
Pagi-pagi buta dimana para warga lingkungan 3 masih sibuk dgn aktivitas nya masing-masing Fitrah diam-diam mengintip dari halaman belakang.
"kemana si ganteng itu ya?"fikir Fitrah celangak celunguk sendirian.
"Heh ! "
Suara Rizky mengejutkan nya."Cari siapa lo"Rizky bicara dgn nada ketus spt biasa nya.
"Hehe !!! saudara lo mana?"Fitrah menghilangkan sedikit urat malu nya.
"Ngapain lo nyari in dia,jgn bilang semalam lo yg bawa kabur dia"ucap Rizky curiga.
"Hehe...! jgn judes-judes napa ky,ntar cakep nya hilang loh"goda Fitrah lirih.
"Bodo amat"balas Rizky cuek spt biasa nya.
"Ky... ke kampus jam berapa sih?"Rido tiba-tiba muncul dari pintu
"OMG...!" pekik Fitrah,Raut wajah nya berubah 90%.
"Ntar siang,lo masih ada waktu buat ngapalin buku lo sampe 10 bab"Jawab Rizky sedikit mencibir Rido yg seorang kutu buku.
"Tuh...! " ia kemudian melotot ke arah Fitrah dan masuk.
"Hai..."Tegur Fitrah mulai tebar pesona.
"Hai.."balas Rido dgn senyuman nya pula.
Tanpa meninggalkan 1 patah kata pun Rido kembali masuk.
"Yes-yes-yes...! 1 langkah lagi"Fitrah melompat-lompat kegirangan.
__ADS_1
"Hhhh ! walau pun dia keliatan nya cuek sih,tapi..aku yakin dia lebih baik dari pada Rizky"batin Fitrah berbunga-bunga.
"Kenapa lo?girang bgt kayak nya"Lala muncul dan menjemur pakaian.
"Mau tau ajah"balas gadis tomboi itu melangkah masuk.
"Dasar jadi-jadian"desis Lala bicara pelan.
Saat melihat keberadaan Lala,Rido kembali keluar.
"Hai.."tegur nya dgn manis.
"Hai juga"balas Lala tak kalah manis nya pula.
"Pagi-pagi rapi mau kemana?"sapa Rido menggaruk kepala nya utk menutupi kegugupan nya.
"Mau kerja"balas Lala masih spt tadi.
"Perlu di antar ngga?"lanjut Rido menawar kan diri dan semakin memperlihat kan perasaan nya.
πΈ
"Gimana ky lo uda gituan blum sama Lala?gimana rasa nya?"Asrul bertanya dgn ke kepo an nya.
"Boro-boro gituan ciuman aja gua jarang"balas Rizky sibuk menggati chanel Tv.
"Hah..."Arsya dan asrul ternganga.Mereka tau betul siapa dan bagaimana Rizky.Pria yg menjadikan *** sbg kebutuhan nya.
"Apa lo hah-hah"balas Rizky melototi kedua nya.
"Tapi srius ky,lo ngga pernah coba gitu?"Asrul berubah penasaran.
"Ngga tau gue,Rasa in bibir nya aja uda buat gua senang,manis-manis gimana gitu"jawab nya terlihat berbunga-bunga sambil membayangkan wajah Lala
__ADS_1
"GGile...."guman Asrul merasa spt kejutan.
Berlahan Rido muncul dan ikut bergabung."Sejak pacaran sama dia adik kecil gue jarang bangun,uda ngga pernah minta lagi"tambah nya.
"Mungkin gua uda benar-benar cinta kali ya"
Rido hanya duduk menyimak tanpa ikut berkomentar.
"Gimana do menurut lo kalau saudara lo yg *** nya di atas rata-rata ini taubat"ujar Asrul beralih pada Rido.
"Ya bagus lah ! mungkin hidayah buat dia"jawab Rido sibuk dgn cemilan.
Tring !
Ponsel Rizky menelpon.
"Ia sayang"jawab nya menerima dgn senyuman nya.
"Antarin dong"terdengar suara manja di seberang sana.
"Ok ! tunggu di depan aja ya"
Rizky kemudian berdiri dan mengantongi ponsel nya.
"Manja benerrrr !"goda Asrul cekikikan.
"Syirik aja lo,maka nya buruan tembak tuh si Silvia keburu di ambil orang nangis lo"balas nya.
"gua cabut dulu mau ngantarin dia"Ia melenggang meninggalkan sahabat nya begitu saja.
"Gileee sejak kapan Rizky sepatuh itu ama cewek,biasa nya juga dia ogah jadi supir"gumam Asrul lirih.
__ADS_1
"Uda gua bilang itu hidayah buat dia,uda saat nya dia taubat"jawab Rido masih spt tadi.
πΈπ»πΊ