Rumah Kos Sebelah

Rumah Kos Sebelah
EPS 71


__ADS_3

"Rizky"


bu Amel menyapa saat ia masuk rumah.Langkah Rizky berhenti dan menoleh.


"kamu jam segini baru pulang?"


"hmm"


"Trus kapan kamu memberikan mama da papa cucu,kapan kamu ada waktu buat cari menantu buat kami"


Raut wajah Rizky berubah mendengar kalimat itu."umur mu sudah tdak muda lagi,sudah matang utk berumah tangga,ya kamu sempatin diri lah buat cari istri,jgn cuma kerja aja,kalau kamu spt ini terus siapa nanti yg akan jadi pewaris keluarga ini"


Bu Amel bicara panjang lebar."Aku sibuk ma,dan tdk ada waktu buat bermain main,lagi pula sejak kapan mama perduli masa depan ku?setelah Rido tiada?"


"Hhh ! bahkan makam nya aja kalian sudah melupakan nya"


"Apa yg kamu katakan Rizky"balas bu Amel berubah hancur.


"mama bicara baik baik kok ngomong mu ngelantur kemana mana,yg mama bilang kan benar, demi masa depan mu juga,masa kamu sendiri sampe tua"


"Ya biar kan aku spt ini,ini hidup ku dan pilihan ku"jawab nya.

__ADS_1


Berlahan pak anton mendekat,pria itu kini sakit sakitan dan menjalani hari hari nya di kursi roda.


"Lagi pula utk apa aku punya anak,aku sudah punya,dan utk istri,itu tdak penting"


"Jadi kamu masih mengharap kan Lala dan anak kamu itu?"wajah bu Amel memerah.


"Aku tdk menghrap kan siapa pun"suara Rizky meninggi.Ia sgt marah kerap kali bu Amel menyebut nama Lala,krn gadia itu di usir di depan mata nya sendiri yg menyebab kan ia kehilangan org yg ia cinta dan anak nya.


"krna aku senang hidup spt ini,dan 1 hal yg harus mama ingat,pewaris keluarga ini hilang krna mama,mama yg mengusir nya dan menyuruh nya pergi"


"Ya Alloh Rizky,kapan kamu sadar nak"Akhir nya wanita itu menetes kan air mata.


Plakkkk !


tangan bu Amel melayang di wajah nya."bahkan dulu mama tak perduli apa pun yg aku lakukan di luar sana,dan utk saat ini aku minta jgn perdulikan apa pun yg aku lakukan di luar sana spt hal nya dulu"


Setelah mengucap kan kalimat itu Rizky melangkah menaiki tangga menuju kamar nya.


Berlahan ia membuka dasi nya dan pakaian formal nya kemudian duduk dan tertunduk di dekat tempat tidur nya.


__ADS_1


ia memang sudah tak punya harapan lagi,ia tak ingin msa depan yg spt apa pun.


🌸


"ma"


Pak Anton mendorong kursi roda nya dan mendekati istri nya.


"Jgn terlalu keras sama Rizky,sudah cukup kita mengecewakan nya selama ini,jadi biar kan,biar kan sesuka hati nya,kita memang salah,kita orang tua yg buruk"ucap pak anton dgn mata berkaca.


"Tapi mama ingin yg terbaik buat dia pa,kalau dia hanya sibuk dgn perusahaan kapan dia memikir kan diri nya sendiri"


"Bukan hanya dia yg mengharap kan Lala kembali,tapi juga mama,mama ingin menantu kita kembali pa,mama ingin melihat cucu kita"ucap bu Amel terisak.


Hati pak Anton berubah nyeri."Mama menyesal pa,harus nya tdk spt ini,ntah apa yg di lakukan lala di luar sana,apa kah cucu kita selamat atau malah sebalik nya.."


"Sudah lah ma,bagi papa itu sudah cukup,dgn Rizky berubah dari masa Lalu nya itu lebih baik,bukan kah di perusahaan lebih baik,dari pada dia menghabis kan hari hari nya di bar dan main perempuan spt dulu"


Berlahan bu Amel mengangguk dan menghapus air mata nya.


🌸🌱🌺

__ADS_1


__ADS_2