
Tet tet tet !
Bunyi alat rumah sakit yg terpajang di tubuh seorang pria yg terbaring lemah.Dan di dekat nya seorang wanita terlihat menangis.
Sudah semalaman ia menangisi putra nya yg terbaring dan menutup mata nya.Ya itu lah Rido.
Kondisi nya kini memburuk krna nekad tak lagi mengkonsumsi obat nya.
Tak jauh dari nya Rizky terlihat termenung,ntah apa yg sedang ia fikir kan.
"Rido...bangun sayang..bangun demi mama"ucap bu Amel terdengar memilukan.
Berlahan kelopak mata Rido terlihat bergerak ia mulai membuka mata nya setelah semalaman ia tertidur.
"Rido...kamu uda bangun sayang...mana yg sakit nak"guman bu Amel terlihat berbinar.Rizky ikut mendekat.
"Rizky...."
Rido terdengar bicara tapi tak terlalu jelas krna selang pernapasan yg menutupi tubuh nya.
"Ia sayang kamu mau bilang apa sama Rizky"Bu amel sedikit mendekat kan telinga nya.
Tapi sang putra pertama nya itu tak bicara lagi kecuali melirik ke arah saudara kembar nya Rizky.
"Ayo Rizky dengar Rido mau ngomong apa kamu ngga perduli hah !"bu Amel mendorong Putra nya yg 1 lqgi agar mendekat.
"Rizky..."
"Berubah...."
Kalimat itu yg terdengar dari mulut Rido dgn susah payah ia ucap kan.
"Cari Lala...nikahi dia"
Tapi di luar duga an Rizky keluar dari Ruangan itu begitu saja.
"Rizky...."gerutu bu Amel lirih.
__ADS_1
" Tenang ya sayang biar mama yg ngomong sama Rizky kalau memang itu yg kamu mau"ujar Bu Amel dgn perasaan hancur.
πΈ
"Achhh !" Rizky memukul dinding dgn perasaan yg semakin hancur.Disini ia merasa spt orang egois,padahal ia hanya ingin melihat Rido bahagia dgn orang yg dia ingin kan,kenapa sekarang perasaan yg yg jadi berantakan.
Setelah Ia melangkah dan meninggalkan rumah sakit.Dgn menggunakan mobil nya ia meluncur melewati jalanan utk mencari gadis yg bernama Lala itu.
"Lala kamu di mana sayang..."ucap nya terlihat sgn prustasi.
Sesekali ia terlihat memukul Stir mobil utk melampias kan kekesalan nya.
πΊ
3 hari sudah ia di jalanan dan masih dgn tujuan yg sama,ia bahkan mengabaikan telpon ibu nya yg mengatakan agar segera ke rumah sakit krna kondisi Rido yg berubah keritis.
Hingga akhir nya....
"Ohhhh...neng cantik ini"ucap seseorang saat ia menunjuk kan foto Lala.
"Neng nya lagi hamil kan...?"
Rizky hanya tersenyum tanpa bilang ia dan tidak.
"Mari mas saya antar"cetus wanita itu menawar kan diri.
Dgn wajah berbinar Rizky mengikuti langkah wanita itu hingga sampai ke sebuah rumah rumah kecil namun terlihat simpel dan tertata rapi,ada taman taman kecil di halaman Ruamh nya walau hanya tinggal sepetak.
"Ini mas Rumah nya.biasa nya neng nya di dlam lagi cuci pakaian...maklum londry"
"Londry..."Rizky mengulangi kata kata itu.
"Perlu saya panggil kan mas"wanita itu menawar kan jasa lagi.
"Ngga usah mbak biar saya aja...makasih uda bantu saya"sela Rizky dgn senyuman.
"sama sama mas..."kemudian wanita itu meninggalkan nya.
Dgn Langkah berlahan Rizky mendekati Rumah itu,ada rasa bahagia yg menyeruak di hati nya saat ia sudah berhasil menemukan keberadaaan gadis yg selama ini ia cari.
__ADS_1
Tok Tok tok !
Ia mengetuk pintu berlahan.
"Siapa..."terdengar suara lembut Lala dari dlam rumah.
"Londry mbak...."Rizky sedikit merubah suara nya.Krna ia tau gadis itu pasti manolak tak membuka pintu kalau mendengar suara nya.
"Ohh...! tunggu ya..."Suara Lala masih terdengar jauh.
Ceklek !
pintu berlahan terbuka.
"Hah !!"Lala terkejut bukan main,ia kembali ingin menutup pintu nya tapi gagal krna Rizky menahan nya terlebih dahulu.
"Mau apa kamu.."Lala mundur berlahan.
Tatapan pertama yg di lihat Rizky adalah buah hati nya yg masih dlam perut Lala.Pelan- pelan ia mendekat.
"Jgn macam-macam aku teriak maling kalau kamu berani mendekat"Lala mengancam nya dan terlihat panik.
Tapi reaksi Rizky masih sama ia terus mendekat tanpa sedikit pun mengalih kan pandangan nya dari Lala.
Barrr !
Rizky menutup Pintu Rumah dgn keras."Tolong....!"otomatis Lala menjerit minta tolong Tapi mulut nya berhasil di bekap Rizky dgn tangan nya.
"Hmmm mmm...!!!"
Lala terus trus an meronta walau ia tak bisa teriak Lagi.
"Lo ikut gue sekarang sebelum gue paksa"ucap Rizky berbisik ke teling nya.
Lala menggeleng dgn mulut yg masih di tutup.Ia masih saja meronta.
"Lo jgn teriak gue akan lepasin mulut lo ok, tapi janji dengerin gue"ucap Rizky mencoba berdamai.
Melihat Lala tak memberonyak Lagi Rizky pun melepas kan tangan nya.
__ADS_1
πΊπ±πΈ