Rumah Kos Sebelah

Rumah Kos Sebelah
EPS 36


__ADS_3

Beberapa hari setelah kejadian itu...


Tok tok tok !!!


Rido memberanikan diri mengetuk pintu rumah kos sebelah.


"Eh... ada nak Rido silah kan masuk"ucap bu Leli membuka kan pintu.


"Ngga papa aku tunggu di sini aja tante"bqlas nya duduk di beranda.


"Mau ketemu Lala kan? sebentar ya tante panggilin"wanita itu masih saja memberi nya senyuman manis.


Hufft !!!


Rido menarik napas dan berusaha menormal kan perasaan nya,ini pertama kali nya ia bertemu Lala setelah kejadian malam itu.


Tak berapa lama gadis yg di tunggu itu pun muncul dgn penampilan yg acak acak an.


"Hei..."Rido langsung berdiri dan menyapa nya dgn senyuman.


Pelan pelan Lala duduk di sebelah nya."Apa kabar ?"Rido masih berbasa basi.


"Buruk "jawab gadis yg sudah berubah jadi wanita itu singkat.


Dgn seluruh kekuatan nya Rido memegang kening Lala utk memeriksa suhu tubuh nya.


"Uda minum obat?"kembali ia bertanya.


"Uda"jawab gadis itu masih saja singkat.


"Maaf in Rizky ya"Dgn lancang Rido menggenggam tangan nya.


"Kenapa lo yg minta maaf,harus nya kan dia"tangis Lala langsung meledak yg membuat Rido semakin tak tega.


"Kenapa Rizky tega lakuin ini sama aku,salah ku apa,bukan nya dia uda janji,tapi...."Lala menangis sesenggukan.


"Dia mengingkari janji nya sendiri"sambung nya kian pilu.


"Bukan nya gua uda peringatin lo sebelum nya dan lo bilang lo tau Rizky orang nya kek mana,jadi lo ngga terlalu terkejut dong"ucap Rido lirih.


"Ia tapi kenapa?dia kan uda janji"Suara Lala agak meninggi.


"Ngga ada janji yg musti lo yakin in,apa lagi dari seorang cowok" balas Rido memotong.


"Termasuk lo"tantang Lala yg membuat Rido bungkam.


Ia memilih diam dan menunduk."Semua ini salah ku,Rizky marah krna aku terlalu dekat sama kamu"ucap nya tiba tiba.


Hahhh !!!


1 kalimat lagi yg tak di mengerti Lala."Tapi kenapa? lo kan saudara nya? apa itu salah?"kali ini Lala menyela.


"Udalah lo terlalu polos buat mengerti semua nya"sela Rido mengalih kan.


"Aku janji aku pasti perbaiki semua nya dan kalau Rizky kesini,kita jaga jarak,ok"lanjut nya yg membuat Lala semakin tak mengerti.

__ADS_1


Sesaat kedua nya hening."Masih kerja di bar itu?"Rido memulai lagi.


"Uda ngga"Lala menggeleng.


"lagi pula kerja disana terlalu rawan"


"Itu 1 hal yg Rizky ngga suka"balas Rido.


"Dia ke bar tiap malam aku ngga pernah bilang kalau ku ngga suka"jawab Lala spt menantang.


"Itu beda,kamu sama dia beda,banyak hal yg harus kamu jaga in"balas Rido terkekeh.


"Dan tolong nanti lebih terbuka lagi sama dia ya"tambah Rido lagi.


Hufft


Lala menghela napas berat.Ia masih berharap Rizky menemui nya dan memanggil nya sayang spt dulu.


"Apa Rizky akan kesini?"Lala memberani kan diri.


"Akan aku coba"balas rido dgn senyuman nya.


"Senyum dong masa manyun aja"kali ini Rido menggoda.


"Ihhh !!! apa an sih"sela Lala berubah tersipu.


Oh ya besok ke kampus bareng ya"ujar Rido tiba tiba.


Kali ini Lala mengangguk dgn senyuman nya.Ia berharap Rido bisa jadi jembatan penghubung antara ia dan Rizky.


