
Di temani bintang yg bertabur di langit dan gelap nya langit malam kini Lala duduk termenung di halaman villa di temani Rizky.
Perasaan nya berubah hancur dan menyesal telah mempercayakan hati nya pada Rido yg ternyata lebih menjijik kan dari apa pun.
Tak henti nya bulir bening meluncur dari sudut mata nya,di khianati suami tentu lebih menyakit kan di banding kan di khianati kekasih.
"Kamu menangis krna Rido?"Rizky mulai memecah keheningan.
"Apa Rido terlalu istimewa bagi mu?"
"Apa kamu sudah mencintai nya?"
Rizky memberi kan sederet pertanyaan yg menyerbu otak nya.
Lala menghela napas sebelum ia akhir nya menjawab."Aku sendiri tak tau kenapa,Di bilang cinta rasa nya aku tak mencintai nya,tapi...hati seorang istri saat melihat suami nya dgn wanita lain,itu sgt menyakit kan"
"Kenapa dia melakukan ini setelah aku mulai mempercayakan hati ku pada nya,setelah aku mulai belajar mencintai nya"Kembali Lala terisak.
"Ini bahkan lebih sakit dari luka yg kau tinggal kan"sambung nya sesenggukan.
Sangat Lama Rizky hening sebelum akhir nya ia membuka suara.
Puk - puk - puk !
"Kamu masih punya bahu tempat bersandar"ucap nya menepuk bahu nya dan mencoba mengusir kesedihan di mata gadis itu.
"Utk apa?"
"Utk apa kau baik pada ku kalau kau sendiri tak mengingin kan ku"
Kembali air mata Lala meluncur.Kalimat itu membuat Hati Rizky sakit,ia meraih tangan gadis itu lalu di genggam nya.
"aku bukan tak ingin...tapi...dari pada di paksa mengalah sekali lagi,lebih baik aku lebih dulu mengalah"ujar nya.
"Apa kau tau selama ini aku ke sakitan tiap melihat kamu mersa dgn Rido,memanggil nya sayang..."
Suara Rizky terkecat.Mata nya terlihat berkaca."hhhh ! sudah lah,semua nya juga sudah terjadi"
__ADS_1
"Siapa sebenar nya laura?"Lala memberanikan duri utk bertanya.
"Gadis yg aku temui di london 5 tahun Lalu,dan laura cinta pertama nya Rido dan kekasih ke 69 ku mungkin"
Lala tercengang mendengar hal itu."Kenapa heran,bukan nya kamu sudah tau kalau Rido memang suka semua hal yg ku miliki"balas Rizky terkekeh.
"Dan laura lah gadis yg terang terangan dia rampas dari ku"Lala semakin terkejut.
"Maka nya aku benci diri ku sendiri,kenapa takdir ku spt ini,kenapa mama papa lebih menyayangi nya dan membuat ku spt anak tiri"Rizky mulai mengeluar kan semua isi hati nya.
"Sampai akhir nya aku memutus kan mencari kesenangan ku di luar,melakukan apa saja yg membuat ku senang dan tak ingat sakit nya rasa mengalah dan menyerah"tutur nya.
"Jadi selama ini..."Mata Lala mulai berkaca.
"Ia,aku spt ini krna marah sama mama dan papa,aku marah pada semua nya"Rizky mengakhiri curht ny dgn meraih sebatang rokok di saku nya.Di bakar nya lalu di hisabnya penuh penghayatan.
"Buruk kan gue"ucap nya menoleh pada Lala.
Lala menggeleng dan memeluk Rizky dan menangis.menangisi kebodohan nya selam ini.kenapa ia tak pernah percaya,dan kenapa ia selalu mengikuti ego nya,dan dgn bodoh nya ia meladeni Rido dgn janji jadi istri yg baik,sementara Rido mendapat kan nya sudah dgn cara yg salah.
