabung.
"Ceileh ! sang casanova galau tingkat akut"celetuk Asrul masih dgn celetukan nya.
"Hati hati lo over dosis ntar lo mati kejer gua yg repot"Asrul masih bersama canda an nya.
Sedangkan Rido memilih diam dan tak ikut campur,krna ia tau kedua sahabat Rizky diam bukan berarti tak membenci nya.
Berlahan Rizky kembali muncul dgn segelas air minum di tangan nya.
Glekk !!
"Segerrrrrrr !!" ucap nya meneguk air dingin itu lalu ikut duduk bersama yg lain.
"uda mendingan uda ngga panas?"kali ini Arsya yg bicara.
Rizky sekedar mengangkat kedua bahu nya pertanda tak tau.
"Trus gimana gimana? goyangan siapa yg paling enak?Lala apa bu Lela?"ucap Asrul tiba tiba.
"Eeee bocah mesum !"sela Arsya menempeleng kepala sahabat nya itu.
"Kan barang kali dia mau cerita"ucap Asrul memegang tengkuk nya.
"Lo rasa in sendiri sono sama Silvia"kali ini Arsya melotot.
"Plus bu Lela kalau penasaran"kali ini Rido imut menimpali di sambut tawa yg lain.
🌷🌹🌱
__ADS_1