
Seperti malam -malam lain nya Lala dan Rido belajar main gitar di halte.Ia mengajari gadis itu dgn tekun dan penuh kesabaran.
Tapi suara gitar kedua nya berhenti saat Rizky mendekat.
"Rizky...!!"Lala menoleh dan berusaha netrel walau ia sedikit terkejut.
"Hai...!!!"
"Gitar yg bagus sayang?"ucap nya meraih gitar itu dari tangan Lala kemudian di main kan nya.
"Main gitar buat siapa sayang?"sambung nya langsung duduk.
"Ya buat kamu lah sayang"balas Lala memeluk lengan Rizky dgn manja.
Degh !
Entah kenapa melihat sikap manja Lala spt itu membuat Perasaan Rido berantakan,ia marasa di abaikan.Dan tanpa sadar ia mengkepal tangan nya.
"Ututut....gemes nya..."
"hihihi !!!! ia dong tapi kan cuma sama kamu..."
Kedua nya masih saja pamer kemesraaan tanpa sadar membuat Rido menahan kemarahan nya.
Hmmm !!! Deheman Ridomembuat kedua nya menoleh.
"Spt nya aku harus masuk dulu,lain kali aja kita lanjut"Rido berdiri.
"Tapi...!"Lala menyela.
"Ngga pa pa li berdua lanjut aja"sela Rido melangkah.
"Eh... ! sini aja lah dulu do,buru buru amat"Rizky mencekal tangan nya dgn senyum yg sulit di arti kan.
Rido menghempas kan tangan nya dan berlalu dari hadapan kedua nya.
__ADS_1
"Kerja di bar mana sayang?"Rizky langsung beralih pada sang kekasih dan meletak kan gitar itu.
"Hmmm !!! itu anu.."Lala terlihat gugup.
"Anu dimana,ngga usah gugup?"Rizky terlihat tengah mode srius.
"Hmmm...!!! bar xx dekat kampus"ucap nya menunduk tanpa berani menatap kearah Rizky.
"Hmmm !!! bagus,tempat yg liar"ucap Rizky pelan.
"Tapi sayang...kamu tenang aja"Lala meraih tangan Rizky dan berusaha meluluh kan nya.Rizky memperhatikan pegangan Lala dgn senyum sinis.
"Aku ngga pa pa kok dan aku..."
"Kamu di jaga in sama Rido ia"sambung Rizky masih dgn mimik wajah yg srius.
"Ia..!" kembali gadis itu menunduk.
Rizly melepas kan tangan nya dan berdiri."Aku ingin di antara kita masih ada keterbukaan,ngga kayak sekarang"
Degh !
Lala terkejut dan tak berani bicara 1 patah kata pun."Apa Rido membuat mu nyaman?"kali ini Rizky menoleh.
"Bu-bukan sayang...ngga"kembali Lala gugup ia tak ingin terjadi salah faham lagi.
Hahhhh !!!
Rizky mendengus kasar."No problem sih,kamu nyaman dan aku nyaman itu aja uda cukup"lanjut Rizky saat melihat ketegangan di wajah gadis itu.
Kembali ia duduk dan merangkul tubuh Lala.
"Dan asal kau bahagia"ia menoel bibir Lala dgn senyuman nya.
Lala masih terdiam tak bersuara.Bagi nya sikap Rizky ini tak spt biasa nya.
__ADS_1
"Jgn terlalu sering buat aku cemburu yg sayang,aku takut khilaf"bisik nya ke telinga Lala dgn suara bisikan **** nya.Ia memeluk gadis itu erat.
"Tunggu disini ya aku ngambil sesuatu dulu"Rizky kemudian berdiri dan berlari ke dalam kos.
Hampir 5 menit Lala menunggu barulah Rizky kembali."Liat aku bawa apa"seru nya dgn senyuman.
"Wahhh !!!!" senyum Lala melebar melihat mie kesukaaan nya di tangan Rizky.
"Ayo kita makan,uda lama kan ngga makan berdua kek gini"lanjut Rizky duduk di samping nya.
"Maaf aku terlalu sibuk"Lala mengkerucut wajah nya yg membuat nya semakin menggemas kan.
"Ngga pa pa sini aku suapin"
"A.aaa"Rizky menyodor kan mie ke arah nya
Masih dgn wajah cemberut nya Lala menerima suapan itu dan mengunyah nya berlahan.
"Enak?"sapa Rizky ingin tau.
Lala mengangguk lalu memeluk nya erat."Aku mohon tetap spt ini"ucap nya hampir menetes kan air mata.
"Ngga pa pa aku pasti tetap spt ini asal jgn seting buat aku cemburu"balas Rizky agak menggoda.
"pffrttt !!! jadi kamu cemburu sama Rido"ucap Lala tertawa.
"Kamu itu segala nya sayang"ia meraih kedua tangan Rizky.
"Ngga akan ada yg bisa ganti in kamu disini"kemudian ia meletak kan tangan Rizky di dada nya.
"you sriusly"ujar Rizky dgn wajah berbinar.
Dgn cepat Lala mengangguk dgn senyuman nya."Tapi tdk dgn hatu kamu, tanpa sadar kamu mulai membiarkan Rido menguasai hati mu dan mengusir ku pelan-pelan"batin Rido menatap gadis itu dgn dalam.
__ADS_1
🌷🌹🌱