
Hingga tengah malam tangis Askah tak kunjung reda.ia juga menolak di susu kan."Ya alloh Askah...kamu kenapa sih nak,jgn buat mama pusing sayang..."desis nya hampir menangis.
"Belum diam juga la"sapa Fitrah muncul.
"belum"Lala berdecih.
"Brisik bgt ya anak lo"ucap Silvia sambil menutup wajah nya dgn tangan.Ia tak kunjung tertidur krna suara Askah yg sejak tadi berisik.
"Gue juga bingung,dia ngga pernah nangis sampek kek gini,apa dia sakit ya..."
"Mana sakit nya nak?"
Ia beralih pada anak nya,tapi malah membuat tangis sang anak kian kencang.
"Gue rasa dia tau dech aura bapak nya,kasi in sana"ujar tia tiba tiba yg membuat Wajah Lala berubah.
" Sini gue antarin"Tia semakin mendesak.
"Kalau ngga diam gimana?"Lala terlihat masih ragu.
"Maka nya di coba dulu.."
"Sayang sama tante ya,tante anterin ketemu papa ok"Tia bicara lembut sambil menggendong bocah itu.
" Hhh ! jadi orang lebay bgt,anak se kecil itu mana faham sama bapak nya " cetus Fitrah tak percaya sama sekali.
"Hajar lah...yg penting gue busa tidur"balas Silvia sambil memeluk guling kesayangan nya.
πΊ
Sementara di kos cowok..
"Ky....itu anak lo brisik bgt..."Asrul mengguncang Rizky yg terlihat tertidur dgn nyenyak nya
"hmmm" hanya kata itu yg keluar dari mulut Rizky.
"lo kebo amat sih...heran gue..."gerutu Asrul jengkel.
__ADS_1
"Rizky.....dari tadi anak lo nangis trus...."Akhir nya Asrul bicara spt toa yg membuat Rizky terkejut dan duduk.
"Hhh ! apa an rul?"masih berusaha mengumpul kan nyawa nya.
"Anak lo dari tadi brisik"ujar nya.
" gue belum punya anak"jawab nya ingin berbaring kembali,tapi merasa ada yg aneh dgn kalimat Asrul.
"Tunggu rul,lo ngomong apaa tadi?"ucap nya.
"Ya anak lo brisik"jawab Asrul enteng yg berhasil membuat Rizky memerah.
"Lo ngga yakin itu anak lo"Arsya angkat bicara.
Rizky langsung bangkit dan mengintip dari balik gorden.Perasaan nya berubah berkecamuk.
"Temuin sana minta maaf lo"desak Asrul .
Rizky duduk tertunduk sambil menggigit kuku nya akibat rasa cemas dan bahagia yg menghampiri nya bersama an krna akan bertemu lagi dgn dua orng yg selama ini ia rindukan.
"Sejak kapan dia disitu?"Akhir nya Rizky bersuara.
"Ya sejak tadi siang lah,sana lo kenalan biar anak itu tau uncle nya"Ucapan Asrul semakin mengada ngada.
"Berarti semalam dia di sini"ucap Rizky memastikan.
"Ho oh... anak lo yg sejak tadi nangis"jawab Asrul lagi.
"Kenalan sana lo sama keponakan"Arsya menambahi lelucon Asrul.
"Itu anak gue sya please,hasil kerja keras gue, jgn becanda"balas nya dgn kondisi jantung yg tak stabil lagi.
"Yakin anak lo?bukan nya lo uncle nya"balas Asrul cekikikan.
Tok tok tok...!
Terdengar ketukan di pintu.
__ADS_1
"Siape lagi malam malam"desis Asrul keluar bdan membuka pintu.
"Titip bentar"ucap Tia dgn wajah imut nya.
"ogah ! kami ngga buka penampungan sosial"jawab asrul cuek.
Tapi detik berikut nya...
"Arsya......anak lo nih"teriak nya.
"Brisik bego uda malam"jawab Arsya muncul.
"Hei honey...kapan lahiran kok ngga ngasih tau,perasaan gue belum nanam bibit unggul gue dech,baru unboxing"arsya ikut ikutan menggoda setelah melihat keberadaan Tia.
"ihhh...!genit"jawab Tia merasa jijik.
Berlahan Rizky muncul krna mendengar suara tangisan bayi itu ada di depan."nah... ini nih uncle nya..."Kedua nya sama sma menggoda Rizky di sambut tawa tia.
"ponakan lo"Tia ikut menggoda sambil menyodor kan Askah ke pelukan nya.
Dan ajaib ,tangisan Askah mengecil."wahh ! amazing ky,anak nya diam,di kira lo bapak nya kali ya krna muka lo mirip"celetuk Asrul lagi.
"Kenapa sayang...kangen ya sama papa"Rizky mencium sang putra tanpa menghirau kan ucapan Asrul.
Ada rasa sesak yg menghimpit dada nya saat melihat wajah anak yg selama ini ia Rindukan kini ada di pelukan nya.
Asrul Dan Arsya kini terdiam menyaksikan adegan ayah dan anak yg baru pertama kali bertemu itu.
Berlahan Rizky membenam kan Askah dlam dekapan nya."Ya...dia mewek"celetuk Asrul melihat Rizky memeluk Askah sambil menangis.
"Jadi pngen nangis gue"ucap Asrul melangkah ke dlam kamar utk menghindari adegan yg membuat mata nya mengandung bawang.
Sedangkan Lala terlihat bringsut di kamar seolah memikir kan bgimn reaksi Rizky saat bertamu dgn sang putra.
jujur ini pertama kali nya ia berpisah dgn buah hati nya setelah melahir kan nya ke dunia,hal itu membuat nya tak bisa tidur.
πΊπ±β€
__ADS_1