"Jangan lupa kalau bobo mata nya merem"seru Lala menggoda spt celotehan nya dulu.


"Ngga,ngga denger"sahut Rido dari kejauhan dan masih jelas mendengar tawa Lala.


Berlahan Lala mendekati pagar hendak mengunci nya,tapi apa yg di lihat nya...


Sosok Rizky duduk dan memperhatikan nya dari halte sambil menikmati sebatang rokok di tangan nya.


Deg deg deg deg !!!


Jantung Lala bekerja mulai tak normal.Buru buru ia mengunci pagar dan masuk.


Melihat seseorang yg di intai nya dari tadi sudah masuk Rizky pun berdiri dan kembali ke rumah kos.



"Lo lama lama makin ngga ada otak nya ya"


Ia langsung mendengar perdebatan antara Asrul dan Rido di kamar.


"Punya hati ngga sih lo,masih ngeh bilang ngga mau deketin Lala"Asrul terdengar marah marah.


"Lagian urusan lo apa sih"balas Rido pula.


"Ya jelas urusan gua,sejak lo disini rumah kos ini kayak kamar jenazah tau ngga lo"balas Asrul semakin menohok.

__ADS_1


Tek tek tek !!!


Berlahan Rizky masuk."Nah ini dia ky,lo harus percaya kali ini ky"Asrul langsung mendekati nya.


"Saudara lo ini,yg pagar makan tanaman ini abis nyemperin cewek lo"


"Mantan"Rido terdengar menyahut spt nada mengejek.


"Diam lo"gertak Asrul melotot.


"Lo marah kek ky,gebukin...gedek bgt gue"gerutu nya.


"ayolah ky,jgn biarin semua nya gitu aja"desis Asrul melihat sahabat nya itu tak ada reaksi.


"Kenapa lo yg jadi cacing kepanasan sih"ucap Rido lagi lagi mencibir.


"Itu krna gua punya hati,gua punya akal,ngga kayak lo setan"jawab Asrul tak mau kalah.


"Gua ngga ada niat lain cuma mau nanya kabar nya,memberi nya semangat biar ngga tertipu kayak sama cowok kayak lo berdua"ujar Rido menunjuk kedua nya bergantian.


"Cowok apa an maksud lo"kemarahan Asrul semakin naik ke ubun ubun tapi Rizky menghentikan nya dgn cara mengangkat tangan nya sbg isyarat pada Asrul.


"Ngasih semangat ya?"


Akhir nya Rizky angkat bicara."Harus rupa nya pegangan tangan,harus rupa nya lo nyentuh dia"ucap Rizky berubah membentak.


"Bukan nya lo tinggal mantan"Rido menjawab dgn sinis.


"Jadi bukan urusan lo donk"


Kali ini Rizky mengangkat tinju nya ke arah wajah Rido.


"Stop !!!" ARsya muncul.


Kembali Rizky menurun kan tangan nya.


"Lo mau di gantung sama nyokab lo hah !!! itu mau lo"ujar Arsya menjauh kan Rizky.


"Lo juga" ia mendorong Asrul dgn kasar.


Spontan Rizky terkekeh dan meninggalkan Ruangan itu.


"Lo dengar ya baik baik kalau bukan ingat klau lo saudara nya Rizky uda lama gue ngumpetin obat sialan lo itu biar lo mati"bisik Asrul ikut melangkah menyusul Rizky.


Huffft !!!


Arsya menghela napas,pemikiran nya memang lebih dewasa."Bisa ngga lo berhenti ngusik lala"


Rido mendongak karna ucapan itu."Bisa ngga se hari saja lo ber henti bikin onar dan berhenti ngambil milik Rizky"tambah nya yg membuat Rido terkejut.


Ternyata selama ini semua nya tau apa yg telah menjadi hobby nya dari dulu.


"Gua diam bukan krna gua ngga tau,tapi gua ngga suka keributan"sambung Arsya melangkah meninggalkan nya.


🌹🌱🌸

__ADS_1


__ADS_2