"Jangan menangis !"Lala menghapus air mata itu dgn hati yg di sayat -sayat
Spontan Rizky memeluk nya dan menumpah kan tangisan nya disana.Kembali Lala menghapus air mata itu seraya menggeleng.
"Apa kamu pernah berfikir gimana sakit nya aku pas aku sadar kalau aku menikah dgn orang lain dan bukan dgn orang yg ku ingin kan"
"Apa kamu fikir melepas kan mu utk Rido tdk sakit"Rizky menatap mata gadis itu dgn nanar.
"Rasa nya hancur,dan jujur aku mendekati mu krna tante Lela tapi...aku tdk tau kenapa aku bisa mencintai mu lebih dalam dari apa pun"
"Krna kamu aku lupa ke bar,krna kamu aku lupa wanita dan kamu bisa membuat ku jadi orang yg lebih baik,tapi...Rido dtang dan menghancur kan semua nya,aku terlalu marah dan cemburu makanya semua nya jafi berantakan dan ngga bisa aku perbaiki lagi"tutur nya tertunduk seolah menyesali semua nya.
Lala memeilih Rizky lebih erat,ia seolah lupa kalau status nya kini tlah jadi seorang istri."Kamu bahagia menikah dgn Rido?"Tiba Tiba Rizky menanyakan hal itu.
"Jgn tanya ku soal itu"Lala melepas kan pelukan nya dan memalingkan wajah nya.Utk sesaat ia berubah jadi orang egois,ingin bercerai dgn Rido dan memiliki Rizky kembali ,apa lagi mengingat kejadian tadi,dimana gadis bernama Laura itu mendesah dlam kungkungan suami nya.
"Rizky"
__ADS_1
Lala menatap pria itu dgn sayu."Boleh aku mencium mu"Lala memberani kan diri mengutarakan keinginan nya.
"Tanpa menunggu permohonan Lala selanjut nya,Rizky langsung menyambar bibir Lala Dan di cium nya dgn menggebu-gebu.
Kedua nya berciuman sgt Lama dan lala hampir kehilangan napas nya.RIzky terkekeh melihat tingkah Lala yg menghirup oksigen sebanyak banyak nya.
Kemudian keduanya kembali dlam mode hening."Apa perut ku sedah kelihatan?"
"Sedikit,dan aku yakin anak kita sudah tersenyum sekarang"balasRizky mengelus perut buncit Lala.
Lala tersenyum mendengar ucapan Rizky.
Cup !
Kembali ia mengecup bibir Rizky.Ntar kenapa ia begitu mengingin kan Rizky saat ini,mungkin krna hormon ke hamilan nya.
"Kamu mau lagi"ucap Rizky menatap gadis itu intens.Lala mengangguk malu-malu.
kembali Rizky membungkam mulut nya dgn ciuman Brutal dan menggebu gebu.
"we conteniu in the room"Rizky mengangkat tubuh Lala dgn bibir yg masih berani dan di bawa nya ke dlam rumah.
Bassss !
Ia menghempas kan Lala ke atas ranjang dan mulai merayapi tubuh gadis itu dan mencium setiap inci tubuh nya hingga suara erangan kepuasan keluar dri mulut Lala.
"Kamu yakin sayang?"Rizky masih berusaha memastikan.
Lala mengangguk dgn mata yg sudah di liputi gairah.Ia menarik tengkuk Rizky dan di cium nya dgn gairah.
Tak menunggu lama akhir nya kedua nya sudah benar benar menyatu,Lala mendesah puas saat ia kembali merasakan sentuhan Rizky yg sudah lama sekali ia rindukan.
Keduanya saling menyerang dan menuntas kan hasrat masing masing.Bagi Lala ini belum sebanding dgn sakit nya hati nya melihat apa yg di lihat nya dgn perbuatan Rido tadi di danau.
Hal itu lah yg membuat nya melakukan hal nekad spt sekarang.
πΊπ±πΈ
__ADS_1